Articles
59 Documents
Search results for
, issue
"Vol 2, No 2 (2014): Juli 2014"
:
59 Documents
clear
Pasar Seni Madura di Labang Bangkalan
Silvia Luciana
eDimensi Arsitektur Petra Vol 2, No 2 (2014): Juli 2014
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
ABSTRAK "Pasar Seni Madura" merupakan fasilitas untuk mengakomodasi wisata belanja berbagai kesenian khas Madura yang belum banyak dikenal orang. Fasilitas ini dilengkapi pula dengan fasilitas kuliner khas Madura, pentas seni, dan pusat oleh-oleh khas Madura. Lokasi perancangan berada di kawasan Kaki Jembatan Suramadu bagian Madura. Pengembangan pembangunan Pulau Madura saat ini lebih pesat dan Jembatan Suramadu merupakan gerbang masuk utamanya. Oleh karena itu, peluang yang sangat baik untuk memberikan perancangan yang berdasarkan kekhasan Madura di tempat ini. Penggalian karakter kerajinan khas Madura digunakan sebagai pendekatan utama perancangan pasar seni melalui metodemetaphor intangible. Perancangan ditujukan agar kerajinan Madura yang sangat beragam dan berkarakter khas bisa semakin dikenal di kalangan masyarakat luas. Pendalaman perancangan adalah alur sirkulasi dengan berdasarkan konsep tegas, lugas, dan menonjol. Diharapkan pula, pengunjung bisa mudah untuk mengklasifikasikan berbagai seni Madura dan mendatangi semua spot di kawasan ini. Akhir kata, diharapkan Pulau Madura nantinya akan menjadi kawasan yang maju dan tidak meninggalkan kesenian maupun kebudayaannyaKata Kunci: Pasar Seni, Kerajinan, Madura
Museum Alat Musik Tradisional Jawa di Surabaya
Vincentia Lionny
eDimensi Arsitektur Petra Vol 2, No 2 (2014): Juli 2014
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
ABSTRAK“Museum Alat Musik Tradisional Jawa di Surabaya” inimerupakan fasilitas yang berfungsi sebagai sarana untukmemamerkan alat musik tradisional Jawa di Surabaya danjuga sebagai sarana pertunjukan kesenian tradisional Jawa.Fasilitas ini bertujuan untuk mengakomodasi kegiatankegiatanyang berkaitan dengan pelestarian dan apresiasikesenian musik tradisional Jawa bagi masyarakat,meningkatkan popularitas alat musik tradisional Jawa di kotaSurabaya ,dan juga mengajak pengunjung untuk mengenaldan mengapresiasi alat musik tradisional Jawa sebagaisebuah karya yang kaya akan unsur seni. Hal ini di dukungdengan lokasi dari jalan Sulung yang terletak di pusat kotayang dekat dengan ODTW, khususnya bidang seni danbudaya, dan fasilitas-fasilitas umum yang berpotensimengajak pengunjungnya untuk mengunjungi museum ini.Oleh karena itu proyek ini menggunakan pendekatansirkulasi untuk mempermudah pengunjung dalam mengenaldan mengapresiasi alat musik tradisional Jawa. Sertapendalamannya karakter ruang yang dapat membantumengarahkan pengunjung serta memberi suasana yangsesuai dengan konsep bangunan tersebut.Kata kunci : Museum, alat musik tradisional Jawa,Surabaya
Pusat Perbelanjaan di Pamekasan
Maria Veronica
eDimensi Arsitektur Petra Vol 2, No 2 (2014): Juli 2014
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
ABSTRAK "Pusat Perbelanjaan di Pamekasan" ini merupakan fasilitas perdagangan yang memenuhi kebutuhan masyarakat Madura akan kebutuhan berbelanja yang sangat tinggi akibat perkembangan kota Madura. Hal ini juga didukung oleh letak lokasi yang sangat strategis. Dimana kota Pamekasan terletak di tengah-tengah Pulau Madura. Sehingga pusat perbelanjaan ini dapat menjangkau seluruh masyarakat Madura. Oleh karena itu proyek yang berlokasi di pusat kota Pamekasan ini menggunakan metode analisis sintesis yang memperhatikan lingkungan sekitar serta permasalahan dari masyarakat setempat. Pendalaman karakter ruang dipilih untuk memberikan suasana khas Pamekasan itu sendiri. Agar Proyek ini bisa menjadi icon tersendiri bagi masyarakat Pamekasan . Kata Kunci:Perbelanjaan, Pamekasan
Fasilitas Pelatihan Pemadam Kebakaran di Surabaya
Mariana Marcela
eDimensi Arsitektur Petra Vol 2, No 2 (2014): Juli 2014
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
ABSTRAK Fasilitas Pelatihan Pemadam Kebakaran di Surabaya ini merupakan fasilitas operasional yang dilengkapi dengan fasilitas pelatihan pemadam kebakaran. Surabaya, sebagai kota terpadat kedua di Indonesia, baik dari segi kepadatan penduduk maupun pembangunan menyebabkan lahan di Surabaya menjadi semakin sesak. Hal ini memicu meningkatnya bahaya kebakaran di Surabaya. Sehingga diperlukannya fasilitas operasional yang tanggap dan fasilitas pelatihan yang memadai. Fasilitas pelatihan ini tidak hanya ditujukan bagi pemadam kebakaran di Surabaya saja namun juga kaum awam. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan mutu pemadam kebakaran yang ada guna memenuhi persyaratanresponse time dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya kebakaran. Mengingat akan adanya persyaratan tersebut, maka dibutuhkan sebuah perancangan fasilitas operasional dan fasilitas pelatihan yang mampu mengakomodasi kebutuhan tersebut. Maka dari itu proyek yang terletak di jalan Margomulyo ini menggunakan pendekatan sirkulasi. Diharapkan fasilitas operasional dapat berlangsung dengan cepat tanpa terganggu kegiatan pelatihan, meningkatnya mutu pemadam kebakaran, dan meningkatnya kesadaran masyarakat akan bahaya kebakaran. Pendalaman karakter ruang juga dipilih untuk mendukung pendekatan tersebut. Diharapkan kewaspadaan pemadam kebakaran dapat meningkat akan bahaya kebakaran yang dapat terjadi kapan saja.Kata kunci: Pelatihan, Pemadam, Kebakaran, Surabaya
Fasilitas Wisata Pendidikan Pengolahan Air Sungai di Surabaya
Adrian Irawan
eDimensi Arsitektur Petra Vol 2, No 2 (2014): Juli 2014
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
ABSTRAK Fasilitas Wisata Pendidikan Pengolahan Air Sungai di Surabaya ini merupakan sebuah fasilitas atau sarana untuk belajar sekaligus rekreasi yang dikemas sedemikian rupa agar menarik untuk dipelajari oleh masyarakat baik golongan tua maupun muda. Melalui fasilitas ini diharapkan dapat memberikan informasi kepada masyarakat tentang cara mengolah air sungai yang kotor dan tidak layak digunakan menjadi layak digunakan untuk keperluan sehari-hari. Fasilitas ini berlokasi di Jalan Kedung Baruk, Surabaya, dimana pada bagian belakang site berbatasan langsung dengan sungai Kali Wonorejo. Sungai tersebut dimanfaatkan untuk kegiatan olahraga air, dan air juga diolah untuk keperluan fasilitas. Bangunan dirancang dengan bentuk yang dinamis agar menarik dan dapat mendukung proses penyampaian informasi.Kata Kunci: air sungai, dinamis, pengolahan air
Museum Gempa di Palu
Ferry Liyanto
eDimensi Arsitektur Petra Vol 2, No 2 (2014): Juli 2014
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
ABSTRAKKota Palu merupakan salah satu kota di indonesiayang rawan gempa. Kurangnya pendidikan dalammenghadapi gempa sehingga banyak menimbulkankorban saat gempa Museum Gempa di Palumerupakan fasilitas wisata sekaligus sebagai saranapendidikan bagi masyarakat untuk menghadapi danlebih mengenal gempa yang melanda di Indonesiaterutama kota Palu. . Untuk memahami Gempa secaralangsung maupun tidak langsung pada fasilitas ini,maka pendekatan yang digunakan adalah pendekatanSemiotika ( simbolik ). Pendalaman Sequence di pilihuntuk menjelaskan situasi gempa secara bertahap darisebelum dan sesudah gempa.Kata Kunci: Edukasi, Wisata, Museum, Gempa, Palu
Akademi Akupuntur di Surabaya
Evelyne Wongkar
eDimensi Arsitektur Petra Vol 2, No 2 (2014): Juli 2014
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
ABSTRAK Proyek ini merupakan perancangan tugas akhir yang berjudul "Akademi Akupuntur di Surabaya". Proyek ini terdiri dari fasilitas pendidikan formal jenjang diploma III dengan bidang studi akupuntur dan fasilitas pelayanan terapi untuk masyarakat umum.Pada suasana kelas yang formal, sebagian besar siswa akan merasa bosan dan jenuh; Begitupula dengan masyarakat yang melakukan terapi akupuntur, seringkali merasa takut terhadap jarum. Oleh karena itu, proyek ini dirancang untuk memperoleh kelas dan bilik terapi yang nyaman, serta mengurangi kesan formal sebuah sekolah. Pendalaman yang dilakukan adalah hubungan antara ruang dalam dan ruang luar, dengan mempertimbangkan keseimbangan antara solid-void, serta penggunaan lima unsur alam di keseluruhan desain proyek.Kata kunci :Akademi, Akupuntur,Unsur Alam
Fasilitas Edukasi Kuliner Pola Hidup Sehat di Surabaya
Dian Wijaya
eDimensi Arsitektur Petra Vol 2, No 2 (2014): Juli 2014
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
ABSTRAK "Fasilitas Edukasi Kuliner Pola Hidup Sehat di Surabaya" merupakan suatu fasilitas yang mewadahi pelaksanaan pendidikan yang berkaitan dengan masak-memasak di Surabaya. Ide dari fasilitas ini dilatarbelakangi tingginya minat masyarakat dalam bidang kuliner, baik untuk bisnis maupun wisata kuliner, yang tidak diimbangi dengan fasilitas edukasi kuliner yang cukup. Peminat bisnis kuliner memerlukan keahlian memasak yang baik untuk tahan bersaing, di samping itu penikmat kuliner juga memerlukan pemahaman tentang pola hidup sehat dari makanan yang dikonsumsinya. Oleh karena itu, diusulkan perancangan fasilitas ini diharapkan dapat menjawab fenomena kuliner tersebut.Konsep dari fasilitas ini adalah dapur yang terbuka, berbeda dengan dapur pada umumnya yang dibuat tertutup dan tersembunyi. Dapur menjadi elemen yang terpenting, sebab dapur mewadahi proses pengolahan makanan dari bahan baku mentah menjadi hidangan sehat yang aman dikonsumsi tubuh. Kesehatan makanan bergantung pada kebersihan dapur juga. Dapur yang diekspos ini bertujuan agar pengunjung dapat melihat dan belajar serta berinteraksi dalam proses edukasi kuliner.Kata Kunci:Edukasi, Kuliner, Dapur, Sehat
Hunian Vertikal untuk Relokasi Warga Stren Kali Jagir di Surabaya
Ricky Kusnanto
eDimensi Arsitektur Petra Vol 2, No 2 (2014): Juli 2014
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
ABSTRAK Surabaya merupakan ibukota dari Jawa Timur di mana merupakan kota terbesar kedua setelah Jakarta di Indonesia. Angka pertumbuhan penduduk di Surabaya cukup tinggi ditambah dengan arus urbanisasi yang jumlahnya cukup besar membuat kota Surabaya membutuhkan lahan untuk hunian dengan jumlah yang besar. Hunian vertikal merupakan sebuah alternatif penyelesaian untuk permasalahan pemukiman penduduk di Surabaya di mana tuntutan akan hunian sangat besar sedangkan jumlah lahan terbatas. " hunian vertikal untuk relokasi warga stren kali jagir di surabaya " adalah sebuah fasilitas yang berfungsi sebagai sebuah hunian bagi warga stren kali jagir yang akan direlokasi dari tempat tinggal semulanya. Perencanaan dan perancangan ini diharapkan untuk dapat mengatasi permasalahan kota mengenai pemukiman kumuh (slums) dan pemukiman liar (squatters) di sepanjang bantaran kali Jagir. pada fasilitasi hunian vertikal ini selain hunian juga dilengkapi dengan fasilitas umum seperti taman bermain, taman flora dan area retail sebagai area untuk membuka peluang usaha baik oleh penghuni maupun orang dari luar. desain bangunan menggunakan pendekatan fungsi ruang menurut Markus Zahnd dan pendalaman struktur untuk menyelesaikan hunian vertikal yang berkapasitas 353 unit hunian. Kata Kunci:Hunian, Vertikal, Hunian Vertikal, Relokasi, Warga, Stren kali
Fasilitas Pemulihan Kesehatan Atlit di Surabaya
Hanun Prasetya
eDimensi Arsitektur Petra Vol 2, No 2 (2014): Juli 2014
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
ABSTRAK "Fasilitas Pemulihan Kesehatan Atlet di Surabaya" merupakan sebuah fasilitas pemulihan yang bertujuan untuk menampung para atlet yang mengalami cedera atau masalah kebugaran yang menyebabkan terganggunya aktifitas kegiatannya. Hal ini didukung dengan pemilihan site yang terletak Surabaya sebagai kota terbesar kedua di Indonesia yang banyak aktif dalam mengikuti kompetisi olahraga baik dalam wilayah lokal maupun nasional sehingga memberikan kemungkinan yang besar bagi atlet-atlet tersebut mengalami cedera dan masalah kebugaran akibat padatnya jadwal kompetisi olahraga tersebut. Fasilitas pemulihan ini memfasilitasi penanganan atlet mulai dari pemeriksaan awal cedera, fasilitas terapi bagi atlet dan ruang olahraga bagi atlet. Oleh karena itu proses pendesainan fasilitas yang terletak di Kertajaya Indah ini memakai pendekatan pola perilaku manusia yang memperhatikan bagaimana kebutuhan dari atlet yang cedera terhadap desain bangunan yang dibutuhkan, sehingga diharapkan bangunan dapat lebih memperhatikan pengguna bangunan yang cedera sehingga bangunan dapat lebih mudah diakses oleh penggunanya. Bangunan banyak memperhatikan ruang-ruang yang digunakan oleh penggunanya sehingga dalam proses desainnya menggunakan pendalaman karakteristik ruang untuk memberikan desain ruang yang sesuai dan dapat mendukung proses terapi bagi atlet tersebut.Kata Kunci: Pemulihan, Kesehatan, Atlet, Surabaya