Articles
22 Documents
Search results for
, issue
"Vol 4 (2015): Semester gasal 2015-2016"
:
22 Documents
clear
PERANCANGAN MESIN PENGHANCUR BOTOL DAN PEMISAH OLI KAPASITAS 50 BOTOL/JAM
Yosua Ivan Handjaja;
Joni Dewanto
Mechanova Vol 4 (2015): Semester gasal 2015-2016
Publisher : Petra Christian University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (335.885 KB)
Perancangan ini dilatarbelakangi oleh permasalahan sampah plastik yang menimbulkanpolusi dimana seharusnya sampah plastik tersebut dapat didaur ulang. Sampah plastik jika ingindidaur ulang, maka harus dihancurkan terlebih dahulu kemudian baru dapat diolah menjadi bijiplastik yang kemudian menjadi benda dengan bahan dasar plastik. Namun untuk beberapa sampahbotol plastik bekas kemasan oli, maka harus dipisahkan terlebih dahulu antara plastik dan olinya.Botol oli merupakan salah botol yang terbuat dari bahan plastik HDPE yang masih dapat didaurulang menjadi botol oli atau wadah plastik lain dengan bahan HDPE. Namun botol oli ini masihmemiliki sisa oli sehingga pada perancangan kali ini selain mesin penghancur botol oli, dilakukanjuga perancangan mesin pemisah oli sehingga setelah dihancurkan, sebagian sisa oli yang masihmenempel dapat dipisahkan dan sisa oli tersebut dapat dipakai kembali. Dari perancangan mesinpenghancur botol dan pemisah oli kapasitas 50 botol/jam ini telah dibuat mesin yang mampumenghancurkan botol oli dan memisahkan oli dengan hasil yang cukup baik.
SIMULASI CFD AIR COOLING SYSTEM PADA REFRACTORY SMELTER
Adi Chandra Wijaya;
Ekadewi A. Handoyo
Mechanova Vol 4 (2015): Semester gasal 2015-2016
Publisher : Petra Christian University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (986.688 KB)
Sekarang ini ekspor hasil dari pertambangan di Indonesia yang berupa mineral / ore mentah mengalami permasalahan, salah satunya adalah munculnya peraturan undang-undang yang melarang untuk dilakukannya ekspor ore / mineral mentah. Dengan munculnya undang-undang ini, maka setiap pertambangan diharuskan untuk memurnikan hasil tambangya terlebih dahulu sebelum melakukan ekspor. Hal ini dapat dilakukan dengan cara membangun sebuah smelter untuk memurnikan hasil tambang tersebut.Dalam penelitian ini akan dilakukan perancangan secara numerik atau simulasi CFD pada model smelter dengan menggunakan sistem pendinginan udara. Simulasi ini bertujuan untuk menentukan desain dari sistem pendinginan udara pada smelter tersebut. Desain sistem pendinginan udara tersebut akan didasarkan pada hubungan 4 parameter yaitu kecepatan aliran udara, lebar celah udara, lebar inlet, dan ukuran diameter outlet. Parameter – parameter ini menjadi poin utama untuk menentukan desain dari sistem pendinginan pada smelter tersebut.Dari hasil penelitian ini akan didapatkan beberapa hasil simulasi smelter yang memiliki berbagai ukuran desain sistem pendinginan udara yang berbeda. Desain sistem pendingin yang efisien terdapat pada desain model smelter 2. Pada desain sistem pendingin pada smelter 2 ini didapatkan nilai lebar celah udara (Dh) sebesar 0,35 m, Vcelah sebesar 110,1 m/s, lebar inlet sebesar 0,6 m (berbentuk persegi panjang), dan diameter outlet 0,45 m. Desain ini memberikan hasil yang cukup baik yaitu temperature rata-rata pada permukaan luar refractory sebesar 378,69 K dan tidak memiliki perbedaan temperature yang besar dari hasil awal yang diinginkan yaitu 373,15 K.
PENGANGKATAN DAN PEMBUATAN MEKANISME PENGANGKATAN JOK MOBIL UNTUK DIFABEL
Tjioe Hoo Gie;
Ninuk Jonoadji
Mechanova Vol 4 (2015): Semester gasal 2015-2016
Publisher : Petra Christian University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (332.642 KB)
Perancangan ini dilakukan untuk membantu para pengguna kursi roda masuk ke dalam mobil. Untuktujuan itu perancangan kali ini di desain dengan tidak merubah bentuk body mobil maupun bentuk jokyang ada.Dalam perancangan kali ini dimulai dengan mengetahui jenis-jenis modifikasi yang terdahulu dilanjutkandengan desain dan perancangan alat. Perancangan kali ini terdiri dari beberapa mekanisme yaitumekanisme dari pada ulir, mekanisme ulir yang dimaksud yaitu merubah gerak rotasi menjadi gerak linearuntuk menghasilkan gerakan naik-turun maupun maju-mundur jok, juga menggunakan roda gigi lurusuntuk gerakan berputar pada poros jok. Hasil perancangan kemudian dihitung guna menemukan dimensiminimal yang dibutuhkan agar alat dapat bekerja dengan baik tanpa mengalami kerusakan. Setiap bagiandisambung menggunakan las maupun baut, kemudian alat direalisasikan dan dilakukan pengujian padaalat.
PEMBUATAN MODUL MATERIAL CHANGEOVER DAN SIMPLE ADJUSTMENT FOR MINOR TROUBLESHOOTING DI SECONDARY PROCESS P.T.Z
Richard Richard;
Didik Wahjudi
Mechanova Vol 4 (2015): Semester gasal 2015-2016
Publisher : Petra Christian University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (341.375 KB)
Modul training adalah sebuah bahan ajar cetak yang dirancang untuk dapat dipelajari secaramandiri oleh peserta. Judul pembuatan Tugas Akhir ini merupakan topik yang dikerjkan selamamagang di P.T. Z. Modul training Material Changeover dan Simple Adjustment For MinorTroubleshooting digunakan sebagai pedoman materi pada waktu training level operator di SKM.Pembuatan modul training ini bertujuan untuk dapat menguarangi terjadinya kecelakaan kerja danmenjadi bahan refrensi training level operator. Metode yang digunakan untuk membuat modultersebut adalah dengan mencari sumber informasi di manual book dan presentasi operator terbaikkepada supervisor, dan staff training development.
ENGARUH PARAMETER PROSES ELECTRICAL DISCHARGE MACHINING (EDM) TERHADAP KEKASARAN PERMUKAAN BENDA KERJA DAN LAMA PROSES PENGERJAAN
Hendra Kurniawan;
Didik Wahjudi;
Roche Alimin
Mechanova Vol 4 (2015): Semester gasal 2015-2016
Publisher : Petra Christian University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (378.302 KB)
Kekasaran permukaan dan laju proses pengerjaan pada proses EDM dipengaruhi oleh nilai parameter proses yangdigunakan. Kualitas kekasaran permukaan dapat dicapai dengan menjalankan proses pengerjaan itu selambat mungkinuntuk arus antara dan kedalaman potong ahkir yang memiliki kekasaran permukaan halus dan proses pengerjaan yangcepat adalah arus yang rendah dan kedalaman potong ahkir yang tinggi. Tetapi proses berjalan lambat dari segiekonomi dan waktu sangat merugikan, Karena itu diperlukan setting parameter yang tepat.Dalam hal ini digunakan metode desain eksperimen, khususnya metode desain faktorial dengan 3 faktor, 3 level, dan 2replikasi () pada tahap pertama, dan untuk tahap kedua desain factorial yang dipakai . Metode inidigunakan untuk mencari faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kekasaran permukaan dan waktu prosespengerjaan.Hasil dari penelitian ini pada tahap pertama initial current yang dipakai 4A dan untuk final current yang dipakai 0.5Auntuk elektroda lowest,dan pada tahap kedua arus antara 1A dan untuk kedalaman potong ahkir 0.10mm.
PERANCANGAN BODY MOTORA MK. II UNTUK KOMPETISI INDONESIA ENERGY MARATHON CHALLENGE
Alvin Julianto;
teng sutrisno
Mechanova Vol 4 (2015): Semester gasal 2015-2016
Publisher : Petra Christian University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (642.192 KB)
Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyelenggarakan kompetisi IndonesiaEnergy Marathon Challenge (IEMC). IEMC merupakan kompetisi mobil hemat energi yang diselenggarakan bagimahasiswa di seluruh Indonesia. Program Studi Teknik Mesin Universitas Kristen Petra telah mengikuti kompetisi IEMCpada tahun 2012 dengan mobil kelas urban concept yang diberi nama Motora Mk. I. Mobil Motora Mk I. dikembangkanseluruh sistem–sistemnya agar dapat mengikuti perlombaan IEMC. Pengembangan mobil telah berhasil dilakukan padaseluruh sistemnya, namun belum berhasil membuat body-nya. Metode perancangan yang dilakukan adalah pembuatansurface modeling dengan software SolidWorks. Besarnya nilai koefisien drag (CD) didapatkan dari hasil simulasimenggunakan software ANSYS. Simulasi dijalankan menggunakan model viscous, k-epsilon RNG pada kecepatan udara15 m/s. Hasil simulasi berupa gaya drag kemudian dihitung dengan persamaan sehingga didapatkan nilai CD sebesar0,198. Body dilanjutkan ke proses pembuatan setelah didapatkan hasil simulasinya. Proses pembuatan dilakukan denganmembuat prototype, lalu membuat moulding yang kemudian digunakan untuk mencetak body. Berat body melalui prosesmenimbang didapatkan berat body sebesar 36 kg.
PEMANFAATAN GAS LPG SEBAGAI PENGGANTI BAHAN BAKAR MINYAK PADA SEPEDA MOTOR YAMAHA MIO SPORTY
Tri Yoni Wibawa;
Joni Dewanto
Mechanova Vol 4 (2015): Semester gasal 2015-2016
Publisher : Petra Christian University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (605.494 KB)
Bahan bakar merupakan salah satu kebutuhan utama di dunia perindustrian jaman sekarang.Tetapi bahan bakar sekarang juga merupakan suatu masalah penting yang dihadapi perindustrian,terutama bahan bakar minyak seperti bensin dan solar. Kenaikan harga bahan bakar minyakmemunculkan kesadaran bahwa selama ini dunia masih sangat tergantung pada sumber energiyang tidak dapat diperbaharui. Cepat atau lambat sumber energi tersebut akan habis. Salah satusolusi mengatasi permasalahan ini adalah dengan mengoptimalkan potensi sumber energi lainnyaseperti bahan bakar gas. Bahan bakar gas sebenarnya sudah lama diperkenalkan di Indonesia,tetapi perkembangan bahan bakar gas tidak sesuai dengan yang diharapkan. Permasalahannyaadalah harga bahan bakar gas yang tidak kompetitif dengan bahan bakar minyak, harga konverterkit yang masih terlalu mahal, dan pemikiran masyarakat yang cenderung untuk selalumenggunakan bahan bakar minyak. Selain itu perbandingan kendaraan beroda dua sepeda motordengan kendaraan beroda empat mobil di Indonesia sangatlah jauh yaitu hampir 70% berbanding30%. Berdasarkan permasalahan-permasalahan yang timbul pada masyarakat, solusi yang dapatmembantu adalah perancangan konverter kit LPG untuk sepeda motor. Perancangan ini meliputipemilihan dan penempatan komponen-kompenen konverter kit, modifikasi pada beberapakomponen sepeda motor, serta desain detail sepeda motor LPG. Jadi dengan adanya perancanganini diharapkan mampu membantu masyarakat pengguna sepeda motor di Indonesia dalammenghadapi naiknya harga bahan bakar minyak serta menjadi pendorong penggunaan bahanbakar gas sebagai energi alternatif pengganti bahan bakar minyak
Effect of the Fibers Amount and Their Length on the Thickness and Strength of Green Composites Sugarcane-Polypropylene
Sanjaya Sewucipto;
Juliana Anggono;
Suwandi Sugondo
Mechanova Vol 4 (2015): Semester gasal 2015-2016
Publisher : Petra Christian University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (256.141 KB)
Sugarcane fiber has been studied as a potential reinforced fibers to develop green composites ofsugarcane fibers-polypropylene (PP). In this study, sugarcane fibers were alkali treated with 10%v/v NaOH solution for 2 hours. Sugarcane fibers added to polypropylene matrix was 3 cm, 5 cmand as their original length. They were added in the various weight percentage ratios betweensugarcane fibers to PP of 20/80, 25/75, and 30/70. Tensile test in accordance with ASTM D638-03type 1 was conducted for all specimens. The fracture surface of tensile test specimen was thenobserved by using Scanning Electron Microscope (SEM) to study the interface bonding betweensugarcane fibers and polypropylene, mixture homogeneity and breaking mechanism. Results fromthe tensile tests show that performing alkali treatment for 2 hours increases the tensile strength ofthe composites up to 20,76 MPa with the original length sugarcane fibers treated with 10% NaOHfor 2 hours in the 30/70 weight ratio percentage composite. The SEM observation shows theremoval of the lignin and hemicellulose by the NaOH solution after 2 hours of soaking whichimproves the mechanical bonding between sugarcane fiber and PP. Therefore it increased thetensile strength.
PERANCANGAN PENDINGINAN PASIF PADA ATAP BANGUNAN
Kevin Soewarsono;
Ekadewi Handoyo
Mechanova Vol 4 (2015): Semester gasal 2015-2016
Publisher : Petra Christian University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (742.69 KB)
Pada siang hari suhu udara dapat mencapai 37°C pada musim kemarau. Suhu yang tinggidapat menganggu aktifitas manusia. Suhu nyaman untuk orang Indonesia berada pada rentang24.9°C hingga 28°C. Di Universitas Kristen Petra terdapat kantin yang berlokasi di gedung M.Suhu udara didalam kantin pada jam 11 hingga 2 siang hari berkisar antara 32°C hingga 37°C.Suhu yang tinggi terjadi karena tidak terdapat plafon pada bangunan ini. Untuk dapat mengurangisuhu udara didalam kantin maka dilakukan penelitian passive cooling. Passive cooling yang ditelitimenggunakan air sebagai media pendingin. Air ditempatkan pada permukaan atap yang beradadiluar ruangan.Penelitian ini dilakukan pada model Stevenson Screen yang memiliki dimensi lebih kecildari kantin M. Passive cooling yang dirancang adalah passive cooling dengan air mengalir dantidak mengalir. Suhu udara ruangan model ditargetkan sebesar 28°C. Setelah mendapatkan angkaketebalan dan debit air secara teoritis, dilakukan eksperimen dua macam. Setelah mendapat hasileksperimen, dilakukan simulasi dengan perangkat Computational Fluid Dynamic (CFD). Hasilsimulasi dan percobaan kemudian dianalisa.Hasil penelitian ini didapatkan bahwa passive cooling dengan air mengalir memberikanpendinginan yang lebih baik dibandingkan dengan air tidak mengalir. Suhu ruangan 28°C dicapaidengan menggunakan laju aliran massa air sebesar 0.055 kg/s dan 0.025 kg/s dengan suhu air300K dan 293K.
PERANCANGAN DIESEL PARTICULATE TRAP UNTUK MENURUNKAN OPASITAS GAS BUANG
Andika Daniel Lesmana;
Philip Kristanto
Mechanova Vol 4 (2015): Semester gasal 2015-2016
Publisher : Petra Christian University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (565.56 KB)
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan tingginya polusi udara yang disebabkan olehasap kendaraan bermotor khususnya mesin diesel. Kendaraan bermesin diesel mengeluarkanjelaga (partikulat) yang berbahaya bagi kesehatan manusia. Oleh karena itu perlu suatu teknologiagar asap yang dikeluarkan menjadi lebih tidak beracun. Tujuan penelitian ini yaitu inginmereduksi opasitas gas buang kendaraan diesel konvensional (non common-rail system) denganDiesel Particulate Trap (DPT) berbahan paduan keramik dan tembaga. Kendaraan yangdigunakan yaitu Toyota Kijang LGX tahun 2003. Hasil penelitian menunjukkan penurunantekanan pada pengujian back pressure sebesar 1 in/Hg, penurunan opasitas gas buang secarasignifikan yaitu sebesar 46% dan tenaga serta torsi yang tetap menunjukkan bahwa DPT yangdipasang tidak mempengaruhi kinerja mesin.