cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Century: Journal of Chinese Language, Literature and Culture
ISSN : -     EISSN : 2657098x     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 2 (2019)" : 5 Documents clear
PROSES PERKEMBANGAN PERKUMPULAN BARONGSAI SURYANAGA SURABAYA SETELAH REFORMASI Yoseph Christanto
Century: Journal of Chinese Language, Literature and Culture Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : Institute of Research and Community Outreach Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (43.568 KB) | DOI: 10.9744/century.7.2.1-12

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perkembangan kesenian pertunjukan Barongsai yang ada di Suryanaga Surabaya. Konflik masa lalu dan perubahan sudut pandang masyarakat membuat kelompok ini mengalami banyak perubahan. Di masa lalu Barongsai adalah sebuah alat ritual orang Tionghoa, sedangkan saat ini Barongsai adalah salah satu bidang olahraga. Hal ini membuat kelompok ini harus beradaptasi dengan perubahan cara pandang masyarakat terhadap Barongsai, tata cara permainan Barongsai, ritual Barongsai dan lain-lain. Teknik analisa yang digunakan adalah wawancara dan studi pustaka. Hasil penelitian akan menunjukkan bagaimana perbandingan dari kesenian pertunjukan Barongsai sebelum Reformasi dan setelah Reformasi. Dapat disimpulkan, terjadi pergeseran fungsi Barongsai di kelompok ini. Awalnya Barongsai digunakan untuk kebutuhan ritual sedangkan saat ini digunakan untuk mencari uang. Mereka bisa mendapat uang dengan cara mendapatkan undangan acara atau memenangkan perlombaan. Kelompok ini hanya akan melakukan apa saja yang dibutuhkan oleh pasar. Mereka tidak perlu percaya kepada ritual-ritual Barongsai.
STUDI ANALISA METODE PENGAJARAN BAHASA MANDARIN PROGRAM STUDI BAHASA MANDARIN UNIVERSITAS KRISTEN PETRA SURABAYA Elisabeth Elisabeth
Century: Journal of Chinese Language, Literature and Culture Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : Institute of Research and Community Outreach Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (140.71 KB) | DOI: 10.9744/century.7.2.13-28

Abstract

Dalam penelitian ini, peneliti mengadakan observasi terhadap metode pengajaran yang diaplikasikan dalam mata kuliah Bahasa Mandarin II Sastra Tionghoa Universitas Kristen Petra. Data yang telah dikumpulkan meliputi: bahasa pengajaran, media pengajaran, teknik dan metode pengajaran, serta fokus pengajaran yang digunakan dalam kelas. Selain itu, peneliti juga membagikan kuesioner kepada para peserta didik untuk mengumpulkan data mengenai faktor internal peserta didik yang meliputi: waktu belajar bahasa mandarin, tingkatan kemampuan berbahasa Mandarin, cara belajar yang digunakan, serta kesulitan-kesulitan yang dihadapi dalam mempelajari Bahasa Mandarin. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa metode pengajaran yang digunakan dalam proses pengajaran dalam kelas memiliki beberapa kelebihan dan kekurangan. Pertama, penggunaan kombinasi antara Bahasa Indonesia dan Bahasa Mandarin sesuai untuk mahasiswa tahun pertama, namun penggunaan Bahasa Indonesia dalam kelas dinilai terlalu banyak. Kedua, pemilihan media visual sebagai materi pengajaran cukup sesuai dengan cara belajar peserta didik yang sebagian memilih belajar dengan melihat sebagai cara belajar paling efektif bagi mereka, namun penggunaan media visual sebagai satu-satunya media pengajaran akan menghambat proses belajar peserta didik lain. Ketiga, pengajar menggunakan 2 jenis metode pengajaran dalam kelas, yaitu: Grammar-Translation Method dan Situational Language Teaching. Penggunaan ketiga metode pengajaran tersebut memberikan dampak positif bagi proses belajar peserta didik. Namun di sisi lain, peserta didik mengalami kejenuhan dengan pemberian tugas yang terlalu banyak serta memberikan masukan kepada pengajar untuk menggunakan metode pengajaran yang lebih bervariasi, seperti misalnya menggunakan permainan. Keempat, dari segi fokus pengajaran, beberapa kesulitan yang dihadapi peserta didik dalam pengembangan keterampilan berbahasa dapat diatasi dengan metode dan teknik yang digunakan dalam proses pengajaran. Namun juga ada beberapa permasalahan lain dalam keterampilan berbicara dan membaca yang perlu lebih diperhatikan.
STRATEGI PEMBELAJARAN KOSA KATA BAHASA MANDARIN PADA APLIKASI PEMBELAJARAN CHINESESKILL Liem Vita Angela Handoko
Century: Journal of Chinese Language, Literature and Culture Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : Institute of Research and Community Outreach Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (56.07 KB) | DOI: 10.9744/century.7.2.29-38

Abstract

Bahasa merupakan suatu media yang digunakan untuk berkomunikasi dengan orang lain. Saat mempelajari suatu bahasa, biasanya pembelajaran dimulai dari substansi yang terkecil, misalnya kosa kata. Dalam mempelajari kosa kata Bahasa Mandarin, kita dapat menggunakan strategi-strategi yang dapat mendukung proses belajar, misalnya seperti strategi asosiasi, strategi produksi kalimat, dan sebagainya. Strategi-strategi tersebut dapat diterapkan melalui aplikasi pembelajaran ChineseSkill. Pada penelitian ini penulis meneliti strategi manakah yang paling sesuai terhadap proses pembelajaran Bahasa Mandarin pemula. Peneliti berharap dapat membantu orang yang ingin belajar Bahasa Mandarin agar dapat memilih strategi pembelajaran dengan tepat, sehingga proses belajar mejadi lebih cepat dan efektif. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan kualitatif, yaitu dengan cara memberikan tes kepada subjek penelitian serta melakukan wawancara dan observasi. Hasil dari penelitian menujukkan bahwa strategi asosiasi merupakan strategi yang paling sesuai untuk digunakan dalam proses pembelajaran kosa kata pemula. Strategi asosiasi yang dimaksud adalah menciptakan hubungan antara kosa kata baru dengan tatanan kosa kata yang telah kita miliki sebelumnya. Salah satu contoh penerapan strategi asosiasi misalnya dengan menggunakan gambar.
ANALISIS KESALAHAN PENGGUNAAN KATA BANTU ASPEK “了” PADA MAHASISWA ANGKATAN 2017 PROGRAM STUDI BAHASA MANDARIN UNIVERSITAS KRISTEN PETRA Hervin Kurniati
Century: Journal of Chinese Language, Literature and Culture Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : Institute of Research and Community Outreach Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (59.576 KB) | DOI: 10.9744/century.7.2.39-50

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis kesalahan dan penyebab kesalahan dalam penggunaan kata bantu aspek“了”(le) kepada sepuluh mahasiswa Program Studi Bahasa Mandarin angkatan 2017, Universitas Kristen Petra. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data dari penelitian ini didapat dari tes dan wawancara. Dalam penelitian ini, penulis menganalisis kesalahan berdasarkan dua belas jenis kata bantu aspek“了”(le) dan mengidentifikasi kesalahan tersebut menjadi dua jenis, yaitu pengenalan dan memproduksi. Hasil analisis tes menunjukkan bahwa mahasiswa masih belum dapat menggunakan kata bantu aspek“了”(le) dengan baik, terutama pada bagian memproduksi, yaitu menyusun kata menjadi kalimat yang benar. Kesalahan dominan terjadi pada memproduksi jenis kata bantu aspek“了”(le) yang ketujuh lalu diikuti dengan pengenalan jenis kata bantu aspek“了”(le) yang pertama dan kedua. Menambahkan kata bantu aspek “了” ke dalam kalimat yang menunjukkan kegiatan sehari-hari juga merupakan kesalahan-kesalahan yang dilakukan oleh mahasiswa. Melalui wawancara dapat dilihat bahwa penyebab kesalahan yang muncul adalah kesalahan developmental, mahasiswa tidak tahu bahwa kata 给(gěi) di dalam soal tes bukanlah kata kerja, selain itu kurangnya pemahaman mahasiswa terhadap bahasa yang digunakan, seperti masih bingung dan rancu dalam mengaplikasikan kata bantu aspek“了”(le) serta mengabaikan sasaran yang dipadukan juga menjadi penyebab kesalahan mahasiswa dalam mengerjakan tes.
Penelitian Pengajaran Bahasa Mandarin pada Karakter dengan Komponen “Yòu”dari Kerangka Peringkat Karakter Bahasa Mandarin Tenika Xintu Rumalutur
Century: Journal of Chinese Language, Literature and Culture Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : Institute of Research and Community Outreach Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (47.602 KB) | DOI: 10.9744/century.7.2.51-63

Abstract

Pengajaran penulisan karakter Mandarin selalu menjadi kesulitan besar dalam pengajaran bahasa Mandarin sebagai bahasa asing. Kesalahan penulisan karakter bahasa Mandarin adalah fenomena umum di kalangan siswa asing, dan penyebab siswa asing sering membuat kesalahan dalam penulisan karakter bahasa Mandarin berasal dari berbagai aspek. Makalah ini mengambil karakter dengan komponen "yòu" dari "Garis Besar Kosakata Bahasa Mandarin dan Tingkat Karakter Bahasa Mandarin" sebagai contoh. Dimulai dengan meneliti asal mula karakter "yòu", Serta mengambil data dalam "HSK Dynamic Composition Corpus", dan menstatistikan kesalahan penulisan yang dibuat oleh siswa asing dalam menulis karakter mandarin dengan komponen "yòu". Jenis kesalahan yang muncul dalam karakter dengan komponen "yòu" akan dikelompokkan menjadi tiga jenis, yaitu: 1. Kesalahan bentuk karakter yang mirip; 2. Kesalahan pengucapan-kata yang serupa; 3. Pengucapan yang mirip dan kesalahan bentuk karakter. Dari jenis-jenis kesalahan tersebut, dapat disimpulkan penyebabnya berupa situasi dan sikap belajar siswa, transfer negatif dari bahasa ibu, kompleksitas karakter bahasa Mandarin dan strategi pembelajaran. Tekanan dan waktu yang terbatas bagi siswa asing yang belajar bahasa Mandarin di Tiongkok merupakan kunci masalah dalam mengajar bahasa Mandarin sebagai bahasa asing. Pada akhirnya, saya memberikan beberapa saran untuk pengajaran karakter bahasa Mandarin, pengajaran praktis, saran pembelajaran di kelas dan saran untuk kemampuan guru yang komprehensif.

Page 1 of 1 | Total Record : 5