cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Century: Journal of Chinese Language, Literature and Culture
ISSN : -     EISSN : 2657098x     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 2 (2021)" : 5 Documents clear
Analisis Kesalahan Penempatan Adverbial Waktu dan Tempat dalam Kalimat oleh Mahasiswa Angkatan 2016 Program Studi Bahasa Mandarin Universitas Kristen Petra Surabaya Celline Vivian Widyanata
Century: Journal of Chinese Language, Literature and Culture Vol 9, No 2 (2021)
Publisher : Institute of Research and Community Outreach Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/century.9.2.49-58

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengkategorikan dan menganalisis jenis kesalahan dan penyebab kesalahan menempatkan adverbial waktu dan tempat dalam kalimat Bahasa Mandarin oleh mahasiswa angkatan 2016 Program Studi Bahasa Mandarin Universitas Kristen Petra Surabaya. Dalam membuat kalimat atau menulis artikel Bahasa Mandarin, banyak kalimatnya mengandung adverbial waktu dan tempat. Penulis mendapatkan bahwa masih banyak mahasiswa melakukan kesalahan penempatan adverbial waktu dan tempat dalam kalimat. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Subjek penelitiannya adalah sembilan mahasiswa angkatan 2016 Program Studi Bahasa Mandarin. Data penelitian didapat dari tes tulis dan tes lisan. Dari hasil tes dapat disimpulkan, kesalahan terbanyak mahasiswa pada tes tulis yaitu soal berdasarkan teori pemakaian ‘以前/以后’ untuk menjelaskan suatu tindakan yang terjadi sebelum atau sesudah kejadian lain dalam waktu tertentu (presentase kesalahan: 40.74%), sementara pada tes lisan yaitu soal berdasarkan teori pemakaian kata keterangan waktu (presentase kesalahan: 2.22%). Selain karena pengaruh dari Bahasa Indonesia, penyebab kesalahan dalam penempatan adverbial waktu dan tempat yang paling besar adalah karena kerumitan Bahasa Mandarin beserta sistem pengajarannya. Kata kunci: Adverbial waktu, adverbial tempat, analisis kesalahan, Bahasa Mandarin
ANALISIS KESALAHAN PENGGUNAAN 会, 能, 可以 YANG DILAKUKAN OLEH MAHASISWA INDONESIA UNIVERSITAS YANGZHOU DAN MAHASISWA INDONESIA PRODI BAHASA MANDARIN UNIVERSITAS KRISTEN PETRA Febe Leonora Agung
Century: Journal of Chinese Language, Literature and Culture Vol 9, No 2 (2021)
Publisher : Institute of Research and Community Outreach Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/century.9.2.1-10

Abstract

Ada banyak kata kerja modal dalam Bahasa Mandarin. Kata kerja modal dapat digunakan didepan kata kerja dan kata sifat untuk mengungkapkan perlunya kemungkinan obyektif, keinginan subjektif atau seseorang, dan memiliki fungsi komentar. "hui(会)", "neng(能)", "keyi(可以)" adalah salah satu kata kerja modal dalam Bahasa Mandarin. Tiga kata ini mempunyai makna yang hampir sama, dalam Bahasa Indonesia adalah "bisa, boleh, dapat". Namun penggunaan dalam kalimatnya berbeda. Bagi orang asing, sangat sulit membedakan ketiga kata ini. Banyak orang asing tidak tahu kapan harus menggunakan "hui", kapan harus menggunakan "neng" dan kapan harus menggunakan "keyi". Tidak hanya pelajar yang belajar di Indonesia, namun pelajar Indonesia yang belajar di Tiongkok juga bisa melakukan kesalahan dalam penggunaannya. Tidak peduli orang dari negara mana, saat belajar selalu ada kesalahan. Tujuan dari penelitian tentang "hui(会)", "neng(能)" dan "keyi(可以)"  ini adalah untuk membandingkan penggunaan "hui(会)", "neng(能)" dan "keyi(可以)" dalam kalimat Bahasa Mandarin antara mahasiswa Indonesia Universitas Yangzhou dengan mahasiswa Program Studi Bahasa Mandarin dari Universitas Kristen Petra. Metode penelitian menggunakan kuesioner untuk menganalisis kesalahan. Dari penelitian ini dapat diketahui bahwa belajar dengan lingkungan bahasa ibu akan lebih mengerti secara detil kegunaan suatu kata dari bahasa asing, karena pengajar dapat menjelaskan dengan detil dan jelas menggunakan bahasa ibu dari pelajar. Jadi, belajar dimanapun bisa membuahkan hasil yang baik jika pelajar mengerti bahasa yang digunakan pengajar.
ANALISIS AKULTURASI BUDAYA PADA RESTORAN "KARTIKO" SURABAYA Michelle Angelline
Century: Journal of Chinese Language, Literature and Culture Vol 9, No 2 (2021)
Publisher : Institute of Research and Community Outreach Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/century.9.2.11-26

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui dan memahami bentuk akulturasi budaya yang terdapat dalam arsitektur, desain interior, dan makanan yang dijual di restoran Kartiko Traditional Heritage Culinary Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan menggunakan metode wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan adalah Teknik triangulasi yang dilaksanakan dengan membandingkan data hasil pengamatan dan data hasil wawancara, membandingkan data hasil wawancara dengan teori-teori yang ada, dan mereduksi data yang didapatkan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa restoran “Kartiko” merupakan restoran bergaya peranakan yang merupakan hasil akulturasi dari tiga kebudayaan, yaitu Tiongkok, Indonesia (Jawa), dan Belanda. Tujuan pemilik restoran mendirikan restoran bergaya peranakan adalah untuk memberikan pengetahuan mengenai budaya peranakan pada pelanggan, terutama anak-anak muda. Secara keseluruhan, budaya yang paling terlihat paling kentara adalah budaya Tiongkok, sedangkan yang tidak seberapa terlihat adalah budaya Belandanya.Kata kunci : restoran, peranakan, akulturasi budaya
ANALISIS UPAYA MENGATASI DAN MENCEGAH PERUNDUNGAN REMAJA DI SEKOLAH DALAM FILM “BETTER DAYS” DAN “CRY ME A SAD RIVER” Jovita Emmanuela
Century: Journal of Chinese Language, Literature and Culture Vol 9, No 2 (2021)
Publisher : Institute of Research and Community Outreach Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/century.9.2.27-40

Abstract

Fenomena perundungan merupakan salah satu masalah serius di dunia, ia dapat mengancam kesehatan fisik dan mental, bahkan menyebabkan bunuh diri. Film “Better Days” dan “Cry Me A Sad River” sama-sama menggambarkan fenomena perundungan, namun korban perundungan mengalami akhir yang berlawanan, yakni selamat dan bunuh diri. Penulis menggunakan metode kualitatif untuk mencari cara mengatasi dan mencegah fenomena perundungan, dengan menganalisis respon faktor internal dan faktor eksternal korban perundungan terhadap perundungan, serta faktor internal dan faktor eksternal penyebab seseorang menjadi pelaku perundungan. Hasil analisis menunjukkan bahwa untuk mengatasi perundungan perlu kerja sama antara faktor internal dan faktor eksternal korban perundungan, korban perundungan harus mempertahankan ketangguhan dirinya dan meminta pertolongan dari orang lain, sementara faktor eksternal korban perundungan harus peka dan memberikan pertolongan secara aktif. Untuk mencegah perundungan, orang tua harus menciptakan kondisi keluarga yang baik, mendidik anak dengan cara yang tepat, serta bersama dengan sekolah membantu anak untuk dapat mengontrol emosinya sendiri. Kata kunci: film “Better Days”; film “Cry Me A Sad River”; mengatasi; mencegah; perundungan remaja di sekolah
ANALISIS MAKNA KATA IKLAN TOYOTA SIENTA, TOYOTA CAMRY DAN TOYOTA YARIS-L CHINA 中国Sienta广告、Camry 广告、Yaris-L广告的词义分析 Sam Dian Tanawijaya Tan
Century: Journal of Chinese Language, Literature and Culture Vol 9, No 2 (2021)
Publisher : Institute of Research and Community Outreach Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/century.9.2.41-48

Abstract

Penulisan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis makna kata dan juga penggunaan jenis makna kata yang dominan dalam ketiga buah Iklan Toyota, yaitu Iklan Toyota Sienta, Toyota Camry, dan Toyota Yaris-L. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menganalisis data-data dalam iklan. Penelitian ini menggunakan teori makna kata yang ditulis oleh Karsono (2014). Makna kata yang dijelaskan terbagi menjadi 3 jenis yaitu makna kata denotatif (词的概念意义 /理性意义),makna kata konotatif(词的色彩意义),dan makna kata tersirat(词的含蓄意义). Hasil penelitian yang penulis temukan, penggunaan makna kata yang paling dominan yaitu makna kata denotatif. Penulis juga menemukan bahwa ada satu kata yang bisa memiliki dua jenis makna kata, tergantung pada konteks yang ingin dibahas atau dijelaskan. Kesimpulan penelitiannya adalah ketiga buah iklan Toyota menonjolkan format penggunaan makna kata yang sama, yaitu menggunakan makna kata denotatif umum. Penggunaan makna kata denotatif memiliki karakteristik yang mudah dipahami dan digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Kata kunci : makna kata, denotatif, konotatif, tersirat, iklan Toyota  摘要撰写研究目的是确定单词意义类型,最常用词意义,在 丰田Sienta,Camry和Yaris-L 。这研究是定性研究,通过用书/文献资料来分析广告中的数据。这项研究用Karsono(2014)理论,讨论了单词意义。所描述的单词意义分为三种类型,词的概念意义,词的色彩意义和词的含蓄意义。研究结果表明,词义的最主要是词的概念意义 。笔者还发现,一个单词可以具有两种类型的单词意义。结论,三个丰田广告用相同的单词意义具有相同的格式,即用该单词的一般意义。象征意义的用具有在生活中易于理解和用的特征。 关键字:词义,词的概念意义 ,词的色彩意义,词的含蓄意义,丰田广告 

Page 1 of 1 | Total Record : 5