Articles
60 Documents
Search results for
, issue
"Vol 1, No 1 (2013)"
:
60 Documents
clear
KONTEN KEKERASAN DALAM FILM INDONESIA ANAK TERLARIS TAHUN 2009-2011
Elita Primasari Hananta
Jurnal e-Komunikasi Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Jurnal e-Komunikasi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (546.269 KB)
Film Indonesia anak mengalami peningkatan yang pesat hingga 300 persen, tetapi justru dalam film untuk anak ditemukan kekerasan. Peneliti tertarik mengetahui kekerasan apa yang dominan dalam film layar lebar Indonesia anak. Film Indonesia Anak merupakan film Indonesia yang mengandung cerita tentang pencapaian, petualangan, komedi, dan drama dan ditujukan untuk membentuk standart moral tinggi dan juga menghibur. Cerita film anak berpusat pada kehidupan anak-anak dan karakter utamanya diperankan oleh anak-anak serta naratifnya diceritakan melalui sudut pandang anak-anak. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis isi kuantitatif. Indikator yang dipakai untuk pengukuran penelitian adalah kategori kekerasan milik Thomas Santoso. Dari hasil koding dan pengolahan data, peneliti menemukan bahwa film layar lebar Indonesia anak mengandung kekerasan dan jenis kekerasan yang dominan adalah kekerasan psikologis. Sedangkan kekerasan yang paling jarang ditampilkan adalah kekerasan finansial. Peneliti menemukan kekerasan finansial dalam bentuk korupsi.
PROSES KOMUNIKASI INTERPERSONAL PECATUR BERSAUDARA DALAM SALING MEMOTIVASI
Indah Claudia Mumek
Jurnal e-Komunikasi Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Jurnal e-Komunikasi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (617.988 KB)
Fenomena komunikasi interpersonal di dunia olahraga terjadi antara individu yang berada dalam lingkungan olahraga. Dalam penelitian ini, informan yang diteliti yaitu dua atlet catur bersaudara. Penelitian ini bertujuan mengetahui proses komunikasi interpersonal pecatur bersaudara untuk saling memotivasi dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi dan wawancara mendalam, kemudian dipaparkan secara deskriptif. Peneliti menggunakan elemen-elemen komunikasi interpersonal DeVito (2007): pengirim-penerima, proses memproduksi dan menangkap pesan, pesan verbal-nonverbal, umpan balik, umpan maju, saluran komunikasi, konteks, hambatan, etika, kompetensi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagai atlet yang tidak memiliki pelatih untuk memotivasi, pecatur bersaudara tersebut mampu meraih prestasi internasional dengan cara saling memotivasi satu sama lain. Hal ini bisa dilihat dengan cara rutin berlatih catur bersama, berdoa bersama dan saling mencium pipi sebelum mulai bertanding. Proses komunikasi interpersonal pecatur bersaudara tersebut menjadi bentuk motivasi untuk mencapai keberhasilan dan meningkatkan prestasi.
KOMPETENSI KOMUNIKASI YULI SUMPIL DALAM MEMIMPIN KELOMPOK SUPORTER AREMANIA
Ayub Dahana
Jurnal e-Komunikasi Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Jurnal e-Komunikasi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (515.31 KB)
Aremania adalah kelompok suporter pendukung klub sepakbola Arema. Dalam mendukung Arema di stadion, mereka berjumlah ribuan dan dipimpin oleh seorang dirigen. Dirigen bertugas untuk memandu Aremania dengan kompak bernyanyi dan menari mendukung Arema. Fenomena inilah yang menarik di mana sang dirigen, Yuli Sumpil, hanya seorang diri dapat memimpin ribuan Aremania. Terutama, bagaimana kompetensi komunikasi Yuli Sumpil sehingga mampu memimpin ribuan Aremania. Sehingga, terjadi komunikasi publik antara Yuli Sumpil dengan Aremania. Dengan menggunakan studi kasus sebagai metodologi, peneliti menemukan bahwa ada dua faktor utama yang menentukan bagi seorang komunikator publik. Faktor internal adalah bagaimana kemampuan sang komunikator untuk beradaptasi, melakukan pembicaraan, mengatur pembicaraan, menunjukkan empati, berbicara secara efektif dan mendapat kelayakan. Juga kedekatan serta loyalitas dan rasa memiliki. Sementara faktor eksternal adalah faktor penerimaan/kesepakatan dari khalayak tersebut. Sehingga, dalam konteks komunikasi publik yang bersifat informal maka kompetensi komunikasi tidak bisa dilepaskan dari faktor penerimaan oleh publiknya.
KEPUASAN MASYARAKAT SURABAYA DALAM MENONTON PROGRAM VARIETY SHOW DAHSYAT DI RCTI
Yuwono, Eric
Jurnal e-Komunikasi Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Jurnal e-Komunikasi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (68.74 KB)
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kepuasan masyarakat Surabaya dalam menonton program “dahSyat” di RCTI. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan teori Uses and Gratification dengan variabel Gratification Sought (GS) dan Gratification Obtained (GO) yang memiliki indikator disesuaikan dengan konten program “dahSyat” yaitu untuk musik, masak, games, dan reality. Setelah melalui two shots data collect, dilakukan penggolongan menjadi indikator Informasi / Keingintahuan, Pelarian, Kegunaan Sosial, Identifikasi Sosial, dan Hiburan. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis eksplanatif dengan statistik inferensial serta uji crosstab. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa masyarakat Surabaya mendapatkan kepuasan dalam semua indikator dengan indikator yang dominan adalah Hiburan, dan terjadi kepuasan yang tidak diharapkan sebelumnya di indikator Informasi/ Keingintahuan. Hasil secara umum dinyatakan bahwa masyarakat Surabaya mendapatkan kepuasan dalam menonton program “dahSyat” di RCTI.
Kepuasan Pendengar terhadap Program Sonora News di Radio Sonora Surabaya
Eunike Laura Christina
Jurnal e-Komunikasi Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Jurnal e-Komunikasi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (506.18 KB)
Teori Uses and Gratification merupakan teori yang mengasumsikan bahwa pengguna mempunyai pilihan alternatif untuk memuaskan kebutuhannya. Teori ini menekankan pada khalayak yang aktif menentukan pilihan atas media massa yang dipilihnya. Radio Sonora Surabaya merupakan subjek penelitian yang dipilih peneliti. Hal ini dikarenakan adanya perubahan target usia pendengar yang dilakukannya. Sebelum tahun 2012, target pendengarnya adalah 15-50 tahun dan di tahun 2012 ini target pendengar menjadi 20-34 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepuasan pendengar terhadap program berita yang disebut Sonora News di Radio Sonora Surabaya setelah perubahan target usia pendengar tersebut. Penelitian ini menggunakan metode survei. Pengukuran kepuasan dilakukan dengan membandingkan nilai mean antara gratification sought dengan gratification obtained. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa motif yang paling terpuaskan adalah motif kebiasaan/ritualistic nature. Motif yang terpuaskan lainnya adalah informasi/berita dan pengawasan. Sedangkan motif yang tidak terpuaskan adalah pengalihan.
Representasi Pesan LGBT Dalam Video Musik Populer "Born This Way" dan "If I Had You""
Tobias Aprin Dese
Jurnal e-Komunikasi Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Jurnal e-Komunikasi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (634.489 KB)
Teori analisis isi adalah analisis isi media kualitatif yang lebih banyak dipakai untuk meneliti dokumen yang berupa teks, gambar, simbol, dan sebagainya untuk memahami budaya dari seuatu konteks sosial tertentu. Dokumen dalam analisis isi kualitatif ini terletak pada metode analisis integratif (penggabungan antar dokumen) dan konseptual untuk menemukan, mengidentifikasi, mengolah dan menganalisa dokumen untuk memahami makna, signifikansi dan relevansinya. Analisis isi dapat didefinisikan sebagai suatu teknik penelitian untuk membuat inferensi-nferensi yang dapat ditiru dan sahih data dengan memperhatikan konteksnya (Kirpendorff, 1991, p.15). Born This Way dan If I Had You merupakan subjek penelitian yang dipilih peneliti. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pesan LGBT dan bentuk representasi kode-kode LGBT yang dipakai dalam kedua video musik populer ini. Penelitian ini menggunakan metode analisis isi kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa gender bending adalah cara untuk memudarkan nilai-nilai feminitas dan maskulinitas.
SIKAP WARGA DUSUN REJOSO DESA SUMBER REJO KABUPATEN PASURUAN MENGENAI AKTIVITAS CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY BIOGAS PT. PJB
Rahayu Florensia
Jurnal e-Komunikasi Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Jurnal e-Komunikasi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (231.592 KB)
Public Relations adalah fungsi manajemen dalam perusahaan yang berperan untuk mengevaluasi sikap publik, mengidentifikasikan kebijakan perusahaan terhadap publiknya, dan menyusun rencana lalu menjalankan program‐program komunikasi untuk memperoleh pemahaman dan penerimaan publik terhadap perusahaan. PT. Pembangkit Jawa‐Bali (PJB) sebagai perusahaan negara yang bergerak di bidang pembangkitan listrik yang mengadakan aktivitas corporate social responsibiliy Biogas di Dusun Rejoso Desa Sumber Rejo Kabupaten Pasuruan. Setelah aktivitas ini dijalankan tentunya perlu ada evaluasi yang menunjukkan bagaimana tanggapan publik mengenai program komuikasi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana sikap warga Dusun Rejoso Desa Sumber Rejo Kabupaten Pasuruan mengenai aktivias corporate social responsibility Biogas PT. PJB. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sikap warga Dusun Rejoso Desa Sumber Rejo mengenai aktivitas corporate social responsiblity Biogas cenderung positif.
PREDIKTOR PERILAKU USER DALAM MENGADOPSI AKUN TWITTER RADIO DI SURABAYA
Imanuel Dendy Yuwono
Jurnal e-Komunikasi Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Jurnal e-Komunikasi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (635.437 KB)
Twitter adalah salah satu social media yang perkembangannya sangat cepat beberapa tahun terakhir, dan stasiun radio berusaha mengadopsi twitter sebagai sarana untuk menjaring pendengar. Prediktor Perilaku menjadi perangkat yang penting yang bisa membuat seseorang akhirnya mau mengadopsi atau follow akun twitter radio tersebut. Prediktor Perilaku adalah bagian dari Theory of Planned Behavior. Gambaran tentang apa prediktor perilaku user dalam mengadopsi akun twitter radio di Surabaya menjadi menarik untuk diteliti. Penelitian ini dibatasi dengan user yang follow satu atau lebih 5 akun radio yang punya followers terbanyak di Surabaya. Metode yang digunakan adalah survei secara online. Dan dari hasil penelitian, diambil kesimpulan bahwa variable Outcome Assesment pada penelitian ini adalah variabel yang memiliki nilai mean tinggi yang berarti, followers dari akun twitter radio mendapatkan sesuatu yang positif selama mereka follow akun twitter tersebut. Kemudahan untuk follow akun twitter tersebut menjadi alasan mengapa Communication Efficacy juga memiliki nilai mean yang tinggi pada penelitian ini. Sementara itu, Partner’s Communication Desire adalah variabel yang mempunyai nilai mean rendah, dikarenakan seseorang yang akan mengadopsi social media akan cenderung tidak mendengarkan orang lain untuk memutuskan dia akan mengadopsi social media tersebut atau tidak. Bisa dibilang juga, social media, yang dalam hal ini adalah akun twitter dari radio memunculkan sifat individualistis dari followers-nya.
PROSES KOMUNIKASI PUBLIK DARI GURU KEPADA MURID KELAS TK B SEKOLAH PELITA PERMAI SURABAYA DALAM PEMBELAJARAN KARAKTER KRISTIANI
Evelin Corina Elisabeth Angkouw
Jurnal e-Komunikasi Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Jurnal e-Komunikasi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (402.56 KB)
Penelitian ini dilakukan untuk menjelaskan proses komunikasi publik dari guru kepada murid kelas TK B Sekolah Pelita Permai Surabaya dalam pembelajaran karakter Kristiani. Peneliti menggunakan studi kasus sebagai metode penelitian. Untuk teknik pengumpulan data peneliti menggunakan observasi non-partisipan dan wawancara dengan informan penelitian. Yang menjadi informan dalam penelitian ini ialah guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam proses komunikasi publik di kelas TK B Sekolah Pelita Permai Surabaya setiap elemen saling terkait dan dapat menjadi faktor penghambat dan faktor pendukung penyampaian pesan karakter Kristiani dari guru kepada murid. Yang menjadi faktor penghambat adalah kemampuan guru untuk melihat kaitan antara karakteristik audience, stimulus, dan isi pesan, kemampuan guru yang mempengaruhi respon murid dan pemilihan channel, dan context yang berujung menjadi gangguan. Faktor penghambat menyebabkan para murid memberikan feedback negatif, menjadi pasif, dan tidak memperhatikan guru. Yang menjadi faktor pendukung proses ini ialah stimulus melalui cerita bergambar, stimulus tantangan dengan reward stiker, isi pesan yang dekat dengan audience, serta melalui perintah.
GAYA KOMUNIKASI PEMIMPIN PT FITION YANG DIPIMPIN LEBIH DARI SATU PEMIMPIN
Fiona Puspita Dewi
Jurnal e-Komunikasi Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Jurnal e-Komunikasi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (464.096 KB)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gaya komunikasi perusahaan yang dipimpin oleh lebih dari satu orang pemimpin yang tidak memiliki job desk dalam memimpin perusahaan ini. Penelitian ini dilakukan dengan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif serta metode studi kasus, single setting.Temuan penelitian ini adanya gaya komunikasi yang bervariasi diantara ketiga pemimpin PT Fi-tion dilihat dari setiap ekspresi yang ditunjukan baik secara komunikasi verbal maupun komunikasi non verbal. Ditemukan juga adanya “silent agreement” dimana adanya job desk yang tidak tertulis dalam perusahaan ini. Hal tersebut membentuk variasi dalam memimpin rapat perusahaan, diantaranya Anton sebagai eksekutor, Bobby sebagai motivator, dan Cindy sebagai educator, dimana semua itu tidak tertulis dalam job desc perusahaan dan tanpa disadari oleh ketiga pemimpin.