cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal e-Komunikasi
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal e-Komunikasi adalah jurnal versi online yang ditulis oleh mahasiswa dalam rangka mempublikasikan karya skripsinya. Ruang lingkup topik kajian adalah komunikasi massa, komunikasi korporat, human communication, dan komunikasi new media
Arjuna Subject : -
Articles 58 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 3 (2013)" : 58 Documents clear
PENGARUH IKLIM KOMUNIKASI ORGANISASI PT. DJATIM SUPER COOKING OIL SURABAYA TERHADAP KINERJA KARYAWAN Benedicta Yoanne
Jurnal e-Komunikasi Vol 1, No 3 (2013)
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (425.493 KB)

Abstract

Iklim di dalam sebuah organisasi sangatlah penting karena secara tidak langsung iklim komunikasi organisasi dapat memengaruhi cara hidup orang-orang di dalam sebuah organisasi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah iklim komunikasi organisasi PT. Djatim Super Cooking Oil memengaruhi kinerja karyawan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksplanatif dengan analisa regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa iklim komunikasi organisasi PT. Djatim Super Cooking Oil Surabaya berpengaruh terhadap kinerja karyawan. Penelitian ini juga diharapkan bisa menambah kajian ilmu komunikasi organisasi.
REPRESENTASI VIGILANTE DALAM ANIME “DEATH NOTE” Sheny Libels Soumokil
Jurnal e-Komunikasi Vol 1, No 3 (2013)
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (559.897 KB)

Abstract

“Death Note” merupakan seuah anime yang diadaptasi dari manga berjudul Desu Noto. Karakter Light dakam anime ini menggambarkan vigilante yang mana pada umumnya muncul pada film Hollywood. Rumusan masalah yang ingin dijawab adalh bagaimana representasi vigilante dalam anime “Death Note”. Untuk menjawab rumusan masalah tersebut, peneliti menggunakan metode analisis naratif Propp. Konsep-konsep yang digunakan untuk menjawab rumusan masalah, yaitu vigilante number, karakteristik vigilante, relasi antara vigilante dengan korbannya, dan motivasi vigilante. Kesimpulan dari penelitian ini adalah representasi vigilante dalam anime “Death Note” dipengaruhi oleh budaya Jepang yang mana vigilante direpresentasikan sebagai bentuk obsesi masyarakat Jepang yang ingin negaranya aman dan dipengaruhi oleh kepercayaan Shinto dalam praktik membunuh korbannya. Meskipun dipengaruhi oleh budaya Jepang, representasi vigilante dalam anime ini juga dipengaruhi oleh gaya penggabaran dalam film-film Hollywood. 
REPRESENTASI WHITENESS DALAM FILM “MACHINE GUN PREACHER” Davin Wiratama
Jurnal e-Komunikasi Vol 1, No 3 (2013)
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (604.465 KB)

Abstract

Dalam penelitian ini peneliti akan meneliti tentang Representasi Whiteness Dalam Film “Machine Gun Preacher”. Dalam pembuatan film bertema Afrika, sineas Hollywood sebagian besar memakai orang kulit putih sebagai pemeran utama dalam film tersebut sedangkan orang kulit hitam berperan sebagai pendamping tokoh utama atau terkadang dijadikan tokoh antagonis sebagai lawan orang kulit putih. Pada penelitian ini digunakan konsep “whiteness” yang ditujukan untuk memberikan identitas rasial dan terhubung ke dalam makna sosial terkait dengan perbedaan ras. Metode yang dipakai oleh peneliti berupa metode semiotika yang akan dikaitkan dengan kode-kode televisi Fiske. Hasil yang didapat peneliti bahwa film ini mengukuhkan gambaran orang kulit putih sebagai orang yang lebih superior di hadapan orang kulit hitam, sekaligus kian mengukuhkan ideologi whiteness yang sudah berlangsung puluhan tahun dalam film-film Hollywood.
EVALUASI SPECIAL EVENT SURABAYA FASHION PARADE 2012 YANG DISELENGGARAKAN OLEH TUNJUNGAN PLAZA SURABAYA Gabrielle Stephanie Tandy
Jurnal e-Komunikasi Vol 1, No 3 (2013)
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (577.734 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui evaluasi special event Surabaya Fashion Parade 2012 yang diselenggarakan oleh Tunjungan Plaza Surabaya. Special event ini sudah diselenggarakan lima kali tetapi belum pernah dilakukan evaluasi. Jumlah peserta yang mengikuti kompetisi dalam special event ini tampak tidak konsisten. Evaluasi dilihat dari efek proses komunikasi yang terjadi antara panitia penyelenggara event dengan peserta kompetisi dalam event tersebut. Penelitian ini dilakukan dengan metode studi kasus dan menggunakan teknik wawancara. Peneliti menemukan bahwa proses komunikasi antara panitia penyelenggara dengan peserta kompetisi dari mulai pra-event, saat pelaksanaan event hingga event berakhir telah berjalan dengan cukup lancar. Namun masih ada beberapa hal detail yang kurang diperhatikan oleh panitia.
KOMUNIKASI ORGANISASI BAMAG KABUPATEN X DALAM MENANGANI KONFLIK INTERNAL Andreas Christiawan Soerono
Jurnal e-Komunikasi Vol 1, No 3 (2013)
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (491.831 KB)

Abstract

Penelitian ini, merupakan penelitian yang dilakukan untuk mengetahui bagaimana komunikasi organisasi yang dilakukan oleh BAMAG Kabupaten X, dalam menangani konflik internal. BAMAG Kabupaten X menghadapi sebuah konflik yang dimunculkan oleh ketiga anggotanya. Dalam penelitiannya peneliti menggunakan jenis deskriptif dengan pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode studi kasus dalam melakukan analisis serta melakukan teknik wawancara dan observasi secara mendalam dalam memperoleh data terhadap informan yang telah dipilih. Konflik dalam organisasi yang diteliti ialah adanya situasi dalam organisasi yang tidak menguntungkan untuk mencapai tujuan, maksud yang tidak sesuai tujuan, ketidakpastian dalam pekerjaan dan perbedaan persepsi. Dalam penelitian ditemukan bahwa komunikasi yang dilakukan dalam menangani konflik ialah dengan komunikasi secara informal antara anggota organisasi yang berkonflik.
IMPLEMENTASI TANGGUNG JAWAB INVESTOR RELATIONS PADA CORPORATE WEBSITE 9 PERUSAHAAN FORTUNE 2012 Patricia Rebecca
Jurnal e-Komunikasi Vol 1, No 3 (2013)
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (545.478 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui Implementasi Tanggung Jawab Investor Relations pada Corporate Website: 9 Perusahaan Terbaik Fortune Indonesia 2012 dengan menggunakan Metode Analisis Isi Kuantitatif. Sample penelitian ini merupakan corporate website dari 9 Perusahaan Fortune Indonesia Terbaik 2012, yaitu perusahaan-perusahaan tercatat dengan peringkat tertinggi dari setiap jenis industri berbeda menurut pembagian IDX (Indonesia Exchange Index). Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan teori Tanggung Jawab Investor Relations, yang terdiri atas Financial Reporting and Disclosure, Pemasaran Tesis Investasi Perusahaan, Komunikasi Tata Kelola Perusahaan, serta Public Presence. Temuan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa enam dari sembilan Perusahaan Terbaik Fortune Indonesia 2012 tersebut telah mengimplementasikan Tanggung Jawab Investor Relations pada Corporate Website-nya yaitu Astra International, Telekomunikasi Indonesia, United Tractors, Bank Mandiri, Bumi Resources, dan Wijaya Karya. Tiga perusahaan lainnya yaitu HM Sampoerna, SMART dan Indah Kiat Pulp and Paper belum mengimplementasikan Tanggung Jawab Investor Relations Pada Corporate Website-nya. Lebih lanjut, Implementasi Tanggung Jawab Investor Relations Pada Corporate Website Pada Corporate Website: 9 Perusahaan Terbaik Fortune Indonesia 2012 dipengaruhi oleh beberapa faktor, selain pendapatan perusahaan. Hal tersebut diantaranya visi, misi, strategi dan budaya perusahaan, governmental ownership, jenis industri perusahaan (keuangan dan teknologi), latar belakang direksi perusahaan (sekretaris perusahaan), strategi orientasi pasar saham perusahaan (domestik atau internasional), tipe investor (individual atau institutional investor), kepemilikan saham mayoritas, serta faktor eksternal perusahaan.
STRATEGI PUBLIC RELATIONS PT PJB (PEMBANGKITAN JAWA-BALI) DALAM PROGRAM CSR BANK SAMPAH Lesthia Chrysantin
Jurnal e-Komunikasi Vol 1, No 3 (2013)
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (554.75 KB)

Abstract

Penelitian ini memberikan deskripsi mengenai strategi public relations PT PJB dalam program CSR Bank Sampah. Menggunakan konsep grand strategy, strategy dan tactis, peneliti mengamati proses scanning lingkungan, formulasi strategi, implementasi strategi, evaluasi & control dalam pelaksanaan CSR untuk menganalisis strategi public relations. Peneliti menggunakan studi kasus sebagai metode penelitian. Melalui teknik pengumpulan data observasi non-partisipan dan wawancara mendalam dengan informan peneliti menggali data. Informan dalam penelitian ini adalah perusahaan, mitra kerja dan pelaksana Bank Sampah. Hasil penelitian menunjukkan public relations PT PJB memiliki model cooperative grand strategy dalam perumusan strategi kegiatan CSR Bank Sampah, dimana bersikap share (interdependen) terhadap goal organisasi, bersikap negatif pada perubahan (change), menganggap publik sebagai bagian konstruktif untuk perusahaan, menganggap isu sebagai bagian yang harus dipecahkan (solve), mengacu pada komunikasi dua arah (two-ways), serta menganggap peranan praktisi public relations sebagai manajer komunikasi perusahaan. Kesemuanya itu mempengaruhi dan diturunkan dalam strategi public relations, khususnya dalam tahapan scanning lingkungan, formulasi strategi, implementasi strategi, evaluasi & control dari program CSR Bank Sampah. Faktor pendukung dalam pelaksanaan strategi public relations PT PJB ini dimulai dengan adanya pengkondisian kerjasama dengan mitra kerja, dan adanya tujuan lain yang melatarbelakangi kegiatan CSR. Sehingga penetapan isu, sasaran hingga tim pelaksana di lapangan memiliki kedekatan dengan mitra kerja yang bersangkutan, dan membuat proses setiap tahapan berjalan dengan baik hingga mampu merubah perilaku masyarakat.
PENCITRAAN PARTAI DEMOKRAT DI HARIAN KOMPAS DAN JAWA POS DALAM PEMBERITAAN PEMERIKSAAN ANAS URBANINGRUM OLEH KOMISI PEMBERANTAS KORUPSI (KPK) Fransiska Aprilia
Jurnal e-Komunikasi Vol 1, No 3 (2013)
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (459.566 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana Partai Demokrat dicitrakan oleh Harian Kompas dan Jawa Pos dalam pemberitaan di media terkait pemeriksaan Anas Urbaningrum oleh KPK. Citra sebagai bagian penting dari sebuah organisasi bisa dilihat dari bagaimana media mengkonstruksikannya di dalam pemberitaan media. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode framing Robert Entman. Media sebagai sumber informasi menghasilkan pencitraan terhadap suatu organisasi yang kemudian disajikan kepada pembacanya dan membentuk pencitraan pembaca terhadap organisasi yang diberitakannya. Oleh karena itu, dengan menggunakan analisis framing, peneliti ingin meneliti proses pembentukan suatu berita dan ideologi yang mempengaruhi pembentukan berita tersebut, dimana hal ini menimbulkan pencitraan tertentu yang ditampilkan oleh media massa dalam penyajian beritanya, yang berkaitan dengan ideologi media tersebut. Hasil dari penelitian ini dalam pemberitaan Kompas, Partai Demokrat terkait pemeriksaan Anas Urbaningrum oleh KPK dicitrakan sebagai partai yang tidak bersih, dan tertutup sedangkan pada Harian Jawa Pos Partai Demokrat dicitrakan memiliki solidaritas yang tinggi dan bersifat terbuka.
MOTIF PENGGUNA JEJARING SOSIAL GOOGLE+ DI INDONESIA Dea Anggraeni Utomo
Jurnal e-Komunikasi Vol 1, No 3 (2013)
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (500.672 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana motif para pengguna jejaring sosial Google+ di Indonesia, karena Google+ merupakan salah satu jejaring sosial baru ang muncul di dunia dan memiliki lonjakan pengguna yang sangat tinggi. Motif yang diteliti adalah motif pengguna masyarakat Indonesia dalam menggunakan jejaring sosial Google+ dengan menggunakan teori Uses and Gratification. Indikator yang digunakan meliputi: hubungan sosial, berbagi identitas, foto, isi (content), investigasi sosial, berselancar di jejaring sosial dan memperbaharui status. Sedangkan metode penelitian yang digunakan adalah survei deskriptif pada 100 pengguna jejaring sosial Google+ di Indonesia, dengan menggunakan teknik non probability accidential sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa motif pengguna jejaring sosial Google+ cukup tinggi, terutama pada indikator memperbaharui status dan hubungan sosial, dimana motif tertinggi tersebut pada pegawai swasta dan pelajar/mahasiswa. Selain itu ditemukan sebuah kesimpulan bahwa dari pengguna jejaring sosial Google+, motif tertinggi adalah untuk memperbaharui status, dimana mereka mampu menyatakan eksistensi dirinya serta mendapatkan informasi melalui stream dalam Google+.
RESPON PENGUNJUNG TERHADAP MEDIA BROSUR JATIM PARK 2 Ruth Stefanie
Jurnal e-Komunikasi Vol 1, No 3 (2013)
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (535.121 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk melihat respon pengunjung terhadap media brosur yang digunakan oleh Jatim Park 2 sebagai media informasi, dengan menggunakan konsep AIDA (Attention-Interest-Desire-Action), dimana menurut Kotler “Ideally, the message should gain attention, hold interest, arouse desire, and elicit action (AIDA) model”. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan cara menyebarkan kuesioner yang menggunakan teknik Non Probability Sampling atau secara tidak acak, dimana elemen-elemen populasi tidak mempunyai kesempatan yang sama untuk terpilih menjadi sampel. Kuesioner diberikan kepada pengunjung yang pernah melihat brosur Jatim Park 2 dan pengunjung yang berusia 17-50 tahun. Berdasarkan hasil penelitian, dapat diketahui bahwa dari 100 responden Jatim Park 2, rata-rata setuju memberikan attention (perhatian) pada sisi harga dan responden melakukan action (tindakan) karena keunikan huruf brosurnya.