Articles
60 Documents
Search results for
, issue
"Vol 2, No 1 (2014)"
:
60 Documents
clear
ANALISIS FRAMING TERHADAP PEMBERITAAN SOSOK BASUKI TJAHAJA PURNAMA (AHOK) DI MEDIA ONLINE
Xena Levina Atmadja
Jurnal e-Komunikasi Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal e-Komunikasi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (559.009 KB)
Isu SARA tidak lepas dari pemberitaan tentang Ahok di media online. Menurut pandangan konstruksionis, berita yang ditulis dalam konteks ini, dikonstruksi oleh wartawan dan dipengaruhi oleh perspektif serta ideologi media. Berdasarkan fenomena di atas, rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana konstruksi yang dilakukan media online terhadap sosok Ahok sebagai pemimpin politik beretnis Cina. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat isu apa yang ditonjolkan maupun dihilangkan media online dalam membingkai sosok Ahok sebagai pemimpin politik sekaligus pemerintahan masyarakat beretnis Cina.Peneliti menggunakan metode analisis framing Robert N. Entman yang memiliki empat elemen framing. Sosok Ahok dikontruksi oleh media online sebagai pemimpin politik sekaligus pemerintahan yang bijaksana dan sudah biasa menghadapi isu SARA. Hal ini dilihat peneliti sebagai bentuk dukungan media online untuk Ahok berkaitan dengan persiapan dirinya bila harus naik menjadi Gubernur DKI Jakarta ketika Jokowi maju menjadi Calon Presiden Republik Indonesia.
PENGARUH HAMBATAN KOMUNIKASI TERHADAP MOTIVASI KERJA KARYAWAN DI DALAM ORGANISASI PT. LIEBHERR INDONESIA PERKASA, BALIKPAPAN
Oey A. Michelle W.
Jurnal e-Komunikasi Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal e-Komunikasi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (398.527 KB)
Komunikasi sangat penting dalam organisasi terutama antara atasan dan karyawan untuk kelancaran pekerjaan dan tercapainya tujuan perusahaan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh dari hambatan komunikasi yang terjadi di dalam organisasi PT. Liebherr Indonesia Perkasa, Balikpapan terhadap motivasi kerja karyawan yang berada di dalamnya. Sebagai perusahaan multinasional yang bergerak di bidang penyediaan alat berat dan pertambangan, banyak jabatan tinggi ditempati oleh Warga Negara Asing, sedangkan sebagian besar karyawannya adalah Warga Negara Indonesia. Komunikasi yang terjadi juga memunginkan terdapat hambatan komunikasi didalamnya. Perusahaan ini juga melihat motivasi kerja karyawan sangat penting karena menentukan hasil pekerjaan dan sering terjadi perubahan yang tidak menentu setiap tahunnya. Elemen-elemen dari hambatan komunikasi adalah hambatan teknis, perilaku, bahasa, struktur, jarak, dan latar belakang. Elemen-elemen motivasi adalah arah perilaku, tingkat usaha dan kegigihan. Jenis penelitian ini adalah eksplanatif dengan pendekatan kuantitatif. Metode penelitian yang digunakan adalah survei dengan teknik penskalaan Likert. Hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh antara hambatan komunikasi dengan motivasi kerja karyawan di PT. Liebherr Indonesia Perkasa, Balikpapan. Pengaruh yang terjadi adalah pengaruh negatif, dimana apabila hambatan komunikasi mengalami kenaikan maka motivasi kerja akan menurun, dan begitu juga sebaliknya.
Sikap Masyarakat Surabaya terhadap Tayangan Talkshow @Show_Imah di Trans TV
Livia Paranita K
Jurnal e-Komunikasi Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal e-Komunikasi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (386.484 KB)
Sikap masyarakat terhadap tayangan talkshow @Show_Imah berbeda satu dengan yang lain. Dalam penelitian ini peneliti meneliti mengenai sikap masyarakat di Surabaya. Dalam penelitian ini teori yang digunakan adalah teori SOR (stimulus-organisms-response) dan elemen talkshow. Dalam teori SOR tersebut terdapat komponen sikap yang terbagi menjadi komponen kognitif, afektif, dan komponen perilaku. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif yang dilakukan dengan cara survey. Penelitian ini mengacu pada teori SOR (stimulus-organisms-response) dan elemen talkshow. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat Surabaya yang pernah menonton tayangan talkshow @Show_Imah. Hasil dari penelitian ini menunjukkan sikap positif terhadap tayangan talkshow @Show_Imah di Trans Tv.
PESAN MORAL PROSOSIAL DAN ANTISOSIAL DALAM VIDEO KLIP LAGU ANAK-ANAK INONESIA TAHUN 1990-2013
Ike Meliana
Jurnal e-Komunikasi Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal e-Komunikasi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (710.205 KB)
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apa saja pesan moral prososial dan antisosial dalam video klip lagu anak-anak Indonesia tahun 1990-2013. Video klip ini ditujukan bagi anak-anak. Sejatinya lagu anak-anak mengandung pesan yang positif, mendidik, mengajarkan moral yang baik kepada anak-anak. Tidak menutup kemungkinan dalam video anak-anak terdapat konstruksi pesan moral prososial dan antisosial. Subjek penelitian ini adalah 67 video klip lagu anak-anak Indonesia. Jenis penelitian yang dipakai adalah kuantitatif deskriptif dengan metode analisis isi untuk menganalisis indikator pesan moral prososial dan antisosial. Hasil penelitian menunjukkan pesan moral prososial pada tahun 1990-1999 adalah memuji, menasehati dan dermawan sedangkan pada tahun 2000-2013 pesan moral prososial yang banyak ditunjukkan memuji, menasehati dan dermawan. Pesan moral antisosial yang banyak ditunjukkan pada video klip lagu anak-anak Indonesia tahun 1990-1999 adalah curang, mengejek, menakuti, memukul sedangkan pada tahun 200-2013 pesan moral antisosial yang banyak ditemukan adalah menyerang dengan senjata, mengejek, memukul, berkelahi, dan menakuti.
SIKAP MASYARAKAT SURABAYA TERHADAP TAYANGAN TALK SHOW “HITAM PUTIH” DI TRANS 7
Eddy Susanto
Jurnal e-Komunikasi Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal e-Komunikasi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (534.152 KB)
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui sikap masyarakat Surabaya terhadap tayangan talkshow “Hitam Putih” di Trans7. Peneliti tertarik melakukan penelitian karena program tersebut memiliki keunikan, yaitu berbeda dalam hal pengemasan talk show nya yang menggunakan format mind reading. Teori yang digunakan sebagai dasar penelitian ini adalah teori S-O-R, sikap, talk show dan elemen program. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Metode penelitian menggunakan survei, sedangkan teknik analisa data menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan sikap masyarakat positif terhadap elemen-elemen program tetapi tidak semua bernilai positif pada penilaian masyarakat terhadap kinerja elemen program
PROPAGANDA UNIFIKASI KOREA UTARA DAN KOREA SELATAN DALAM SERIAL DRAMA TELEVISI KOREA THE KING 2 HEARTS
Josephine Prisilia
Jurnal e-Komunikasi Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal e-Komunikasi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (625.808 KB)
Rumah produksi Korea Selatan Kim Jonghak memproduksi serial drama televisi fiktif menggunakan setting pemerintahan Korea Selatan monarki konstitusional dan mengangkat tema sensitif negara Korea mengenai unifikasi Korea. Serial drama televisi berjudul The King 2 Hearts, dengan topik unifikasi Korea diangkat sebagai penelitian karena melihat adanya hubungan antara usaha unifikasi Korea Utara dan Korea Selatan dengan pernikahan antara Raja Korea Selatan dan Wanita Korea Utara. Di mana serial drama televisi ini digunakan sebagai alat propaganda. Untuk mengetahui propaganda unifikasi Korea Utara dan Korea Selatan, penelitian ini menggunakan representasi melalui narasi dalam serial drama televisi Korea The King 2 Hearts. Narasi serial drama televisi The King 2 Hearts menggunakan metode analisis naratif Vladimir Propp : Morphology of the Folk Tale. Metode analisis naratif ini melihat narasi unifikasi Korea melalui penokohan dan fungsi-fungsi dari penokohan.Penelitian ini menghasilkan unifikasi Korea Utara dan Korea Selatan dalam serial drama televisi The King 2 Hearts melalui pernikahan. Pernikahan dalam serial drama televisi menjadi salah satu alat propaganda. Propaganda ini direpresentasikan melalui adanya kesepakatan pemimpin Korea Utara dan Korea Selatan, kepercayaan dan kerja sama, penyelesaian permasalahan dalam negara Korea Utara dan Korea Selatan, serta dukungan dari rakyat Korea sendiri dan negara Amerika-Cina. Unifikasi Korea Utara-Korea Selatan dalam The King 2 Hearts juga dipengaruhi oleh pemberitaan media, khususnya media televisi.
GAYA KOMUNIKASI PROJECT OFFICER STIE MAHARDIKA SURABAYA
Chitrawanty Koeswadi
Jurnal e-Komunikasi Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal e-Komunikasi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (433.903 KB)
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui gaya komunikasi Project Officer STIE Mahardika Surabaya. Pemimpin memegang peranan penting dalam berjalannya organisasi. Seorang pemimpin yang baik harus mampu berkomunikasi dengan baik. Gaya komunikasi pemimpin menentukan kesuksesan suatu organisasi. Peneliti menggunakan teori komunikasi organisasi dan gaya komunikasi menurut Likert. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Metode penelitian yang digunakan adalah survei dengan penerapan skala Likert. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh bawahan Project Officer STIE Mahardika Surabaya yang berjumlah 25 orang. Hasil dari penelitian ini menunjukkan gaya komunikasi Project Officer STIE Mahardika Surabaya adalah nurturing.
PENGARUH HAMBATAN KOMUNIKASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN HOTEL MIDTOWN SURABAYA
Jessica Gani
Jurnal e-Komunikasi Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal e-Komunikasi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (402.899 KB)
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh hambatan komunikasi terhadap kinerja karyawan di Hotel Midtown Surabaya. Komunikasi organisasi yang efektif dibutuhkan dalam organisasi tersebut. Dalam komunikasi tersebut disinyalir adanya hambatan komunikasi di divisi Sales & Marketing, Finance & Accounting, Rooms dan Food & Beverage Marketing. Peneliti menggunakan teori komunikasi organisasi, hambatan komunikasi dan kinerja karyawan. Elemen-elemen hambatan komunikasi terdiri dari hambatan teknis, semantik dan perilaku mempengaruhi quantity of work, quality of work dan job knowledge karyawan. Jenis penelitian ini adalah eksplanatif dengan pendekatan kuantitatif. Metode penelitian yang digunakan adalah survei dengan penerapan skala Likert. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan Hotel Midtown Surabaya yang berjumlah 101 orang. Hasil dari penelitian ini menunjukkan hambatan komunikasi mempengaruhi kinerja karyawan Hotel Midtown Surabaya.
Persepsi Remaja Terhadap Sosialisasi Pacaran Sehat sebagai Pendidikan Seks oleh Crisis Center Cahaya Mentari Surabaya
Christian Arriandi
Jurnal e-Komunikasi Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal e-Komunikasi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (423.264 KB)
Persepsi merupakan inti komunikasi dimana jika tidak ada persepsi positif maka kegiatan komunikasi tidak akan berjalan secara efektif . Persepsi memiliki tiga tahapan yaitu seleksi, organisasi dan intepretasi. CCCM adalah yayasan yang mengadakan kegiatan sosialisasi pacaran sehat. Yayasan ini dipilih karena bisa menjangkau audiens yang lebih luas daripada sekolah maupun lembaga lainnya. Peneliti memilih kegiatan sosialisasi pacaran sehat karena secara umum pendidikan seks khususnya mengenai pacaran kurang mendapatkan sosialisasi melalui lembaga resmi. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif yang dilakukan dengan survey. Informan dalam penelitian ini adalah remaja peserta sosialisasi pacaran sehat CCCM. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survey. Hasil dari penelitian ini menunjukkan hasil yang berupa persepsi positif.
KONTEN PERAN GENDER PEREMPUAN DALAM FILM ANIMASI BARBIE
Katrin Ludirja
Jurnal e-Komunikasi Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal e-Komunikasi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (503.794 KB)
Film animasi Barbie ditujukan bagi anak perempuan, padahal tokoh film tersebut sebagian besar diperankan oleh karakter perempuan remaja hingga dewasa. Karena itu, penerapan peran gender perempuan menjadi pertimbangan khusus bagi pembuat film animasi Barbie. Peran gender perempuan menurut Moser (1993) ada 3 jenis, yaitu peran reproduktif, peran produktif, dan peran masyarakat. Sesuai judul yang tertera, subjek penelitian ini adalah 24 film animasi Barbie. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif dengan metode analisis isi untuk menganalisis item peran gender perempuan dalam setiap film animasi Barbie. Hasil penelitian menunjukkan dari ketiga jenis peran gender perempuan yang ada, film animasi Barbie banyak menunjukkan peran masyarakat, khususnya indikator mengikuti organisasi kolektif kegiatan sosial. Film animasi Barbie memberikan seruan kepada anak perempuan kelas menengah ke atas untuk fokus terhadap peran masyarakat, khususnya organisasi kolektif kegiatan sosial dan tidak melakukan peran produktif. Selain itu, film ini juga memberikan instruksi kepada kaum anak perempuan untuk menjadi pemimpin di organisasi yang non-produktif. Adapun statistik pergeseran peran gender yang menjadikan peran masyarakat sebagai lambang feminitas film tersebut.