cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal e-Komunikasi
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal e-Komunikasi adalah jurnal versi online yang ditulis oleh mahasiswa dalam rangka mempublikasikan karya skripsinya. Ruang lingkup topik kajian adalah komunikasi massa, komunikasi korporat, human communication, dan komunikasi new media
Arjuna Subject : -
Articles 64 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2 (2016): Agustus 2016" : 64 Documents clear
Gaya Komunikasi Pemimpin Divisi MIS PT. Trias Sentosa Tbk Krian Juarsa, Erwin
Jurnal e-Komunikasi Vol 4, No 2 (2016): Agustus 2016
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (392.856 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui gaya komunikasi pemimpin divisi MIS PT. Trias Sentosa Tbk Krian. Pemimpin divisi MIS baru saja diganti dan terjadi perubahan performa kinerja. Gaya komunikasi akan memberikan pengetahuan tentang bagaimana perilaku orang-orang dalam suatu organisasi ketika menyampaikan dan menerima informasi. Teknik analisa dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif dan metode surve. Teori yang dipakai adalah teori gaya komunikasi menurut Robert dan Kanicki. Dari hasil analisis telah diketahui bahwa gaya komunikasi yang digunakan oleh pemimpin divisi MIS PT. Trias Sentosa Tbk Krian adalah gaya komunikasi assertive.
Motif dan Kepuasan Masyarakat Surabaya dalam Menonton Program Dialog “Titik Tengah” di Metro TV Jawa Timur Gunawan, Like
Jurnal e-Komunikasi Vol 4, No 2 (2016): Agustus 2016
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (571.623 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kepuasan masyarakat Surabaya dalam menonton program dialog “Titik Tengah” di Metro TV Jawa Timur. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan teori Uses and Gratification dengan variabel Gratification Sought (GS) dan Gratification Obtained (GO) yang memiliki indikator yaitu informasi, identitas pribadi, integrasi dan interaksi sosial, dan hiburan.Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis eksplenatif dengan statistik inferensial serta uji crosstab. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa masyarakat Surabaya mendapatkan kepuasan dalam indikator informasi, identitas pribadi, integrasi dan interaksi sosial, dan tidak mendapatkan kepuasan dalam indikator hiburan. Motif dan kepuasan tertinggi ada pada indikator informasi dan terendah ada pada indikator hiburan.
PROSES KOMUNIKASI INTERPERSONAL PEREMPUAN KORBAN PELECEHAN SEKSUAL DENGAN PENDAMPING DALAM PEMBENTUKAN KONSEP DIRI DI YAYASAN EMBUN SURABAYA Kurniawan, Stevie Octavia
Jurnal e-Komunikasi Vol 4, No 2 (2016): Agustus 2016
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (445.029 KB)

Abstract

Pelecehan Seksual semakin meningkat di era globalisasi pada jaman sekarang. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui proses komunikasi interpersonal seseorang mengenai pembentukan konsep diri perempuan korban pelecehan seksual di yayasan embun surabaya.  Menurut Rakhmat Konsep diri adalah pandangan dan perasaan kita tentang diri kita. Persepsi tentang diri ini boleh bersifat psikologi,sosial, dan fisik. Konsep diri bukan hanya sekadar gambaran deskripstif, tetapi juga penilaian anda tentang diri anda. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi kasus yang akan melibatkan kita dalam penelitian yang lebih mendalam dan pemeriksaan yang menyeluruh terhadap perilaku seorang individu.
Sikap Konsumen Mengenai Brand Baru Hotel Gunawangsa Rahardjo, Gabriella Natasha
Jurnal e-Komunikasi Vol 4, No 2 (2016): Agustus 2016
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (442.204 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahu sikap konsumen mengenai brand baru Hotel Gunawangsa. Sebagai sebuah hotel berbintang tiga dan meurpakan condotel yang sebelumnya bekerja sama dengan Hotel Sahid telah melepaskan kontrak sehingga terjadi rebranding dan terciptanya brand baru. Elemen-elemen brand menjadi sarana untuk mengkomunikasikannya kepada konsumen. Teknik analisa yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif untuk mendeskripsikan sikap mengenai brand baru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa elemen brand yang menghasilkan sikap positif dalam tiga komponen sikap adalah nama brand. Sedangkan elemen brand lainnya hanya dalam salah satu atau pada dua komponen sikap saja yang menghasilkan sikap positif.
Proses Komunikasi Interpersonal antara Anak Jalanan dan Kakak Pendamping di LSM Rumah Impian Paramarsi, Jonif Lintang
Jurnal e-Komunikasi Vol 4, No 2 (2016): Agustus 2016
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.336 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui proses komunikasi Interpersonal antara anak-anak jalanan dan kakak pendamping di LSM Rumah Impian. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif, metode penelitian studi kasus, dan pendekatan kualitatif. Teori yang digunakan sebagai dasar untuk melakukan pengamatan adalah teori tentang proses komunikasi interpersonal. aspek-aspek dalam suatu komunikasi antarmanusia termasuk juga hambatan-hambatan yang muncul dalam proses komunikasi tersebut. Aspek-aspek komunikasi tersebut adalah source-receiver, pesan, feedback, feedforward, saluran komunikasi, hambatan komunikasi, konteks komunikasi, etika komunikasi, dan kompetensi komunikasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan komunikasi interpersonal antara anak-anak jalanan dan kakak pendamping di LSM Rumah Impian.
Iklim Komunikasi Organisasi PT. Radio Fiskaria Jaya Suara Surabaya Nugroho, Dimas Bagus
Jurnal e-Komunikasi Vol 4, No 2 (2016): Agustus 2016
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (523.728 KB)

Abstract

Iklim komunikasi organisasi sangatlah berpengaruh dalam kehidupan sebuah organisasi, dibutuhkan iklim komunikasi organisasi yang dapat menghubungkan, mengatur dan membina organisasi tersebut, yang di dalamnya menyangkut struktur, fungsi organisasi dan hubungan antara anggota organisasi. Komunikasi organisasi didukung oleh beberapa halantara lain, kepercayaan, pembuatan keputusan bersama, kejujuran, keterbukaan komunikasi, mendengarkan dalam komunikasi ke atas dan perhatian pada tujuan – tujuan berkinerja tinggi.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui iklim komunikasi organisasi di PT. Radio Fiskaria Jaya Suara Surabaya.Dalam melakukan penelitian ini,  peneliti menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kuantitaif, dan menggunakan metode survei, teknik pengumpulan data yang digunakan oleh peneliti adalah dengan kuesioner yang disebar ke seluruh karyawan PT. Fiskaria Jaya Suara Surabaya. Hasil penelitian menunjukan bahwa Iklim Komunikasi Organisasi PT. Radio Fiskaria Jaya Suara Surabaya adalah tinggi.
Teknik Humor dalam Film Komedi yang Dibintangi oleh Stand Up Comedian Sugiarto, Vania Dewi
Jurnal e-Komunikasi Vol 4, No 2 (2016): Agustus 2016
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (539.136 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh film komedi, yang pada tahun 2013-2015 dapat meraih banyak penonton. Film-film komedi yang dapat meraih banyak penonton tersebut adalah film komedi yang dibintangi stand up comedian. Oleh karena itu, dari 69 film komedi sepanjang 2013-2015, diambil 7 film komedi terlaris yang dibintangi oleh stand up comedian untuk dijadikan sampel. Ketujuh film yang akan diteliti tersebut adalah “Cinta Brontosaurus”, “Manusia Setengah Salmon”, “Marmut Merah Jambu”, “Bajaj Bajuri the Movie”, “Comic 8”, “Comic 8 : Casino Kings Part I”, dan “Ngenest”. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan analisis isi kuantitatif. Dengan menggunakan teori teknik humor yang dikemukakan oleh Arthur Asa Berger, yaitu 4 dimensi teknik humor dengan total indikator sebanyak 45, peneliti ingin mengetahui teknik humor apa saja yang digunakan dalam film komedi 2013-2015 yang dibintangi oleh stand up comedian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dimensi terbesar yang digunakan adalah ridicule, yang menunjukkan bahwa sarcasm dan satire belum terbiasa digunakan dan diterima oleh masyarakat Indonesia. Selain itu, adanya dimensi identity sebagai dimensi terbesar kedua yang digunakan juga cocok dengan sifat masyarakat Indonesia yang cenderung ingin tahu eksistensi orang lain. Ditambah lagi, materi lawakan monolog berupa isu-isu sosial yang menjadi ciri khas tiap stand up comedian ikut diangkat dalam film yang diteliti, dan program stand up comedy juga sedang digemari oleh masyarakat Indonesia. Hal-hal tersebutlah yang menyebabkan film komedi yang dibintangi oleh stand up comedian tersebut banyak disukai penonton.
GAYA KOMUNIKASI PEMIMPIN BARU PT. X DALAM MENSOSIALISASIKAN PERUBAHAN BUDAYA ORGANISASI Benedict, Raffles
Jurnal e-Komunikasi Vol 4, No 2 (2016): Agustus 2016
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (442.35 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gaya komunikasi pemimpin baru PT. X dalam mensosialisasikan perubahan budaya organisasi. Penelitian ini dilakukan dengan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif serta metode yang digunakan adalah studi kasus. Hasil penelitian menunjukan bahwa gaya komunikasi pemimpin baru PT. X adalah jenis Relinguising Style untuk mendukung staff dan Controling style saat menanyakan hasil produksi. Walaupun begitu terkadang bisa berubah menjadi Equalitarian pada saat rapat berlangsung ataupun Dynamic style untuk menyampaikan gagasan dan idenya saat berkunjung ke gudang produksi.
Motif dan Kepuasan Pengguna Instagram di Komunitas Instameet Indonesia Innova, Eureka Intan
Jurnal e-Komunikasi Vol 4, No 2 (2016): Agustus 2016
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (477.472 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui motif dan kepuasan komunitas Instameet Indonesia dalam menggunakan Instagram.Instameet Indonesia merupakan komunitas pengguna Instagram yang saling berinteraksi dan bertemu untuk melakukan photo hunting antar pengguna. Melalui Instameet para pengguna Instagram dapat saling mengenal satu sama lain dan berinteraksi lebih nyata, saling berbagi, dan menginspirasi. Kemudian Instagram adalah media sosial yang digunakan sebagai temapt menyebarkan dan berbagai informasi, berinteraksi dengan orang banyak, serta dapat mengenal lebih dekat dengan sesama pengguna. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan jenis penelitian deskriptif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode email survei dengan menggunakan teknik kuesioner. Responden dalam penelitian ini berjumlah 100 orang yang diperoleh hasil bahwa semakin tinggi motif seseorang menggunakan Instagram, akan semakin tinggi pula kepuasan yang seseorang ingin dapatkan
SELF DISCLOSURE GAY TERHAPAD KELUARGA MENGENAI ORIENTASI SEKSUALNYA Kusiki, Jessica
Jurnal e-Komunikasi Vol 4, No 2 (2016): Agustus 2016
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (514.526 KB)

Abstract

Orientasi seksual gay dianggap menyimpang dari kehidupan normal dan keberadaannnya cenderung ditolak oleh masyarakat. Meskipun pada awalnya orang-orang  dengan orientasi seks sesama jenis berusaha untuk menyembuyikan identitas orientasi seks mereka. Namun seiring dengan perubahan dinamika budaya dan perilaku, orang-orang dengan orientasi seksual gay yang dianggap menyimpang tersebut berusaha untuk menunjukkan keberadaannya  kepada lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan self disclosure gay pada orang tuanya mengenai orientasi seksualnya. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa dalam proses orientasi diketahui bahwa kedua informan memilih untuk diam dan menutupi identitasnya sebagai seorang gay kepada orang terdekat termasuk orang tua. Pada tahap pertukaran penjajakan afektif mulai memiliki keinginan untuk mengungkapkan status dirinya sebagai seorang gay dikarenakan adanya perasaan bersalah. Dalam proses pertukaran afektif menunjukkan mulai terjadi interaksi yang lebih santai dan tanpa beban pada kedua informan. Dan tahap terakhir pada proses pertukaran stabil menunjukkan bahwa kedua informan berusaha menciptakan komunikasi yang efisien, dalam hal ini berusaha lebih terbuka dan jujur sehingga komunikasi terjalin dengan nyaman, tenang dan santai. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa self disclosure dapat dilakukan melalui empat tahapan penetrasi sosial, dimana ketika seseorang telah mencapai tahap terakhir maka informasi bisa diungkapkan dengan mudah.