cover
Contact Name
Ade Wahyudin
Contact Email
adewahyudin@mmtc.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
adewahyudin@mmtc.ac.id
Editorial Address
Jl. Magelang Km. 6 Yogyakarta 55284
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Pekommas
ISSN : 25021893     EISSN : 25021907     DOI : 10.56873
Core Subject : Science, Education,
Pekommas is a journal published by the BBPSDMP Kominfo Makassar with the aim of disseminating information on scientific developments in communication, informatics and mass media. The manuscript published in this journal is derived from research and scientific study conducted by researchers, academics and observers of communication, informatics and mass media. Rises with frequency of 2 times a year, namely in April, October.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 18, No 1 (2015): April 2015" : 7 Documents clear
Studi Implementasi E-Government di Daerah Perbatasan Riva'atul Adaniah Wahab; Arsyad Arsyad
Jurnal Pekommas Vol 18, No 1 (2015): April 2015
Publisher : BBPSDMP KOMINFO MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.407 KB) | DOI: 10.30818/jpkm.2015.1180101

Abstract

Kebijakan desentralisasi dan otonomi daerah secara tidak langsung berdampak pada perkembangan implementasi e-government di masing-masing pemerintah daerah. Otoritas untuk menentukan konsep e-government menjadikan masing-masing daerah memiliki tingkat kemajuan implementasi e-government yang berbeda. Kesenjangan pada umumnya rentan terlihat di daerah perbatasan. Seiring dengan permasalahan tersebut, tuntutan masyarakat terhadap kualitas penyelenggaraan pemerintahan di semua bidang datang bertubi-tubi. Hal ini menunjukkan tantangan yang dihadapi pemerintah daerah dewasa ini semakin menguat. Dalam hal ini, penguatan penyelenggaraan pemerintah daerah adalah solusinya. Penyelenggaraan pemerintahan yang baik akan berdampak pada pelayanan publik yang lebih baik sebagai salah satu wujud good governance. Karenanya, penelitian implementasi e-government perlu dilakukan di daerah perbatasan dalam rangka mendorong pemerataan implementasi e-government di seluruh wilayah Indonesia. Penelitian ini menggunaan pendekatan kualitatif studi kasus deskriptif dengan wawancara terbuka sebagai salah satu teknik pengumpulan datanya. Salah satu tujuannya adalah untuk mengetahui implementasi e-government di Kabupaten Kepulauan Talaud sebagai salah satu daerah perbatasan di Indonesia, khususnya konsep G2G. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi G2G e-government di Kabupaten Kepulauan Talaud masih berada pada tahap 1 yaitu persiapan. Proses dalam implementasinya pun masih dilakukan secara parsial atau sektoral di masing-masing SKPD. Dalam kondisi ini, model connected government dapat diterapkan sebagai solusinya.
Terpaan dan Motif Pemanfaatan MPLIK Masyarakat di Kabupaten Pinrang Rachmawaty Djaffar
Jurnal Pekommas Vol 18, No 1 (2015): April 2015
Publisher : BBPSDMP KOMINFO MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (411.864 KB) | DOI: 10.30818/jpkm.2015.1180105

Abstract

Mobile Pusat Layanan Internet Kecamatan (MPLIK) dirancang agar masyarakat di daerah bisa menikmati akses internet seperti masyarakat perkotaan. Adanya MPLIK diharapkan dapat meminimalisir kesenjangan informasi antara masyarakat di daerah dengan perkotaan. Program nasional MPLIK dicanangkan di 5.748 kecamatan di seluruh Indonesia. Namun kenyataan yang ada saat ini literasi media teknologi informasi dan komunikasi (TIK) pada masyarakat di pedesaan masih sangat minim. Karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui terpaan dan motif pemanfaatan MPLIK pada masyarakat di Kabupaten Pinrang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian in adalah survey dengan dua pendekatan yaitu kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terpaan MPLIK pada masyarakat di Kabupaten Pinrang termasuk dalam kategori cukup optimal. Hal ini dapat dilihat dari selektifitas, kesengajaan (tujuan dan manfaat), keterlibatan (frekuensi dan durasi), keterlibatan dan keyakinan dalam pemanfaatan MPLIK. Sedangkan motif pemanfaatan MPLIK pada masyarakat adalah ekonomi dan motif informatif. Motif ekonomi terlihat dari alasan responden memilih berkunjung ke MPLIK karena tarif yang lebih murah dan lokasi yang dekat serta nyaman. Sedangkan motif informatif tampak dari tujuan berinternet untuk mencari informasi umum.
Hubungan Tingkat Motivasi Penggunaan Situs Jejaring Sosial Facebook Terhadap Hasil Belajar Mahasiswa Daris Zunaida; Hayat Hayat
Jurnal Pekommas Vol 18, No 1 (2015): April 2015
Publisher : BBPSDMP KOMINFO MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (403.564 KB) | DOI: 10.30818/jpkm.2015.1180107

Abstract

Jumlah pengguna Facebook di Indonesia berada pada urutan ke tujuh terbesar di dunia dan mencapai 23,8 persen dari total populasi penduduk Indonesia. Pemanfaatan Facebook bagi para mahasiswa relatif tinggi sementara hasil belajar rendah. Banyak mahasiswa belum mampu memanfaatkan internet sebagai sumber belajar yang dapat menunjang capaian tingkat hasil belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat motivasi penggunaan Facebok pada mahasiswa; tingkat hasil belajar mahasiswa; dan korelasi antara tingkat motivasi penggunaan Facebook terhadap hasil belajar mahasiswa. Penelitian menggunakan metode diskriptif kuantitatif korelasional. Variabel dalam penelitian ini adalah tingkat motivasi penggunaan situs jejaring sosial Facebook sebagai variabel bebas dan variabel tingkat hasil belajar sebagai variabel terikat. Instrumen variabel tingkat motivasi penggunaan situs jejaring sosial Facebook dikembangkan dalam lima indikator yaitu: kebutuhan kognitif, kebutuhan afektif, kebutuhan pribadi secara integratif, kebutuhan sosial secara integratif dan kebutuhan pelepasan. Instrumen tingkat hasil belajar dikembangkan dari Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) selama menjadi mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Facebook ternyata tidak mempunyai korelasi terhadap hasil belajar mahasiswa. Hal ini dikarenakan media Facebook belum digunakan secara optimal dalam proses belajar mengajar dan pengguna atau mahasiswa lebih memfokuskan pada motivasi jaringan sosial.
Pengaruh Komunikasi Interpersonal antara Dosen dan Mahasiswa Terhadap Motivasi Belajar dan Prestasi Akademik Mahasiswa Fauzi Abubakar
Jurnal Pekommas Vol 18, No 1 (2015): April 2015
Publisher : BBPSDMP KOMINFO MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.84 KB) | DOI: 10.30818/jpkm.2015.1180106

Abstract

Aspek motivasi sangat penting dalam proses belajar di perguruan tinggi, karena motivasi akan menentukan intensitas usaha belajar dan mendorong mahasiswa untuk melakukan aktivitas tertentu yang berhubungan dengan kegiatan belajar. Motivasi belajar merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi prestasi akademik mahasiswa. Prestasi akademik merupakan hasil dari kegiatan belajar sebagai indikator kualitas dan kuantitas pengetahuan yang telah dikuasai mahasiswa. Hasil belajar yang optimal dipengaruhi oleh berbagai komponen belajar mengajar, diantaranya komunikasi interpersonal dosen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komunikasi interpersonal dosen terhadap motivasi belajar dan prestasi akademik mahasiswa Ilmu Keperawatan di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Lhokseumawe. Metode penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang bersifat korelasional Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan kuisoner, kemudian data diolah serta dianalisis secara deskriptif. Landasan teori yang digunakan yaitu teori pengungkapan diri (Self Disclosure Theory), yang dikemukakan oleh Sydney Marshall Jourad. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal antara dosen dan mahasiswa berpengaruh terhadap motivasi belajar sebesar 24,4 % dengan koefisien regresi 0,469 dan konstanta 18,644. Sedangkan untuk variabel prestasi akademik, 1,04 % dipengaruhi oleh komunikasi interpersonal dosen dan sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain.
Pendidikan dan Hiburan dalam Drama Radio Pendidikan (Analisis Isi Naskah Drama Radio “Generasi Edu”) Mariana Susanti
Jurnal Pekommas Vol 18, No 1 (2015): April 2015
Publisher : BBPSDMP KOMINFO MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (479.613 KB) | DOI: 10.30818/jpkm.2015.1180102

Abstract

Fenomena perkelahian antarpelajar melatarbelakangi munculnya kebijakan nasional pendidikan karakter pada 2010. Balai Pengembangan Media Radio Pendidikan (BPMRP) mengambil peranan mengkampanyekan nilai-nilai pendidikan karakter dalam bentuk seri drama radio “Generasi Edu”. Meski dianggap terlalu bermuatan pendidikan, namun konten audio yang dikembangkan BPMRP dicampur dengan unsur informasi dan hiburan agar dapat diterima oleh semua kalangan. Penelitian ini menggunakan metode analisis isi terhadap naskah drama “Generasi Edu” untuk mengetahui unsur hiburan dan pendidikan yang terkandung di dalamnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa unsur hiburan lebih mendominasi program dibandingkan unsur pendidikan. Oleh sebab itu, drama radio “Generasi Edu” dapat mengenai target sasaran anak muda usia 12-18 tahun karena tidak berkesan menggurui.
Aplikasi Sistem Pakar untuk Gangguan Mental pada Anak dengan Metode Certainty Factor Cucut Susanto
Jurnal Pekommas Vol 18, No 1 (2015): April 2015
Publisher : BBPSDMP KOMINFO MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (919.662 KB) | DOI: 10.30818/jpkm.2015.1180103

Abstract

Gangguan mental pada anak adalah suatu penyakit gangguan kesehatan yang terdiri dari keterbelakangan mental, autis dan conductor disorder. Banyak orang awalnya tidak tahu bahwa anak mereka menderita gangguan mental. Ketidaktahuan ini disebabkan karena minimnya informasi mengenai gangguan perkembangan, gejala dan minimnya tenaga dokter spesialis gangguan perkembangan anak. Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan suatu sistem yang dapat digunakan untuk melakukan diagnosis gangguan mental pada anak yang mampu membuat suatu keputusan yang sama, sebaik layaknya seorang psikolog. Penelitian ini mempergunakan metode faktor kepastian. Aplikasi ini berhasil mengimplementasikan sebuah sistem pakar yang dapat mengatasi nilai derajat kepercayaan atau faktor kepastian data yang diperoleh dari hasil konsultasi dengan pasien.
Identifikasi Publik Berdasarkan Persepsi Situasional pada Isu Seputar Pemilihan Umum Presiden Tahun 2014 pada Publik Kota Malang Amelia Magdalena; Rachmat Kriyantono; Bayu Indra Pratama
Jurnal Pekommas Vol 18, No 1 (2015): April 2015
Publisher : BBPSDMP KOMINFO MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.674 KB) | DOI: 10.30818/jpkm.2015.1180104

Abstract

Isu menjadi titik awal munculnya sebuah krisis terutama bagi pemerintah karena dapat membentuk persepsi negatif dari masyarakat bila tidak sesegera mungkin diberi tindakan. Jika isu tersebut gagal diantisipasi dapat menimbulkan sebuah krisis yang dapat merugikan pihak terkait yang dalam hal ini adalah pemerintah. Public relations atau humas diharapkan dapat mengobservasi alur opini publik terhadap sebuah isu dan memanfaatkan isu tersebut guna meningkatkan reputasi dengan cara menciptakan sebuah perencanaan program yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji persepsi situasional, mengidentifikasi dan membuat kategori publik di kota Malang terhadap isu-isu terkait pemilihan umum presiden tahun 2014 menggunakan Situational Theory of the Publics (STP). Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis isi dan survei. Metode analisis isi merupakan metode pendahuluan untuk menentukan topik isu-isu seputar pemilihan umum presiden tahun 2014 yang sedang menjadi sorotan di koran Jawa Pos selama bulan April sampai Juni 2014 yang digunakan untuk variabel pertanyaan di kuesioner. Metode survei yang berfokus pada deskripsi varibel persepsi situasional dengan kuesioner sebagai alat instrumennya dan kemudian dipaparkan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dalam bentuk tabel frekuensi. Berdasarkan hasil penelitian ini peneliti menemukan bahwa tipe persepsi situasional dari publik kota Malang adalah problem-facing behavior.

Page 1 of 1 | Total Record : 7