cover
Contact Name
Darus Altin
Contact Email
darus_altin@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
darus_altin@yahoo.com
Editorial Address
-
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Sain Peternakan Indonesia
Published by Universitas Bengkulu
ISSN : 19783000     EISSN : 25287109     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Sain Peternakan Indonesia (JSPI) pISSN 1978 – 3000 dan eISSN 2528 – 7109 adalah majalah ilmiah resmi yang dikeluarkan oleh Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Bengkulu, sebagai sumbangannya kepada pengembangan Ilmu Peternakan yang diterbitkan dalam Bahasa Indonesia dan Inggris yang memuat hasil-hasil penelitian,telaah/tinjauan pustaka, kasus lapang atau gagasan dalam bidang peternakan.
Arjuna Subject : -
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 13, No 1 (2018)" : 12 Documents clear
Pengaruh Penggunaan Tepung Ampas Kecap pada Pakan Ayam Petelur Tua terhadap Kualitas Interior Telur dan Income Over Feed Cost (IOFC) D.U. Kusumaningrum; L. D. Mahfudz; D. Sunarti
Jurnal Sain Peternakan Indonesia Vol 13, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (732.551 KB) | DOI: 10.31186/jspi.id.13.1.36-42

Abstract

Ampas kecap merupakan limbah dari proses pembuatan kecap berbahan dasar kedelai yang mengalami proses fermentasi dan dapat digunakan sebagai pakan alternatif untuk ternak. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penggunaan tepung ampas kecap dengan level 10%, 12,5% dan 15% pada pakan terhadap kualitas interior telur. Materi yang digunakan adalah ayam petelur strain Lohman Brown sebanyak 200 ekor umur 80 minggu. Rancangan percobaan yang digunakan yaitu Rancangan Acak Lengkap dan diulang 5 kali dan setiap ulangan berisi 10 ekor. Perlakuan adalah 4 level tepung ampas kecap yaitu T0 (pakan kontrol tanpa tepung ampas kecap), T1 (pakan dengan 10% tepung ampas kecap), T2 (pakan dengan 12,5% tepung ampas kecap) dan T3 (pakan dengan 15% tepung ampas kecap). Parameter yang diamati adalah Data dianalisis dengan menggunakan analisis variansi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tepung ampas kecap tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap warna kuning telur, indeks kuning telur dan bobot kuning telur. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu tepung ampas kecap pada taraf 15% belum mampu memperbaiki kualitas telur secara interior.Kata kunci : ampas kecap, kualitas interior telur, ayam petelur tua
Performans Keturunan Ayam Arras dengan Ayam Arab (Ayam Ketarras) Umur 2-12 Minggu E. Gunawan; D. Kaharuddin; Kususiyah Kususiyah
Jurnal Sain Peternakan Indonesia Vol 13, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1076.585 KB) | DOI: 10.31186/jspi.id.13.1.89-100

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi performans keturunan ayam Arab dengan ayam Arras (Ayam Ketarras) umur 2-12 minggu. Penelitian ini telah dilaksanakan selama 6 bulan, dimulai sejak 25 Juni sampai 25 Desember 2016 di CZAL. Perlakuan yang dicobakan adalah jenis ayam dengan P0 = ayam Ketarras dan P1 = ayam Arab. Penelitian ini menggunakan analisis Uji t dengan 2 perlakuan 15 ulangan. Setiap ulangan menggunakan 2 ekor ayam, sehingga masing-masing jenis ayam yang dibutuhkan 30 ekor. Variabel yang diamati adalah, konsumsi ransum, pertumbuahan, dan konversi ransum. Hasil uji t menunjukkan bahwa konsumsi ransum kumulatif kedua jenis ayam selama penelitian berbeda tidak nyata (t hitung<t tabel) kecuali pada minggu ke 2-7 dan 2-8 (t hitung>t tabel). Konsumsi ransum kumulatif ayam arab pada umur 2-7 dan 2-8 lebih tinggi dibandingkan ayam Ketarras. Konsumsi ransum kumulatif pada umur 2-12 minggu konsumsi ransum ayam Arab (3474,70 g) berbeda tidak nyata dibandingkan ayam Ketarras (3453,30 g). Rataan berat badan selama penelitian dari kedua jenis ayam berbeda tidak nyata (t hitung<t tabel) kecuali berat badan minggu ke 2, 11 dan 12 minggu. Berat badan ayam Arab umur 11 dan 12 minggu lebih tinggi dibanding ayam Ketarras. Capaian berat badan kedua jenis ayam umur 2-12 minggu berat badan ayam Arab (815,60 g) dan ayam Ketarras (753,23 g). Rataan pertambahan berat badan kedua jenis ayam berbeda nyata (t hitung>t tabel) kecuali umur 2-3, dan 2-8 minggu. Namun demikian pertambahan berat badan selama umur 2-12 minggu pada ayam Arab nyata lebih tinggi dibandingkan ayam Ketarras, yaitu ayam Arab (718,83 g) dan ayam Ketarras (645,07 g). Konversi ransum kumulatif kedua jenis ayam berbeda tidak nyata (t hitung<t tabel) kecuali pada umur 2-9, 2-10, 2-11, dan 2-12 minggu. Konversi ransum ayam Ketarras lebih tinggi dibanding ayam Arab. Konversi ransum secara keseluruhan kedua jenis ayam 2-12 minggu pada ayam Ketarras (5,38) berbeda nyata lebih tinggi dibandingkan dengan ayam Arab (4,88). Secara kumulatif, selama umur 2-12 minggu, konsumsi ransum ayam Ketarras berbeda tidak nyata dengan capaian berat badan, pertambahan berat badan, yang lebih rendah dibanding ayam Arab. Konversi ransum kumulatif ayam Ketarras umur 2-12 minggu nyata lebih tinggi dibanding ayam Arab.Kata kunci : performans, pertumbuhan, ayam Arab, ayam Ketarras

Page 2 of 2 | Total Record : 12