cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Matematika
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2012)" : 8 Documents clear
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERORIENTASI MASALAH REALISTIK UNTUK MODEL PEMBELAJARAN PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VIII Mertayasa, Dewa Made
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Jurnal Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengembangkan suatu produk berupaperangkat pembelajaran matematika berorientasi masalah realistik untuk modelpembelajaran peningkatan kemampuan berpikir sebagai upaya meningkatkan hasilbelajar matematika siswa kelas VIII. Jenis penelitian ini adalah penelitianpengembangan. Subjek yang dilibatkan dalam penelitian ini adalah ahli, guru, dansiswa kelas VIIIA2 SMP Negeri 2 Sawan. Data penelitian dikumpulkan melaluilembar validasi, lembar keterlaksanaan, angket, dan tes. Data yang telahterkumpul dianalisis secara deskriptif. Perangkat pembelajaran yangdikembangkan meliputi: buku siswa, buku petunjuk guru, dan rencanapelaksanaan pembelajaran. Kualitas perangkat pembelajaran ditinjau dari tigaaspek, yaitu validitas, kepraktisan, dan keefektivan. Validitas perangkatpembelajaran didasarkan atas pendapat validator, kepraktisan didasarkan atasketerlaksanaan, respons guru dan siswa, dan keefektivan didasarkan atas hasilbelajar matematika siswa. Pengembangan perangkat pembelajaran ini mengikutiprosedur pengembangan produk dari Plomp yang meliputi lima tahap, yaitu:(1) investigasi awal; (2) desain; (3) realisasi/konstruksi; (4) tes, evaluasi, danrevisi; dan (5) implementasi. Dalam penelitian ini, tahapan yang dilakukan hanyasampai menghasilkan produk final dan tidak dilakukan implementasi secara luas.Hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat pembelajaranmatematika ini telah valid, praktis, dan efektif yang memiliki karakteristik sebagaiberikut. Buku siswa memiliki karakteristik: (1) berorientasi pada masalahmatematika realistik, (2) disusun secara sistematis, (3) melatih kemampuan siswadalam memecahkan masalah matematika, dan (4) menghantarkan siswa padapenemuan kembali konsep-konsep matematika. Buku petunjuk guru memilikikarakteristik: (1) memberikan gambaran mangenai keruntutan materi, (2)memberikan gambaran mengenai kegiatan pembelajaran, dan (3) dilengkapidengan penyelesaian tugas/latihan dan tidak lanjut. Rencana pelaksanaanpembelajaran memiliki karakteristik: (1) disusun sesuai dengan tahapanpembelajaran dari model pembelajaran peningkatan kemampuan berpikir dan (2)mengembangkan kemampuan berpikir matematis siswa.Kata-kata kunci: perangkat pembelajaran matematika, perangkat pembelajaranmatematika berorientasi masalah realistik, model pembelajaranpeningkatan kemampuan berpikir, hasil belajar matematika.
PENGARUH PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DAN ASESMEN OTENTIK TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA DITINJAU DARI KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS Kurniawan, Gede Benny
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Jurnal Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPembelajaran Berbasis Masalah dan Asesmen Otentik TerhadapPrestasi Belajar Matematika Ditinjau dari Keterampilan Berpikir Kritis.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: (1) perbedaan prestasi belajar antarasiswa yang mengikuti pembelajaran berbasis masalah dan asesmen otentik dengansiswa yang mengikuti model pembelajaran dan asesmen konvensional, (2) interaksiantara model pembelajaran dan keterampilan berpikir kritis terhadap prestasi belajarmatematika, (3) perbedaan prestasi belajar antara siswa yang mengikuti pembelajaranberbasis masalah dan asesmen otentik dengan siswa yang mengikuti modelpembelajaran dan asesmen konvensional pada siswa yang memiliki keterampilanberpikir kritis tinggi, dan (4) perbedaan prestasi belajar antara siswa yang mengikutipembelajaran berbasis masalah dan asesmen otentik dengan siswa yang mengikutimodel pembelajaran dan asesmen konvensional pada siswa yang memilikiketerampilan berpikir kritis rendah. Penelitian ini dikategorikan sebagai penelitiankuasi eksperimen dengan menggunakan rancangan posttest only control group designyang melibatkan sampel sebanyak 158 orang siswa pada kelas X SMKN 1 Singaraja.Instrumen penelitian yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah tesketerampilan berpikir kritis dan tes prestasi belajar. Data yang diperoleh dianalisisdengan menggunakan analisis varian dua jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa:(1) terdapat perbedaan prestasi belajar antara siswa yang mengikuti pembelajaranberbasis masalah dan asesmen otentik dengan siswa yang mengikuti modelpembelajaran dan asesmen konvensional, (2) terdapat interaksi antara modelpembelajaran dengan keterampilan berpikir kritis terhadap prestasi belajarmatematika, (3) terdapat perbedaan prestasi belajar antara siswa yang mengikutipembelajaran berbasis masalah dan asesmen otentik dengan siswa yang mengikutimodel pembelajaran dan asesmen konvensional pada siswa yang memilikiketerampilan berpikir kritis tinggi, dan (4) tidak terdapat perbedaan prestasi belajarantara siswa yang mengikuti pembelajaran berbasis masalah dan asesmen otentikdengan siswa yang mengikuti model pembelajaran dan asesmen konvensional padasiswa yang memiliki keterampilan berpikir kritis rendah.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERORIENTASI DISCOVERY INQUIRY POKOK BAHASAN “LINGKARAN” UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA SMP KELAS VIII Oka Yadnya, I Gusti Agung
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Jurnal Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaranpokok bahasan ”Lingkaran” berorientasi discovery inquiry, yang valid, praktis, danefektif. Perangkat ini terdiri atas media pembelajaran, LKS, dan Buku PeganganGuru (BPG). Pengembangannya mengikuti prosedur pengembangan Plomp (2010),yang melewati tahapan: (1) investigasi awal, (2) perancangan dan realisasi, dan (3)uji coba dan penilaian. Subjek yang dilibatkan dalam penelitian ini adalah siswakelas VIIIA2, VIIIA3, dan VIIIA5 SMP Negeri 1 Singaraja.Produk yang dihasilkan telah memenuhi aspek validitas, kepraktisan, dankeefektifan. Karakteristik dari perangkat pembelajaran yang dihasilkan adalah: (1)media pembelajaran: mendukung sebagian besar konsep ”Lingkaran” di SMP,dapat diotak-atik dan mudah dioperasikan, digunakan untuk peragaan, eksperimen,dan konfirmasi dalam pembelajaran, (2) LKS: dominan memuat persoalan yangberhubungan dengan praktik, menuntun siswa dalam melakukan penyelidikan dalamrangka menemukan dan membangun konsep, prinsif, maupun formula, saranapelaksanaan ekslporasi, elaborasi, dan konfirmasi dalam pembelajaran, (3) BPG:sebagai panduan bagi guru dalam mengembangkan pembelajaran berorientasidiscovery inquiry, memuat jawaban standar atas permasalahan dalam LKS.Kata kunci: perangkat pembelajaran, discovery inquiry, aktivitas, hasil belajar.
PENGEMBANGAN PERANGKAT MODEL PEMBELAJARAN METAKOGNITIF BERPENDEKATAN PEMECAHAN MASALAH DALAM UPAYA MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA BAGI SISWA SMP KELAS VII Darma Putra, I Kd.Dwi
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Jurnal Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik Perangkat Model PembelajaranMetakognitif Berpendekatan Pemecahan Masalah yang valid, praktis, dan efektif bagi siswaSMP Kelas VII. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan berupa Buku Siswa, BukuPetunjuk Guru, dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Pengembangan perangkatpembelajaran tersebut mengikuti prosedur pengembangan Plomp, yang meliputi lima tahapyaitu: (1) investigasi awal, (2) desain, (3) realisasi/konstruksi, (4) tes, evaluasi, dan revisi,dan (5) implementasi. Adapun subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelasVIIB SMP Negeri 1 Melaya.Setelah penilaian ahli dan pelaksanaan uji coba di lapangan, hasil penelitianmenunjukkan bahwa perangkat pembelajaran yang dikembangkan dalam penelitian ini telahmemenuhi aspek validitas, kepraktisan, dan keefektifan.Adapun karakteristik dari perangkat Model Pembelajaran Metakognitif BerpendekatanPemecahan Masalah yang dihasilkan adalah sebagai berikut : Buku Siswa memuat: (1) StandarKompetensi dan Kompetensi Dasar sesuai dengan Kurikulum, (2) Tujuan pembelajaran yang ingindicapai pada setiap kegiatan pembelajaran, (3) Berbagai Masalah Matematika yang diurut darimasalah matematika tipe kognitif, dan dilanjutkan dengan tipe Metakognitif, (4) Lembar Kreatifitassiswa yang membantu siswa melakukan penemuan-penemuan terhadap konsep matematika, (5)Berbagai jenis Latihan soal yang menantang, yang pada buku siswa ditandai dengan: kata-katamotivasi seperti: “Pikirkan dan Diskusikan!, “Kaitan dengan dunia nyata!, “Berfikir Kritis!”,“Berfikir Terbuka!”, “Cek Pemahaman!”. Buku Petunjuk Guru memuat : (1) Standar Kompetensi danKompetensi Dasar sesuai dengan Kurikulum, (2) Tujuan pembelajaran yang ingin dicapai pada setiapkegiatan pembelajaran, (3) Perlengkapan yang diperlukan, (4) Prosedur penyelesaian tugas dari BukuSiswa dan tindak lanjut.Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) memuat langkah-langkah kegiatanpembelajaran: (1) Pendahuluan dimana guru menggali pengetahuan awal siswa, (2) Pengembangankemampuan kognitif, (3) Pengembangan kemampuan metakognitif, (4) Penutup.Kata kunci: Perangkat Pembelajaran,Pembelajaran Metakognitif, Aktivitas Siswa, Prestasi Belajar.
PENGARUH PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DAN ASESMEN OTENTIK TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA DITINJAU DARI KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS Kurniawan, Gede Benny
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Indonesia Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (107.649 KB) | DOI: 10.23887/jppm.v1i1.415

Abstract

AbstrakPembelajaran Berbasis Masalah dan Asesmen Otentik TerhadapPrestasi Belajar Matematika Ditinjau dari Keterampilan Berpikir Kritis.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: (1) perbedaan prestasi belajar antarasiswa yang mengikuti pembelajaran berbasis masalah dan asesmen otentik dengansiswa yang mengikuti model pembelajaran dan asesmen konvensional, (2) interaksiantara model pembelajaran dan keterampilan berpikir kritis terhadap prestasi belajarmatematika, (3) perbedaan prestasi belajar antara siswa yang mengikuti pembelajaranberbasis masalah dan asesmen otentik dengan siswa yang mengikuti modelpembelajaran dan asesmen konvensional pada siswa yang memiliki keterampilanberpikir kritis tinggi, dan (4) perbedaan prestasi belajar antara siswa yang mengikutipembelajaran berbasis masalah dan asesmen otentik dengan siswa yang mengikutimodel pembelajaran dan asesmen konvensional pada siswa yang memilikiketerampilan berpikir kritis rendah. Penelitian ini dikategorikan sebagai penelitiankuasi eksperimen dengan menggunakan rancangan posttest only control group designyang melibatkan sampel sebanyak 158 orang siswa pada kelas X SMKN 1 Singaraja.Instrumen penelitian yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah tesketerampilan berpikir kritis dan tes prestasi belajar. Data yang diperoleh dianalisisdengan menggunakan analisis varian dua jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa:(1) terdapat perbedaan prestasi belajar antara siswa yang mengikuti pembelajaranberbasis masalah dan asesmen otentik dengan siswa yang mengikuti modelpembelajaran dan asesmen konvensional, (2) terdapat interaksi antara modelpembelajaran dengan keterampilan berpikir kritis terhadap prestasi belajarmatematika, (3) terdapat perbedaan prestasi belajar antara siswa yang mengikutipembelajaran berbasis masalah dan asesmen otentik dengan siswa yang mengikutimodel pembelajaran dan asesmen konvensional pada siswa yang memilikiketerampilan berpikir kritis tinggi, dan (4) tidak terdapat perbedaan prestasi belajarantara siswa yang mengikuti pembelajaran berbasis masalah dan asesmen otentikdengan siswa yang mengikuti model pembelajaran dan asesmen konvensional padasiswa yang memiliki keterampilan berpikir kritis rendah.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERORIENTASI DISCOVERY INQUIRY POKOK BAHASAN “LINGKARAN” UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA SMP KELAS VIII Oka Yadnya, I Gusti Agung
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Indonesia Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (65.075 KB) | DOI: 10.23887/jppm.v1i1.416

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaranpokok bahasan ?Lingkaran? berorientasi discovery inquiry, yang valid, praktis, danefektif. Perangkat ini terdiri atas media pembelajaran, LKS, dan Buku PeganganGuru (BPG). Pengembangannya mengikuti prosedur pengembangan Plomp (2010),yang melewati tahapan: (1) investigasi awal, (2) perancangan dan realisasi, dan (3)uji coba dan penilaian. Subjek yang dilibatkan dalam penelitian ini adalah siswakelas VIIIA2, VIIIA3, dan VIIIA5 SMP Negeri 1 Singaraja.Produk yang dihasilkan telah memenuhi aspek validitas, kepraktisan, dankeefektifan. Karakteristik dari perangkat pembelajaran yang dihasilkan adalah: (1)media pembelajaran: mendukung sebagian besar konsep ?Lingkaran? di SMP,dapat diotak-atik dan mudah dioperasikan, digunakan untuk peragaan, eksperimen,dan konfirmasi dalam pembelajaran, (2) LKS: dominan memuat persoalan yangberhubungan dengan praktik, menuntun siswa dalam melakukan penyelidikan dalamrangka menemukan dan membangun konsep, prinsif, maupun formula, saranapelaksanaan ekslporasi, elaborasi, dan konfirmasi dalam pembelajaran, (3) BPG:sebagai panduan bagi guru dalam mengembangkan pembelajaran berorientasidiscovery inquiry, memuat jawaban standar atas permasalahan dalam LKS.Kata kunci: perangkat pembelajaran, discovery inquiry, aktivitas, hasil belajar.
PENGEMBANGAN PERANGKAT MODEL PEMBELAJARAN METAKOGNITIF BERPENDEKATAN PEMECAHAN MASALAH DALAM UPAYA MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA BAGI SISWA SMP KELAS VII Darma Putra, I Kd.Dwi
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Indonesia Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (102.742 KB) | DOI: 10.23887/jppm.v1i1.417

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik Perangkat Model PembelajaranMetakognitif Berpendekatan Pemecahan Masalah yang valid, praktis, dan efektif bagi siswaSMP Kelas VII. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan berupa Buku Siswa, BukuPetunjuk Guru, dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Pengembangan perangkatpembelajaran tersebut mengikuti prosedur pengembangan Plomp, yang meliputi lima tahapyaitu: (1) investigasi awal, (2) desain, (3) realisasi/konstruksi, (4) tes, evaluasi, dan revisi,dan (5) implementasi. Adapun subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelasVIIB SMP Negeri 1 Melaya.Setelah penilaian ahli dan pelaksanaan uji coba di lapangan, hasil penelitianmenunjukkan bahwa perangkat pembelajaran yang dikembangkan dalam penelitian ini telahmemenuhi aspek validitas, kepraktisan, dan keefektifan.Adapun karakteristik dari perangkat Model Pembelajaran Metakognitif BerpendekatanPemecahan Masalah yang dihasilkan adalah sebagai berikut : Buku Siswa memuat: (1) StandarKompetensi dan Kompetensi Dasar sesuai dengan Kurikulum, (2) Tujuan pembelajaran yang ingindicapai pada setiap kegiatan pembelajaran, (3) Berbagai Masalah Matematika yang diurut darimasalah matematika tipe kognitif, dan dilanjutkan dengan tipe Metakognitif, (4) Lembar Kreatifitassiswa yang membantu siswa melakukan penemuan-penemuan terhadap konsep matematika, (5)Berbagai jenis Latihan soal yang menantang, yang pada buku siswa ditandai dengan: kata-katamotivasi seperti: ?Pikirkan dan Diskusikan!, ?Kaitan dengan dunia nyata!, ?Berfikir Kritis!?,?Berfikir Terbuka!?, ?Cek Pemahaman!?. Buku Petunjuk Guru memuat : (1) Standar Kompetensi danKompetensi Dasar sesuai dengan Kurikulum, (2) Tujuan pembelajaran yang ingin dicapai pada setiapkegiatan pembelajaran, (3) Perlengkapan yang diperlukan, (4) Prosedur penyelesaian tugas dari BukuSiswa dan tindak lanjut.Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) memuat langkah-langkah kegiatanpembelajaran: (1) Pendahuluan dimana guru menggali pengetahuan awal siswa, (2) Pengembangankemampuan kognitif, (3) Pengembangan kemampuan metakognitif, (4) Penutup.Kata kunci: Perangkat Pembelajaran,Pembelajaran Metakognitif, Aktivitas Siswa, Prestasi Belajar.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERORIENTASI MASALAH REALISTIK UNTUK MODEL PEMBELAJARAN PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VIII Mertayasa, Dewa Made
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Indonesia Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (145.71 KB) | DOI: 10.23887/jppm.v1i1.414

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengembangkan suatu produk berupaperangkat pembelajaran matematika berorientasi masalah realistik untuk modelpembelajaran peningkatan kemampuan berpikir sebagai upaya meningkatkan hasilbelajar matematika siswa kelas VIII. Jenis penelitian ini adalah penelitianpengembangan. Subjek yang dilibatkan dalam penelitian ini adalah ahli, guru, dansiswa kelas VIIIA2 SMP Negeri 2 Sawan. Data penelitian dikumpulkan melaluilembar validasi, lembar keterlaksanaan, angket, dan tes. Data yang telahterkumpul dianalisis secara deskriptif. Perangkat pembelajaran yangdikembangkan meliputi: buku siswa, buku petunjuk guru, dan rencanapelaksanaan pembelajaran. Kualitas perangkat pembelajaran ditinjau dari tigaaspek, yaitu validitas, kepraktisan, dan keefektivan. Validitas perangkatpembelajaran didasarkan atas pendapat validator, kepraktisan didasarkan atasketerlaksanaan, respons guru dan siswa, dan keefektivan didasarkan atas hasilbelajar matematika siswa. Pengembangan perangkat pembelajaran ini mengikutiprosedur pengembangan produk dari Plomp yang meliputi lima tahap, yaitu:(1) investigasi awal; (2) desain; (3) realisasi/konstruksi; (4) tes, evaluasi, danrevisi; dan (5) implementasi. Dalam penelitian ini, tahapan yang dilakukan hanyasampai menghasilkan produk final dan tidak dilakukan implementasi secara luas.Hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat pembelajaranmatematika ini telah valid, praktis, dan efektif yang memiliki karakteristik sebagaiberikut. Buku siswa memiliki karakteristik: (1) berorientasi pada masalahmatematika realistik, (2) disusun secara sistematis, (3) melatih kemampuan siswadalam memecahkan masalah matematika, dan (4) menghantarkan siswa padapenemuan kembali konsep-konsep matematika. Buku petunjuk guru memilikikarakteristik: (1) memberikan gambaran mangenai keruntutan materi, (2)memberikan gambaran mengenai kegiatan pembelajaran, dan (3) dilengkapidengan penyelesaian tugas/latihan dan tidak lanjut. Rencana pelaksanaanpembelajaran memiliki karakteristik: (1) disusun sesuai dengan tahapanpembelajaran dari model pembelajaran peningkatan kemampuan berpikir dan (2)mengembangkan kemampuan berpikir matematis siswa.Kata-kata kunci: perangkat pembelajaran matematika, perangkat pembelajaranmatematika berorientasi masalah realistik, model pembelajaranpeningkatan kemampuan berpikir, hasil belajar matematika.

Page 1 of 1 | Total Record : 8