cover
Contact Name
Made Gautama Jayadiningrat
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalipaindonesia@gmail.com
Editorial Address
Jl. Udayana Kampus Tengah Singaraja, Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia
ISSN : 2615742X     EISSN : 26157438     DOI : -
Core Subject : Education,
As an international, multi-disciplinary, peer-refereed journal, the scope of this journal is in learning and instruction area which provides a platform for the publication of the most advanced scientific researches in the areas of learning, development, instruction and teaching at Science Education. The journal welcomes original empirical investigation. The papers may represent a variety of theoretical perspectives and different methodological approaches. They may refer to any age level, from infants to adults and to a diversity of learning and instructional settings, from laboratory experiments to field studies. The major criteria in review and the selection process concerns the significance of the contribution to the area of learning and instruction. Instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational, technology, and educational development at Science Education.
Articles 42 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2 (2012)" : 42 Documents clear
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN GUIDED INQUIRY TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR FORMAL DAN SIKAP ILMIAH SISWA Ni Putu Erni Maryati Rupilu
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia Vol 2, No 2 (2012)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.425 KB)

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis perbedaan: (1) KBF dan SI  antara kelompok siswa yang belajar dengan MPGI dan kelompok siswa yang belajar dengan MPK, (2) KBF antara kelompok siswa yang belajar dengan MPGI dan kelompok siswa yang belajar dengan MPK, dan (3) SI antara kelompok siswa yang belajar dengan MPGI dan kelompok siswa yang belajar dengan MPK. Fokus masalah penelitian ini adalah pengaruh model pembelajaran guided inquiry terhadap KBF dan SI siswa. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen post-test only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa pada kelas VIII SMP Negeri 3 Abiansemal tahun pelajaran 2011/2012 yang terdiri atas 560 siswa. Pengambilan sampel penelitian berdasarkan teknik random sampling. Data yang diperoleh, kemudian dianalisis dengan statistik deskriptif dan MANOVA one-way. Sebagai tindaklanjut dari MANOVA one-way, maka digunakan Least Significant Difference (LSD) untuk menguji signifikansi perbedaan skor rata-rata tiap kelompok perlakuan. Berdasarkan hasil analisis, maka dapat disimpulkan sebagai berikut. Pertama, terdapat perbedaan KBF dan SI antara kelompok siswa yang belajar dengan MPGI dan kelompok siswa yang belajar dengan MPK (F = 44,46; p<0,05). Secara deskriptif, KBF siswa pada kelompok MPGI memperoleh skor rata-rata sebesar 27,21; sedangkan KBF siswa pada kelompok MPK memperoleh skor rata-rata sebesar 24,38. Kemudian, skor rata-rata SI yang diperoleh siswa pada kelompok MPGI adalah 218,65, sedangkan siswa pada kelompok MPK memperoleh skor rata-rata SI sebesar 197,95. Kedua, terdapat perbedaan KBF antara kelompok siswa yang belajar dengan MPGI dan kelompok siswa yang belajar dengan MPK (F = 32,14; p<0,05). Uji LSD menunjukkan bahwa MPGI memberikan hasil KBF yang lebih baik daripada MPK (Δµ = 2,83 > LSD = 0,99). Ketiga, terdapat perbedaan SI antara kelompok siswa yang belajar dengan MPGI dan kelompok siswa yang belajar dengan MPK (F = 56,23; p<0,05). Uji LSD menunjukkan bahwa MPGI memberikan hasil SI yang lebih baik daripada MPK (Δµ = 20,70  > LSD = 5,50). Oleh sebab itu, disarankan kepada para guru sains maupun guru bidang studi lain untuk menggunakan MPGI dalam proses pembelajaran agar dapat meningkatkan KBF dan SI siswa. Kata Kunci: Model pembelajaran Guided Inquiry (MPGI), Model Pembelajaran Konvensional (MPK), KBF (KBF), dan SI (SI).
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SAINS, TEKNOLOGI, MASYARAKAT, DAN LINGKUNGAN (STML) TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF DAN SIKAP ILMIAH SISWA Yanto Budhi Raharjo
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia Vol 2, No 2 (2012)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (68.684 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: (1) perbedaan keterampilan berpikir kreatif dan sikap ilmiah siswa antara kelompok siswa yang mendapat pembelajaran dengan model STML dengan siswa yang mendapat pembelajaran dengan model konvensional, (2) perbedaan keterampilan berpikir kreatif siswa antara kelompok siswa yang mendapat pembelajaran dengan model STML dengan siswa yang mendapat pembelajaran dengan model konvensional, dan (3) perbedaan sikap ilmiah siswa antara kelompok siswa yang mendapat pembelajaran dengan model STML dengan siswa yang mendapat pembelajaran dengan model konvensional. Penelitian ini menggunakan rancangan post test only non-equivalen control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII di SMP Negeri 2 Rendang  Kabupaten Karangasem dan sampelnya ditetapkan dengan teknik group random sampling. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah model pembelajaran STML yang dikenakan pada  kelompok eksperimen dan sebagai variabel terikat adalah keterampilan berpikir kreatif dan sikap ilmiah siswa. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan Multivariate Analysis of Varian’s (MANOVA). Hasil analisis data menunjukkan bahwa: (1) terdapat perbedaan keterampilan berpikir kreatif dan sikap ilmiah siswa antara kelompok siswa yang mendapat pembelajaran dengan model STML dengan siswa yang mendapat pembelajaran dengan model konvensional, (2) terdapat perbedaan keterampilan berpikir kreatif siswa antara kelompok siswa yang mendapat pembelajaran dengan model STML dengan siswa yang mendapat pembelajaran dengan model konvensional, dan (3) terdapat perbedaan sikap ilmiah siswa antara kelompok siswa yang mendapat pembelajaran dengan model STML dengan siswa yang mendapat pembelajaran dengan model konvensional. Berdasarkan hasil penelitian ini, maka  terdapat pengaruh model pembelajaran sains, teknologi, masyarakat, dan lingkungan (STML) terhadap keterampilan berpikir kreatif dan sikap ilmiah siswa. Implikasi penelitian ini adalah: (1) guru dituntut untuk lebih sering menggali sumber-sumber isu/informasi agar pengetahuannya selalu up to date dan tidak ketinggalan isu/informasi, (2) sarana dan prasarana untuk keperluan praktikum siswa baik itu laboratorium IPA maupun alat dan bahan harus dipersiapkan lebih matang, (3) guru lebih kreatif memanfaatkan alam sekitar sebagai sasaran, sumber dan sarana belajar, dan (4) diperlukan asesmen yang lebih memadai. Kata-kata kunci: model pembelajaran STML, keterampilan berpikir kreatif, dan sikap ilmiah  ABSTRACT The aims of this study was to analyzed: (1) the differences of creative thinking skills and scientific attitudes of students who have learning STML model with students who learning conventional model, (2) the differences of creative thinking skills of students who have learning STML model with students who learning conventional model, and (3) the differences of scientific attitudes of students who have learning STML model with students who learning conventional model. This study used a post test only design of non-equivalent control group design. Population of this study was all students of grade VIII in SMP Negeri 2 Rendang Karangasem district and the sample group determined by random sampling technique. Independent variable in this study was STML learning model that applied to the experimental group and the dependent variable was creative thinking skills and scientific attitude of students. The data were analyzed by descriptive statistics and Multivariate Analysis of Varian’s (MANOVA). The result of data analysis showed that: (1) there were differences of creative thinking skills and scientific attitudes of students who have learning STML model with students who learning conventional model, (2) there were differences of creative thinking skills of students who have learning STML model with students who learning conventional model, and (3) there were differences of scientific attitudes of students who have learning STML model with students who learning conventional model. Based on the findings of this research, there was the influence of the STML learning model on creative thinking skills and scientific attitudes of students. The implication of this research was: (1) teachers are required to explore the resources of issue/information so that knowledge is always up to date and no lag issues/information, (2) facilities and infrastructure for purposes practical students either for IPA laboratory as well as tools and materials should be prepared more mature, (3) teachers are more creative to use environment as a target, resource and learning tool, and (4) required a more adequate assessment, which is authentic assessment. Keywords: STML learning model, creative thinking skills, and scientific attitudes.