cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sukoharjo,
Jawa tengah
INDONESIA
WIDYATAMA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue " Vol 22, No 1 (2013): WIDYATAMA" : 10 Documents clear
Keaktifan Kader Kesehatan dan Partisipasi Ibu dalam Pelaksanaan Kegiatan Posyandu Risqi, Rosiana Alfa
WIDYATAMA Vol 22, No 1 (2013): WIDYATAMA
Publisher : WIDYATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa dan menjelaskan hubungan antara keaktifan kader kesehatan dengan partisipasi ibu dalam pelaksanaan kegiatan posyandu di kelurahan Purwosari. Upaya untuk mengaktifkan kembali posyandu penting karena posyandu merupakan pelayanan pokok kesehatan masyarakat. Posyandu akan efektif jika didukung oleh partisipasi ibu-ibu peserta posyandu. Permasalahan dikaji dengan mengacu pada teori sistem lima meja posyandu yang terdiri dari pendaftaran, penimbangan, pengisian KMS, penjelasan data KMS dan pelayanan sektor oleh petugas kesehatan. Metode penelitian yang digunakan yaitu observasional analitik dan pendekatan Cross Sectional, dengan teknik pengambilan sampel simple random sampling. Subyek penelitian sebanyak 85 ibu. Teknik analisa data menggunakan statistik Spearman Rho dengan bantuan SPSS versi 17.00. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat keaktifan kader kesehatan di Kelurahan Purwosari dalam kategori sangat aktif sebanyak 57,65% dan kategori aktif sebanyak 40%. Tingkat parisipasi ibu dalam pelaksanaan kegiatan posyandu dengan kategori  tinggi sebanyak 54,12% dan ketgori sedang sebanyak 45,88%. Berdasarkan hasil perhitungan statistik didapat rho hitung sebesar 0,786. Angka ini lebih besar dari rho tabel untuk α = 0,05 sebesar 0,678 maka disimpulkan bahwa hipothesis alternatif dapat diterima kebenaran dan keberlakuannya pada taraf kepercayaan 95% yang berarti terdapat hubungan positif dan signifikan antara keaktifan kader kesehatan dengan partisipasi ibu dalam pelaksanaan kegiatan posyandu dimana semakin aktif kader maka semakin tinggi pula partisipasi ibu balita dalam kegiatan posyandu. Kata-kata kunci : Kader Kesehatan, Parisipasi, sistem lima meja Posyandu
Iklan Bukan Sekedar Ilmu Suryono, Joko
WIDYATAMA Vol 22, No 1 (2013): WIDYATAMA
Publisher : WIDYATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masih banyak pengusaha yang belum mengenal  iklan dan mengiklankan produknya  di media-media yang strategis,  baik new media maupun media lama. Mereka belum menyadari bagaimana besar peran iklan dalam usaha untuk meningkatkan penjualan, meningkatkan citra sebuah merk di era kapitalisme sekarang ini. Dimensi sosial iklan mampu mensejahterakan dan membahagiakan ribuan bahkan jutaan orang. Iklan yang mampu mendorong penjualan, penjualan membuat bisnis berkembang, bisa  melahirkan kesejahteraan adalah iklan itu hebat sukses. Ada Ukuran-ukuran tertentu untuk disebut iklan sukses yang menyangkut ide cerita  iklan, ilustrasi iklan dan teks iklan dan tata letak iklan. Iklan adalah milik karya orang-orang profesosinal yang mau bekerja keras. Kata Kunci : Iklan, Ilustrasi Iklan, Iklan Karya Profesional
Sifat Fisik Dan Organoleptik Jamu Instan Plus Handayani, Catur Budi; Tari, A.Intan Niken
WIDYATAMA Vol 22, No 1 (2013): WIDYATAMA
Publisher : WIDYATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan sifat fisik dan mikrobiologis jamu instan plus selama 2 bulan penyimpanan yang meliputi kadar air, viskositas, jumlah bakteri dan jamur serta sifat organoleptiknya yang meliputi bau, warna dan kesukaan konsumen. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan ulangan 3 kali. Data penurunan kadar air dan viskositas dan sifat organoleptik dianalisa dengan T test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kadar air yang nyata (P<0,05) dari 4,6 menjadi 5,07 %, peningkatan viskositas seduhan yang tidak nyata (P>0,05) dari 0,3599 menjadi 0,3614, peningkatan jumlah bakteri dari 10,6 x 106 cfu/g menjadi 28,3 x 106 cfu/g, peningkatan jumlah jamur dari 14,3 x 106 cfu/g menjadi 25,4 x 106 cfu/g. Uji organoleptik tidak menunjukkan perbedaan nyata  (P>0,5) baik bau, warna maupun kesukaan. Kata kunci: Jamu Instan Plus, Sifat Fisik, Sifat Mikrobiologis, Sifat Organoleptik
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Matematika tentang Perpangkatan Dua melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD pada Kelas V SD Negeri Kepuh 03 Tahun Pelajaran 2012/ 2013 ., Sulasmi
WIDYATAMA Vol 22, No 1 (2013): WIDYATAMA
Publisher : WIDYATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: “Untuk mengetahui apakah dengan pembelajaran kooperatif tipe STAD dapat meningkatkan hasil belajar matematika tentang Perpangkatan Dua pada kelas V SD Negeri Kepuh 03 Tahun Pelajaran 2012/ 2013”. Model penelitian tindakan kelas dalam penelitian ini menggunakan model Kemmis dan Mc Taggart yang terdiri dari empat komponen, yaitu 1) rencana, 2) tindakan, 3) observasi, 4) refleksi. Data diperoleh dengan cara tes, interview/ wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik deskriptif yang dilakukan dengan tiga cara, yaitu: (1) reduksi data, (2) penyajian data, (3) penarikan simpulan. Berdasarkan hasil penelitian ini, disimpulkan bahwa dengan pembelajaran kooperatif tipe STAD dapat meningkatkan hasil belajar matematika tentang Perpangkatan Dua pada kelas V SD Negeri Kepuh 03 Tahun Pelajaran 2012/ 2013. Kata Kunci: Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD, Hasil Belajar Mahasiswa.
Pelaksanaan Fungsi Transmission of Values oleh Radio Siaran Swasta (Studi Kasus pada Radio Suara Slenk Sukoharjo) Rahayu, Nuryani Tri
WIDYATAMA Vol 22, No 1 (2013): WIDYATAMA
Publisher : WIDYATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian  ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi Radio Suara Slenk dalam menjalankan fungsi transmission of values (penyebaran nilai-nilai, menawarkan etika atau system  nilai tertentu) yaitu nilai-nilai yang berakar pada kebudayaan Jawa.  Hal ini karena banyak radio siaran yang dalam siarannya lebih memilih untuk memanfaatkan selera massa dengan mengeksploitasi selera rendah khalayak dan memanfaatkan budaya pop padahal radio memiliki kelebihan yang dapat dimanfaatkan untuk melaksanakan berbagai fungsi sosialnya. Penelitian ini menggunakan strategi deskriptif kualitatif. Objek atau sasaran terarah pada satu karakteristik atau subjek yaitu strategi Radio Suara Slenk dalam menjalankan fungsi transmission of values (penyebaran nilai, menawarkan etika atau system  nilai tertentu). Lokasi penelitian di lembaga Radio Suara Slenk Sukoharjo. Teknik cuplikan dengan purposive sampling. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, content analysis, dan  observasi dengan menggunakan instrument interview guide, coding sheets, dan panduan observasi. Data atau informasi utama digali dari pengelola Radio Suara Slenk, Pendengar radio suara slenk, dan Budayawan Jawa di Surakarta. Keabsahan informasi ditentukan dengan metode triangulasi sumber dan metode. Analisis data menggunakan model analisis interaktif yang terdiri reduksi data, sajian data, dan penarikan simpulan/verifikasi. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa Radio Suara Slenk memiliki komitmen yang tinggi dalam melaksanakan fungsi transmission of values dengan menetapkan diri sebagai radio budaya dan mewujudkannya melalui penetapan kebijakan program siaran sebesar 70% bernuansa budaya Jawa, mengadakan berbagai perlombaan kebudayaan Jawa, membentuk paguyuban pendengar dengan kegiatan bernuansa budaya Jawa, menyelenggarakan siaran wayang kulit secara rutin, menyusun menu program siaran berkaitan dengan budaya Jawa, menggunakan bahasa Jawa sebagai bahasa pengantar pada siarannya, melakukan seleksi terhadap lagu-lagu yang akan diputar, dan menggali umpan balik melalui siaran interaktif dan atau kegiatan kemasyarakatan secara off air. Radio Suara Slenk menjalankan fungsi tersebut secara konsisten sejak berdiri hingga sekarang. Kata kunci : Radio Siaran, Fungsi Sosial Media, Nilai-Nilai, Budaya Jawa.
Analisis Break Even Point (BEP) dan Profitabilitas Usaha Roti Pada “Ganep Bakery” di Surakarta Retnaningsih, Nugraheni
WIDYATAMA Vol 22, No 1 (2013): WIDYATAMA
Publisher : WIDYATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui besarnya biaya, pendapatan, dan titik impas (BEP), serta tingkat profitabilitas yang dicapai perusahaan dalam satu periode produksi (1 bulan) Mei-Juni 2013. Penelitian dilakukan di perusahaan “Ganep Bakery” di Surakarta, dengan pertimbangan bahwa “Ganep Bakery” oleh Pemda dijadikan percontohan usaha roti di  kota Surakarta. Produk yang diteliti meliputi roti basah dan roti kering karena memiliki variasi produksi banyak. Metode yang digunakan untuk menentukan harga pokok produksi adalah Full Costing, karena metode ini memperhitungkan semua unsur biaya produksi maupun non produksi.  Analisis Break Even Point (BEP) digunakan untuk mengetahui tingkat penerimaan perusahaan, dimana perusahaan tidak mengalami kerugian namun juga tidak mendapatkan keuntungan. Ratio Profitabilitas untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan biaya produksi, maka besaran biaya variabel mencapai 69% setiap bulannya, sedangkan biaya tetap sebesar 31% setiap bulan. Dari keseluruhan struktur biaya yang ada, maka biaya variabel bahan baku merupakan biaya terbesar, yaitu mencapai 42%. Pendapatan perusahaan roti Ganep Bakery didominasi dari hasil penjualan jenis roti basah, yaitu sebesar 88% dari total pendapatan perusahaan, sedangkan sisanya berasal dari hasil penjualan roti kering, sebesar 12%. Titik Impas (BEP) dicapai pada tingkat pendapatan sebesar Rp.184.310.734 untuk  jenis roti basah dan Rp.184.292.824 untuk jenis roti kering, atau titik impas perusahaan dicapai pada tingkat pendapatan sebesar Rp. 184.301.779. Ratio profitabilitas usaha sebesar 45%, hal ini menunjukkan bahwa perusahaan roti Ganep Bakery mempunyai kemampuan untuk menghasilkan laba atau keuntungan usaha cukup tinggi. Kata Kunci: Break Even Point (BEP), Profitabilitas Usaha Bakery
Analisis Terjemahan Idiom Dalam Buku The Secret Karya Rhonda Byrne Astuti, Purwani Indri
WIDYATAMA Vol 22, No 1 (2013): WIDYATAMA
Publisher : WIDYATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mendeskripsikan bentuk idiom bahasa Inggris yang terdapat dalam buku The Secret karya Rhonda Byrne, 2) mendeskripsikan bentuk terjemahan idiom bahasa Inggris buku The Secret (sebagai B.Su) karya Rhonda Byrne ke dalam buku terjemahannya berbahasa Indonesia yang berjudul Mukjizat Berpikir Positif (sebagai B.Sa) oleh Susi Purwoko. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Data berupa idiom-idiom berbahasa Inggris dan terjemahannya dalam bahasa Indonesia. Data dikaji dengan menggunakan metode analisis isi, serta pengambilan data dilakukan dengan cara questioner, interview yang mendalam kepada narasumber. Dari hasil analisis yang dilakukan terhadap seluruh data (sejumlah 106 data), dapat disimpulkan bahwa bentuk idiom bahasa Inggris yang terdapat dalam buku The Secret karya Rhonda Byrne merupakan idiom pendek dan idiom panjang. Idiom pendek tersusun dari kombinasi unsur V dan Prep, V dan V, V dan N, V dan Adj, serta Adj dan N, sementara idiom panjang berupa kalimat. Selain itu, bentuk terjemahan idiom dari bahasa Inggris ke dalam bahasa Indonesia mengalami perubahan bentuk 1) dari idiom (frasa) menjadi kata, 2) dari idiom (frasa) tetap menjadi frasa, 3) dari idiom (frasa) menjadi kalimat. Keywords: idiom, B.Su, B.Sa
Model-model Instrumen Diagnostik ., Suwarto
WIDYATAMA Vol 22, No 1 (2013): WIDYATAMA
Publisher : WIDYATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Instrumen diagnostik untuk mengungkap kesulitan siswa dalam mempelajari suatu konsep tertentu dan memberikan petunjuk untuk memecahkan kesulitan yang dimiliki oleh siswa. Kesulitan yang dimiliki oleh siswa harus sesegera mungkin dihilangkan. Apabila kesulitan siswa tidak segera dihilangkan maka kesulitan tersebut akan menghambat perkembangan pemahaman siswa dalam mempelajarai konsep-konsep berikutnya. Masalah tersebut akan tampak nyata apabila konsep-konsep yang dipelajari oleh siswa adalah konsep-konsep yang bersifat hirarki. Untuk memahami konsep-konsep yang hirarki siswa harus memahami terlebih dahulu konsep-konsep yang menjadi prasyarat dalam mempelajari konsep tertentu. Ada bermacam-macam model instrumen diagnostik yang digunakan untuk mengungkap kesulitan belajar siswa. Model-model instrumen diagnostik yang penulis temukan: pilihan ganda, pilihan ganda yang disertai alasan, pilihan ganda yang disertai pilihan alasan, pilihan ganda dan uraian, uraian. Kata kunci: Instrumen Diagnostik
Kajian Dosis Pupuk NPK Terhadap Hasil dan Analisis Usaha Tani Cabe Rawit Rama ( Capsicum Frutesence ) ., Sudarmi; R, Nugraheni; SN, Catur Rini; H, Yos Wahyu; Setyarini, Agung
WIDYATAMA Vol 22, No 1 (2013): WIDYATAMA
Publisher : WIDYATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian telah dilaksanakan  di Kebun  dan di Laboratorium Fakultas Pertanian Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo pada bulan Januari  s.d Juni  2013. Tujuan penelitian ini  adalah untuk mengkaji pengaruh  dosis pupuk NPK   terhadap  hasil  dan analisis usahatani cabe rawit rama. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap ( RAKL ) dengan tiga blok,  berdasarkan perbedaan penerimaan cahaya. Perlakuan dosis pupuk NPK, terdiri 4 level yaitu : P1 (tanpa dipupuk NPK), P2 ( dosis 200 kg/ ha), P3 (dosis 300 kg/ha dan P4(dosis 400kg/ha) . Data dianalisis dengan Uji F, Uji  dengan anova tabel, dan diuji lanjut dengan DMRT 5 % .Hasil penelitian  menunjukkan  perlakuan dosis pupuk NPK berpengaruh sangat nyata terhadap hasil cabe rawit rama. Hasil terbaik pada perlakuan  400 kg/ha (P4)  yaitu sebesar Rp17.655.660,00 kg /ha, diikuti perlakuan P3 (NPK 300 kg/ha) yaitu   sebesar Rp15.474.060,00 kg/ha dan selanjutnya perlakuan P2 (NPK 200 kg/ha) sebesar  Rp13.123.206, 00 kg/ha. Hasil terendah pada pelakuan tanpa pupuk NPK (P1) yaitu sebesar  Rp11. 941.000,00 kg /ha. Hasil analisis usahatani, budidaya cabe rawit rama menguntungkan. Keuntungan  terbesar pada perlakuan P4 yaitu sebesar  Rp 147.781.600,00 /musim tanam/ha atau Rp24.630.266,67/bulan/ha. Keuntungan terendah pada perlakuan P1 yaitu sebesar Rp 92.642.940, 00/ musim tanam / ha. Ditinjau dari RC-ratio,  semua perlakuan harga RC-ratio >1 yang berarti usahatani cabe rawit rama efisien dan mampu berdayasaing. Kata Kunci : Dosis NPK, Hasil, Analisis Usaha Tani, Cabe Rawit Rama.
Optimalisasi Lactobacillus Plantarum Pada Fermentasi Untuk Menurunkan Saponin Dalam Daun Trembesi (Albizia Saman) Sariri, Ahimsa Kandi
WIDYATAMA Vol 22, No 1 (2013): WIDYATAMA
Publisher : WIDYATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari suhu optimal bagi Lactobacillus plantarum dalam proses fermentasi daun trembesi (Albizia saman). Daun trembesi yang telah dipritili sebelum difermentasi diberi dengan Lactobacillus plantarum secara merata, kemudian dibagi dalam perlakuan yaitu  T1 = suhu fermentasi 33oC , T2 = suhu fermentasi 37oC dan  T3 = suhu fermentasi 40oC. Masing-masing perlakuan diulang 4 kali. Rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan acak kelompok pola searah. Analisis yang dilakukan adalah analisis saponin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi suhu optimalisasi fermentasi daun trembesi dengan Lactobacillus plantarum berbeda secara nyata terhadap kandungan saponin daun trembesi. Pada suhu fermentasi dari 33oC kandungan saponin daun trembesi sebesar 0,023%. Suhu fermentasi 37oC memberikan penurunan kandungan saponin daun trembesi sebesar 0,022%  tetapi ketika suhu fermentasi 40oC memberikan penurunan kandungan saponin dalam daun trembesi sebesar 0,041%. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa suhu 37oC merupakan suhu fermentasi yang optimal bagi Lactobacillus plantarum dalam menurunkan kandungan saponin daun trembesi. Kata Kunci : Lactobacillus plantarum, suhu, fermentasi, saponin.

Page 1 of 1 | Total Record : 10