cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota lhokseumawe,
Aceh
INDONESIA
PASAI
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Economy, Social,
Jurnal Pasai diterbitkan dengan tujuan untuk mempublikasikan hasil penelitian ilmu sosial, hukum dan ekonomi. Publikasi ini adalah hasil Penelitian dan bukan hasil ringkasan dari buku maupun literatur-literatur yang berasal dari publikasi internet.
Arjuna Subject : -
Articles 18 Documents
Search results for , issue " Vol 7, No 2 (2013)" : 18 Documents clear
Kejahatan Penipuan Dengan Modus Undian Berhadiah Ditinjau Secara Kriminologis Bakhtiar, Yusnanik
PASAI Vol 7, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The crime of fraud is one of the crimes against property. Fraud crimes is regulated in the PENAL CODE CHAPTER XXV, article 378 up to 395 in the call also with bedrog. Besides it is also regulated in ACT No. 22 of 1954 About Sweepstakes. There is some form of lottery such as drawing unconditionally, conditionally buy lottery, sweepstakes by issuing costs. There are many factors that cause a person committed a crime of fraud. Among them are the economic and environmental demands that cause someone desperate to do the fraud crimes. It can be seen from some of the existing theory of Criminology include the differential Association theory, anomie theory, and the theory of subculture. One way to avoid the crime of fraud is in a way always wary if there are sms or phone on behalf of lottery with prizes, check out the relevant parties if the prizes on behalf of relocation. There are some efforts to tackle this fraud crime preventive efforts and the efforts of both the repressive. Preventive effort is prevention efforts before the occurrence of the crime while efforts have been made in the repressive crime fraud through the coaching given to the perpetrators of the crime of fraud.
Analisis Pengaruh Implementasi Brand Positioning Terhadap Peningkatan Volume Penjualan Usaha Franchising Kentucky Fried Chicken (Kfc) Di Kota Lhokseumawe Maimunah, Siti
PASAI Vol 7, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to identify and analyze the effect of the implementation of brand positioning to increase sales volume of business franchising KFC food type on Lhokseumawe. Implementation of brand positioning is the selected product attributes, benefits and product quality, trust and value. Object of research carried out on customers who make a purchase at KFC on Lhokseumawe. The number of samples is as much as 96 respondents. The method of data analysis is a quantitative method, using statistical tools using multiple linear regression analysis by means of SPSS 20. Based on the research, known simultaneously, factor product attributes, benefits and quality of the product and beliefs and values have a significant effect on the increase in sales volume KFC Lhokseumawe. While partially, factor product attributes, benefits and quality of products have a significant effect on the increase in sales volume KFC Lhokseumawe, while trust and value factors had no significant effect on the increase in sales volume KFC Lhokseumawe. Suggestions writer is to increase sales volume in Lhokseumawe KFC, KFC, the company continues to improve factors Lhokseumawe product attributes, benefits and quality of products and increase the beliefs and values that Lhokseumawe KFC sales volume continues to rise.
Pendidikan Politik Dalam Mencerdaskan Regenerasi Muda Melalui Sekolah Fakhrurrazi, Fakhrurrazi
PASAI Vol 7, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Political education is a conscious effort, and aims to create a cadre of qualified nation in political life. Political education is not only true for adults who will become members or officials of political parties, but political education can be applied to school children, because these children are part of a community that has the right and obligation to the children and this is the time political future at stake. Political education in schools is also expected to create a political regeneration, because one political education success lies not in how political parties could produce the countrys leaders, but political success can be seen from the success of creating a political regenarsi through school education. The process of political education through school is a shared responsibility, and therefore directly related to the formal responsibilities stakeholders (school elements) is needed. Political education in schools can be reached in several ways, including through school curricula in particular subjects Citizenship Education, or the means of most concrete is through school student organizations, such as the Inter-School Students Organization (OSIS) and Praja Muda Karana (SCOUT).
Filsafat Pendidikan Islam Sebagai Suatu System Dalam Pendidikan Zuraida, Zuraida
PASAI Vol 7, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Islam sebagai suatu agama, memiliki ajaran yang diakui lebih sempurna serta komprehensif dibandingkan dengan agama-agama lainnya. Islam tidak hanya mengatur cara mendapatkan kebahagiaan hidup di akhirat, ibadah dan penyerahan diri kepada Allah saja, melainkan juga mengatur cara mendapatkan kebahagiaan hidup di dunia, termasuk di dalamnya mengatur masalah pendidikan. Sumber untuk mengatur kehidupan dunia dan akhirat tersebut adalah Alqur’an dan Assunnah. Sebagai sumber ajaran, Alqur’an telah dibuktikan oleh para peneliti ternyata menaruh perhatian yang besar terhadap masalah pendidikan dan pengajara Hal ini jelas memperlihatkan bahwa Islam sebagai agama yang ajaran-ajarannya bersumber pada Alqur’an dan al Hadist sejak awal telah menancapkan revolusi di bidang pendidikan dan pengajaran. Langkah yang ditempuh Alqur’an ini ternyata amat strategis dalam upaya mengangkat martabat kehidupan manusia. Kini di akui dengan jelas bahwa pendidikan merupakan jembatan yang menyeberangkan orang dari keterbelakangan menuju kemajuan, dari kehinaan menuju kemuliaan, serta dari ketertindasan menjadi merdeka.
Analisis Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Melalui Zakat Produktif (Studi Kasus Pada Baitul Maal Di Kota Lhokseumawe) Bahri, Yul
PASAI Vol 7, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengenai pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui zakat produktif pada Baitul Maal di Kota Lhokseumawe. Data yang digunakan adalah data primer. Hasil penelitian didapat bahwa variabel dana zakat produktif (X) berpengaruh terhadap variabel pemberdayaan ekonomi masyarakat (Y)  pada Baitul Maal di Kota Lhokseumawe maka dilakukan pengujian tersendiri secara parsial dengan uji-t pada tingkat kepercayaan (convidence interval 95%). Dimana apabila terdapat nilai probabilitas (sig) lebih kecil dari 0,050 maka hipotesis H0 di tolak dan menerima H1 artinya zakat produktif berpengaruh terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat. Sebaliknya jika nilai probabilitas (sig) lebih besar dari 0,050 maka hipotesis H0 diterima dan menolak H1 artinya dana zakat produktif tidak berpengaruh terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat. Dari hasil perhitungan menunjukkan nilai probabilitas (sig) < 0,05 (0,008 < 0,05), maka hal ini H0 di tolak dan menerima H1. Secara parsial dapat disimpulkan bahwa dana zakat produktif memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat pada Baitul Maal di Kota Lhokseumawe, hal ini dikarenakan dana zakat produktif yang disalurkan oleh Baitul Maal Kota Lhokseumawe dapat dimanfaat sebaik-baiknya oleh para mustahiq yang menerima dana tersebut untuk menjalankan usahanya masing-masing, selain itu adanya pelatihan yang diberikan oleh Baitul Maal Kota Lhokseumawe memberikan pengetahuan yang lebih kepada para mustahiq dalam menjalankan usahanya.
Praktek Persekongkolan Tender Dalam Proses Penjualan Saham (Analisa Hukum Persaingan Usaha Tidak Sehat Kasus Penjualan Saham PT. Indomobil International, Tbk) Kurniasari, Tri Widya
PASAI Vol 7, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

At the end of 2001, Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) trough PT.Holdiko Perkasa sold PT.Indomobil Sukses International, Tbk’s shares. However, in the process of shares purchase there is a presumption of the collusion between PT.Holdiko Perkasa as the purchase tender organizer with PT.Cipta Sarana Duta Perkasa as the tender winner which caused this country lost hundred billion rupiahs. This research is using the qualitative methode, not only with the document and the policy study but also in depth interview with the people who are directly involved in this case. Therefore, this research attempts to analyze if there was any violation of Article 22 the Act Number 5 of 1999 regarding Prohibition of Monopolistic Practices and Unfair Business Competition. The Supreme Court’s verdict as the final finishing case could be the law reference for the same cases. Not only that, this verdict also showed us that we must make the revision to the whole of our policies, especially in the business sector in order to creating a conducive and fair economical condition in the country. 
Factors in Learning Second Language Idaryani, Idaryani
PASAI Vol 7, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Second language learning engages many factors including cognitive and social factor as part of mental process in learning. This paper will discuss some factor that relates the learner in learning target language. The aim of the paper is to show that the factors are related each other in influencing the learning to develop their ability in learning process. The study will be conducted based on theoretical overview presented by prominent linguistic that is expected to explain the involved factors in learning process.
Dr. Burhanuddin Al-Helmi Dan Tuduhan Dalam Komplotan Anti Penubuhan Malaysia, 1963-1969 Mohamad Noor, Mohamad Muzammil
PASAI Vol 7, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penglibatan Dr. Burhanuddin al-Helmi dalam perjuangan nasionalisme dan politik dianggap berhaluan kiri kerana beliau tidak bekerjasama dengan pihak British dan UMNO semasa menuntut kemerdekaan tanah air. PAS menjadi medan perjuangannya dalam politik pada tahun 1950 selepas beliau terlibat dalam KMM dan PKMM. Di Dewan Rakyat, beliau terkelompok bersama-sama kumpulan pembangkang lain seperti Onn Jaafar dan Zulkifli Muhammad. Kertas kerja ini menyentuh pengalaman Dr. Burhanuddin ditangkap, ditahan dan diperengkokkan dalam penjara termasuk sebagai ‘tahanan politik’ oleh pihak kerajaan pimpinan Tunku Abdul Rahman. Antara tuduhan yang dilemparkan kepadanya ialah aktivis politik berhaluan kiri yang membahayakan negara serta ‘pengkhianat bangsa dan negara’. Beliau dianggap musuh negara yang boleh mengganggu gugat keselamatan negara dan kerajaan yang memerintah. Pada 28 Januari 1965, beliau ditahan di atas tuduhan mengadakan pakatan sulit bertujuan menentang penubuhan Malaysia dengan kerjasama Presiden Sukarno, seterusnya membina kerajaan buangan yang pro Indonesia di luar negeri iaitu di Karachi, Pakistan. Tuduhan tersebut turut melibatkan usaha menubuhkan ‘National Front’ bagi membantu Indonesia menentang pembentukan Malaysia dan seterusnya bekerjasama membantutkan penubuhan Malaysia yang baru berusia dua tahun sejak 16 September 1963. Kertas kerja ini akan membongkarkan rahsia sebab Tunku mengambil tindakan sedemikian dan bagaimana Dr. Burhanuddin mempertahankan prinsipnya bagi menafikan tuduhan tersebut.
Faktor yang Mempengaruhi Permintaan Uang Giral Di Bank Indonesia Zulfa, Andria
PASAI Vol 7, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Semakin maju perekonomian suatu daerah maka semakin sering atau semakin banyak penggunaan uang giral di dalam penyelesaian transaksinya. Proporsi uang giral yang relatif tinggi ini mencerminkan bahwa kebiasaan masyarakat dalam menggunakan uang giral semakin meningkat. Uang ini hanya beredar di kalangan tertentu saja, sehingga masyarakat mempunyai hak untuk menolak jika ia tidak mau barang atau jasa yang diberikannya dibayar dengan uang ini. Uang giral dapat ditarik dengan menggunakan cek, bilyet giro, dan perintah pembayaran. Inflasi adalah kecenderungan dari harga-harga untuk menaik secara umum dan terus menerus. Untuk mengurangi beban suku bunga dalam mengendalikan inflasi dan nilai tukar, beberapa saran diajukan untuk jangka pendek antara lain perlunya pemulihan kepercayaan investor domestik dan asing, pelaksanaan program restrukturisasi perbankan, pelonggaran GWM (Giro Wajib Minimum), pencairan bantuan luar negeri untuk membiayai APBN, dan intervensi valas.
Pengaturan Kontrol Akses dalam Pendataan Masyarakat Miskin di Kota Lhokseumawe Dharma, Yulius
PASAI Vol 7, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konsep kemiskinan yang sering dikemukakan menggambarkan ketidakmampuan orang miskin atau suatu kelompok masyarakat miskin pada kebutuhan-kebutuhan dasarnya dalam konsep tersebut tentunya kita bisa menarik suatu kesimpulan bagaimana masyarkat miskin berupaya meningkatkan perekonomiannya jika kebutuhan dasarpun tidak terpenuhi dan untuk meningkatkan tingkat perekonomian mereka harus mendapat bantuan dan bantuan itu bukan sekedar bantuan yang berupa materi tetapi berikut kesempatan-kesempatan dalam dalam memanfaatkan sumber-sumber kapital. Kontrol akses akan membatasi pengguna dan pihak berwenang yang telah diberikan akses oleh sistem saja yang dapat melihat sebuah informasi, dan informasi akan terlindungi dari pihak-pihak yang tidak sah guna memodifikasi informasi tersebut. Kontrol akses dapat memberikan kemampuan kepada pengguna dalam mengakses informasi tersebut juga berkemampuan untuk membatasi  dengan memberikan hak apa saja yang boleh diakses oleh pengguna tersebut, sehingga informasi tersebut terjamin keamanannya. Pengaksesan data yang dilindungi harus dibatasi untuk orang yang berwenang dalam mengakses data tersebut. Otorisasi akan menentukan sumber daya informasi yang diizinkan untuk diakses dan tindakan apa saja yang akan diizinkan dalam melakukan proses ke sistem tersebut  yang dapat dilakukan oleh pengguna. Otorisasi untuk mengakses informasi di dalam sistem di mulai dengan kebijakan administrasi yang dibuat oleh organisasi tersebut. Kebijakan akan menentukan data apa yang dapat diakses, oleh siapa dan dalam kondisi apa. 

Page 1 of 2 | Total Record : 18