cover
Contact Name
Adizty Suparno
Contact Email
adizty.suparno@mercubuana.ac.id
Phone
+6281310303548
Journal Mail Official
pasti@mercubuana.ac.id
Editorial Address
Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Mercu Buana, Jl. Meruya Selatan No. 1, Kembangan, Jakarta Barat 11650
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
JURNAL PASTI (PENELITIAN DAN APLIKASI SISTEM DAN TEKNIK INDUSTRI)
ISSN : 20855869     EISSN : 25984853     DOI : 10.22441/pasti
The Journal PASTI (Penelitian dan Aplikasi Sistem dan Teknik Industri) receives scientific papers on research that are closely related to the research and application of Industrial Systems and Engineering.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 2 (2014): Jurnal PASTI" : 10 Documents clear
RANCANG BANGUN MESIN PENUMBUK SAGU UBI KAPASITAS 2 KG / 15 MENIT PADA PROSES PEMBUATAN ADONAN BERAS ARUK MENGGUNAKAN METODE VERIEN DEUTCHE INGENIEUR 2222 Dedy Irwanto
Jurnal PASTI (Penelitian dan Aplikasi Sistem dan Teknik Industri) Vol 8, No 2 (2014): Jurnal PASTI
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1427.799 KB)

Abstract

Di Indonesia, ubi merupakan salah satu makanan yang banyak disukai oleh masyarakat. Selain itu, banyak pengolahan makanan yang berbahan dasar ubi seperti kue, keripik, dan lai-lain. Seiring dengan perkembangannya, beras aruk yang awalnya hanya dikonsumsi oleh masyarakat Tempilang untuk kebutuhan rumah tangga saja, kini telah berkembang sebagai makanan yang siap untuk diperjual-belikan oleh Kelompok Tani PKK Desa Tempilang. Semakin banyaknya permintaan dari dalam hingga luar daerah, membuat Tani PKK ini kewalahan untuk memproduksi beras aruk tersebut, mengingat setiap bulan mereka hanya bisa menghasilkan 15 kg per bulan, pada hal permintaan dari konsumen kadang-kadang bisa mencapai 50 kg per bulan. Hal ini yang membuat permintaan bahan baku ubi semakin meningkat karena banyaknya permintaan. Maka dari itu dirancanglah mesin penumbuk sagu ubi dengan kapasitas 2 kg / 15 menit untuk meningkatkan efisiensi waktu dalam proses pengerjaan / penumbukan. Metode yang digunakan dalam pengerjaan tugas akhir ini, yaitu dengan mengumpulkan beberapa data dan analisa kemudian melakukan perencanaan design serta perhitungan dengan menggunakan beberapa software diantaranya Autodesk Inventor Professional, dan AutoCAD. Maka dari itu dirancanglah mesin penumbuk sagu ubi dengan kapasitas 2 kg / 15 menit untuk meningkatkan efisiensi waktu dalam proses pengerjaan / penumbukan. Jika dikerjakan secara manual membutuhkan waktu 30 menit untuk menumbuk sagu ubi dengan kapasitas 2 kg.  Dengan adanya pembuatan mesin ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas produksi beras aruk kelompok tani PKK Desa Tempilang.Kata kunci : Ubi, Penumbukan, Mesin penumbuk, Beras Aruk
ANALISIS DAYA SAING CRUDE PALM OIL (MINYAK SAWIT MENTAH) PADA PT. CIPTA USAHA SEJATI DENGAN METODE HERIFINDAHL INDEKS DAN ANALISA SWOT DALAM MENGHADAPI PERDAGANGAN CPO DUNIA Ira Usdiana Saputri
Jurnal PASTI (Penelitian dan Aplikasi Sistem dan Teknik Industri) Vol 8, No 2 (2014): Jurnal PASTI
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (128.407 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis keunggulan komparatif dan kompetitif komoditi CPO PT. Cipta Usaha Sejati dibandingkan dengan perusahaan penghasil CPO yang lain periode 2013-2014. Penelitian ini menggunakan statistic desriptif dengan menganalisa daya saing ekspor komoditi PT Cipta Usaha Sejati tahun 2014. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah indeks Herifindahl dan Revealed Comparative Advantage (RCA) serta analisa SWOT. Ditemukan hasil bahwa keunggulan komparatif daya saing CPO PT. Cipta Usaha Sejati yang diukur dengan Indeks Herifindahl memiliki rata – rata sebesar 0,63 atau CR4 sebesar 63%, hal ini menunjukkan bahwa PT. Cipta Usaha Sejati tidak menguasai pasar CPO Indonesia serta dapat dikatakan bahwa pesaing 4 besar perusahaan penghasil CPO Indonesia seperti Astra Agro Lestari, Sinar Mas, Asian Agri maupun Wilmar Nabati merupakan perusahaan yang mengusai pasar CPO. Sehingga untuk pasar CPO Indonesia mengarah pada pasar Oligopoli sementara ditingkat internasional Indonesia merupakan pesaing kuat Malaysia dalam ekspor CPO Dunia. Hal ini menunjukkan bahwa pasar CPO tergolong kompetitif. Masih memungkinkan PT. Cipta Usaha Sejati untuk bersaing dalam produksi CPO baik ditingkat nasional maupun ditingkat internasional terlebih lagi dengan adanya CPO yang tersertifikasi RSPO.Kata Kunci: Analisa daya saing, CPO, HI, RCA, analisa SWOT
PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK AIR CONDITIONER PANASONIC MODEL CU/CS-YN5RKJ DENGAN METODE COMPETITIVE BENCHMARKING (STUDI KASUS DI PT. PANASONIC MANUFACTURING INDONESIA) Hadrian Indra Gunawan
Jurnal PASTI (Penelitian dan Aplikasi Sistem dan Teknik Industri) Vol 8, No 2 (2014): Jurnal PASTI
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (535.101 KB)

Abstract

Pengendalian kualitas produk merupakan usaha untuk menciptakan produk unggul serta berkualitas. Tanpa adanya pengendalian kualitas, penyimpangan-penyimpangan tidak akan diketahui sehingga perbaikan tidak bisa dilakukan dan akhirnya penyimpangan akan berkelanjutan.   Dengan menggunakan metode Competitive Benchmarking dilakukanlah langkah pengendalian kualitas terhadap produk Air Conditioner Panasonic model CU/CS-YN5RKJ. Pada penelitian ini dibahas mengenai  langkah-langkah Benchmarking terhadap produk pesaing TCL berdasarkan KPI (Key performance Indicator) produk yang bersumber dari brosure produk guna mengatasi permasalahan pada kuantitas produksi yang menurun. Sehingga diharapkan dengan adanya aktivitas benchmarking ini kualitas produk Air Conditioner Panasonic model CU/CS-YN5RKJ dapat meningkat dan lebih competitive terhadap produk pesaing TCL sehingga dapat mempertahankan angka kuantitas produksi sesuai target.Kata Kunci : Air Conditioner Panasonic model CU/CS-YN5RKJ, Competitive Benchmarking, Key Performance Indicator, Pengendalian Kualitas, Produk pesaing TCL
ANALISA PRODUKSI PADA AEROSOL CAN Ø 65 X 124 DENGAN MENGGUNAKAN METODE PENDEKATAN SIX SIGMA PADA LINE ABM 3 DEPARTEMEN ASSEMBLY PT. XYZ Eri Dwi Prasetyo
Jurnal PASTI (Penelitian dan Aplikasi Sistem dan Teknik Industri) Vol 8, No 2 (2014): Jurnal PASTI
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.136 KB)

Abstract

Pada dunia industri akan selalu terdapat persaingan. Kepuasan konsumen menjadi faktor utama yang mampu menentukan kemenangan dalam persaingan di dunia industri. Kepuasan konsumen dapat diraih salah satunya dengan menjaga kualitas produk yang dihasilkan. Hal inilah yang mendasari PT. XYZ untuk terus melakukan perbaikan kualitas. Penelitian ini difokuskan pada penurunan tingkat reject yang terdapat pada proses produksi Aerosol Can Ø65 X 124 dengan metode Six Sigma. Metode Six Sigma ini disusun berdasarkan sebuah metodologi penyelesaian masalah yang sederhana-DMAIC, yaitu: Define (merumuskan), Measure (mengukur), Analyze (menganalisa), Improve (memperbaiki) dan Control (mengendalikan), yang menggabungkan bermacam-macam  perangkat statistik serta pendekatan perbaikan proses yang lainnya. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh DPMO sebesar 22.749,787 dengan nilai sigma 3,50. Dengan Weld Problem sebagai jumlah reject terbesar yaitu sebanyak  311.226 pcs atau 37,91% dari total reject keseluruhan. Dari analisa Fishbone Diagram dan FMEA didapat  penyebab dari Weld Problem, yaitu: Ukuran material tidak standar, jenis Material yang berbeda-beda, kemampuan Operator kurang, SOP tidak dijalankan, profil Roll Weld aus dan kondisi mesin tidak normal. Maka dari itu perlu dilakukan perbaikan guna mengurangi jumlah reject.Kata kunci: DMAIC, Fishbone Diagram, FMEA, Produktivitas, Six Sigma
USULAN PERHITUNGAN DAN PERBAIKAN TINGKAT KEANDALAN DESALINATION PLANT PLTGU MUARA TAWAR DENGAN MENGGUNAKAN WEIBULL ANALISIS DAN FMEA SEBAGAI DASAR SKALA PRIORITAS PENGOPERASIAN Fuad Anwar
Jurnal PASTI (Penelitian dan Aplikasi Sistem dan Teknik Industri) Vol 8, No 2 (2014): Jurnal PASTI
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.371 KB)

Abstract

PT Pembangkitan Jawa Bali Unit Pembangkitan Muara Tawar merupakan perusahaan yang memproduksi listrik dengan mengoperasikan PLTGU (Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap). Bisnis dibidang pembangkitan dituntut kesiapan dan keandalan yang tinggi untuk menjamin ketersediaan tenaga listrik. Untuk mencukupi kebutuhan air operasional pembangkitan, PLTGU Muara Tawar mempunyai sistem desalination plant. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung keandalan desalination plant dan menganalisa skala prioritas pengoperasian desalination plant. Data diperoleh dengan observasi dilapangan dan merubah data kualitatif menjadi kuantitatif. Failure Modes and Effects Analysis (FMEA) digunakan untuk mengidentifikasi, memprioritaskan dan manajemen resiko peralatan desalination plant. Weibull analisis digunakan untuk menghitung keandalan desalination plant. Dari hasil perhitungan keandalan desalination plant diketahui desalination plant 1 mempunyai keandalan sebesar 33% dan desalination plant 2 mempunyai keandalan sebesar 38%.Hal ini menunjukkan desalination plant 2 lebih andal dibandingkan dengan unit desalination plant 1, artinya unit desalination plant 2 direkomendasikan untuk prioritas operasi, sedangkan unit desalination plant 1 diprioritaskan untuk dilakukan pemeliharaan.Kata kunci: Desalination plant, keandalan, skala prioritas, weibull analisis, FMEA.
USULAN PENERAPAN RELIABILITY CENTERED MAINTENANCE PADA FASILITAS POWER PT. H3I UNTUK PENINGKATAN KETERSEDIAAN JARINGAN Rizqon Robie
Jurnal PASTI (Penelitian dan Aplikasi Sistem dan Teknik Industri) Vol 8, No 2 (2014): Jurnal PASTI
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1089.281 KB)

Abstract

Persaingan antar operator telekomunikasi dalam menawarkan tarif kompetitif dan kualitas yang lebih baik, kualitas bisa didapatkan salah satunya ketika ketersediaan jaringan memadai tanpa adanya gangguan, akan tetapi kenyataannya ketersediaan jaringan ini sering mengalami gangguan akibat kegagalan fungsi sistem power back up ketika sistem power utama dari PLN mengalami gangguan. Usulan penelitian penerapan metode Reliability Centered Maintenance pada Perangkat Power Back Up PT. H3I yaitu sistem Genset Back Up menggunakan langkah-langkah RCMdengan harapan dapat memberikan hasil dan rekomendasi yang diperlukan guna meningkatkan keandalan sistem genset back up. Kelebihan RCM dibandingkan metode maintenance lain adalah karena metode ini lebih mengedepankan failure consequence daripada karakteristik teknisnya.Kata kunci: Perawatan, Reliability Centered Maintenance, sistem Genset, ATS
PERBAIKAN MESIN DIGESTER DAN PRESS UNTUK MENURUNKAN OIL LOSSES DI STASIUN PRESS DENGAN METODE PDCA ( STUDI KASUS DI PT. XYZ ) Putra Rizky Zakaria
Jurnal PASTI (Penelitian dan Aplikasi Sistem dan Teknik Industri) Vol 8, No 2 (2014): Jurnal PASTI
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (998.415 KB)

Abstract

PT. XYZ merupakan salah satu perusahaan yang mengolah kelapa sawit menjadi CPO. Persaingan yang ketat memaksa pihak manajemen membuat suatu konsep rencana untuk menghadapinya, hal ini menyebabkan perusahaan berusaha untuk menghasilkan CPO yang lebih baik untuk memberikan kepuasan kepada konsumen. Penelitian ini dilakukan di stasiun press pada proses pengempaan yang merupakan proses utama yang memisahkan minyak dengan ampas. Tingginya kehilangan minyak yang terdapat pada proses pengempaan ini merupakan salah satu penyebab kurangnya mutu CPO yang dihasilkan. Penulis menggunakan konsep kaizen atau perbaikan terus-menerus pada mesin digester dan press untuk mengurangi kehilangan minyak di stasiun press. Dalam pelaksanaan kegiatan perbaikan, konsep kaizen memutar roda deming (siklus PDCA) dan melakukan delapan langkah pemecahan masalah. Delapan langkah pemecahan masalah ini dimulai dengan identifikasi masalah, target, analisa kondisi, analisa penyebab, rencana perbaikan, pelaksanaan perbaikan, evaluasi hasil, dan standarisasi. Dari analisa kondisi dan penyebab didapat beberapa faktor yang akan diperbaiki adalah melakukan penggantian long dan short arm, bottom plate, temperatur gauge, press cage, dan screw press, serta dilakukannya settingan ampere dan tekanan hidrolik motor. Berdasarkan analisa didapat persentase rata-rata kehilangan minyak yang dapat diminimalisasi selama penelitian dari 7.37% menjadi 6.31%. untuk mempertahankan hasil yang telah dicapai, maka dilakukan pengontrolan pada semua komponen mesin digester dan press agar proses berjalan dengan lancer.Kata Kunci : Oil losses, Kaizen, PDCA-8 langkah pemecahan masalah
PENDEKATAN LEAN THINKING DENGAN MENGGUNAKAN MENGGGUNAKAN METODE ROOT CAUSE ANALYSIS UNTUK MENGURANGI NON VALUE ADDED ACTIVITIES M Wahyu Syawalluddin
Jurnal PASTI (Penelitian dan Aplikasi Sistem dan Teknik Industri) Vol 8, No 2 (2014): Jurnal PASTI
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.644 KB)

Abstract

Untuk memenangkan persaingan pasar maka supply chain harus menyediakan produk yang murah, berkualitas, tepat waktu, dan bervariasi. Objek penelitian ini merupakan salah satu perusahaan jasa yang bergerak pada bidang warehousing, forwarding, dan ekspedisi. Saat ini masih kurang maksimalnya pengiriman barang yang mengakibatkan keterlambatan pada proses pengiriman, sebagai contoh menunggu pada proses pengiriman dokumen antar departemen. Tujuan dari penelitian ini dengan mengevaluasi proses penerimaan order sampai dengan proses pengiriman barang dengan menggunakan pendekatan lean thinking dengan menggunakan metode Root Cause Analysis (RCA). Berdasarkan analisa pemetaan kuesioner pada identifikasi waste, ditemukan beberapa waste kritis pada tiap-tiap departemen seperti waiting dan motion, 63% aktivitas tersebut di nilai sebagai aktivitas value added dan 15% sebagai aktivitas non value added bagi perusahaan. Hasil persentase tersebut didapat dengan melihat implementasi 8 waste yang terjadi pada perusahaan jasa. Setelah diketahui beberapa aktivitas non value added didapatkan beberapa perbaikan dengan menggunakan metode Root Cause Analysis dengan membuat factor causal table yang didapatkan 5 altenatif solusi yang pantas untuk diterapkan oleh perusahaan untuk mengurangi aktivitas yang tidak bernilai tambah.Kata Kunci: Lean, Value Stream Mapping, Warehousing, Root Cause Analysis.
ANALISIS KELAYAKAN INVESTASI ALAT DNA REAL TIME THERMAL CYCLER (RT-PCR) UNTUK PENGUJIAN GELATIN Dwinanto Purnatiyo
Jurnal PASTI (Penelitian dan Aplikasi Sistem dan Teknik Industri) Vol 8, No 2 (2014): Jurnal PASTI
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.692 KB)

Abstract

PT. X merupakan perusahan yang melakukan import bahan gelatin halan. Pengendalian kualitas bahan gelatin dibutuhkan investasi pembelian alat Real Time PCR (RT-PCR). Berdasarkan analisa kelayakan investasiberdasar aspek permintaan, bahwa investasi yang dikeluarkan dikatakan layak, karena permintaan pasar sangat tinggi dengan peningkatan 10% tiap tahunnya. Berdasarkan aspek teknis, investasi pembelian alat RT-PCR layak dilakukan karena berbagai faktor seperti faktor waktu, kualitas dan riset. Berdasarkan aspek keuangan dengan nilai NPV > 0 yaitu Rp. 2,016,255,444, nilai IRR > MARR (8.50 %) yaitu 73%, nilai Profitability Index > 1 yaitu sebesar 4,48.dan nilai Payback Period yaitu 1,34 tahun, maka investasi layak. Setelah melakukan kelayakan investasi, dilakukan analisis sensitivitas untuk melihat perubahan nilai NPV terhadap total cost dan total revenue. Dinyatakan investasi dapat layak dijalankan pada perubahan kenaikan total cost sebesar 50% dan penurunan nilai total revenue sebesar 30%.Kata kunci: Studi kelayakan, NPV, IRR, PI, Payback Period, Analisa sensitivitas
KONSERVASI ENERGI DI PT SANWA SCREEN INDONESIA Galih Ramaningtyas
Jurnal PASTI (Penelitian dan Aplikasi Sistem dan Teknik Industri) Vol 8, No 2 (2014): Jurnal PASTI
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.476 KB)

Abstract

Konservasi energi belum menjadi aktivitas konsisten dilakukan dalam industri otomotif sebagai upaya konkrit untuk mengurangi kerugian dan untuk menghemat energi listrik dan juga untuk mengurangi biaya produksi. Dalam proses produksi, para pengusaha mempunyai kepentingan sektor di industrial masih menggunakan energi listrik tanpa memahami peluang penghematan energi. Penelitian ini menyelidiki tentang kegiatan konservasi energi listrik dalam industri otomotif yang terdiri dari audit energi dan penghematan energi peluang melalui penerapan teknologi yang lebih efisien dengan mempertimbangkan aspek teknis dan ekonomis. Konservasi energi listrik merupakan pemanfaatan energi listrik dengan efisiensi tinggi melalui langkah-langkah pengurangan kerugian listrik di semua tingkatan manajemen, mulai dari generasi listrik, transmisi listrik, sampai pemanfaatannya. Tahapan lengkap dari manajemen energi yang terdiri dari fase awal, audit dan tahap analisis, dan tahap implementasi. PT.Sanwa Layar Indonesia memproduksi komponen body mobil. Its pasokan energi listrik berasal dari dua listrik Travo 630 kVA dan 1.600 KVa. Sistem distribusi terdiri dari lima tegangan rendah panel distribusi utama untuk memasok energi untuk fasilitas produksi utama seperti Painting, Press, injeksi, printing, mold print.Kata Kunci: Konservasi, Energi, Listrik, Penghematan, Industri, Distorsi      

Page 1 of 1 | Total Record : 10