cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Sosioinforma
ISSN : 24428094     EISSN : 25027913     DOI : -
Core Subject : Social,
Sosio Informa merupakan nama baru dari Majalah Informasi Permasalahan dan Usaha Kesejahteraan Sosial. Majalah Sosio Informa menyajikan tulisan hasil kajian literatur dan kajian pemikiran kritis mengenai pembangunan kesejahteraan sosial. Sosio Informa merupakan media publikasi Pusat Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial dan pihak-pihak yang menekuni bidang pembangunan kesejahteraan sosial.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 2 (2016): Sosio Informa" : 7 Documents clear
POTENSI MODAL SOSIAL PADA KELOMPOK USAHA BERSAMA PROGRAM PENANGGULANGAN KEMISKINAN Muhtar Muhtar; Ivo Noviana
Sosio Informa Vol 2 No 2 (2016): Sosio Informa
Publisher : Politeknik Kesejahteraan Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33007/inf.v2i2.254

Abstract

Tulisan ini bertujuan mendeskripsikan potensi modal sosial dalam pendekatan kelompok usaha bersama program penanggulangan kemiskinan sektoral yang diselenggarakan oleh Kementerian Sosial, di mana modal sosial merupakan salah satu pendekatan yang semakin diperhitungkan untuk mengatasi masalah kemiskinan di banyak negara termasuk di Indonesia. Disadari bahwa meskipun program penanggulangan kemiskinan di Indonesia telah sejak lama dilakukan oleh pemerintah bersama masyarakat, tetapi realitasnya kemiskinan masih menjadi masalah nasional berkepanjangan hingga saat ini. Tulisan ini memanfaatkan studi literatur dan studi dokumen termasuk browshing internet. Hasil kajian menunjukkan bahwa modal sosial dalam pendekatan kelompok usaha bersama dapat memainkan peranan penting dalam pengembangan masyarakat yang semakin mandiri, sehingga mampu berfungsi baik secara individu, keluarga dan masyarakat. Oleh karena itu, pendekatan kelompok usaha bersama yang didalamnya terkadung modal sosial perlu terus lanjutkan dan dikembangkan.
KEBIJAKAN BARU: JAMINAN PEMENUHAN HAK BAGI PENYANDANG DISABILITAS Imas Sholihah
Sosio Informa Vol 2 No 2 (2016): Sosio Informa
Publisher : Politeknik Kesejahteraan Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33007/inf.v2i2.256

Abstract

Penyandang Disabilitas menghadapi kesulitan yang lebih besar dibandingkan masyarakat non disabilitas dikarenakan hambatan dalam mengakses layanan umum, seperti akses dalam layanan pendidikan, kesehatan, maupun dalam hal pekerjaan yang masih memerlukan banyak perhatian baik oleh negara dan masyarakat Indonesia. Berbagai kebijakan pun telah diupayakan oleh pemerintah. Kebijakan yang baru saja diberlakukan adalah Undang-Undang No. 8 Tahun 2016 Tentang Penyandang Disabilitas (UUPD). UUPD memberikan harapan baru bagi terwujudnya penghormatan, pelindungan, dan pemenuhan hak penyandang disabilitas. Terpenuhinya hak Penyandang disabilitas dan pemenuhan kewajiban pemerintah serta peran serta aktif dari masyarakat sangat diperlukan dan menjadi tantangan kedepan dalam implementasi UUPD. Sinkronisasi dan pembenahan di segala bidang mutlak diperlukan terutama masalah penyeragaman data jumlah penyandang disabilitas dan Peran dari Komisi Nasional Disabilitas (KND) dalam pemantauan, evaluasi, dan advokasi pelaksanaan penghormatan, pelindungan, dan pemenuhan hak penyandang disabilitas sehingga dapat berjalan dengan efektif.
DUKUNGAN KELUARGA BAGI KESEJAHTERAAN LANJUT USIA Mulia Astuti
Sosio Informa Vol 2 No 2 (2016): Sosio Informa
Publisher : Politeknik Kesejahteraan Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33007/inf.v2i2.297

Abstract

Pemenuhan kebutuhan dan hak-hak lanjut usia merupakan tanggung jawab bersama pemerintah, masyarakat termasuk keluarga. Permasalahannya adalah masih banyak lanjut usia yang belum terpenuhi kebutuhan dan hak-haknya baik disebabkan oleh faktor kemiskinan maupun karena kurangnya pengetahuan keluarga dan masyarakat tentang kebutuhan dan hak-hak lanjut usia, dan upaya atau cara-cara pemenuhannya. Tulisan ini  bertujuan untuk mengetahui pokok-pok pikiran tentang dukungan keluarga bagi kesejahteraan lanjut usia. Pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka dan data sekunder tentang dukungan keluarga bagi kesejahteraan lanjut usia. Hasil kajian menguraikan tentang keluarga dan fungsi-fungsinya, jenis-jenis dukungan keluarga, kesejahteraan lansia yang meliputi kebutuhan dan hak-haknya berdasarkan pendapat para ahli dan peraturan perundang-undangan. Disamping itu juga dikemukakan pokok-pokok pikiran tentang kegiatan dukungan keluarga bagi kesejahteraan lanjut usia. Untuk mempercepat perluasan jangkauan pelayanan dan rehabilitasi bagi lanjut usia, direkomendasikan kepada pemerintah, pemerintah daerah(provinsi, kanupaten/kota), dan pihak-pihak terkait yang peduli kepada kesejahteraan lanjut usia  untuk mengembangkan kegiatan “Dukungan Keluarga bagi Kesejahteraan Lanjut Usia” di seluruh Indonesia. 
UPAYA PENYANDANG DISABILITAS TUBUH DALAM MENGGAPAI ASA MELALUI BALAI BESAR REHABILITASI VOKASIONAL BINA DAKSA CIBINONG Ahmad Suhendi; Ruaida Murni
Sosio Informa Vol 2 No 2 (2016): Sosio Informa
Publisher : Politeknik Kesejahteraan Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33007/inf.v2i2.220

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk memberikan informasi terkait dengan keberadaan penyandang disabilitas khususnya tubuh atau yang biasa digunakan dengan istilah daksa. Keberadaan penyandang disabilitas tubuh sebagai warga negara suatu bangsa termasuk di Indonesia relatif cukup besar jumlahnya. Penyandang disabilitas tubuh sebagai insan ciptaan Tuhan mempunyai kewajiban dan hak yang sama dalam batas-batas tertentu dengan yang lainnya. Penyandang disabilitas tubuh sebagai insan manusia juga mempunyai asa atau harapan hidup yang layak sebagaimana insan manusia normal pada umumnya. Oleh karena itu dalam mendukung asa tersebut, maka penyandang disabilitas tubuh harus mempunyai kepercayaan diri, bekal, dan keterampilan di bidang tertentu. Salah satu lembaga yang dapat mendukung penyandang disabilitas tubuh dalam upaya menggapai asa tersebut yaitu Balai Besar Rehabilitasi Vokasional Bina Daksa (BBRVBD) yang berlokasi di Cibinong Kabupaten Bogor Provinsi Jawa Barat. Pengumpulan data dalam kajian ini menggunakan studi dokumentasi yang terkait dengan Balai Besar Rehabilitasi Vokasional Bina Daksa (BBRVBD). Hasil pengkajian yang dilakukan, diperoleh data yang cukup signifikan terkait dengan upaya penyandang disabilitas tubuh dalam menggapai asa. Walaupun demikian, sebagai lembaga yang dikelola pemerintah dalam hal ini Kementerian Sosial Republik Indonesia harus terus dapat mengikuti trend perkembangan pasar kerja atau dunia usaha dalam mendukung asa penyandang disabilitas tubuh.  Kata kunci: Penyandang disabilitas tubuh, menggapai asa, Balai Besar Rehabilitasi Vokasional Bina Daksa.
INSTITUSI (PENERIMA) WAJIB LAPOR DALAM PENANGANAN KORBAN PENYALAHGUNAAN NARKOTIKA: TANTANGAN DAN SOLUSI ALTERNATIF Nunung Unayah
Sosio Informa Vol 2 No 2 (2016): Sosio Informa
Publisher : Politeknik Kesejahteraan Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33007/inf.v2i2.218

Abstract

Kajian ini dimaksudkan  untuk mendeskripsikan tantangan dan solusi alternatif atas keberadaan Institusi Penerima Wajib Lapor Pecandu Narkotika sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 25 tahun 2011. Proses kajian dilakukan dengan studi dokumentasi  dan kepustakaan. Hasil kajian menunjukkan bahwa Pelaksanaan Wajib Lapor Pecandu Narkoba masih mengalami beberapa kendala seperti (1) minimnya pengetahuan masyarakat atas keberadaan IPWL; (2) terbatasnya jumlah dan sebaran IPWL dibandingkan dengan target populasi, (3) rendahnya kapasitas kelembagaan IPWL; (4) rendahnya kepercayaan korban dan atau keluarga kepada IPWL atas kerahasiaan data, dan bahwa mereka tidak dipidana, dan (5) belum adanya pedoman operasional IPWL. Sehubungan dengan hal ini, pemerintah pusat dan daerah bekerjasama dengan IPWL perlu mengadakan akselerasi dalam penanganan korban penyelahgunaan narkotika dengan: (1) melakukan sosialisasi intensif kepada masyarakat atas keberadaan IPWL; (2) menambah jumlah dan sebaran IPWL sehingga seimbang dengan target populasi, (3) meningkatkan kapasitas kelembagaan IPWL; (4) meningkatkan kepercayaan korban dan atau keluarga kepada IPWL atas kerahasiaan data, dan bahwa mereka tidak dipidana;  dan (5) segera membuat pedoman operasional IPWL.Kata Kunci : Institusi Penerima Wajib Lapor Pecandu;  Narkotik : Tantangan dan Solusi
GAYA PENGASUHAN DAN KECERDASAN EMOSI ANAK Alit Kurniasari
Sosio Informa Vol 2 No 2 (2016): Sosio Informa
Publisher : Politeknik Kesejahteraan Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33007/inf.v2i2.269

Abstract

Kajian Mengasuh Anak dengan Kecerdasan Emosi, bertujuan untuk mengenalkan pada orang tua bahwa  aspek kecerdasan intelektual saja tidak cukup bagi kesuksesan dan prestasi anak saat dewasa nanti.  Anak yang pintar dapat masuk ke perguruan tinggi tetapi belum menjamin anak sukses dimasa depan. Kecerdasan emosi memberi solusi agar anak tidak hanya pandai secara intelektual namun juga mampu berelasi dan memiliki kepribadian menyenangkan, Kemampuan tersebut dapat dicapai dengan mengenal emosinya, mengelola emosi sendiri, memotivasi diri, mengenal emosi orang lain dan membina hubungan dengan orang lain. Orang tua sebagai role model perlu berlatih untuk memiliki kecerdasan emosional yang mumpuni, sehingga pengasuhan menjadi efektif. Kecerdasan emosi dapat diajarkan pada setiap rentang usia, namun lebih efektif hasilnya jika sudah dilatih sejak anak usia balita. Berbagai strategi dan cara untuk meningkatkan kecerdasan emosional baik bagi anak maupun orang tua, dan orang tua dapat mengenal ciri-ciri seorang anak yang telah memiliki kecerdasan emosi. Orang tua harus berlatih dan berlatih terus agar mencapai hasil optimal, mempertahankan kecerdasan emosi, maka orang tua sebagai pembimbing anak, berperan aktif dalam mendidik emosi anak, mengekpresikan perhatian pada perkembangan anak, mencintai dengan tulus, mendengarkan dengan seksama saat anak bercerita. Beri kesempatan anak untuk bersosialisasi sejak dini, berorganisasi agar anak dapat mengembangkan kecerdasan emosionalnya. Kata Kunci: orang tua, kecerdasan emosi, pengasuhan, 
UPAYA PENANGGULANGAN KEMISKINAN MELALUI PEMBERDAYAAN USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH Krisnawati Krisnawati
Sosio Informa Vol 2 No 2 (2016): Sosio Informa
Publisher : Politeknik Kesejahteraan Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33007/inf.v2i2.235

Abstract

Artikel ini bertujuan mendeskripsikan secara faktual informasi tentang prioritas pembangunan yang diarahkan pada peningkatan kesejahteraan rakyat yang tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 5 tahun 2010 tentang Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) tahun 2010-2014, dalam Peraturan tersebut Presiden penegaskan bahwa salah satu prioritas pembangunan adalah penanggulangan kemiskinan dan perbaikan pendapatan dengan perlindungan sosial yang berbasis keluarga, pemberdayaan masyarakat dan perluasan keasempatan ekonomi masyarakat yang berpendapatan rendah. Berdasarkan hal ini berarti Usaha mikro, kecil dan menengah telah diakui sangat strategis dan penting tidak hanya bagi pertumbuhan ekonomi tetapi juga untuk pembagian pendapatan yang merata bagi masyarakat. Karena peranannya yang sangat strategis dan penting, oleh karena itu Indonesia memberikan perhatian khusus bagi perkembangan-perkembangan mereka, termasuk membina lingkungan dengan iklim usaha yang kondusif, memfasilitasi dan memberikan akses pada sumberdaya produktif dan memperkuat kewirausahaan serta daya saingnya.

Page 1 of 1 | Total Record : 7


Filter by Year

2016 2016


Filter By Issues
All Issue Vol 7 No 3 (2021): Sosio Informa Vol 7 No 1 (2021): Sosio Informa Vol 6, No 1 (2020): Sosio Informa Vol 5, No 3 (2019): Sosio Informa Vol 5, No 2 (2019): Sosio Informa Vol 5, No 1 (2019): Sosio Informa Vol 4, No 3 (2018): Sosio Informa Vol 4, No 3 (2018): Sosio Informa Vol 4, No 2 (2018): Sosio Informa Vol 4, No 2 (2018): Sosio Informa Vol 4, No 1 (2018): Sosio Informa Vol 4 No 1 (2018): Sosio Informa Vol 3 No 3 (2017): Sosio Informa Vol 3 No 2 (2017): Sosio Informa Vol 3 No 1 (2017): Sosio Informa Vol 2 No 3 (2016): Sosio Informa Vol 2 No 2 (2016): Sosio Informa Vol 2 No 1 (2016): SOSIO INFORMA Vol 1 No 3 (2015): Sosio Informa Vol.1.edisi 3 tahun 2015 Vol 1, No 3 (2015) Vol 1 No 2 (2015): Sosio Informa Vol 1, No 2 (2015): Sosio Informa Vol 1 No 1 (2015): Sosio Informa Vol 1, No 1 (2015): Sosio Informa Vol 19, No 3 (2014) Vol 19 No 3 (2014): INFORMASI : Permasalahan dan Usaha Kesejahteraan Sosial Vol 19 No 2 (2014): INFORMASI: Permasalahan dan Usaha Kesejahteraan Sosial Vol 19, No 2 (2014): INFORMASI: Permasalahan dan Usaha Kesejahteraan Sosial Vol 19, No 1 (2014): INFORMASI: Permasalahan dan Usaha Kesejahteraan Sosial Vol 19 No 1 (2014): INFORMASI: Permasalahan dan Usaha Kesejahteraan Sosial Vol 18, No 3 (2013): INFORMASI: Permasalahan dan Usaha Kesejahteraan Sosial Vol 18 No 3 (2013): INFORMASI: Permasalahan dan Usaha Kesejahteraan Sosial Vol 18 No 2 (2013): INFORMASI : Permasalahan dan Usaha Kesejahteraan Sosial Vol 18, No 2 (2013) Vol 18 No 1 (2013): INFORMASI: Permasalahan dan Usaha Kesejahteraan Sosial Vol 18, No 1 (2013): INFORMASI: Permasalahan dan Usaha Kesejahteraan Sosial Vol 17, No 3 (2012) Vol 17 No 3 (2012): INFORMASI : Permasalahan dan Usaha Kesejahteraan Sosial Vol 17, No 2 (2012) Vol 17 No 2 (2012): INFORMASI : Permasalahan dan Usaha Kesejahteraan Sosial Vol 17, No 1 (2012): INFORMASI: Permasalahan dan Usaha Kesejahteraan Sosial Vol 17 No 1 (2012): INFORMASI: Permasalahan dan Usaha Kesejahteraan Sosial Vol 16, No 3 (2011): INFORMASI : Permasalahan dan Usaha Kesejahteraan Sosial Vol 16, No 3 (2011): INFORMASI: Permasalahan dan Usaha Kesejahteraan Sosial Vol 16 No 3 (2011): INFORMASI: Permasalahan dan Usaha Kesejahteraan Sosial Vol 16 No 2 (2011): INFORMASI : Permasalahan dan Usaha Kesejahteraan Sosial Vol 16, No 1 (2011): INFORMASI: Permasalahan dan Usaha Kesejahteraan Sosial Vol 16 No 1 (2011): INFORMASI: Permasalahan dan Usaha Kesejahteraan Sosial Vol 14 No 3 (2009): INFORMASI : Permasalahan dan Usaha Kesejahteraan Sosial Vol 12 No 3 (2007): INFORMASI : Permasalahan dan Usaha Kesejahteraan Sosial Vol 12 No 2 (2007): INFORMASI : Permasalahan dan Usaha Kesejahteraan Sosial Vol 12 No 1 (2007): INFORMASI : Permasalahan dan Usaha Kesejahteraan Sosial Vol 11 No 1 (2006): INFORMASI : Permasalahan dan Usaha Kesejahteraan Sosial Vol 11, No 1 (2006): INFORMASI : Permasalahan dan Usaha Kesejahteraan Sosial Vol 10 No 3 (2005): INFORMASI : Permasalahan dan Usaha Kesejahteraan Sosial Vol 10 No 2 (2005): INFORMASI : Permasalahan dan Usaha Kesejahteraan Sosial Vol 10 No 1 (2005): INFORMASI : Permasalahan dan Usaha Kesejahteraan Sosial Vol 9 No 1 (2004): INFORMASI : Permasalahan dan Usaha Kesejahteraan Sosial Vol 8 No 4 (2003): INFORMASI : Permasalahan dan Usaha Kesejahteraan Sosial Vol 8 No 3 (2003): INFORMASI : Permasalahan dan Usaha Kesejahteraan Sosial Vol 8 No 2 (2003): INFORMASI : Permasalahan dan Usaha Kesejahteraan Sosial Vol 7 No 2 (2002): INFORMASI : Permasalahan dan Usaha Kesejahteraan Sosial Vol 7 No 1 (2002): INFORMASI : Permasalahan dan Usaha Kesejahteraan Sosial More Issue