cover
Contact Name
Santosa Kusumah
Contact Email
santosa.kusumah@unpad.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
santosa.kusumah@unpad.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Dharmakarya : Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat
ISSN : 23028955     EISSN : 26142392     DOI : -
Jurnal Dharmakarya terbit 4 (empat) kali dalam satu tahun (Maret, Juni, September dan Desember)
Arjuna Subject : -
Articles 19 Documents
Search results for , issue "Vol 12, No 2 (2023): Juni, 2023" : 19 Documents clear
UPAYA MENURUNKAN ANGKA KEJADIAN TALASEMIA MAYOR PADA MASYARAKAT MELALUI EDUKASI DAN PEMERIKSAAN DARAH: MENUJU ZERO GROWTH TALASEMIA MAYOR DI INDONESIA Ramdan Panigoro; Edhyana Sahiratmadja
Dharmakarya : Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat Vol 12, No 2 (2023): Juni, 2023
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/dharmakarya.v12i2.37317

Abstract

Talasemia mayor adalah kelainan darah merah akibat adanya mutasi pada gen globin ­alfa atau beta. Penyandang talasemia mayor membutuhkan transfusi darah setiap bulan seumur hidupnya. Di Indonesia, pembiayaan pengobatan talasemia mayor menjadi beban kelima dalam pembiayaan BPJS. Untuk itu, pencegahan talasemia mayor perlu dilakukan, salah satunya adalah dengan tidak menikah dengan sesama pembawa sifat talasemia (talasemia minor). Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat sebagai upaya pencegahan dalam menurunkan angka kejadian atau prevalensi talasemia mayor dengan melakukan edukasi melalui video. Selain itu dilakukan pemeriksaan status talasemia minor untuk mengetahui besarnya prevalensi pembawa sifat talasemia di masyarakat. Metode perekrutan responden dimulai dari penyebaran ajakan tentang donor darah dan skrining status pembawa sifat talasemia. Setelah melihat tayangan video, responden diminta untuk menandatangani informed consent dan bila bersedia maka responden akan diperiksa status pembawa sifat talasemia dengan pemeriksaan darah lengkap. Bagi responden yang terduga membawa sifat talasemia dilanjutkan dengan pemeriksaan Hb-elektroforesis. Sejumlah 112 orang datang di gedung Eijkman Bandung, 27 Mei 2021, yang terdiri dari 51 orang yang hadir secara individual dan 60 orang yang hadir dengan anggota keluarga lainnya. Hasil menunjukkan bahwa prevalensi pembawa sifat talasemia pada masyarakat umum adalah sebesar 6,8%, sementara pada klaster keluarga sebesar 52,3%. Simpulan, penyuluhan tentang talasemia perlu terus ditingkatkan sehingga semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya pengetahuan mengenai talasemia dan kegunaan pemeriksaan status talasemia pra nikah. Pemeriksaan darah perlu dilakukan kepada semua lapisan masyarakat terutama pada keluarga besar penyandang talasemia mayor dengan prevalensi yang cukup tinggi. Selain itu perlu digaungkan pentingnya berdonor untuk sesama.
DISEMINASI INFORMASI BUDAYA KABUPATEN CIAMIS JAWA BARAT Wina Erwina
Dharmakarya : Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat Vol 12, No 2 (2023): Juni, 2023
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/dharmakarya.v12i2.38044

Abstract

Budaya negeri Indonesia sangat beragam, wisata budaya nya pun sering menjadi tempat yang bermanfaat untuk pembelajaran, salah satunya di Kabupaten Ciamis. Terdapat tempat peninggalan sejarah seperti  Situs Astana Gede Kawali, Situs Bojong Galuh Karangkamulyan, dan Kampung Adat Kuta. Namun adanya wisata budaya ini belum dibarengi dengan pendokumentasian budaya dan perlunya kerjasama dengan masyarakat agar proses pelestarian terjaga dengan baik. Salah satu prosesnya yaitu dengan diseminasi informasi di Kabupaten Ciamis. Metode Pengambdian Pada Masyarakat ini dilakukan dengan Seminar virtual dengan forum Taman Baca Masyarakat dan masyarakat luas, dan juga pembuatan video yang di-upload di platform Youtube. Proses dan upaya ini dilakukan untuk mengedukasi masyarakat serta menumbuhkan rasa peduli atas pelestarian situs sejarah di Kabupaten Ciamis.
PELATIHAN PEMANFAATAN THIBBUN NABAWI UNTUK MEMBANTU TERAPI DIABETES MELITUS DI KELURAHAN TAMANSARI BANDUNG Sani Ega Priani
Dharmakarya : Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat Vol 12, No 2 (2023): Juni, 2023
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/dharmakarya.v12i2.39432

Abstract

Diabetes melitus adalah slah satu penyakit gangguan metabolik dengan prevalensi yang terus meningkat baik di dunia ataupun di Indonesia, termasuk di kota Bandung. Penggunaan bahan herbal sudah banyak diteliti mampu membantu terapi diabetes melitus, termasuk diantaranya bahan herbal yang masuk ke dalam kategori thibbun Nabawi. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman/keterampilan masyarakat terkait pemanfaatan thibbun Nabawi untuk membantu terapi diabetes melitus. Kegiatan dilakukan terhadap kader PKK di Keluarahan Tamansari. Kegiatan dibagi menjadi tiga tahapan yakni pemberian materi tentang pemanfaatan thibbun Nabawi untuk terapi diabetes melitus, pelatihan pembuatan ramuan herbal berbasis thibbun Nabawi, dan penyebaran e-booklet untuk masyarakat luas terkait materi pengabdian melalui perantara kader PKK. Evaluasi keberhasilan kegiatan dilakukan dengan pemberian pre-test dan post-test. Berdasarkan kegiatan yang dilakukan diketahui terjadi peningkatan pengetahuan mitra sebesar 253,42% tentang pemanfaatan thibbun nabawi untuk membantu terapi diabetes melitus dan 92,59% untuk pelatihan pembuatan ramuan herbal. Dapat disimpulkan bahwa kegiatan PKM yang dilakukan berhasil peningkatkan pemahaman dan atau keterampilan masyarakat terkait pemanfaatan thibbun Nabawi untuk membantu terapi diabetes melitus. 
RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI PERTANIAN HAMPARAN BERBASIS WEB GIS (Studi Kasus Di Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kuburaya) Agus Sugiarto
Dharmakarya : Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat Vol 12, No 2 (2023): Juni, 2023
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/dharmakarya.v12i2.37010

Abstract

ABSTRAK. Perencanaan pembangunan pertanian memerlukan basis data yang akurat dan realtime. Hal ini penting dalam rangka melihat perkembangan aktivitas pertanian dan kesejahteraan petani sebagai ujung tombak ketahanan pangan. Jumlah Penyuluh Pertanian Lapangan yang tidak sebanding dengan jumlah petani menyebabkan sulitnya monitoring kegiatan pertanian. Penyajian informasi dalam bentuk Web GIS diharapkan menjadi solusi sehingga bantuan, pembinaan dan penyuluhan oleh pemerintah melalui dinas pertanian bisa tepat sasaran. Tujuan penelitian ini adalah terbangunnya Sistem Informasi Pertanian Hamparan Berbasis Web GIS di Kecamatan Sungai Kakap sehingga dapat dijadikan model untuk kegiatan monitoring pertanian di kawasan lain. Metode perekayasaan dalam kegiatan ini adalah dengan melakukan rancang bangun system informasi berdasarkan analisis kebutuhan para Penguluh Pertanian Lapangan. Hasil dari karya ini adalah Rekayasa Perangkat Lunak berupa Aplikasi Sistem Informasi Pertanian hamparan berbasis Web GIS. Aplikasi Web GIS ini selanjutnya dapat digunakan sebagai alat untuk monitoring kegiatan pertanian di Kecamatan Sungai kakap Kabupaten Kuburaya.
PENINGKATAN KAPASITAS KELEMBAGAAN TANI DAN PENINGKATAN PRODUKTIVITAS LAHAN BERDASARKAN KARAKTERISTIK TANAH DAN LINGKUNGANNYA Adi Nugraha; Iwan Setiawan; Ahmad Choibar Tridakusumah; Hepi Hapsari; Ganjar Kurnia
Dharmakarya : Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat Vol 12, No 2 (2023): Juni, 2023
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/dharmakarya.v12i2.45687

Abstract

ABSTRAK.  Sustainable Development Goals (SDGs) memasukkan ketahanan pangan sebagai salah satu dari 17 indikator keberhasilan. Namun, naiknya angka kelaparan dunia menyebabkan perlunya peningkatan produksi tanaman pangan, terutama di daerah tropis seperti Indonesia. Salah satu penyebab utama penurunan produktivitas tanaman pangan adalah penurunan kesuburan tanah yang drastis, yang selanjutnya diperparah dengan kurangnya pemahaman di kalangan petani. Hal ini menyebabkan kebingungan di kalangan petani mengenai dosis pupuk organik dan anorganik yang tepat untuk digunakan untuk meningkatkan kesuburan tanah. Desa Ciburuy yang terletak di Kecamatan Padalarang Jawa Barat merupakan salah satu desa di Kabupaten Bandung Barat yang perekonomiannya sangat bergantung pada produksi komoditas pertanian. Namun, terjadi penurunan produktivitas padi akibat pemupukan yang tidak seimbang yang kemungkinan disebabkan oleh defisiensi unsur hara yang dibutuhkan untuk pertumbuhan tanaman yang optimal. Untuk mengatasi masalah ini, program seminar dan pelatihan dilakukan untuk meningkatkan kapasitas petani dalam memahami defisiensi unsur hara dan melatih mereka menghitung dosis pupuk berimbang yang tepat agar mendapatkan efisiensi secara agronomi dan ekonomi. Program ini menyasar anggota kelompok tani yang membudidayakan tanaman pangan khususnya padi di Desa Ciburuy dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi padi. Uji tanah yang dilakukan di laboratorium menunjukkan bahwa tanah di Desa Ciburuy adalah Inceptisols dengan kandungan karbon organik (C-Organik) rendah (<2%), nitrogen total rendah (<0,2%), dan kalium tersedia rendah (<20 mg/100g). Program ini diharapkan dapat menghasilkan peningkatan kesadaran di kalangan petani tentang kesuburan tanah dan penggunaan pupuk berimbang. Program pelatihan ini merupakan langkah penting untuk mencapai tujuan ketahanan pangan di Indonesia dan memastikan pertanian berkelanjutan di masa depan. Kata kunci: pemberdayaan, kesuburan lahan, peningkatan produktivitas ABSTRACT. The Sustainable Development Goals (SDGs) include food security as one of the 17 indicators of success. However, the increasing number of hungry people in the world requires an increase in food crop production, particularly in tropical regions such as Indonesia. One of the main causes of the decline in productivity of food crops is the drastic decrease in soil fertility, which is further compounded by a lack of understanding among farmers. This leads to confusion among farmers regarding the appropriate doses of organic and inorganic fertilizers to use to improve soil fertility. Ciburuy village, located in Padalarang district, West Java, is one of the villages in West Bandung Regency whose economy depends heavily on agricultural commodity production. However, there has been a decline in rice productivity due to imbalanced fertilization, which may be caused by nutrient deficiencies required for optimal plant growth. To address this problem, a seminar and training program was conducted to enhance farmers' capacity in understanding nutrient deficiencies and train them to calculate the appropriate balanced fertilizer doses for optimal agronomic and economic efficiency. This program targeted members of the farmer group who cultivate food crops, particularly rice, in Ciburuy village with the aim of improving the quality and quantity of rice production. Soil tests conducted in the laboratory showed that the soil in Ciburuy village is Inceptisols with low organic carbon content (<2%), low total nitrogen (<0.2%), and low available potassium (<20 mg/100g). This program is expected to generate increased awareness among farmers regarding soil fertility and the use of balanced fertilizers. This training program is an important step in achieving food security goals in Indonesia and ensuring sustainable agriculture in the future.Keywords: Community Development, Soil Quality, Productivity 
STUDI DESKRIPTIF MENGENAI QUALITY OF WORKING LIFE PADA TENAGA KESEHATAN RSUD LABUANG BAJI Muhammad Ramdhani Febriansyah
Dharmakarya : Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat Vol 12, No 2 (2023): Juni, 2023
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/dharmakarya.v12i2.38480

Abstract

Pandemi Covid-19 mempengaruhi semua sektor kehidupan manusia di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Banyaknya orang yang terjangkit mengakibatkan bertambahnya beban kerja dan waktu kerja pada tenaga kesehatan, yang kemudian berpengaruh pada keseimbangan kehidupan mereka. Selain itu, kondisi kerja yang beresiko tinggi juga menjadi beban tersendiri pada kondisi mental mereka. Stres, kelelahan, depresi, dan kecemasan menjadi simtom yang sering ditemui pada tenaga kesehatan. Semua hal tersebut mempengaruhi kondisi kesejahteraan hidup terutama yang terkait pada pekerjaan para tenaga kesehatan. Untuk itu studi ini dibuat untuk melihat gambaran kesejahteraan hidup pada tenaga kesehatan di rumah sakit Labuang Baji. Penelitian dilakukan dengan metode deskriptif dengan sampel sebanyak 183 orang. Hasil dilihat berdasarkan pengkategorian data berdasarkan skor yang didapatkan tiap individu. Data yang didapat kemudian dilakukan uji normalitas untuk melihat distribusi datanya, kemudian dilakukan uji korelasi pada kelompok usia, uji beda pada demografis lainnya seperti kelompok jenis kelamin, status pernikahan, rumpun pekerjaan, status kepegawaian, dan penanganan covid-19 untuk melihat apakah ada perbedaan diantara kelompok data tersebut. Hasil yang didapatkan adalah mayoritas tenaga kesehatan memiliki skor total yang berada pada kategorisasi tinggi yaitu sebanyak 157 orang (86%). Berdasarkan dimensinya, pada dimensi control at work mayoritas tenaga kesehatan berada pada kategori rendah, dimensi lainnya berada pada kategori sedang dan tinggi. Pada uji beda, ditemukan perbedaan pada rumpun pekerjaan yaitu antara rumpun medis dan rumpun kesehatan masyarakat. Kesimpulan dari penelitian adalah tenaga kesehatan pada rumah sakit Labuang Baji memiliki kualitas hidup terkait pekerjaan yang sudah cukup tinggi, meskipun perlu ada peningkatan untuk dimensi control at work.
PKM PANTI ASUHAN KASIH PEDULI ANAK MELALUI PROGRAM SMART, HEALTHY, INDEPENDENT AND EXCITED (SHINE) DI BANJAR UMADUI DENPASAR BARAT BALI Nyoman Ngurah Adisanjaya; Ni Luh Utari Sumadewi; Ni Nyoman Ari Indra Dewi
Dharmakarya : Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat Vol 12, No 2 (2023): Juni, 2023
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/dharmakarya.v12i2.32391

Abstract

ABSTRAKPanti Asuhan Yayasan Kasih Peduli Anak (YKPA) adalah panti asuhan yang beralamat di Banjar Umadui Denpasar Barat. Yang menjadi permasalahan pada panti asuhan tersebut adalah keterbatasan kemampuan pengasuh memberikan keterampilan bidang non formal, dikarenakan keterbatasan kompetensi pengasuh serta sarana dan prasarana yang masih belum cukup memadai dalam bidang kesehatan, TI dan psikologi.Adapun metode yang digunakan adalah melakukan diskusi, pelatihan dan pendampingan. Kegiatan di bidang kesehatan diantaranya pengetahuan tentang kesehatan diri untuk upaya pencegahan penyebaran virus corona, bantuan kesehatan, sedangkan bidang TI melalui progam pelatiahn Office dan Photoshop, desain grafis, fotografi yang sudah disesuaikan dengan pembekalan di dunia kerja mereka nantinya,. Masing-masing kegiatan di ukur tingkat kemajuan keberhasilannya dengan melakukan tes baik sebelum maupun setelah kegiatan, melakukan monitoring dan evaluasi yang terjadwal.  Hasil pelaksanaan kegiatan dilakukan diawali dengan kegiatan di bidang kesehatan, dimana diberikan bantuan alat pencuci tangan potrable, alat pengukur suhu digital menggunakan sensor, serta pemberian pelatihan pembuatan hand sanitaizer. Pengukuran tingkat keberhasilan kegiatan mengalami peningkatan pengetahuan dan keterampilan sebesar 78%. Kegiatana bidang selanjutnya di bidang teknologi informasi, kegiatan ini mengkhususkan tentang pelatihan dan pendampingan pembelajaran komputer. Materi lebih banyak mengenai Microsoft Excel dan penerapannya dalam dunia kerja. ABSTRACT. The Yayasan Kasih Peduli Anak (YKPA) Orphanage is an orphanage having its address at Banjar Umadui, West Denpasar. The problem at the orphanage is the limited ability of caregivers to provide skills in non-formal fields, due to limited competence of caregivers and inadequate facilities and infrastructure in the fields of health, IT and psychology. The methods used are conducting discussions, training and mentoring. Activities in the health sector include knowledge about personal health for efforts to prevent the spread of the corona virus, health assistance, while in the IT sector through Office and Photoshop training programs, graphic design, photography that has been adapted to their future work world. Each activity is measured for its level of success by conducting tests both before and after the activity, conducting scheduled monitoring and evaluation. The results of the implementation of the activity were carried out starting with activities in the health sector, which were provided with portable hand washing equipment, digital temperature measuring devices using sensors, and providing training on making hand sanitizers. Measurement of the success rate of activities has increased knowledge and skills by 78%. The next field of activity is in the field of information technology, this activity specializes in training and mentoring computer learning. More material about Microsoft Excel and its application in the world of work.
PENINGKATAN KAPASITAS APARATUR DESA DALAM PENGELOLAAN DANA DESA DI DESA CINTARATU KECAMATAN PARIGI KABUPATEN PANGANDARAN Dewi Kania Sugiharti; Rully Herdita Ramadhani; Memed Sueb; Cahya Irawady; Indri  Yuliaftri
Dharmakarya : Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat Vol 12, No 2 (2023): Juni, 2023
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/dharmakarya.v12i2.39474

Abstract

Desa Cintaratu merupakan salah satu desa yang berada di wilayah Kabupaten Pangandaran, dimana kedudukannya sangat strategis karena berdampingan dengan pusat pemerintahan dan pendidikan serta kawasan wisata. Dengan banyaknya potensi yang dimilikinya, maka Desa Cintaratu perlu dilakukan sosialiasi sebagai bentuk pengabdian pada masyarakat terkait peningkatan kapasitas aparatur desa dalam pengelolaan dana desa. Mengingat tidak sepenuhnya aparatur desa memiliki kapasitas memadai dalam pengelolaan dana desa. Aparatur desa memiliki peranan penting dalam pengelolaan keuangan desa khususnya dana desa sebagai amanah undang-undang. Tujuan pengabdian pada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kapasitas aparatur desa dalam rangka mengefektifkan pengelolaan dana desa dan meningkatkan kapabilitas aparatur desa dalam mengelola dana desa, serta merespon aspirasi dan partisipasi masyarakat desa. Metode pengabdian pada masyarakat ini dilaksanakan dalam bentuk sosialiasi yang disampaikan dengan metode ceramah dan penyampaian materi dalam bentuk PPT melalui media layar infokus. Fakta yang ditemukan terkait pengelolaan dana desa yang ada di Desa Cintaratu, pada dasarnya pengelolaan keuangan desa khususnya dana desa, sudah dijalankan dengan memperhatikan prinsip-prinsip pengelolaan keuangan negara. Hal ini dapat dilihat dengan adanya informasi anggaran perencanaan dan belanja desa. Dengan dilaksanakannya kegiatan pengabdian pada masyarakat, aparatur desa di Desa Cintaratu ini merasakan pentingnya ilmu pengetahuan dalam pengelolaan dana desa. Aparatur desa merupakan aktor utama yang menentukan keberhasilan dalam menjalankan amanat undang-undang desa yang di dalamnya mengatur mengenai dana desa dan dana desa tersebut diperuntukan sebesar-besarnya bagi kepentingan dan kesejahteraan masyarakat desa.
LITERASI MEDIA SEBAGAI SARANA PEMBELAJARAN ANAK USIA DINI Encang Saepudin
Dharmakarya : Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat Vol 12, No 2 (2023): Juni, 2023
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/dharmakarya.v12i2.37432

Abstract

Literasi media menjadi sangat penting karena merupakan sebuah perspektif untuk menafsirkan makna pesan sehingga dapat memberikan petunjuk tentang bagaimana manusia memperlakukan media. Pembelajaran memerlukan media sebagai sarana penyampaian pesan, apalagi saat pandemi covid 19 yang terjadi saat ini berdampak besar bagi kehidupan bermasyarakat, salah satunya adalah pembelajaran jarak jauh.  Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat dengan tema literasi media sebagai sarana pembelajaran anak usia dini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan para guru mengenai literasi media pembelajaran. Metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, dan praktek. Hasil dari pelatihan adalah  bertambahnya pengetahuan dan keterampilan para peserta pengabdian kepada msyarakat tetang literasi media khususnya pemanfaatan berbagai media pembelajaran online dan proses pembelajaran literasi media. Secara khusus para peserta pelatihan dapat mengetahui proses pendidikan literasi media bagi anak usia dini dapat diuraikan dalam tiga tahapan pembelajarn yakni kegiatan awal, kegiatan inti, dan kegiatan akhir. Kesimpulan dari pelaksanaan pengabdian pada masyarakat yaitu para guru pendidikan akan usia dini dan para oramg tua memiliki pengetahuan tentang proses pendidikan literasi media yang akan diterapkan pada pendidikan anak usia dini.

Page 2 of 2 | Total Record : 19


Filter by Year

2023 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 14, No 1 (2025): Dharmakarya Maret 2025 Vol 13, No 4 (2024): Desember : 2024 Vol 13, No 3 (2024): September : 2024 Vol 13, No 2 (2024): Juni : 2024 Vol 13, No 1 (2024): Maret, 2024 Vol 12, No 4 (2023): Desember, 2023 Vol 12, No 3 (2023): September, 2023 Vol 12, No 2 (2023): Juni, 2023 Vol 12, No 1 (2023): Maret, 2023 Vol 11, No 4 (2022): Desember, 2022 Vol 11, No 3 (2022): September, 2022 Vol 11, No 2 (2022): Juni. 2022 Vol 11, No 1 (2022): Maret, 2022 Vol 10, No 4 (2021): Desember, 2021 Vol 10, No 3 (2021): September, 2021 Vol 10, No 2 (2021): Juni, 2021 Vol 10, No 1 (2021): Maret, 2021 Vol 9, No 4 (2020): Desember, 2020 Vol 9, No 3 (2020): September, 2020 Vol 9, No 2 (2020): Juni, 2020 Vol 9, No 1 (2020): Maret, 2020 Vol 8, No 4 (2019): Desember 2019 Vol 8, No 3 (2019): September 2019 Vol 8, No 2 (2019): Juni 2019 Vol 8, No 1 (2019): Maret 2019 Vol 7, No 4 (2018): Desember Vol 7, No 3 (2018): September Vol 7, No 2 (2018): Juni Vol 7, No 1 (2018): Maret Vol 7, No 1 (2018): Maret Vol 6, No 4 (2017): Desember Vol 6, No 4 (2017): Desember Vol 6, No 3 (2017): September Vol 6, No 3 (2017): September Vol 6, No 2 (2017): Juni Vol 6, No 2 (2017): Juni Vol 6, No 1 (2017): Maret Vol 6, No 1 (2017): Maret Vol 5, No 1 (2016): Dharmakarya Vol 5, No 1 (2016): Dharmakarya Vol 4, No 2 (2015): DHARMAKARYA Vol 4, No 2 (2015): Dharmakarya Vol 4, No 1 (2015): DHARMAKARYA Vol 4, No 1 (2015): Dharmakarya Vol 3, No 2 (2014): Dharmakarya Vol 3, No 2 (2014): Dharmakarya Vol 3, No 1 (2014): Dharmakarya Vol 3, No 1 (2014): Dharmakarya Vol 2, No 2 (2013): Dharmakarya Vol 2, No 2 (2013): Dharmakarya Vol 2, No 1 (2013): Dharmakarya Vol 2, No 1 (2013): Dharmakarya Vol 1, No 2 (2012): Dharmakarya Vol 1, No 2 (2012): Dharmakarya Vol 1, No 1 (2012): Dharmakarya Vol 1, No 1 (2012): Dharmakarya More Issue