cover
Contact Name
Santosa Kusumah
Contact Email
santosa.kusumah@unpad.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
santosa.kusumah@unpad.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Dharmakarya : Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat
ISSN : 23028955     EISSN : 26142392     DOI : -
Jurnal Dharmakarya terbit 4 (empat) kali dalam satu tahun (Maret, Juni, September dan Desember)
Arjuna Subject : -
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 4 (2018): Desember" : 15 Documents clear
Pemberdayaan Kader Kesehatan dalam Pencegahan dan Penatalaksanaan Stunting pada Anak di Wilayah Kerja Puskesmas Jatinangor Sri Hendrawati
Dharmakarya Vol 7, No 4 (2018): Desember
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.003 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v7i4.19527

Abstract

Stunting adalah masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dalam waktu yang cukup lama akibat pemberian makanan yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi. Indonesia menduduki urutan ke-5 negara yang memiliki penderita stunting terbanyak di dunia, Jawa barat menduduki urutan ke-12 dalam posisi prevalensi stunting anak berusia di bawah lima tahun di Indonesia dengan prevalensi sebesar 29,2% termasuk untuk wilayah Kabupaten Sumedang. Data menunjukkan bahwa di Kabupaten Sumedang, khususnya Kecamatan Jatinangor, memiliki angka kejadian stunting cukup tinggi, dan Desa Hegarmanah merupakan salah satu desa dengan tingkat stunting yang cukup tinggi di Kecamatan Jatinangor. Melalui kegiatan Pengabdian pada Masyarakat (PPM) Prioritas di wilayah kerja Puskesmas Jatinangor, tim pelaksana PPM melakukan pemberdayaan terhadap kader kesehatan di Kawasan Desa Hegarmanah, Jatinangor mengenai pencegahan dan penatalaksanaan stunting dengan tujuan untuk membantu kader kesehatan dalam meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan kewaspadaan terjadinya stunting pada anak serta bagaimana cara menanggulangi dan mengatasinya. Khalayak sasaran pada kegiatan ini adalah kader kesehatan di Desa Hegarmanah sejumlah 60 orang. Metode kegiatan ini dilakukan dengan ceramah, simulasi, diskusi, dan praktikum. Pengukuran pengetahuan pada kegiatan ini diperoleh menggunakan kuesioner pretest dan posttest, sedangkan pengukuran kemampuan psikomotor berdasarkan lembar cheklist observasi. Data dianalisis dengan distribusi frekuensi, nilai mean, dan dependent t-test. Hasil kegiatan menunjukkan terdapat perbedaan rata-rata skor pengetahuan kader sebelum (54,7±15,2) dan setelah (66,2±16,3) kegiatan pemberdayaan, dengan rata-rata peningkatan skor 11,5±15,5 (p=0,000;α=0,05). Pada kemampuan psikomotor kader menunjukkan peningkatan yang signifikan setelah dilakukan kegiatan. Melalui kegiatan ini pengetahuan dan kemampuan kader kesehatan dapat meningkat dalam pencegahan dan penatalaksanaan stunting pada anak. Hasil kegiatan ini merekomendasikan perlunya rencana tindak lanjut yaitu pencegahan dan penatalaksanaan stunting pada anak oleh kader kesehatan yang sudah dilatih dan dilakukan evaluasi secara berkelanjutan bekerjasama dengan Puskesmas Jatinangor.
METODA PENGENDALIAN KUALITAS UNTUK UMKM Merita Bernik; Wa Ode Zusnita
Dharmakarya Vol 7, No 4 (2018): Desember
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (251.611 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v7i4.14943

Abstract

Kota Cirebon merupakan salah satu kota di Jawa Barat yang merupakan kota tujuan wisata. Ciri khas kota Cirebon adalah batik yang dihasilkannya. Walaupun Cirebon terkenal dengan sentra batiknya, buka berarti semua penduduk dikota Cirebon bermatapencarian sebagai pengrajin batik. Masih banyak penduduknya yang bermata pencarian sebagai petani, buruh bangunan ataupun memiliki usaha-usaha kecil untuk menghidupi kebutuhan sehari-harinya. Hal tersebut terbuki dengan apa yang terjadi di kecamatan Talun Kabupaten Cirebon. Disana banyak sekali rumah tangga yang memiliki usaha sebagai pengrajin alat-alat kebersihan rumah tangga, pembuat kue kering dan basah, produksi pakaian dan masih banyak lagi. Dengan semakin majunya UMKM dan berdampak pada persaingan yang semakin ketat, maka diharapkan UMKM yang berada di kecamatan Talun ini dapat berkembang dan meningkatkan kualitas produknya. Berdasarkan hal tersebut maka diperlukan suatu metoda pengendalian kualitas yang mudah untuk dipahami dan juga diterapkan oleh UMKM di kecamatan Talun Kabupaten Cirebon. Dalam kegiatan ini metode pelaksanaan yang dipergunakan adalah metode Deplat Partisipatif yaitu melakukan kegiatan dalam bentuk pemberian penyuluhan dan bimbingan mengenai implementasi pengendalian kualitas pada pengrajin di Kecamatan Talun Kabupaten Cirebon.Kegiatan penyuluhan dan bimbingan ini dilaksanakan dalam bentuk memberikan pelatihan tersruktur.Berdasarkan hasil wawancara diperoleh bahwa metoda pengendalian kualitas yang mudah untuk diterapkan adalah dengan menggunakan SOP, sedangkan hasil dari wawancara dan kuesioner yang disebrakan kepada UMKM di kecamatan Talun kabupaten Cirebon, mereka lebih memahami mengenai kualitas, perntinya terdapat standar kualitas, dan mengetahui meroda pengendalian kualitas yang mudah untuk diterapkan.Abstrak (Indonesia) secara gamblang dan utuh menampilkan seluruh esensi tulisan; terdiri dari satu paragraph dengan spasi satu, menggunakan font Times New Roman 10pt, maksimal 250 kata,  disertai 3 (tiga) sampai 5 (lima) kata kunci Abstrak ditulis tanpa acuan (referensi), tanpa singkatan/akronim, dan tanpa footnote. Abstrak terdiri atas: pokok permasalahan, tujuan, metode, hasil dan pembahasan, dan simpulan. Abstrak ditulis bukan dalam bentuk matematis, pertanyaan, dan dugaan. Abstrak bukan merupakan hasil copy paste dari kalimat yang ada dalam isi naskah.  
PENGUATAN KELEMBAGAAN KOPERASI PRODUSEN KOPI JAVA PREANGER DALAM UPAYA MENINGKATKAN KINERJA BISNIS DAN PENDAPATAN PETANI KOPI Endah Djuwendah
Dharmakarya Vol 7, No 4 (2018): Desember
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/dharmakarya.v7i4.9773

Abstract

Mitra IbM adalah Koperasi  Produsen Kopi Margamulya dan Kelompok Tani Utami  yang mengusahakan kopi Arabica Java Preanger di Desa Margamulya Kecamatan Pangalengan Bandung.  Masalah produktifitas usahatani kopi masih rendah kurang dari 1 ton /Ha karena masih tingginya serangan hama dan penyakit tanaman serta dan masih diusahakan secara semi organik. Koperasi Margamulya belum dapat memenuhi permintaan pasar  dari segi kualitas dan kuantitas serta belum memiliki  pembukuan usaha yang baik.. Sedangkan Masalah yang dialami mitra kelompoktani Utama diantaranya  produktifitas usahatani kopi yang masih rendah. Metode yang digunakan adalah pemberdayaan secara partisipatif, yang meliputi pelatihan, pendampingan, monitoring evaluasi, bantuan bahan dan alat.  Materi pelatihan yang diberikan kepada kelompok tani Utama meliputi   pengenalan hama dan penyakit tanaman kopi , pembuatan  pestisida dan herbisida organic serta pembukuan usahatani. Sedangkan materi pelatihan yang diberikan kepada Koperasi Margamulya berupa pelatihan managemen  koperasi,  pencatatan dan pembukuan usaha koperasi Bantuan bahan dan alat diberikan kepada Koperasi Margamulya dalam bentuk  Alat tulis dan White board serta  alat penyeduh kopi. Evaluasi dilakukan setelah pelatihan, selama pendampingan dan menjelang kegiatan IbM berakhir. Hasil yang dicapai menunjukkan   Sekitar 75 % petani dapat melakukan teknik pencatatan usahatani dan menganalisis keuntungan usahataninya.Sikap petani lebih baik terhadap koperasi dan mengelola usahatani kopi secara organic dengan lebih baik.Petani lebih intensif merawat kebun, mengurangi pestisida kimia secara berangsur dan mengganti dengan teknik pestisida dan herbisida organik.  Pengurus Koperasi Margamulya mampu menyusun pencatatan  dan pembukuan usaha koperasi  serta mengelola ussaha koperasi dengan lebih baik. 
PENINGKATAN KAPASITAS TOKOH MASYARAKAT DALAM PERENCANAAN PARTISIPATIF PEMBANGUNAN DESA KONDANGJAJAR, KECAMATAN CIJULANG, KABUPATEN PANGANDARAN Rudi Saprudin Darwis; Ipit Zulfan
Dharmakarya Vol 7, No 4 (2018): Desember
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.227 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v7i4.14465

Abstract

ABSTRAKPartisipasi masyarakat dalam pembangunan desa tidak hanya dilakukan pada tahap pelaksanaannya saja namun perlu dimulai sejak perencanaan pembangunan dilakukan. Kapasitas tokoh masyarakat selaku aktor yang menjadi representasi dari warga masyarakat akan menentukan kontribusi mereka dalam merumuskan rencana pembangunan. Tulisan ini mendeskripsikan hasil dari kajian peningkatan kapasitas tokoh masyarakat dalam perencanaan partisipatif pembangunan desa. Kajian dilakukan di Desa Kondangjajar, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran melalui kegiatan pelatihan yang dihadiri oleh para tokoh masyarakat dari kalangan aparat desa, ketua RW, kepala dusun, anggota BPD, serta dari masyarakat umum. Aspek-aspek kapasitas aktor dikaji berdasarkan unsur-unsur dari prinsip-prinsip dalam pelaksanaan perencanaan partisipatif yaitu: kedekatan, kesetaraan, komitmen, kejujuran, objektivitas, dan lokalitas masalah. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa pada unsur kedekatan masih ada keraguan terhadap pemikiran orang lain. Meskipun sikap menghargai orang lain bisa ditunjukkan, namun dalam proses diskusi masih terjadi upaya mendominasi pihak lain. Para tokoh dapat menerima keputusan kolektif dengan disertai keterbukaan akan sikap pribadinya. Dalam melihat realitas, para tokoh masih cenderung subjektif sesuai kepentingannya, meskipun mereka sudah dapat membatasi masalah pada tingkat lokal.  
PELATIHAN PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN MEMILIH OBAT MATA BAGI TENAGA KESEHATAN DESA CILAYUNG KECAMATAN JATINANGOR Insan Sunan Kurniawansyah
Dharmakarya Vol 7, No 4 (2018): Desember
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.916 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v7i4.19693

Abstract

Obat mata merupakan salah satu kebutuhan manusia yang sangat di perlukan untuk mengatasi suatu keluahan atau gejala dan untuk pemeliharaan serta meningkatkan kesehatan mata. Dengan jumlah obat yang banyak dijual di Indonesia dan berbagai promosi yang ditawarkan serta di tunjang dengan mudahnya toko untuk menjual obat tersebut, dengan begitu masyarakat mudah sekali untuk mengonsumsi obat yang dijual di toko tanpa konsultasi dan peresepan dokter. Lebih dari 60% masyarakat mempraktekkan pengobatan mandiri dan lebih dari 80% di antara mereka mengandalkan obat modern sehingga jika penggunaannya salah, tidak tepat, tidak sesuai dengan takaran dan indikasinya akan membahayakan pengguna, dan jika hal itu benar akan menjadi hal yang luar biasa dalam tingkat pemeliharaan kesehatan sehingga dapat meningkatkan tingkat kesehatan masyarakat. Pengetahuan mengenai penggunaan obat mata yang rasional merupakan salah satu usaha peningkatan kesehatan mata, mencegah kecelakaan mata, melakukan pertolongan pertama bila ada benda asing di mata, mengenal tanda-tanda atau bahaya kerusakan mata dan memahami pemberian obat mata. Obat mata jarang sekali di edukasikan kepada masyarakat sehingga pengetahuan masyarakat menjadi kurang akan hal tersebut, oleh karena itu dilakukan pelatihan dan peningkatan pengetahuan tentang penggunaan obat mata kepada masyarakat Desa Cilayung agar nantinya mampu mempertimbangkan promosi iklan obat di pasaran dan mengelola obat di rumah secara benar. Kegiatan dilakukan berupa penyuluhan dan pelatihan mengenai penggunaan obat mata yang rasional kepada masyarakat di desa tersebut, yang pelaksanaannya dimulai dari pembuatan materi penyuluhan, sosialisasi kepada aparat desa dan masyarakat, pembentukan kelompok sasaran kegiatan, penyuluhan dan pelatihan kepada masyarakat serta pemantauan dan evaluasi hasil kegiatan PPM. Kegiatan ini dilaksanakan berkaitan dengan Program  Pengabdian pada Masyarakat Universitas Padjadjaran. Kegiatan ini juga melibatkan kerjasama dengan mahasiswa KKN, unsur pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan kader masyarakat Desa Cilayung Jatinangor.

Page 2 of 2 | Total Record : 15


Filter by Year

2018 2018


Filter By Issues
All Issue Vol 14, No 1 (2025): Dharmakarya Maret 2025 Vol 13, No 4 (2024): Desember : 2024 Vol 13, No 3 (2024): September : 2024 Vol 13, No 2 (2024): Juni : 2024 Vol 13, No 1 (2024): Maret, 2024 Vol 12, No 4 (2023): Desember, 2023 Vol 12, No 3 (2023): September, 2023 Vol 12, No 2 (2023): Juni, 2023 Vol 12, No 1 (2023): Maret, 2023 Vol 11, No 4 (2022): Desember, 2022 Vol 11, No 3 (2022): September, 2022 Vol 11, No 2 (2022): Juni. 2022 Vol 11, No 1 (2022): Maret, 2022 Vol 10, No 4 (2021): Desember, 2021 Vol 10, No 3 (2021): September, 2021 Vol 10, No 2 (2021): Juni, 2021 Vol 10, No 1 (2021): Maret, 2021 Vol 9, No 4 (2020): Desember, 2020 Vol 9, No 3 (2020): September, 2020 Vol 9, No 2 (2020): Juni, 2020 Vol 9, No 1 (2020): Maret, 2020 Vol 8, No 4 (2019): Desember 2019 Vol 8, No 3 (2019): September 2019 Vol 8, No 2 (2019): Juni 2019 Vol 8, No 1 (2019): Maret 2019 Vol 7, No 4 (2018): Desember Vol 7, No 3 (2018): September Vol 7, No 2 (2018): Juni Vol 7, No 1 (2018): Maret Vol 7, No 1 (2018): Maret Vol 6, No 4 (2017): Desember Vol 6, No 4 (2017): Desember Vol 6, No 3 (2017): September Vol 6, No 3 (2017): September Vol 6, No 2 (2017): Juni Vol 6, No 2 (2017): Juni Vol 6, No 1 (2017): Maret Vol 6, No 1 (2017): Maret Vol 5, No 1 (2016): Dharmakarya Vol 5, No 1 (2016): Dharmakarya Vol 4, No 2 (2015): DHARMAKARYA Vol 4, No 2 (2015): Dharmakarya Vol 4, No 1 (2015): DHARMAKARYA Vol 4, No 1 (2015): Dharmakarya Vol 3, No 2 (2014): Dharmakarya Vol 3, No 2 (2014): Dharmakarya Vol 3, No 1 (2014): Dharmakarya Vol 3, No 1 (2014): Dharmakarya Vol 2, No 2 (2013): Dharmakarya Vol 2, No 2 (2013): Dharmakarya Vol 2, No 1 (2013): Dharmakarya Vol 2, No 1 (2013): Dharmakarya Vol 1, No 2 (2012): Dharmakarya Vol 1, No 2 (2012): Dharmakarya Vol 1, No 1 (2012): Dharmakarya Vol 1, No 1 (2012): Dharmakarya More Issue