cover
Contact Name
Nelfiyanti
Contact Email
nelfiyanti@ftumj.ac.id
Phone
+6281363155951
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Cempaka Putih Tengah 27 Jakarta Pusat
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
JISI UMJ (Jurnal Integrasi Sistem Industri UMJ)
ISSN : 23552085     EISSN : 2550083X     DOI : 10.24853/jisi
Core Subject : Engineering,
JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri Jurusan Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta mengundang para dosen, peneliti, pengkaji, praktisi, industri, dan pemerhati serta mahasiswa S1/S2/S3, untuk mengirimkan paper atau artikel ilmiahnya. JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri bersifat terbuka. Paper yang masuk akan di-review secara peer-review. Setelah proses review selesai, hasil review akan diinformasikan kepada penulis paper melalui sistem Open Journal System (OJS). JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri terbit 2 kali dalam setahun. Secara berkala JISI UMJ: Jurnal Integrasi Sistem Industri terbit setiap bulan Februari dan Agustus.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2015): JISI UMJ" : 6 Documents clear
PERANCANGAN DAN ANALISA BIAYA ALAT PENGUJI KEKUATAN TEKAN GENTENG KERAMIK BERGLAZUR Ucok Mulyo Sugeng
JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri Vol 2, No 1 (2015): JISI UMJ
Publisher : Fakultas teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jisi.2.1.17-27

Abstract

A quality of a product is a value that leads into customer satisfaction. Good Quality Control system is absolutely necessary as  a  solution to  guarantee  the  quality  of  a  product. One of the instruments to be used in the system  of  Quality Control is a test equipment.VDI 2221 design method is used to solve problems and to optimize the use of  materials and technology. Several stages of its design are the Clarification of the Task, Conceptual Design, Embodiment Concept and Detail Design.The equipment can be made with standard materials and using available equipment at the workshop. The process of assembly, installation and operation is relatively easy.  The chosen one is Varian 1 with maximum pressure 208 bar (212,2 kg/cm2) with total cost  Rp. 7.700.000,-.Keywords: customer satisfaction, quality control, VDI 2221
ANALISIS KEPUASAN PELANGGAN DI PT. X DENGAN METODE SERVICE QUALITY Feridina Widi Astuti; Selamet Riadi; Muhammad Kholil
JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri Vol 2, No 1 (2015): JISI UMJ
Publisher : Fakultas teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jisi.2.1.28-37

Abstract

Kepuasan pelanggan merupakan hal yang penting bagi perusahaan jasa, karena kepuasan pelanggan menggambarkan kemampuan perusahaan dalam memenuhi harapan pelanggan. Begitu halnya dengan PT. X sebagai salah satu perusahaan jasa asuransi kendaraan, pengukuran kepuasan pelanggan sangat penting untuk mengetahui tingkat kepuasan pelanggan dan untuk meningkatkan pelayanan agar dapat sesuai dengan harapan pelanggan.Pengukuran kepuasan pelanggan dilakukan dengan kuisioner kepada 52 responden untuk mengetahui nilai harapan dan nilai aktual performance jasa yang diterima pelanggan atau score SERVICE QUALITY. Pengukuran kepuasan pelanggan dilakukan terhadap lima dimensi jasa yaitu reliability, assurance, responsiveness, empathy dan tangible. Dari hasil pengukuran diketahui nilai rata-rata harapan pelanggan yaitu sebesar 4,19 dengan nilai rata-rata aktual performance jasa yang diterima sebesar 3,53 sehingga terdapat gab pelayanan sebesar – 0, 65.Dari gab tersebut masing-masing atribut dikelompokkan menjadi empat kuadran berdasarkan prioritas perbaikan dengan menggunakan diagram IPA (Importance Performance Analysis). Kuadran I merupakan kuadran yang perlu diprioritaskan perbaikannya yaitu proses dan penyelesaian klaim. Kuadran II berisi atribut yang harus dipertahankan pelayanannya yaitu keamanan dalam berasuransi, ketelitian dan bengkel rekanan yang berkualitas. Kuadran III berisi kuadran yang perlu dipertimbangkan untuk perbaikan karena tidak terlalu mempengaruhi kepuasan pelanggan yaitu kelengkapan brosur dan kebersihan kantor. Kuadran IV berisi atribut yang tidak perlu diperbaiki yaitu rate premi. Kata Kunci : Kepuasan pelanggan, asuransi kendaraan, SERVICE QUALITY, diagram IPA
PENERAPAN MATERIAL REQUIREMENTS PLANNING DALAM PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU CARDED FIBER PADA PT. HILON INDONESIA-BALI I Made Dwi Budiana Penindra; I Dewa Made Krishna Muku; Hadi Santosa
JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri Vol 2, No 1 (2015): JISI UMJ
Publisher : Fakultas teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jisi.2.1.38-47

Abstract

Suatu industri manufaktur dalam mengendalikan produksi secara tepat waktu serta kesediaan bahan baku dalam jumlah yang memadai merupakan hal yang utama. Pada PT Hilon Indonesia-Bali proses produksi dan penyediaan bahan baku sering tidak terkendali dengan baik. Kadangkala persediaan bahan baku tidak ada pada saat proses produksi, namun kadangkala berlebih yang menyebabkan menumpuknya bahan baku di gudang. Hal ini menyebabkan kurang efisiennya biaya persediaan bahan baku yang dikeluarkan oleh perusahaan. Untuk mengurangi dampak yang ditimbulkan maka digunakan konsep Material Requirement Planning (MRP). Penelitian ini dilakukan dengan melakukan peramalan permintaan pada periode sebelumnya sebagai langkah awal untuk perencanaan produksi dan dipakai untuk membuat Jadwal Induk Produksi (JIP). Selanjutnya dengan menerjemahkan JIP menjadi “kebutuhan bersih” untuk semua jenis dan mengatur aliran bahan baku dan persediaan dalam proses sehingga sesuai dengan jadwal produksi untuk produk akhir. Setelah  menerapkan sistem MRP pada perusahaan,  terjadi penurunan persediaan bahan baku sebesar 73%.  Kata Kunci : Pengendalian produksi, peramalan permintaan, Jadwal Induk Produksi (JIP) dan Material Requirement Planning (MRP).
PENGARUH VARIASI TEMPERATUR AIR PENDINGIN KONDENSOR TERHADAP TEKANAN PADA BEBAN TETAP Kisman Mahmud
JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri Vol 2, No 1 (2015): JISI UMJ
Publisher : Fakultas teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jisi.2.1.1-8

Abstract

Fungsi utama kondensor uap pada suatu instalasi pembangkit tenaga uap adalah untuk mengkondensasikan uap buangan dari turbin dan dengan demikian rnemulihkan air-umpan berkualitas tinggi untuk dipakai Iagi dalam siklus. Jika air pendingin yang bersirkulasi cukup rendah, akan menimbulkan tekanan balik yang rendah untuk membuang uap keluar dari turbin. Hal ini akan menurunkan tekanan akhir yang keluar dari turbin sehingga daya turbin akan menjadi lebih besar dibandingkan dengan instalasi yang tidak meggunakan kondensor. Atau dengan daya turbin yang tetap, efisiensi instalsi akan meningkat. Kondensor uap yang merupakan alat penukar kalor berpendingin air akan sangat dipengaruhi oleh kondisi air pendingin atau sirkulasi, baik suhu atau kebersihannya. Pada pembuatan tulisan ini akan diperhitungkan pengaruh dari variasi suhu air pendingin terhadap unjuk kerja kondensor. Perhitungan diambil berdasarkan data-data yang didapat dari PLTU Muara Karang unit 3. Hasil akhir dapat dilihat bahwa dengan sernakin tingginya suhu air pendingin, maka akan meningkatkan tekanan kondensor, suhu saturasi kondensor, beda suhu rata-rata, koefisien perpindahan kalor total dan beban kalor kondensor. Dan dari sini akan mengakibatkan makin menurunnya efisiensi termal siklus.
USULAN IMPLEMENTASI SISTEM PRODUKSI JUST IN TIME DENGAN KARTU KANBAN DI LINE PRODUKSI CORE MAKING DISA TIPE MESIN VERTIKAL PT AT INDONESIA Fajar Riyadi
JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri Vol 2, No 1 (2015): JISI UMJ
Publisher : Fakultas teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jisi.2.1.48-57

Abstract

PT AT-Indonesia adalah perusahaan manufaktur otomotif, produk yang dihasilkan adalah untuk spare part mobil. Masalah yang terjadi pada proses produksi core adalah pemborosan produksi. Pemborosan tersebut adalah produksi membuat produk yang lebih banyak dibandingkan apa yang dibutuhkan, sehingga terjadi overstock yang berdampak penumpukan stok pada area store pada saat itu. Barang overstock tersebut malah mengakibatkan perusahaan harus mengeluarkan biaya yang lebih besar. Padahal kebijakan perusahaan untuk tahun 2014 adalah mengurangi biaya akibat lost produksi. Dengan adanya masalah tersebut maka yang akan dilakukan adalah perbaikan pada system produksi di bagian Core Dept. Metode perbaikan yang digunakan adalah menggunakan sistem produksi just in time atau sistem produksi tarik, dimana produksi core akan membuat barang yang dibutuhkan oleh proses selanjutnya. Dalam proses sistem tarik, pengontrolan produksi akan dibantu oleh kartu kanban. Kartu kanban yang digunakan adalah kartu kanban production instruction (PI-Kanban) yang akan memberikan perintah produksi core dan kartu kanban part withdrawal (PW-Kanban) yang akan berfungsi sebagai kartu pengambilan produk core.Dengan adanya perbaikan pada sistem produksi core, maka akan dicapai efisiensi proses produksi. Dimana produksi core akan membuat barang yang dibutuhkan saja. Sehingga akan menghemat biaya produksi sebesar Rp 7.611.229. Kata kunci : System just in time, Kartu kanban, Kaizen, Sistem Tarik dan Sistem Dorong
ANALISIS SISTEM ANTRIAN TRANSPORTASI BUSWAY DI HALTE PULOGADUNG DAN DUKUH ATAS Umi Marfuah
JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri Vol 2, No 1 (2015): JISI UMJ
Publisher : Fakultas teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jisi.2.1.9-16

Abstract

Salah satu daerah Jakarta yang memiliki tingkat mobilitas yang cukup sibuk yaitu di daerah Pulogadung yang merupakan kawasan industri dan di daerah Dukuh Atas sekitar Sudirman, yang merupakan kawasan perkantoran di pusat kota. Minat masyarakat akan transportasi busway sebagai sarana transportasi umum dalam kegiatan hari – harinya sangat besar. Hal tersebut menyebabkan meningkatnya jumlah pengguna busway setiap tahunnya, namun Unit Pengelola Transjakarta Busway belum dapat memaksimalkan pelayanan yang dapat diberikan sehingga terjadi penumpukkan penumpang pada halte Pulogadung dan Dukuh Atas, terutama pada hari – hari  kerja di jam sibuk. Penelitian ini didasari pada perbaikan sistem antrian yang ada pada saat ini, sehingga didapatkan solusi untuk mengatasi masalah antrian pada kedua halte tersebut dengan efisien waktu pelayanan sebesar 13%. Model antrian yang digunakan yaitu Single Phase-Single Channel dengan analisis perbaikaanya disimulasikan dengan Promodel. Kata kunci : Sistem, Antrian, Promodel.

Page 1 of 1 | Total Record : 6