cover
Contact Name
-
Contact Email
aljamiah@uin-suka.ac.id
Phone
+62274-558186
Journal Mail Official
aljamiah@uin-suka.ac.id
Editorial Address
Gedung Wahab Hasbullah UIN Sunan Kalijaga Jln. Marsda Adisucipto No 1
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Al-Jami'ah: Journal of Islamic Studies
ISSN : 0126012X     EISSN : 2338557X     DOI : 10.14421
Al-Jamiah invites scholars, researchers, and students to contribute the result of their studies and researches in the areas related to Islam, Muslim society, and other religions which covers textual and fieldwork investigation with various perspectives of law, philosophy, mysticism, history, art, theology, sociology, anthropology, political science and others.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "No 34 (1986)" : 5 Documents clear
Pembahasan Karya Nizar Ahmad Fauzi Early Muslim Historiografi Umar, Mu'in
Al-Jami'ah: Journal of Islamic Studies No 34 (1986)
Publisher : Al-Jami'ah Research Centre

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/ajis.1986.034.71-83

Abstract

Literatur historiografi Islam Di IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta masih langka, sehingga tadi ilmu ini terbatas dengan beberapa buah buku, yang tentu saja apa yang diperoleh dengan keterbatasannya ini belum memuaskan. Walaupun demikian bagi para peminat dapat melanjutkan studinya dengan penelitian sendiri.
Pemikiran Ketuhanan Al-Kindi Afandi, A
Al-Jami'ah: Journal of Islamic Studies No 34 (1986)
Publisher : Al-Jami'ah Research Centre

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/ajis.1986.034.56-70

Abstract

Al-Kindi, nama lengkapnya adalah Abu Yusuf Ya’cub bin Ishaq Ashabbah bin Imran bin Ismail bin Al Asy'ats bin Qoya Al-Kindi. Dilahirkan di kufah pada tahun 185 H (801 M).  Ayahnya bernama Ishaq Ashshabah, Gubernur Kufah pada masa pemerintahan Al-Mahdi dan Harun Ar-Rasyid dari Bani Abbas. Al-Kindi hidup pada zaman kejayaan khalifah Harun Ar-Rasyid wafat 252 H (861 M). Nama Al-Kindi dikenal di kemudian hari melalui kitab-kitabnya yang berjudul tidak kurang dari 241 buah dalam bidang filsafat, logica, arithmatika, kedokteran, ilmu jiwa, politik, music, matematika dan lain-lain. Pada masa hidup Al-Kindi penterjemahan buku-buku Yunani sangat pesat dan ia turut aktif dalam kegiatan itu. Ia mencoba mempertemukan atau memadukan agama dan filsafat. Menurut Al-Kindi filsafat adalah pengetahuan yang benar. Sedang agama menerangkan tentang apa yang benar. Jelas ada perbedaan antara filsafat dan agama keduanya bertujuan untuk menerangkan apa yang benar dan yang baik. Agama di samping mempergunakan Wahyu juga mempergunakan akal dan filsafat mempergunakan akal. Wahyu tidak bertentangan dengan filsafat. Hanya argumentasi yang dikemukakan Wahyu lebih meyakinkan daripada argumentasi filsafat.
Bakat Sukanta, S
Al-Jami'ah: Journal of Islamic Studies No 34 (1986)
Publisher : Al-Jami'ah Research Centre

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/ajis.1986.034.31-55

Abstract

Sifat khas yang bersumber pada bakat besar perannya dalam proses pendidikan, dan adalah hal yang ideal apabila kita dapat memberikan pendidikan yang benar-benar sesuai dengan bakat para anak didik kita (Sumadi Sy; 1984, 169). Pemikiran tentang bakat itu sudah lama berlangsung sampai berabad-abad lamanya, serta banyak penelitian dilakukan di Greek, Latin, dan negara-negara Eropa lainnya. Jadi masalah bakat, sudah sama tuanya dengan manusia itu sendiri. Sejak zaman dahulu, orang selalu berusaha menganggap masalah ini, walaupun sudah barang tentu apabila dipandang dari kacamata ilmu pengetahuan dewasa ini hasilnya masih sangat jauh dari memuaskan. Sampai saat sekarang urgensi untuk menggarap masalah ini masih tetap ada, lebih-lebih dalam hubungan dengan usaha pendidikan dan pemilihan lapangan kerja. Suatu hal yang dipandang self eviden ialah bahwa seorang akan lebih berhasil apabila dia belajar dalam lapangan yang sesuai dengan bakatnya; demikian pula dalam pandangan kerja, seseorang akan lebih berhasil apabila dia bekerja dengan lapangan yang sesuai dengan bakatnya (Sumadi Sy; 1984. 169 – 170).
Pandangan H.M. Rasyidi Tentang Kebatinan Simuh, S
Al-Jami'ah: Journal of Islamic Studies No 34 (1986)
Publisher : Al-Jami'ah Research Centre

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/ajis.1986.034.24-30

Abstract

Tulisan ini akan mengulas salah satu karya H.M Rasjidi yang berjudul Islam dan Kebatinan yang diterbitkan oleh yayasan Islam Study Club Indonesia, Jakarta 1967. Buku ini telah memancing timbulnya polemik yang tajam antara Warsito, H.M Rasjidi, Hasbullah Bakry, yang dimuat dalam harian KAMI dari bulan Maret hingga September 1972. Kumpulan polemik ini kemudian diterbitkan dengan judul Di Sekitar Kebatinan oleh Bulan Bintang, Jakarta 1973. Dari buku Islam dan Kebatinan dan dari bukunya Menganggap Aku Tetap Memeluk Agama Islam bisa diketahui bahwa lingkungan kehidupan H.M Rasjidi sewaktu kanak-kanak hingga menjelang muda, amat besar pengaruhnya bagi pertumbuhan pemikiran dan perhatian beliau terhadap masalah-masalah agama dan filsafat. H.M Rasjidi Dilahirkan di Kotagedhe, suatu kota yang menurut serat Babat merupakan bekas ibukota kerajaan Mataram. Di Kotagedhe itulah terdapat makam leluhur raja-raja Mataram yang amat dikeramatkan baik oleh keluarga raja-raja ataupun oleh masyarakat Jawa pada umumnya. Yakni makam Panembahan Senopati yang menurut serat babat diceritakan sebagai cikal bakal kerajaan Mataram. Di dalam kompleks makam yang dikeramatkan itu terdapat Sendang (kolam) dengan ikan lele dan bulus kuning, serta pohon beringin, yang juga dikeramatkan dan dipandang bertuah oleh masyarakat. Juga benda-benda yang menurut dongeng dulu dipergunakan oleh Penambahan Senopati, seperti batu gatheng, batu gilang, dan lain-lainnya. Oleh karena itu setiap hari kamis malam (malam Jumat), terutama malam Jumat Kliwon dan Selasa Kliwon, yakni hari-hari oleh tradisi kejawen dipandang bertuah, berdatangan orang-orang untuk mengadakan sesaji dan minta barakah kepada kuburan dan benda-benda keramat tersebut di atas. Praktek-praktek pengalaman agama Islam tradisional yang dicampuradukkan dengan kepercayaan dan praktek-praktek ketahayulan ini sangat menarik perhatian H.M Rasjidi. Apalagi sesudah munculnya gerakan Muhammadiyah di kota gedhe yang berusaha memberantas berbagai ketahayyulan dan praktek-praktek tradisional secara drastis.
Al Farabi dan Logika Aristoteles Aburisman, A
Al-Jami'ah: Journal of Islamic Studies No 34 (1986)
Publisher : Al-Jami'ah Research Centre

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/ajis.1986.034.1-23

Abstract

Studi sejarah kebudayaan memberikan kesan kepada kita bahwa ilmu pengetahuan itu berinduk kepada filsafat.  Filsafat menghadapi segala masalah dengan pemikiran radikal, berusaha mengungkap hakikat sesuatu objek secara tuntas, hingga diperoleh kebenaran hakiki. Kemudian berangsur-angsur muncul berbagai cabang ilmu pengetahuan, yang taraf pemikiran untuk memperolehnya tidak seradikal pemikiran filsafat. Corak dan sebutan ilmu pengetahuan itu bergantung kepada macam objekformal yang menjadi acuan memandangannya.

Page 1 of 1 | Total Record : 5


Filter by Year

1986 1986


Filter By Issues
All Issue Vol 63, No 1 (2025) Vol 62, No 2 (2024) Vol 62, No 1 (2024) Vol 61, No 2 (2023) Vol 61, No 1 (2023) Vol 60, No 2 (2022) Vol 60, No 1 (2022) Vol 59, No 2 (2021) Vol 59, No 1 (2021) Vol 58, No 2 (2020) Vol 58, No 1 (2020) Vol 57, No 2 (2019) Vol 57, No 1 (2019) Vol 56, No 2 (2018) Vol 56, No 1 (2018) Vol 56, No 1 (2018) Vol 55, No 2 (2017) Vol 55, No 2 (2017) Vol 55, No 1 (2017) Vol 55, No 1 (2017) Vol 54, No 2 (2016) Vol 54, No 2 (2016) Vol 54, No 1 (2016) Vol 54, No 1 (2016) Vol 53, No 2 (2015) Vol 53, No 2 (2015) Vol 53, No 1 (2015) Vol 53, No 1 (2015) Vol 52, No 2 (2014) Vol 52, No 2 (2014) Vol 52, No 1 (2014) Vol 52, No 1 (2014) Vol 51, No 2 (2013) Vol 51, No 2 (2013) Vol 51, No 1 (2013) Vol 51, No 1 (2013) Vol 50, No 2 (2012) Vol 50, No 2 (2012) Vol 50, No 1 (2012) Vol 50, No 1 (2012) Vol 49, No 2 (2011) Vol 49, No 2 (2011) Vol 49, No 1 (2011) Vol 49, No 1 (2011) Vol 48, No 2 (2010) Vol 48, No 2 (2010) Vol 48, No 1 (2010) Vol 48, No 1 (2010) Vol 47, No 2 (2009) Vol 47, No 2 (2009) Vol 47, No 1 (2009) Vol 47, No 1 (2009) Vol 46, No 2 (2008) Vol 46, No 2 (2008) Vol 46, No 1 (2008) Vol 46, No 1 (2008) Vol 45, No 2 (2007) Vol 45, No 2 (2007) Vol 45, No 1 (2007) Vol 45, No 1 (2007) Vol 44, No 2 (2006) Vol 44, No 2 (2006) Vol 44, No 1 (2006) Vol 44, No 1 (2006) Vol 43, No 2 (2005) Vol 43, No 2 (2005) Vol 43, No 1 (2005) Vol 43, No 1 (2005) Vol 42, No 2 (2004) Vol 42, No 2 (2004) Vol 42, No 1 (2004) Vol 42, No 1 (2004) Vol 41, No 2 (2003) Vol 41, No 1 (2003) Vol 41, No 1 (2003) Vol 40, No 2 (2002) Vol 40, No 1 (2002) Vol 39, No 2 (2001) Vol 39, No 1 (2001) Vol 38, No 2 (2000) Vol 38, No 1 (2000) No 64 (1999) No 63 (1999) No 62 (1998) No 61 (1998) No 60 (1997) No 59 (1996) No 58 (1995) No 57 (1994) No 56 (1994) No 55 (1994) No 54 (1994) No 53 (1993) No 52 (1993) No 51 (1993) No 50 (1992) No 49 (1992) No 48 (1992) No 47 (1991) No 46 (1991) No 45 (1991) No 44 (1991) No 43 (1990) No 42 (1990) No 41 (1990) No 40 (1990) No 39 (1989) No 38 (1989) No 37 (1989) No 36 (1988) No 35 (1987) No 34 (1986) No 33 (1985) No 32 (1984) No 31 (1984) No 30 (1983) No 29 (1983) No 28 (1982) No 27 (1982) No 26 (1981) No 25 (1981) No 24 (1980) No 23 (1980) No 22 (1980) No 21 (1979) No 20 (1978) No 19 (1978) No 18 (1978) No 17 (1977) No 16 (1977) No 14 (1976) No 12 (1976) No 11 (1975) No 10 (1975) No 9 (1975) More Issue