cover
Contact Name
Wresti Listu Anggayasti
Contact Email
wl.anggayasti@ub.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
igtj@ub.ac.id
Editorial Address
Jl. MT. Haryono No.169, Ketawanggede, Kec. Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur 65145
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Indonesian Green Technology Journal
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 23554010     EISSN : 23381787     DOI : https://igtj.ub.ac.id/index.php/igtj/
The Indonesian Green Technology Journal (IGTJ) is an international journal that publishes recent developments and emerging issues in both conceptual and experimental aspects of green and renewable technology. The Indonesian Green Technology Journal (IGTJ) publishes research results in the theoretical and experimental aspects of green science, engineering, technology, and medicine. Studies published in this journal include; Biomaterials, Green water management, Green energy development and management, Sustainable waste management, Green biotechnology, Green building and architecture, Clean production technology, Global warming technology, and Green building and architecture. This journal also emphasises the significance of green technology development, implementation, challenge, opportunity, and acceptance from an Indonesian perspective. IGTJ is publicly open for publication of review papers, short communication, and research papers. Since 2024, this journal has become an international journal and uses English for every paper that will be published.
Articles 2 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1 (2015)" : 2 Documents clear
Penataan Kawasan Bencana Lahar Dingin di Kecamatan Ternate Tengah Dan Ternate Utara Hendra Saputra; Abdul Wahid Hasyim; Arief Rachmansyah
The Indonesian Green Technology Journal Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1258.279 KB)

Abstract

Gunung api Gamalama terletak di Pulau Ternate Propinsi Maluku Utara. Letusan pertama Gunung api Gamalama yang tercatat dalam sejarah terjadi pada tahun 1530. Tahun 2011 dan 2012  terjadi  bencana lahar dingin di Kecamatan Ternate Tengah dan Kecamatan Ternate Utara yang menimbulkan korban jiwa serta kerusakan sarana dan prasarana. Tujuan penelitian ini yaitu mengurangi tingkat resiko bencana lahar dingin (mengurangi ancaman, kerentanan dan meningkatkan kemampuan masyarakat) dan meningkatkan ketahanan masyarakat dalam memberikan rasa aman dan mengurangi jumlah korban jiwa akibat bencana aliran lahar dingin (menentukan tipologi bencana dan pola ruang). Lokasi penelitian terletak di Kecamatan Ternate Tengah dan Ternate Utara di Kota Ternate. Metode analisis yang digunakan sesuai dengan tujuan dan rumusan masalah yaitu analisis resiko bencana yang dilakukan dengan  pembobotan, pengskoran dan overlay yang menggabungkan antara peta ancaman, peta kerentanan dan peta kemampuan. Analisis kemampuan menggunakan teknik crostabbulation yang didapat dari 100 responden. Hasil analisis resiko tersebut kemudian digunakan sebagai informasi dalam menentukan tipologi kawasan bencana lahar dingin dan penentuan pola ruang dalam penataan kawasan bencana lahar dingin. Berdasarkan hasil analisis, diperoleh resiko tinggi di Kecamatan Ternate Tengah yaitu di Kelurahan Kalumpang, Moya, Mrikurubu, Kampung Pisang, dan Kota Baru. Sedangkan resiko sedang di Kecamatan Ternate Utara yaitu di Kelurahan Dufa-Dufa, Tubo, Akehuda, dan Tafure. Penataan kawasan bencana di fokuskan bagi kelurahan yang aman dan memilki resiko rendah sedangkan untuk resiko sedang dan tinggi akan dilindungi. Kata kunci: Bencana lahar dingin, Jalur Gunungapi Pasifik, Penataan kawasan bencana, Eesiko bencana
Effects of Storage Period of Waste Frying Oil to Biodiesel Conversion Luchis Rubianto; Sudarminto Setyo Yuwono; Atikah Atikah; Soemarno Soemarno
The Indonesian Green Technology Journal Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (538.968 KB)

Abstract

Waste frying oil is a material that potentially harmful to environment.  It is also harmful to human health as suspected being a carcinogenic material. Alternatively, the oil can be used as raw material to produce renewable fuel. Storing the oil in an open container increases free fatty acids due to oxidation. Higher acids content makes more complicated in transesterification process and decreases conversion percentage. Objective of this experiment was to determine effects of storage period of waste frying oil to biodiesel conversion. The waste frying oil was originally from palm oil. In this experiment, the oil was used by two different home industries producing cassava crisps and fried bread. Each type of  oil was stored in open space with period from 0 day to 90 days. The oil was converted to fatty acid methyl ester or biodiesel, a renewable fuel to replace petroleum diesel fuel, by means of alkaline process using potassium hydroxide as catalyst. Gas chromatography was used to analyze percentage of the biodiesel produced. By storing the waste frying oil to 90 days, conversion percentage decrease from 95 to 79% for waste frying oil from cassava crisps industry. Meanwhile, for the oil from fried bread industry, the figure decrease from 92 to 71%. It was found that the longer storage period the lower was the biodiesel conversion . Keywords:  Free Fatty Acid, Storage Period, Transestrification, Waste Frying Oil

Page 1 of 1 | Total Record : 2