cover
Contact Name
Agung Setia Budi
Contact Email
agungsetiabudi@ub.ac.id
Phone
+62341-577911
Journal Mail Official
jtiik@ub.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya Gedung F FILKOM Lt. 8, Ruang BPJ Jalan Veteran No. 8 Malang Indonesia - 65145
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 23557699     EISSN : 25286579     DOI : http://dx.doi.org/10.25126/jtiik
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer (JTIIK) merupakan jurnal nasional yang diterbitkan oleh Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya (UB), Malang sejak tahun 2014. JTIIK memuat artikel hasil-hasil penelitian di bidang Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer. JTIIK berkomitmen untuk menjadi jurnal nasional terbaik dengan mempublikasikan artikel berbahasa Indonesia yang berkualitas dan menjadi rujukan utama para peneliti. JTIIK di akreditasi oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor: 36/E/KPT/2019 yang berlaku sampai dengan Volume 11 Nomor 2 Tahun 2024.
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 4 No 4: Desember 2017" : 15 Documents clear
Optimasi Rendering Game 2D Asteroids Menggunakan Pemrograman CUDA Irawan, Fathony Teguh; Ma’rufi, Muhammad Rizal; Cholissodin, Imam
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 4 No 4: Desember 2017
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (826.341 KB) | DOI: 10.25126/jtiik.201744488

Abstract

AbstrakSumber untuk mendapatkan hiburan sangatlah banyak, salah satunya melalui media video game. Minatnya masyarakat terhadap video game dibuktikan dengan besarnya angka pengguna video game. Oleh karena itu, performa video game sangatlah diperhitungkan agar dapat memperluas pasar. Salah satu cara untuk meningkatkan performa dari video game adalah dengan memanfaatkan GPU. Cara untuk membuktikan bahwa performa GPU lebih baik daripada CPU dalam pemrosesan secara parallel adalah dengan cara membandingkan hasil dari proses CPU dibandingkan dengan hasil proses GPU. Paper ini memaparkan perbedaan performa sebuah video game yang diimplementasikan menggunakan CPU yang dibandingkan dengan implementasi GPU.Kata kunci: games, video game, game development, CPU, GPU, CUDA, optimasi, analisisAbstractThere are many sources for having fun, one of them is through video game. Public interest on video game is proven by the large number of video game user. Therefore, the performance of video game is considered to expand the market. One of many ways to improve performance is using GPU processing. The way to prove that GPU processing is faster than CPU processing on parallel process is by comparing the result of GPU processing and CPU processing. This paper describes the differences in performance of video game that is implemented using GPU approach and CPU approach.Keywords: games, video game, game development, CPU, GPU, CUDA, optimization, analysis
Ekstraksi Fitur Circularity untuk Pengenalan Varietas Kopi Arabika Sebatubun, Maria Mediatrix; Nugroho, Muhammad Agung
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 4 No 4: Desember 2017
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (863.229 KB) | DOI: 10.25126/jtiik.201744505

Abstract

AbstrakKopi merupakan salah satu minuman yang sangat populer di dunia dan digemari oleh banyak orang termasuk di Indonesia. Kopi terdiri dari berbagai varietas, salah satunya adalah varietas arabika. Varietas kopi dapat memiliki kenampakan yang berbeda – beda misalnya seperti perbedaan warna, bentuk, ataupun tekstur. Oleh karena itu, terkadang petani ataupun pemilik coffee shop dapat melakukan kesalahan dalam mengenali varietas kopi arabika yang dijual ataupun yang dibeli. Hal ini juga akan mempengaruhi penentuan harga kopi tersebut, karena masing-masing varietas kopi arabika memiliki harga yang berbeda-beda. Untuk itu, diperlukan sistem yang juga mampu mengenali varietas kopi arabika secara akurat sehingga dapat digunakan sebagai second opinion bagi para petani ataupun pemilik coffee shop dalam mengenali varietas kopi arabika. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan metode pencitraan. Tahap awal yang dilakukan adalah praproses yaitu cropping citra yang dilakukan secara manual, kemudian segmentasi menggunakan metode Otsu. Tahap selanjutnya adalah ekstraksi fitur bentuk menggunakan circularity dan klasifikasi menggunakan MultiLayer Perceptron. Hasil klasifikasi menunjukkan tingkat akurasi yang diperoleh sebesar 80%, sensitivitas 83,33% dan spesifisitas 76,7%.Kata kunci: ekstraksi fitur, kopi, klasifikasi, segmentasiAbstractCoffee is one of the most popular beverages in the world  and is favored by many people including Indonesians. Coffee consists of many variety, one of them is arabica. Coffee variety can have different features such as differences in color, shape, or texture. Therefore, sometimes farmers of coffee shop owners can make mistakes in recognizing the variety of arabica coffee that are sold or purchased. This will also affect the determination of coffee’s price, because each variety of arabica coffee have different prices. Hence, a capable system which can recognize arabica coffee accurately is required to be used as a second opinion for farmers or coffee shop owners in recognizing these variety. One of the methods that can be done is imaging. The initial stage is pre-processing by cropping the images manually, followed by segmentation using Otsu method. The next stage is shape based feature extraction using circularity and the last is classification using MultiLayer Perceptron. Classification results show 80% level of accuracy, 83.33% sensitivity, and 76.7% specificity.Keywords: feature extraction, coffee, classification, segmentation
Sistem Klasifikasi Kualitas Kopra Berdasarkan Warna dan Tekstur Menggunakan Metode Nearest Mean Classifier (NMC) Abdullah, Abdullah; Usman, Usman; Efendi, M
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 4 No 4: Desember 2017
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (931.69 KB) | DOI: 10.25126/jtiik.201744479

Abstract

AbstrakKlasifikasi kualitas kopra dengan bantuan komputer menggunakan pengolahan citra dapat membantu mempercepat pekerjaan manusia. Teknik data mining dapat dimanfaatkan untuk klasifikasi kualitas kopra berdasarkan warna RGB (red, green, blue) dan tekstur (energy, contrast, correlation, homogeneity), . Permasalahannya adalah kesulitan dalam memprediksi  kualitas kopra dalam kelas A (80-85%), kelas B (70-75%) dan kelas C (60-65%). Tujuan dari penelitian ini ialah membangun aplikasi untuk klasifikasi kualitas kopra berdasarkan warna dan tekstur. Adapun metode klasifikasi yang digunakan adalah nearest mean classifier (NMC). Sebelum proses klasifikasi dilakukan praproses background subtraction dengan metode pixel subtraction untuk memisahkan objek dengan latarnya. Manfaat dari penelitian ini antara lain dapat menghemat waktu dalam melakukan klasifikasi kualitas kopra dan dapat mempermudah penentuan harga jual beli kopra. Berdasarkan hasil evaluasi metode cross validation diperoleh ketelitian rata-rata adalah 80.67% dengan simpangan baku 1.17%. Kata Kunci: Klasifikasi, citra, kopra, nearest mean classifier, pixel subtraction, warna RGB, teksturAbstractThe classification of copra quality with the help of computer by using image processing can help to speed up human work. Data mining techniques can be utilized for copra quality classification based on RGB color (red, green, blue) and texture (energy, contrast, correlation, homogeneity). The problem is the difficulty in predicting the quality of copra in grade of A (80-85%), grade of B (70-75%) and grade of C (60-65%). The purpose of this study is to develope an application for the classification of copra quality based on color and texture. The method used is the nearest mean classifier (NMC). Preprocessing is done before the classification process for background subtraction by using pixel subtraction method to separate the image of object against the background. The benefits of this research are it can save time in classifying the quality of copra and can facilitate the determination of copra price. Based on the evaluation result by using cross validation method obtained the average accuracy is 80.67% with standard deviation is 1.17%. Keywords: classification,  image, copra, nearest mean classifier, pixel subtraction, RGB color, texture
Pengamanan Citra Digital Berdasarkan Modifikasi Algoritma RC4 Zebua, Taronisokhi; Ndruru, Eferoni
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 4 No 4: Desember 2017
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (694.928 KB) | DOI: 10.25126/jtiik.201744474

Abstract

AbstrakCitra digital yang bersifat pribadi dan rahasia sangat rentang terhadap penyadapan oleh pihak-pihak lain, terutama bila citra tersebut didistribusikan melalui internet. Tindakan penyadapan dan penyalahgunaan terhadap citra yang sifatnya rahasia tentu saja dapat merugikan pihak pemilik citra. Salah satu teknik untuk meminimalkan tindakan tersebut di atas adalah pemanfaatan teknik kriptografi. Teknik kriptografi dapat mengamankan citra digital dengan cara modifikasi nilai-nilai pixel citra sehingga citra yang dihasilkan berbeda dengan citra asli. Algoritma RC4 dapat digunakan sebagai salah satu algoritma dalam mewujudkan tujuan teknik kriptografi. Namun algoritma ini memiliki kelemahan di mana pemecahan algoritma ini dengan know plaintext attack atau know ciphertext only dapat dilakukan dengan mudah. Penelitian ini menguraikan pengamanan citra digital berdasarkan modifikasi algoritma RC4. Modifikasi yang dilakukan adalah menambahkan sebuah blok intial vector pada proses enkripsi maupun dekripsi serta melakukan pemindahan sejumlah bit pada posisi tertentu. Hasil penelitian ini adalah citra digital dengan nilai-nilai pixel yang jauh berbeda dengan nilai pixel aslinya dengan tujuan dapat mempersulit pihak lain dalam memanipulasi citra rahasia.Kata kunci: kriptografi, citra, algoritma, RC4, cipher aliran.AbstractDigital images of a private and confidential verry extend to wiretapping by other parties, especially when the image is distributed over the internet. The tapping or misuse of the confidential private image of course, harm the image owner. One technique to minimize the above measures is the utilization of cryptographic techniques. Cryptography techniques can secure digital images by modifying the image pixel values so that the resulting image is different from the original image. RC4 algorithm can be used in realizing the purpose of cryptographic technique. But this algorithm has a weakness where the solving of this algorithm with know plaintext attack or know ciphertext only can be done easily. This research describes the security of digital images based on RC4 algorithm modification. The modification is to add a initial vector block in the process of encryption and decryption and shift a number of bits in a certain position. The results of this research is a digital image with pixel values that are much different from the original pixel value to make it difficult for others in manipulating the secret image.Keywords: cryptography, image, algorithm, RC4, stream cipher.
Faktor yang Mempengaruhi Warga dan Pemerintah dalam Adopsi E-Government: Sebuah Ulasan Sistematis Muflihah, Yusrida; Susanto, Tony Dwi
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 4 No 4: Desember 2017
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (524.528 KB) | DOI: 10.25126/jtiik.201744366

Abstract

AbstrakPenelitian ini berfokus pada faktor yang mempengaruhi adopsi e-Government dilihat dari perspektif warga dan penerintahan. Penelitian ini dilatarbelakangi adanya studi literature yang menjelaskan bahwa e-Government menjadi popular dikarenakan adanya manfaat yang signifikan kepada pemerintah, warga dan masyarakat. Studi literatur yang ada saat ini hanya menjelaskan mengenai faktor yang mempengaruhi adopsi e-Government dari sisi warga, tetapi belum ada yang membahas mengenai faktor yang mempengaruhi adopsi e-Government dari dua perspektif yaitu warga dan pemerintahan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengisi celah yang ada di studi literatur yaitu literatur mengenai adopsi e-Government, dengan fokus khusus pada faktor yang mempengaruhi adopsi e-Government dari perspektif warga dan pemerintahan. Dalam mencapai tujuan, digunakan metode studi literatur. Studi literatur yang digunakan dalam jurnal ini berasal dari berbagai jurnal yang membahas mengenai faktor adopsi dari sisi warga maupun pemerintah. Hasil dari jurnal ini berupa ulasan mengenai faktor yang mempengaruhi adopsi e-Government dari persepktif warga dan pemerintahan, perbedaan dari faktor beserta dampaknya.Kata kunci: faktor adopsi, e-government, pemerintahan, warga.AbstractThis study focuses on the factors that influence e-Government adoption seen from the perspective of citizens and governance. This research is based on a study of literature that explains that e-Government is becoming popular due to the significant benefits to government, citizens and society. The current literature study only explains the factors affecting e-Government adoption of citizens, but no one has yet discussed the factors affecting e-Government adoption from two perspectives: citizens and government. The purpose of this study is to fill the gaps in the literature study of literature on e-Government adoption, with a focus on the factors that influence e-Government adoption from the perspective of citizens and governments. In achieving the purpose of the paper, the literature study method is used. The literature study used in this paper comes from. The literature study used in this journal comes from various journals that discuss the adoption factors of the citizens and the government. The results of this journal are a review of factors affecting e-Government adoption of citizen and government perceptions, differences in factors and impacts.Keywords: adoption factor, e-government, citizen, governance

Page 2 of 2 | Total Record : 15


Filter by Year

2017 2017


Filter By Issues
All Issue Vol 12 No 6: Desember 2025 Vol 12 No 5: Oktober 2025 Vol 12 No 4: Agustus 2025 Vol 12 No 3: Juni 2025 Vol 12 No 2: April 2025 Vol 12 No 1: Februari 2025 Vol 11 No 6: Desember 2024 Vol 11 No 5: Oktober 2024 Vol 11 No 4: Agustus 2024 Vol 11 No 3: Juni 2024 Vol 11 No 2: April 2024 Vol 11 No 1: Februari 2024 Vol 10 No 6: Desember 2023 Vol 10 No 5: Oktober 2023 Vol 10 No 4: Agustus 2023 Vol 10 No 3: Juni 2023 Vol 10 No 2: April 2023 Vol 10 No 1: Februari 2023 Vol 9 No 7: Spesial Issue Seminar Nasional Teknologi dan Rekayasa Informasi (SENTRIN) 2022 Vol 9 No 6: Desember 2022 Vol 9 No 5: Oktober 2022 Vol 9 No 4: Agustus 2022 Vol 9 No 3: Juni 2022 Vol 9 No 2: April 2022 Vol 9 No 1: Februari 2022 Vol 8 No 6: Desember 2021 Vol 8 No 5: Oktober 2021 Vol 8 No 4: Agustus 2021 Vol 8 No 3: Juni 2021 Vol 8 No 2: April 2021 Vol 8 No 1: Februari 2021 Vol 7 No 6: Desember 2020 Vol 7 No 5: Oktober 2020 Vol 7 No 4: Agustus 2020 Vol 7 No 3: Juni 2020 Vol 7 No 2: April 2020 Vol 7 No 1: Februari 2020 Vol 6 No 6: Desember 2019 Vol 6 No 5: Oktober 2019 Vol 6 No 4: Agustus 2019 Vol 6 No 3: Juni 2019 Vol 6 No 2: April 2019 Vol 6 No 1: Februari 2019 Vol 5 No 6: Desember 2018 Vol 5 No 5: Oktober 2018 Vol 5 No 4: Agustus 2018 Vol 5 No 3: Juni 2018 Vol 5 No 2: April 2018 Vol 5 No 1: Februari 2018 Vol 4 No 4: Desember 2017 Vol 4 No 3: September 2017 Vol 4 No 2: Juni 2017 Vol 4 No 1: Maret 2017 Vol 3 No 4: Desember 2016 Vol 3 No 3: September 2016 Vol 3 No 2: Juni 2016 Vol 3 No 1: Maret 2016 Vol 2, No 2 (2015) Vol 2 No 2: Oktober 2015 Vol 2, No 1 (2015) Vol 2 No 1: April 2015 Vol 1 No 2: Oktober 2014 Vol 1, No 2 (2014) Vol 1, No 1 (2014) Vol 1 No 1: April 2014 More Issue