Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Pengaruh Pemberian Kolkisin Terhadap Kromosom Pada Tanaman Selada Merah (Lactuca sativa L. Var. red rapid) Nugroho, Muhammad Agung; Rahmadina, Rahmadina; Idami, Zahratul
ORYZA ( JURNAL PENDIDIKAN BIOLOGI ) Vol 13 No 2 (2024): ORYZA: Jurnal Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi STKIP Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/oz.v13i2.2755

Abstract

Kolkisin merupakan suatu alkaloid berwarna putih yang diperoleh dari umbi tanaman Colchichum autumnale L. (Famili Liliaceae). Senyawa ini dapat menghalangi terbentuknya benang-benang spindel pada pembelahan sel sehingga terbentuknya individu poliploidi. Tujuan penelitian ini untuk mengamati bentuk dan jumlah kromosom yang terdapat pada tanaman selada merah. Setelah pemberian kolkisin dengan konsentrasi 0,1%, 0,2% dan0,3%. Bentuk kromosom terhadap tanaman selada merah disajikan dalam bentuk karyotipe untuk memperjelas bentuk kromosom sesuai dengan letak sentromernya. Penelitian ini menggunakan sampel akar tanaman selada merah dengan menggunakan metode pemencetan (squashing). Analisa data karakterisasi tanaman ini dianalisis secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk karyotype. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Bentuk kromosom dari tanaman selada merah dengan konsentrasi kolkisin 0,1%, 0,2% dan 0,3% adalah submetasentrik dan metasentrik. Jumlah kromosom dari tanaman selada merah dengan jumlah 2n=9 pasang set kromosom homolog pada konsentrasi 0,1% dan 0,2%. Sedangkan pada konsentrasi kolkisin 0,3% tanaman selada merah mengalami mutasi menjadi 2n=2x+1= 10 pasang set kromosom homolog.
MORALITAS PENGGUNA MEDIA SOSIAL X (TWITTER) DALAM PERSPEKTIF FATWA MAJELIS ULAMA INDONESIA Nugroho, Muhammad Agung; Syarifah, Imroatun; Zulfia, Salima Aini; Permatasari, Nurul Indah; Khotimah, Nurul
Merdeka Indonesia Jurnal International Vol 4 No 2 (2024): Vol 4 No 2 (2024): MIJI : Merdeka Indonesia Journal International
Publisher : Merdeka Indonesia Jurnal International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69796/miji.v4i2.240

Abstract

Meningkatnya interaksi pengguna media sosial X (Twitter) dan pengaruhnya terhadap perilaku masyarakat menjadi perhatian peneliti. Pentingnya penelitian ini terletak pada perlunya pemahaman moralitas pengguna dalam konteks fatwa ulama Indonesia, memberikan panduan etika dalam berkomunikasi di dunia maya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh fatwa ulama terhadap perilaku moral pengguna Twitter seperti respon netizen mengenai konten agama, terhadap masalah sosial dan isu politik. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, untuk menganalisis pengaruh platform media sosial X terhadap moral dan etika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fatwa ulama berperan penting dalam membentuk norma dan etika pengguna Twitter, di mana banyak pengguna yang merujuk pada fatwa sebagai pedoman dalam berperilaku. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa fatwa ulama tidak hanya berfungsi sebagai pedoman religius, tetapi juga sebagai upaya untuk meningkatkan kesadaran moral di kalangan pengguna media sosial. Saran untuk penelitian selanjutnya adalah mengeksplorasi dampak lebih lanjut dari fatwa terhadap perilaku pengguna di platform lain serta strategi untuk meningkatkan implementasi fatwa dalam interaksi sehari-hari di media sosial.
STRATEGI EDUKASI KESEHATAN UNTUK PENINGKATAN PHBS DAN PENGENDALIAN KOLESTEROL: KKN TEMATIK DI DESA BESAR II TERJUN: HEALTH EDUCATION STRATEGIES FOR IMPROVING HYGIENE BEHAVIOR AND CHOLESTEROL: A THEMATIC KKN IN BESAR II TERJUN VILLAGES Lestari, Ira Cinta; Darungan, Tezar Samekto; Veronica, Sinta; Pasaribu, Saadatur Rizqillah; Nugroho, Muhammad Agung
Jurnal Kedokteran Ibnu Nafis Vol. 14 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jkin.v14i1.817

Abstract

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara (FK UISU) dilaksanakan di Desa Besar II Terjun, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai. Program ini bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan kesehatan masyarakat dan memberikan solusi melalui edukasi kesehatan yang komprehensif. Berdasarkan hasil observasi, masalah utama yang ditemukan meliputi tingginya prevalensi hipertensi (60%), hiperkolesterolemia (38%), serta rendahnya kesadaran akan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di kalangan masyarakat. Pendekatan yang dilakukan meliputi pemeriksaan kesehatan, penyuluhan bahaya kolesterol, dan edukasi PHBS kepada siswa sekolah dasar. Edukasi dilakukan melalui metode partisipatif yang melibatkan kader Posyandu sebagai fasilitator di tingkat komunitas. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pola makan sehat dan penerapan PHBS untuk mencegah penyakit degeneratif. Temuan ini menekankan pentingnya kolaborasi antara mahasiswa, masyarakat, dan pemerintah desa dalam menciptakan perubahan perilaku kesehatan yang berkelanjutan.
HUBUNGAN LAMANYA PENGGUNAAN KB SUNTIK PROGESTIN TERHADAP SIKLUS MENSTRUASI PADA WANITA USIA REPRODUKTIF DI PUSKESMAS KINALI KABUPATEN PASAMAN BARAT TAHUN 2024: THE RELATIONSHIP BETWEEN THE DURATION OF PROGESTIN INJECTABLE BIRTH CONTROL USE AND THE MENSTRUAL CYCLE IN WOMEN OF REPRODUCTIVE AGE AT KINALI HEALTH CENTER, WEST PASAMAN DISTRICT IN 2024 Nugroho, Muhammad Agung; Lubis, Tiffani Tantina; Ariati, Ani; Yusria, Anna
Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan - Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara Vol. 24 No. 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/ibnusina.v24i2.816

Abstract

Kontrasepsi merupakan metode yang digunakan untuk mencegah kehamilan salah satunya dengan menggunakan KB suntik progestin. Metode ini telah terbukti efektif dalam mencegah kehamilan, tetapi juga dapat memiliki dampak terhadap siklus menstruasi wanita. Perubahan yang terjadi pada siklus menstruasi seperti keterlambatan, perdarahan tidak teratur, bahkan amenorhea. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling dan didapatkan sebanyak 98 responden di Puskesmas Kinali Kabupaten Pasaman Barat. Uji yang digunakan adalah Chi-Square. Hasil penelitian didapatkan wanita usia subur yang menggunakan suntik KB progestin terbanyak pada rentang usia 20-35 tahun sebanyak 56 responden, kategori pendidikan terakhir SMA sebanyak 42 responden, lamanya penggunaan suntik KB terbanyak yaitu 12-24 bulan sebanyak 56 responden, serta responden terbanyak yang mengalami perubahan siklus menstruasi sebanyak 69 responden. Dari analisis bivariat di uji Chi Square antara lamanya penggunaan KB suntik progestin dengan siklus menstruasi di Puskesmas Kinali Kabupaten Pasaman Barat yang didapatkan nilai signifikan (p) 0,00. yang artinya lebih kecil dari α = 0,05. Terdapat hubungan antara lamanya penggunaan KB suntik progestin dengan siklus menstruasi di Puskesmas Kinali Kabupaten Pasaman Barat.
The Multiple Violation of Maxim in Doctor Strange in The Multiverse Film Nugroho, Muhammad Agung; Ariffin, Zainal
Tell : Teaching of English Language and Literature Journal Vol 10 No 2 (2022): September
Publisher : English Department FKIP Universitas Muhammadiyah Surabaya Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/tell.v10i2.14389

Abstract

This study aims to describe the multiple violations of maxims based on the cooperative principle at the utterances in Doctor Strange in the Multiverse of Madness film and the intended meanings in it. This type of study is a qualitative descriptive research. The data consisted of twenty utterances in the film that reflected the violation of maxims based on the cooperative principle. Data collection was carried out by observation which consisted of several stages, namely identifying and marking the violation of maxims in the speech in the film, grouping each data based on the type of violation of the maxims, then coding the data. Data analysis was carried out by describing the context in each utterance and then analyzing it using Cutting's maxim violation theory. The result shows that the speakers violating four multiple maxims (quantity, quality, relation, and manner) totally 11 data or 55%, three maxims ((quantity, relation, manner), (quantity, quality, manner), (quantity, quality, relation)) totally 7 data or 35%, two maxims (quantity and quality) totally 1 data or 5 %, and one maxim (quality) totally 1 data or 5%. The meaning of violation by the speaker is intended to avoid the conflict, to intimidate someone, and to create a lie.
PENGARUH VARIASI KONSENTRASI AVICEL PH 101 DAN LAKTOSA SEBAGAI HOST DALAM PEMBUATAN TABLET CAMPURAN INTERAKTIF GLIMEPIRID MENGGUNAKAN METODE KEMPA LANGSUNG Nugroho, Muhammad Agung; Kuncahyo, Ilham; Harjanti, Reslely
Jurnal Farmasi & Sains Indonesia Vol 8 No 2 (2025)
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Nusaputera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52216/jfsi.vol8no2p80-91

Abstract

Glimepirid is an antidiabetic drug from the sulfonylurea class with low solubility, thus requiring a formulation approach to improve its bioavailability. This study aimed to examine the effect of varying concentrations of avicel pH 101 and lactose as carrier (host) materials on the physical properties and dissolution profile of glimepirid tablets prepared using the direct compression method. Three formulas were developed with avicel pH 101:lactose ratios: F1 (1:0.5), F2 (1:1), and F3 (1.5:1). Quality evaluation included tests of granule flow properties (angle of repose and flow time) and physical tablet tests (content uniformity, hardness, friability, disintegration time, and dissolution) based on the Indonesian Pharmacopoeia. ANOVA statistical analysis showed significant differences between formulas (p < 0.05). The results indicated that variations in avicel pH 101 and lactose concentrations affected the physical quality and dissolution profile of the tablets. Formula 1 had the fastest disintegration time and the highest drug release. Formula 2 demonstrated the best content uniformity, good powder flow, and stable dissolution. Formula 3 produced the hardest tablets with the lowest friability but required longer disintegration time. Formula 2 was considered the most optimal and is recommended for further development of glimepirid tablets.