cover
Contact Name
Agung Setia Budi
Contact Email
agungsetiabudi@ub.ac.id
Phone
+62341-577911
Journal Mail Official
jtiik@ub.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya Gedung F FILKOM Lt. 8, Ruang BPJ Jalan Veteran No. 8 Malang Indonesia - 65145
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 23557699     EISSN : 25286579     DOI : http://dx.doi.org/10.25126/jtiik
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer (JTIIK) merupakan jurnal nasional yang diterbitkan oleh Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya (UB), Malang sejak tahun 2014. JTIIK memuat artikel hasil-hasil penelitian di bidang Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer. JTIIK berkomitmen untuk menjadi jurnal nasional terbaik dengan mempublikasikan artikel berbahasa Indonesia yang berkualitas dan menjadi rujukan utama para peneliti. JTIIK di akreditasi oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor: 36/E/KPT/2019 yang berlaku sampai dengan Volume 11 Nomor 2 Tahun 2024.
Articles 26 Documents
Search results for , issue "Vol 7 No 5: Oktober 2020" : 26 Documents clear
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Konstruktivistik Model Teaching with Analogies (TWA) pada Mata Kuliah Database Management System (DBMS) untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Mahasiwa Fathirma'ruf, Fathirma'ruf; M. Said, Budiman
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 7 No 5: Oktober 2020
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2020752388

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu pengembangan perangkat pembelajaran kontruktivis model Teaching With Analogies (TWA)untuk melatihkan kemampuan berpikir kreatif mahasiswa pada mata kuliah Database Management System (DBMS). Pengembangan mengacu pada model 4D (Define, Design, Develop, Disseminate). Sasaran penelitian ini yaitu dihasilkannya perangkat pembelajaran yang kemudian diimplementasikan pada 15 orang mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi STKIP Yapis Dompu. Data diujicobakan dengan desain penelitian One-Group Pre test-Posttest Design. Data dalam penelitian ini dianalisis secara deskriptif kuantitatif dengan hasil: Validitas perangkat berkategori valid (3,3); Kepraktisan perangkat yang meliputi: keterlaksanaan pembelajaran yang baik (3,3); respon mahasiswa terhadap pembelajaran model Teaching With Analogies (TWA) positif (79%); Keefektifanperangkat pembelajaran dibuktikan dari hasil tes kemampuan berpikir kreatif mahasiswa pada kriteria kreatif (76%); Simpulan penelitian ini adalah perangkat pembelajaran kontruktivistik model Teaching With Analogies (TWA) layak untuk melatihkan kemampuan berpikir kreatif mahasiswa. AbstractThe purpose of this research was to develop constructivistic learning tool of the Teaching With Analogies (TWA) model to upgrade students' creative thinking skill in the Database Management System (DBMS) subject. The development refers to the 4D model (Four D) encompasses Define, Design, Develop, and Disseminate. The target of this research was the production of learning tool which implemented in 15 students of the Information Technology Education Study Program of STKIP Yapis Dompu. The data was tested by using a one-group pretest and posttest research design. The data was tested using a One-Group Pre-Test-Post Test Design research design. The data in this research was analyzed by using descriptive qualitative. The result of the device validity was valid (3,3); the practicality of the device included: the implementation of the best learning (3,3); student university responses on learning the TWA model was positive (79%); The effectiveness of learning tools was evidenced by the results tested of students' university creative thinking ability was on creative criteria (76%); The conclusion of this research was the constructivist learning tool TWA model was appropriate for upgrade students' creative thinking skill.
Evaluasi Usability Website Berita Online Prokal.Co Menggunakan Evaluasi Heuristic dan Webuse Putra, M. Gilvy Langgawan; Sabilla, Nisya Rani; Natasia, Sri R.
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 7 No 5: Oktober 2020
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2020753707

Abstract

Website PROKAL.co merupakan portal berita wilayah Kalimantan, yang diharapkan dapat membantu masyarakat maupun pihak PROKAL sebagai pengguna, agar dapat mencari informasi yang dibutuhkan dengan mudah. Hasil wawancara dengan pihak PROKAL menunjukkan bahwa, terdapat permasalahan usability yang berkaitan dengan faktor keberhasilan usability pada PROKAL.co, yaitu learnability dan errors. Sejak didirikannya PROKAL.co pada tahun 2015, evaluasi terkait usability pada website PROKAL.co belum pernah dilakukan. Hal tersebut mempengaruhi rencana PROKAL dalam melakukan redesain tampilan website PROKAL.co pada tahun 2020, dikarenakan PROKAL tidak mengetahui kebutuhan dan permasalahan yang dialami pengguna dan masih belum memiliki gambaran yang jelas diperbaiki seperti apa tampilan website ke depannya. Oleh karena itu, dilakukan penelitian evaluasi usability menggunakan metode Heuristic agar dapat ditemukan permasalahan dari website PROKAL.co dengan mengacu pada prinsip-prinsip heuristic. Kemudian, untuk dapat melibatkan pengguna PROKAL.co, maka digunakan pula metode Web Usability Evaluation Tool (WEBUSE). Penelitian ini dilakukan dengan 5 tahapan utama, yaitu establishing requirement untuk menemukan masalah usability, design alternatives untuk merancang perbaikan tampilan berupa ide desain, prototyping untuk mengimplementasi dan membangun desain, evaluating untuk mengevaluasi hasil prorotype dengan pihak PROKAL, dan kesimpulan. Berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan, terdapat 2 indikator evaluasi yang sangat memerlukan perbaikan, 7 indikator evaluasi memerlukan perbaikan dengan prioritas tinggi, dan 1 indikator evaluasi memerlukan perbaikan dengan prioritas rendah. Selain itu, dihasilkan usulan rekomendasi tampilan berupa prototype sebanyak 11 desain tampilan perbaikan pada desktop dan 30 desain tampilan mobile website PROKAL.co yang telah disesuaikan dan disetujui dengan kebutuhan PROKAL. Hasil yang diperoleh ini dapat dijadikan acuan oleh website PROKAL.co dalam melakukan perbaikan. AbstractWebsite PROKAL.co is the Kalimantan regional news portal, this website expected to facilitate its users including PROKAL to search for information that users need. Based on the results of interviews with PROKAL, there are usability issues related to the success factor of website PROKAL.co, there are learnability and errors. Since founded in 2015, the evaluation related to the usability of the website has yet to be performed. It affects PROKAL's plan to redesign the user interface of the website in 2020, because PROKAL still doesn’t know the needs and problems experienced by users also what website will look like in the future. Based on the description above, a usability evaluation study was conducted using the Heuristic method in order to find problems from the PROKAL.co website with reference to heuristic principles. Then, to be able to involve PROKAL.co users, the Web Usability Evaluation Tool (WEBUSE) method is also used. This research was conducted with 5 main stages, those are establishing requirements to find usability problems, design alternatives to design the improvements with the form of design ideas, protoyping to implement and build designs, evaluating to evaluate the prototype results, and conclusions. Based on the results of the evaluation, there are 2 evaluation indicators that really need improvement, 7 evaluation indicators need improvement with high priority, and 1 evaluation indicator require improvement with low priority. In addition, there were proposed recommendations for user interface in the form of 11 prototype user interface designs for desktop improvements and 30 designs for the mobile website PROKAL.co that have been adjusted and approved to the needs of PROKAL. The results obtained can be used as a reference by the PROKAL.co website in making improvements.   
Lokalisasi Mobile Robot berdasarkan Citra Kamera OMNI menggunakan Fitur Surf Rasmana, Susijanto Tri; Harianto, Harianto; Susanto, Pauladie; Abseno, Anan Pepe; Raga Permana, Zendi Zakaria
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 7 No 5: Oktober 2020
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2020712539

Abstract

Deteksi lokasi diri atau lokalisasi diri adalah salah satu kemampuan yang harus dimiliki oleh mobile robot. Kemampuan lokalisasi diri digunakan untuk menentukan posisi robot di suatu daerah dan sebagai referensi untuk menentukan arah perjalanan selanjutnya. Dalam penelitian ini, lokalisasi robot didasarkan pada data citra yang ditangkap oleh kamera omnidirectional tipe catadioptric. Jumlah fitur terdekat antara citra 360o yang ditangkap oleh kamera Omni dan citra referensi menjadi dasar untuk menentukan prediksi lokasi. Ekstraksi fitur gambar menggunakan metode Speeded-Up Robust Features (SURF). Kontribusi pertama dari penelitian ini adalah optimasi akurasi deteksi dengan memilih nilai Hessian Threshold dan jarak maksimum fitur yang tepat. Kontribusi kedua optimasi waktu deteksi menggunakan metode yang diusulkan. Metode ini hanya menggunakan fitur 3 gambar referensi berdasarkan hasil deteksi sebelumnya. Optimasi waktu deteksi, untuk lintasan dengan 28 gambar referensi, dapat mempersingkat waktu deteksi sebesar 8,72 kali. Pengujian metode yang diusulkan dilakukan menggunakan omnidirectional mobile robot yang berjalan di suatu daerah. Pengujian dilakukan dengan menggunakan metode recall, presisi, akurasi, F-measure, G-measure, dan waktu deteksi. Pengujian deteksi lokasi juga dilakukan berdasarkan metode SIFT untuk dibandingkan dengan metode yang diusulkan. Berdasarkan pengujian, kinerja metode yang diusulkan lebih baik daripada SIFT untuk pengukuran dengan recall 89,67%, akurasi 99,59%, F-measure 93,58%, G-measure 93,87%, dan waktu deteksi 0,365 detik. Metode SIFT hanya lebih baik pada presisi 98,74%. AbstractSelf-location detection or self-localization is one of the capabilities that must be possessed by the mobile robot. The self-localization ability is used to determine the robot position in an area and as a reference to determine the next trip direction. In this research, robot localization was by vision-data based, which was captured by catadioptric-types omnidirectional cameras. The number of closest features between the 360o image captured by the Omni camera and the reference image was the basis for determining location predictions. Image feature extraction uses the Speeded-Up Robust Features (SURF) method. The first contribution of this research is the optimization of detection accuracy by selecting the Hessian Threshold value and the maximum distance of the right features. The second contribution is the optimization of detection time using the proposed method. This method uses only the features of 3 reference images based on the previous detection results. Optimization of detection time, for trajectories with 28 reference images, can shorten the detection time by 8.72 times. Testing the proposed method was done using an omnidirectional mobile robot that walks in an area. Tests carried out using the method of recall, precision, accuracy, F-measure, G-measure, and detection time. Location detection testing was also done based on the SIFT method to be compared with the proposed method. Based on testing, the proposed method performance is better than SIFT for measurements with recall 89.67%, accuracy 99.59%, F-measure 93.58%, G-measure 93.87%, and detection time 0.365 seconds. The SIFT method is only better at precision 98.74%.
Rancang Bangun Sistem Informasi Rumah Tradisional Bali Berdasarkan Asta Kosala-Kosali Berbasis Web Sudana, Oka; Suryadana, Agus; Bayupati, Agung
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 7 No 5: Oktober 2020
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2020711787

Abstract

Rumah tradisional Bali adalah bangunan yang memiliki ciri khas khusus yang difungsikan sebagai hunian yang merupakan salah satu cerminan kebudayaan yang tumbuh dan berkembang di Bali. Panduan pembangunan Rumah Tradisional Bali tertuang dalam Lontar Asta Kosala-Kosali dan Asta Bumi. Modernisasi berdampak dalam perubahan bentuk dan kebutuhan bangunan perumahan yang mengakibatkan penerapan Arsitektur Tradisional Bali semakin berkurang dan tidak memperhatikan nilai filosofis yang seharusnya, sehingga dikembangkan sistem informasi sebagai media pengenalan dan panduan penerapan Arsitektur Tradisional Bali. Sistem yang dikembangkan disesuaikan dengan konsep Asta Kosala-Kosali dan Asta Bumi. Sistem Informasi Rumah Tradisional Bali menyajikan berbagai macam informasi dan fitur mengenai penerapan Asta Kosala-Kosali dan Asta Bumi dalam Rumah Tradisional Bali yang dihadirkan dalam bentuk pemodelan 2 dimensi dan 3 dimensi. Sistem dapat memudahkan dalam pemahaman filosofi, aturan, tata cara, tata letak, dan tata bangunan Rumah Tradisional Bali serta mampu menjadi media pelestarian warisan budaya Bali khususnya dibidang arsitektur. Persentase tingkat kepuasan pengguna terhadap sistem rata-rata sebesar 87.24%.AbstractA traditional Balinese house is a building that has special characteristics that function as a residence which is a reflection of the culture that grew and developed in Bali. Guide to building Balinese Traditional Houses contained in Lontar Asta Kosala-Kosali and Asta Bumi. Modernization has an impact on changes in the shape and needs of residential buildings which have resulted in the application of Balinese Traditional Architecture diminishing and not paying attention to philosophical values that should be, so that information systems are developed as a medium of introduction and guidance on the application of Balinese Traditional Architecture. The system developed was adapted to the concept of Asta Kosala-Kosali and Asta Bumi. The Traditional Balinese House Information System presents various kinds of information and features regarding the application of Asta Kosala-Kosali and Asta Bumi in Balinese Traditional Houses which are presented in the form of 2-dimensional and 3-dimensional modeling. The system is expected to facilitate the understanding of the philosophy, rules, procedures, layout, and structure of traditional Balinese Houses as well as being able to become a medium for preserving the Balinese cultural heritage, especially in the field of architecture. Percentage of satisfaction level of users of the system by an average of 87.24%.
Optimasi Fuzzy C-Means dan K-Means Menggunakan Algoritma Genetika untuk Pengklasteran Dataset Diabetic Retinopathy Al Rivan, Muhammad Ezar; Steven, Steven; Tanzil, William
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 7 No 5: Oktober 2020
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2020711872

Abstract

Diabetic Retinopathy adalah komplikasi dari diabetes yang mengakibatkan gangguan pada retina mata. Gangguan tersebut dapat diketahui dengan deteksi awal melalui data yang diekstraksi dari citra mata. Deteksi awal dapat dilakukan dengan menggunakan metode clustering. Metode yang digunakan yaitu Fuzzy C-Means dan K-Means. Fuzzy C-Means dan K-Means memiliki kelemahan dari jumlah iterasi yang besar. Jumlah iterasi pada Fuzzy C-Means dan K-Means dapat dioptimasi dengan menggunakan Algoritma Genetika. Optimasi dilakukan dengan cara mengganti bagian pada Fuzzy C-Means dan K-Means pada saat menentukan pusat cluster. Dataset yang digunakan pada penelitian adalah dataset Diabetic Retinopathy. Hasil optimasi sebelum dan sesudah  hybrid Algoritma Genetika pada Fuzzy C-Means terlihat pada nilai rata-rata iterasi dari 17,1 menjadi 6,65 terjadi penurunan sebesar 61,11% dan pada K-Means terlihat pada nilai rata-rata iterasi dari 10,85 menjadi 7,35 terjadi penurunan sebesar 32,25%. Berdasarkan hasil perbandingan nilai rata-rata iterasi Algoritma Genetika–Fuzzy C-Means dan Algoritma Genetika-K-Means maka dapat disimpulkan bahwa Algoritma Genetika-Fuzzy C-Means memiliki jumlah iterasi yang lebih baik dibanding Algoritma Genetika-K-Means. Algoritma Genetika-Fuzzy C-Means juga memiliki inter cluster distance yang paling kecil dan intra cluster distance yang paling besar. AbstractDiabetic Retinopathy is diabetic complication that cause retina disorder. Retina disorder can be known from data extracted from eye image. Early detection conduct using clustering. These methods are Fuzzy C-Means and K-Means. These methods have large number of iteration as weakness. Number of iteration can be optimized using genetic algorithm. Optimization conducted by replace a part from Fuzzy C-Means dan K-Means that use to generate early centroid. The dataset used in the study is a dataset of diabetic retinopathy. The optimization results before and after hybrid GeneticAlgorithm on Fuzzy C-Means are the average iteration values decreased from 17.1 to 6.65, decreasing 61,11% and in K-Means are the average iteration values decreased from 10.85 to 7.35 decreasing 32,25%. Based on the comparison of Genetic Algorithm  Fuzzy C-Means and Genetic Algorithm K-Means iterations, it can be concluded that Genetic Algorithm Fuzzy C-Means has a better number of iteration than Genetic Algorithm K-Means. Genetic Algorithm-Fuzzy-C-Means has smallest inter cluster distance and biggest intra cluster distance.
Prediksi Stok dan Pengaturan Tata Letak Barang Menggunakan Kombinasi Algoritma Triple Exponential Smoothing dan FP-Growth Hartomo, Kristoko Dwi; Prasetyo, Sri Yulianto; Suharjo, Rahmat Abadi
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 7 No 5: Oktober 2020
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2020751863

Abstract

Persaingan bisnis semakin meningkat khususnya dalam bidang retail. Hal ini mengharuskan pemilik melakukan inovasi terhadap bisnisnya. Salah satu hal yang perlu diperhatikan oleh pemilik untuk mempertahankan dan menambah konsumen yaitu dengan melakukan pendekatan dengan konsumen. Pendekatan pada konsumen digunakan untuk mengenali dan memahami perilaku, kebutuhan dan keinginan konsumen. Pemilik swalayan ingin melakukan inovasi untuk melakukan perbaikan tata letak barang dan perbaikan stok, karena konsumen seringkali mengalami kesulitan dalam pencarian barang dan pihak swalayan sering mengalami kekurangan dan kelebihan stok barang. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka tujuan penelitian adalah untuk mengoptimalkan pengaturan tata letak barang dan optimalisasi persediaan stok barang. Dalam penelitian ini menggunakan data penjualan yang diolah sehingga menghasilkan informasi untuk pemilik swalayan. Pengolahan data dalam penelitian ini disebut data mining dengan menggunakan algoritma FP-Growth dan Triple Exponential Smoothing. Algoritma FP-Growth digunakan untuk mengetahui pola perilaku konsumen sehingga dapat digunakan untuk pengambilan keputusan dalam penyusunan barang dan algoritma Triple Exponential Smoothing yang merupakan algoritma prediksi digunakan untuk pengaturan stock barang. Dalam penelitian ini dengan menggunakan algoritma FP-Growth menemukan 12 aturan asosiasi, aturan asosiasi yang memiliki nilai lift ratio paling tinggi adalah Teh dan gula dengan nilai lift ratio 6.131 dan dengan algoritma Triple Exponential Smoothing diperoleh hasil prediksi pada bulan Januari 2018 adalah 131,141 Kg dengan tingkat akurasi MAPE 88,3 %. AbstractBusiness competition is increasing especially in the retail sector. This requires the owner to innovate his business. The shop owner wants to make an invasion to repair goods and equipment, because consumers are in dire need of things and supermarkets often occur. One of the things that need to be considered by the owner to maintain and add consumers is by approaching consumers. Use of information to recognize and understand consumer needs and desires. By overcoming it, the purpose of the research is to regulate the procedures for goods and optimize the preparation of stock items. In this study using processed sales data. Information on information for shop owners. Data processing in this research is called data mining using FP-Growth and Triple Exponential Smoothing algorithms. FP-Growth algorithm to find out user behavior patterns can be used to develop Triple Exponential Smoothing decisions and algorithms which are forecasting algorithms for inventory items. In this study using the algorithm FP-Growth found 12 association rules, which have the highest lift ratio is Tea and sugar with a lift ratio of 6.131 and with Triple Exponential Smoothing algorithm, the forecasting result in January 2018 is 131.141 Kg with 88,3 % MAPE accuracy.
Analisis Kinerja Algoritme TCP Congestion Control Berdasarkan Single dan Multiple Flow pada Multi-Path Routing Sutawijaya, Bayu; Basuki, Achmad; Bachtiar, Fitra Abdurrachman
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 7 No 5: Oktober 2020
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2020752402

Abstract

Teknik multi-path routing merupakan solusi efektif untuk menambah kapasitas bandwidth jaringan. Namun, TCP menggunakan multiple paths sama dengan di single path. Penelitian ini melakukan analisis kinerja algoritme TCP congestion control Reno, BIC, CUBIC, dan BBR pada multi-path routing dengan setiap multiple paths menggunakan cost yang sama. Analisis yang dilakukan meliputi perbandingan antara single path routing dengan multi-path routing, single flow, dan multiple flow. Analisis single flow meliputi link delay dan loss rate. Sedangkan analisis multiple flow meliputi inter TCP protocol fairness dan fairness antara TCP dengan UDP. Semua evaluasi dilakukan berdasarkan emulasi pada VirtualBox. Berdasarkan hasil emulasi, multi-path routing dapat berdampak pada packet reordering, tetapi tidak mengakibatkan penurunan rata-rata throughput yang signifikan. Pada single flow, BBR merupakan algoritme TCP congestion control terbaik pada multi-path routing. Namun, pada multiple flow, CUBIC merupakan algoritme TCP congestion control terbaik pada multi-path routing. Pada evaluasi link delay, rata-rata RTT BBR lebih rendah hingga 58 ms dibandingkan dengan Reno, BIC, dan CUBIC. Sedangkan pada evaluasi loss rate, rata-rata throughput BBR lebih tinggi hingga 12 Mbps dibandingkan dengan Reno, BIC, dan CUBIC. Pada evaluasi inter TCP protocol fairness dan fairness antara TCP dengan UDP, fairness CUBIC paling mendekati 1 dibandingkan dengan Reno, BIC, dan BBR. AbstractThe multi-path routing technique is an effective solution to increase network bandwidth capacity. However, TCP uses multiple paths similar to a single path. This study analyzes the performance of TCP congestion control algorithms Reno, BIC, CUBIC, and BBR on multi-path routing with each multiple paths using the same cost. The analysis includes a comparison between single path routing and multi-path routing, single flow, and multiple flows. In a single flow, the analysis includes link delay and loss rate. Whereas in multiple flows, the analysis includes inter TCP protocol fairness and fairness between TCP and UDP. All evaluations are based on emulation in VirtualBox. Based on the results from emulation, multi-path routing can have an impact on packet reordering but does not result in a significant degrade in average throughput. In a single flow, BBR is the best TCP congestion control algorithm on multi-path routing. However, in multiple flows, CUBIC is the best TCP congestion control algorithm on multi-path routing. In the link delay evaluations, the average RTT on BBR up to 58 ms lower than Reno, BIC, and CUBIC. Whereas in the loss rate evaluations, the average throughput on BBR up to 12 Mbps higher than Reno, BIC, and CUBIC. In the evaluation of inter TCP protocol fairness and fairness between TCP and UDP, fairness on CUBIC is closest to 1 than Reno, BIC, and BBR.
Implementasi Layanan Aplikasi Bergerak Untuk Informasi Wisata Provinsi Papua Barat Rantelinggi, Parma Hadi; Irianti, Arnita; Aryanto, Dwi
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 7 No 5: Oktober 2020
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2020712442

Abstract

Provinsi Papua Barat memiliki beragam tempat pariwisata. Namun, sebagian masyarakat Indonesia yang berkunjung ke Papua Barat hanya mengenal Raja Ampat sebagai tempat wisata. Padahal masih banyak tempat yang belum dikenal secara luas untuk menjadi tujuan wisata. Selain itu, belum adanya aplikasi yang berbasis Android yang dapat mendukung dalam promosi pariwisata di Papua Barat. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun aplikasi bergerak agar dapat dimanfaatkan sebagai sarana melakukan promosi wisata. Penelitian ini berkontribusi pada penduduk untuk mengakses informasi tentang lokasi wisata di Provinsi Papua Barat secara tepat dan mudah. Penelitian ini menggunakan model Design Science Research (DSR) merupakan model yang bisa difungsikan sebagai solusi untuk membangun dan mengevaluasi jejak digital secara waktu nyata, melibatkan variabel yang mempertimbangkan desain, utilitas desain dan menentukan karakter variabel yang dievaluasi. Aplikasi yang dibangun berbasis Android dengan memanfaatkan layanan cloud PaaS serta layanan google maps dalam mempermudah mencari lokasi wisata. Evaluasi akhir yang lakukan dilihat dari hasil penyebaran kuesioner kepada responden untuk tingkat kepuasan pemanfaatan aplikasi yang dibangun. Hasil menyatakan 36,9%  responden sangat setuju, 51,6% menyatakan setuju, 10,3% menyatakan cukup dan 1,2% menyatakan kurang. Sehingga diketahui mayoritas responden setuju apabila aplikasi ini dapat digunakan sebagai alat untuk promosi dan mencari informasi pariwisata di Provinsi Papua Barat Abstract Papua Barat Province has various tourist attractions. However, even Indonesians who visited Papua Barat only know Raja Ampat as a tourist destination. The fact is, there are still many places that are unknown to the general public. Beside that, there is no Android-based application that can support tourism promotion in Papua Barat. This research aims to design and build a mobile application to promote tourism. This research contributes to the population by providing precise and easy access to information about tourist sites in Papua Barat Province. This research used The Design Science Research (DSR) model which is a model that can function as a solution for building and evaluating digital trace in real-time, involves variables that consider the design, utility design and determine the character of the variables evaluated. The application is Android-based, utilizing the PaaS cloud service as well as the Google maps service for making it easier to find tourist sites. The final evaluation is seen from the results of the questionnaires distributed to respondents to find out their level of satisfaction of the application. The results show that 36.9% of respondents strongly agreed, 51.6% agreed, 10.3% said fair, and 1.2% said less. So it is known that the majority of respondents agreed that this application can be used as a tool for promoting and searching for tourism information in Papua Barat Province.
Analisis Usability Aplikasi Sistem Informasi Destinasi Wisata Pulau Ambon Berbasis Android Ginting, Sri Widyanti; Sudarma, I Made
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 7 No 5: Oktober 2020
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2020712775

Abstract

Pariwisata adalah berbagai macam kegiatan wisata dan didukung berbagai fasilitas serta layanan yang disediakan oleh seluruh elemen yang terkait. Ambon adalah daerah kepulauan yang memiliki panorama yang indah dengan objek wisata alam dan budayanya yang menarik. Keberadaan Teknologi mobile melalui perancangan aplikasi yang berisi fitur-fitur informatif tentang  wisata Pulau Ambon berbasis Android sangat baik untuk digunakan. Untuk mengetahui respon pengguna terhadap aplikasi perlu dilakukan pengujian usability, agar diketahui kelebihan serta kelemahan aplikasi dan agar bisa meningkatkan performa aplikasi dimaksud.  Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode Waterfall dan hasil kuesioner yang diolah dengan menggunakan analisa Likert yang merupakan skala psikometrik yang paling banyak digunakan dalam riset berupa survey.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden setuju bahwa aplikasi sistem informasi destinasi wisata berbasis android mampu memenuhi learnability, eficiency, memorability, errors, dan satisfaction yang berarti cukup membantu pengguna dalam memperoleh informasi destinasi wisata di Pulau Ambon. AbstractThe research aims to determine the extent of Tourism Information Systems application on Ambon Island can be accepted by the public and the level of community satisfaction with the existing information system created. The author in this case creates an application to see the user's perception of the application of Android-based tourism information systems in Ambon City by relying on features that can be easily accessed with an easy display. Furthermore, to see the extent of the usability of the application, a test is performed to view the usability testing by involving the user, how users use the system and the problems the users experienced. The test was carried out using a questionnaire to measure user satisfaction and to observe the user's opinion of the application. The method used is the Waterfall method, which consists of Requirement Analysis, Design, Implementation, and Testing. Data collection was carried out by distributing written questionnaires to 100 respondents in several tourism spots. Questionnaire data given to respondents are analyzed using a Likert scale model. From the results diagram it can be analyzed that most respondents agree that the application is able to fulfill the usability components, which is learnability, efficiency, memorability, errors, and satisfaction. So it can be concluded that the Android-based Ambon Island tourism information system application is able to provide tourist attractions, tourist activities and culinary lists that can be used by tourists to facilitate them to plan their desired tourist destinations.
Analisis Loyalitas Pelanggan Berbasis Model Recency, Frequency, dan Monetary (RFM) dan Decision Tree pada PT. Solo Basri, Basri; Gata, Windu; Risnandar, Risnandar
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 7 No 5: Oktober 2020
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2020752284

Abstract

Perkembangan bisnis alat tulis kantor dan sekolah saat ini banyak yang menjanjikan, maka banyak bermunculan pemasok baru dalam bisnis Alat Tulis Kantor dan Sekolah (ATKS). PT Solo yang bergerak di bidang bisnis ATKS harus memiliki strategi dalam setiap persaingan usaha, khususnya dalam meraih loyalitas pelanggan. Loyalitas pelanggan sering dipengaruhi oleh faktor jumlah aktivitas transaksi, nilai nominal transaksi, waktu transaksi di perusahaan, dan atribut outlet. Penelitian ini mengusulkan model Recency, Frequency, dan Monetary (RFM) yang dikombinasikan dengan Decision Tree. Model RFM digunakan untuk proses klasterisasi data pelanggan berdasarkan jumlah transaksi, nilai nominal transaksi, waktu transaksi, dan atribut outlet. Sedangkan Decision Tree dapat menggambarkan tingkat loyalitas pelanggan. Data transaksi dalam penelitian ini dilakukan sepanjang 1 Januari hingga 31 Desember 2018 terhadap 1.203 pelanggan dan 18.087 transaki melalui faktur pembelian. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa state-of-the-art pada model RFM dan Decision Tree yang diusulkan lebih unggul dibandingkan hanya dengan menggunakan model RFM saja. Cluster ke-1 memiliki 860 pelanggan menghasilkan loyalitas pelanggan sedang (biru), cluster ke-2 memiliki 69 pelanggan menghasilkan loyalitas pelanggan yang tinggi (hijau), dan cluster ke-3 memiliki 274 pelanggan menghasilkan loyalitas pelanggan yang rendah (merah). Model klasterisasi RFM dan klasifikasi Decision Tree telah menghasilkan atribut outlet yang berpengaruh terhadap nilai akurasi sebesar 67,54%. Abstract The development of office and school stationery business at this time, many promising, so many new suppliers have sprung up in the office and school stationery business. PT Solo, which has the office and school stationery business, must have a strategy in every business competition, especially in achieving customer loyalty. Customer loyalty is often influenced by factors in the number of transaction activities, transaction nominal value, transaction time at the company, and outlet attributes. This research proposes a Recency, Frequency, and Monetary (RFM) model combined with a Decision Tree. RFM model is used to process customer data clustering based on number of transactions, transaction nominal value, transaction time, and outlet attributes. Whereas Decision Tree can describe the level of customer loyalty. Transaction data in this study were conducted from 1 January to 31 December 2018 to the 1,203 customers and 18,087 transactions through purchase invoices. The results of this study indicate that the state-of-the-art in the proposed RFM and Decision Tree models is outperform compared to only using the RFM model. Cluster 1 has 860 customers resulting in moderate customer loyalty (blue), Cluster 2 has 69 customers resulting in high customer loyalty (green), and Cluster 3 has 274 customers resulting in lower customer loyalty (red). RFM clustering model and Decision Tree classification have produced outlet attributes that affect the accuracy value of 67.54%.

Page 2 of 3 | Total Record : 26


Filter by Year

2020 2020


Filter By Issues
All Issue Vol 13 No 1: Februari 2026 Vol 12 No 6: Desember 2025 Vol 12 No 5: Oktober 2025 Vol 12 No 4: Agustus 2025 Vol 12 No 3: Juni 2025 Vol 12 No 2: April 2025 Vol 12 No 1: Februari 2025 Vol 11 No 6: Desember 2024 Vol 11 No 5: Oktober 2024 Vol 11 No 4: Agustus 2024 Vol 11 No 3: Juni 2024 Vol 11 No 2: April 2024 Vol 11 No 1: Februari 2024 Vol 10 No 6: Desember 2023 Vol 10 No 5: Oktober 2023 Vol 10 No 4: Agustus 2023 Vol 10 No 3: Juni 2023 Vol 10 No 2: April 2023 Vol 10 No 1: Februari 2023 Vol 9 No 7: Spesial Issue Seminar Nasional Teknologi dan Rekayasa Informasi (SENTRIN) 2022 Vol 9 No 6: Desember 2022 Vol 9 No 5: Oktober 2022 Vol 9 No 4: Agustus 2022 Vol 9 No 3: Juni 2022 Vol 9 No 2: April 2022 Vol 9 No 1: Februari 2022 Vol 8 No 6: Desember 2021 Vol 8 No 5: Oktober 2021 Vol 8 No 4: Agustus 2021 Vol 8 No 3: Juni 2021 Vol 8 No 2: April 2021 Vol 8 No 1: Februari 2021 Vol 7 No 6: Desember 2020 Vol 7 No 5: Oktober 2020 Vol 7 No 4: Agustus 2020 Vol 7 No 3: Juni 2020 Vol 7 No 2: April 2020 Vol 7 No 1: Februari 2020 Vol 6 No 6: Desember 2019 Vol 6 No 5: Oktober 2019 Vol 6 No 4: Agustus 2019 Vol 6 No 3: Juni 2019 Vol 6 No 2: April 2019 Vol 6 No 1: Februari 2019 Vol 5 No 6: Desember 2018 Vol 5 No 5: Oktober 2018 Vol 5 No 4: Agustus 2018 Vol 5 No 3: Juni 2018 Vol 5 No 2: April 2018 Vol 5 No 1: Februari 2018 Vol 4 No 4: Desember 2017 Vol 4 No 3: September 2017 Vol 4 No 2: Juni 2017 Vol 4 No 1: Maret 2017 Vol 3 No 4: Desember 2016 Vol 3 No 3: September 2016 Vol 3 No 2: Juni 2016 Vol 3 No 1: Maret 2016 Vol 2, No 2 (2015) Vol 2 No 2: Oktober 2015 Vol 2, No 1 (2015) Vol 2 No 1: April 2015 Vol 1, No 2 (2014) Vol 1 No 2: Oktober 2014 Vol 1, No 1 (2014) Vol 1 No 1: April 2014 More Issue