cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jsal@ub.ac.id
Editorial Address
Jl. Veteran, Malang, 65145, INDONESIA
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Sumberdaya Alam dan Lingkungan
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 23563389     EISSN : 26559676     DOI : https://doi.org/10.21776/ub.jsal
JSAL is a journal under the management of the Environmental Engineering Study Program, Agricultural Technology Faculty, Brawijaya University Indonesia which has been established since 2014. The journal periodically publishes three issues in April, August, and December. JSAL accepts article in Bahasa Indonesia or English by covering topics on natural and environmental resource engineering and other related topics. JSAL has been indexed by Google Scholar, GARUDA (Garba Rujukan Digital) and Crossref (DOI/Digital Object Identifier) and Science and Technology Index (SINTA). Also JSAL already has an International Standard Serial Number (ISSN) in both the online (E-ISSN 2655-9676) and print version (P-ISSN 2356-3389). We are looking forward to accepting articles from potential authors, please kindly search our homepage for information and instruction or contact us.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2 (2017)" : 5 Documents clear
Pengembangan Wisata Pantai Kabupaten Purworejo Berbasis Ecotourism Melalui Valuasi Lingkungan dan Metode SWOT Aulia Nur Mustaqiman; Tushy Octafadiola; Agat Ardinugroho; Kurniawan Kurniawan; Yuliana Farkhah
Jurnal Sumberdaya Alam dan Lingkungan Vol 4, No 2 (2017)
Publisher : Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.765 KB) | DOI: 10.21776/ub.jsal.2017.004.02.3

Abstract

AbstrakKabupaten Purworejo memiliki potensi wisata berupa garis pantai yang sangat panjang serta dilalui oleh Jalan Deandels yang merupakan jalan raya yang historis. Wisatawan didominasi oleh masyarakat lokal yang itupun hanya datang pada musim liburan. Minimnya pengunjung dari luar Purworejo diakibatkan oleh kondisi jalan yang tidak baik dan sedikitnya informasi, padahal pantai di Purworejo memiliki beberapa keunikan seperti ombak yang besar tetapi masih bisa digunakan untuk bermain, kondisi pantai yang masih alami menjadikan banyak lahan yang belum dimanfaatkan serta adanya lomba pacuan kuda. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi potensi wisata pantai berbasis eco-tourism dan memberikan alternatif pengembangan kawasan wisata. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Teknik pengambilan sampel adalah stratified random sampling. Analisis yang digunakan adalah spasial, valuasi lingkungan, dan analisis SWOT. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa pantai di Purworejo memiliki potensi keindahan bentangalam pantai, kearifan budaya, dan produk lokal. Rekomendasi diberikan melalui pengadaan pelatihan yang disusun secara sistematis kepada masyarakat lewat pembukaan aktivitas kegiatan yang memiliki nilai tambah, tepat guna, unik, dan menarik yang secara tidak langsung mempopulerkan wisata pantai di Purworejo. wisata pantai, Purworejo, ecotourism
Evaluasi Emisi Karbondioksida (CO2) Terhadap Kecukupan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Di Universitas Brawijaya Kampus I Kota Malang Bambang Suharto; Tunggul Sutan Haji; Niken Puspajwo Pangestuti
Jurnal Sumberdaya Alam dan Lingkungan Vol 4, No 2 (2017)
Publisher : Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (467.279 KB) | DOI: 10.21776/ub.jsal.2017.004.02.2

Abstract

Peningkatan gas rumah kaca merupakan permasalahan penting yang dapat mengakibatkan pemanasan global, dimana saat ini emisi karbondioksida (CO2) merupakan komponen utama gas rumah kaca. Penumpukan emisi CO2 terjadi karena bahan bakar fosil yang diambil secara berlebihan dibakar dan dikonversi secara cepat menjadi CO2 yang terlepas ke atmosfer oleh aktivitas transportasi, tungku industri dan rumah tangga, serta pembangkit listrik. Pada tahun 2016, tercatat jumlah penduduk Universitas Brawijaya sebanyak 68.072 yang terdiri dari mahasiswa, dosen, dan karyawan. Berdasarkan data jumlah penduduk di atas terlihat bahwa jumlah penduduk Universitas Brawijaya relatif banyak, maka akan berdampak pada meningkatnya produksi CO2 dari kegiatan kendaraan bermotor, penggunaan gas LPG, sisa hasil pernapasan, serta penggunaan listrik di lingkungan Universitas Brawijaya. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui emisi CO2 yang dihasilkan dari aktivitas penduduk di Universitas Brawijaya Kampus I Kota Malang dan untuk mengetahui kecukupan ruang terbuka hijau (RTH) dalam menyerap emisi CO2. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif yaitu untuk mendeskripsikan hasil perhitungan emisi CO2 dan kecukupan daya serap RTH. Beban emisi CO2 dihitung dengan persamaan IPCC dan persamaan yang didapatkan dari studi pustaka. Sedangkan daya serap RTH dihitung dengan mengalikan jumlah pohon dengan masing-masing daya serapnya terhadap emisi CO2. Setelah itu merumuskan rekomendasi sebagai bahan pertimbangan atau masukan untuk peningkatan peringkat Universitas Brawijaya pada UI GreenMetriks World University Ranking. Hasil penelitian menunjukkan total beban emisi CO2 yang dihasilkan di Universitas Brawijaya sebesar 9547360.71 Kg/tahun dan total daya serap sebesar 45229279.66 Kg/tahun. Hasil analisis menunjukkan bahwa RTH telah mencukupi untuk menyerap emisi CO2 dalam satu tahun, salah satu hal yang menunjang besarnya RTH yaitu adanya penambahan pohon sejumlah 300 pohon sawit pada tahun 2015 (Sub Bagian Rumah Tangga, 2015). Rekomendasi berdasarkan UI GreenMetriks World University Ranking, kategori dan indikator yang sesuai untuk dilakukannya upaya yaitu pada kategori sarana dan prasarana, serta transportasi. Indikator ini menunjukkan apakah kampus layak disebut Kampus Hijau. Tujuannya adalah untuk memicu agar memberi lebih banyak ruang bagi kehijauan dan dalam menjaga lingkungan, serta pengembangan energi berkelanjutan. Kebijakan transportasi yang dapat dilakukan yaitu membatasi jumlah kendaraan bermotor di kampus, penggunaan sepeda kampus akan mendorong lingkungan yang lebih sehat. Kebijakan pejalan kaki akan mendorong mahasiswa, dosen dan staf untuk mengurangi emisi CO2, dan menghindari menggunakan kendaraan pribadi dengan memberi kebijakan pada mahasiswa baru untuk tidak membawa kendaran pribadi di semester pertama dan kedua. Kebijakan tersebut akan mengurangi jejak karbon di sekitar kampus. Kata kunci: Emisi CO2, Ruang Terbuka Hijau, Universitas Brawijaya 
Evaluasi Penentuan Tampungan Air untuk Rumah Tangga di Daerah Beriklim Kering ( Studi Kasus di Kelurahan Bonipoi, Kota Kupang – Nusa Tenggara Timur) Gusminanti Kasdi; J. Bambang Rahadi; Bambang Suharto
Jurnal Sumberdaya Alam dan Lingkungan Vol 4, No 2 (2017)
Publisher : Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (610.768 KB) | DOI: 10.21776/ub.jsal.2017.004.02.5

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu : 1) Untuk menentukan kebutuhan penggunaan air dalam rumah tangga di Kelurahan Bonipoi, Kota Kupang – NTT. 2) Untuk mengetahui tampungan efektif bedasarkan luasan atap rumah sebagai tampungan air hujan. Data yang diperlukan meliputi data pemakaian air rumah tangga per kepala keluarga, data luas bangunan rumah per kepala keluarga dan data curah hujan bulanan. Berdasarkan hasil survei penggunaan air dalam rumah tangga selain air minum secara rata-rata adalah sebagai berikut : rumah kecil sebesar 234 liter/hari atau sebesar 7,02 m3/bulan, rumah sedang sebesar 375 liter/hari atau sebesar 11,24 m3/bulan, dan rumah besar sebesar 342 liter/hari atau sebesar 10,25 m3/bulan. Penggolongan rumah tersebut didasarkan pada asumsi luasan atap. Berdasarkan hasil perhitungan didapat bahwa tampungan efektif untuk rumah kecil sebesar 39,78 m3, untuk rumah sedang sebesar 53,99 m3, sedangkan untuk rumah besar tidak didapatkan tampungan efektif karena luasan atap rumah sangat besar sehingga kurang mampu menampung air ketika terjadi curah hujan minimum.Kata Kunci : Kota Kupang, Iklim Kering, Air, Curah Hujan, Kebutuhan Air
Reduction Levels of Copper (Cu) Electrolysis Method In Priting Liquid Waste Processing Circuit Board (PCB) Silfi Arini; Bambang Suharto; Liliya Dewi S.; Handaru B Cahyono
Jurnal Sumberdaya Alam dan Lingkungan Vol 4, No 2 (2017)
Publisher : Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (436.999 KB) | DOI: 10.21776/ub.jsal.2017.004.02.4

Abstract

Electronics industry is one of the national priorities industry continues to grow and evolve. National electronics industry growth of 10.9% and export value of US $ 9.084 billion, second only to the export of textile (Textile Products Textile) and an average production rate of 65-70%. Some of the electronic components industry also contributed to the growth of one PCB. Based on B3 material content is high, especially in the waste solution soaked concentrated liquid PCBs or PCB industry, the liquid waste must be performed prior to treatment of wastewater released into envinronment.. This method is used by electrolysis with 7.5 Volt. Type of this research is a laboratory experiment. This sample form elektrodaposisi copper (Cu) by passing electric current to the electrodes are dipped in liquid waste (process etcing) PCB manufacture. The approach used in this research is a quantitative approach and using mathematical analysis, with the intention of analyzing the data that is expressed with nominal. Quantitative data were obtained from the variation of the duration of the process, the distance between the electrodes, and the type of electrode used then the data will be derived using mathematical formulas. Based on the research results, Copper (Cu) were dissolved in the liquid waste PCB may be copper deposit with the removal of 70% - 90%. The electrodes that provide high efficiency at elektrodaposisi copper (Cu) in the wastewater industry PCB is a steel plate with at a distance of 1 cm. Based on the results of this steel plate decreased 88% removal. The time between the electrodes required to process elektrodaposisi copper (Cu) in the wastewater industry PCBs at 60 minutes, This is done because there is no longer a significant increase occurred in the copper deposit at the cathode. Mass of copper in the electrolyte solution has been nearly exhausted in the mass.Keywords: Electrolysis method, Liquid waste PCB, Reduction of the levels of processing copper (Cu).
Analisis Nomografi Suhu, Laju Penguapan dan Tekanan Udara untuk Perancangan Alat Desalinasi Tenaga Surya Dengan Pengaturan Vakum Sutan Haji, Alexander Tunggul; Wirosoedarmo, Ruslan; Tyas, Martina W
Jurnal Sumberdaya Alam dan Lingkungan Vol 4, No 2 (2017)
Publisher : Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jsal.2017.004.02.1

Abstract

Krisis air bersih pada beberapa tahun yang lalu melanda banyak daerah di Indonesia, sedangkan penyaluran air bersih belum mampu memenuhi kebutuhan penduduk banyak masyarakat kesulitan terlebih pada musim kemarau panjang. Teknologi desalinasi air laut sangat diharapkan untuk menghasilkan air tawar dengan produksi tinggi tetapi dengan energi murah oleh karna itu di buatlah alat desalinasi air laut menggunakan tenaga surya dengan energi matahari sebagai sumber panas utama untuk penguapan. Tujuan dari penelitian ini adalah : 1) Mendapatkan hubungan antara intensitas radiasi matahari dan laju perubahan suhu air laut pada berbagai tekanan udara 2) Mendapatkan hubungan antara suhu air laut dan besarnya laju penguapan air laut pada berbagai tekanan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret 2012 di Laboratorium Teknik Sumber Daya Alam Dan Lingkungan Universitas BrawijayaPenelitian ini dilakukan dengan dua perlakuan yaitu penguapan dengan valume air laut 30 liter dan penguapan dengan volume air laut 40 liter, masing- masing perlakuan dilakukan sebanyak tiga pengamatan dengan tekanan -5,-7,5, -10 CmHg. Tiap pengamatan dilakukan selama tiga jam dalam satu hari dan diambil data dari jam 10.00, 11.00, 12.00,13.00 WIB. Parameter yang di ukur pada penelitian ini antara lain : Laju penguapan (ml/jam), Energi kalor matahari (KJ), Suhu (0C), Energi selama proses penguapan (KJ) Effisiensi penguapan (%) Intensitas radiasi matahari (W/m2). Hasil penelitian ini adalah nilai intensitas radiasi matahari berkisar antara 591 W/m2 sampai 680 W/m2, energi kalor matahari yang terjadi berada pada kisaran 1263,83 KJ – 1636,08 KJ, suhu bahan rata- rata dalam alat desalinasi adalah 34.95 0C pada volume 30 liter dan 34.33 0C pada volume 40 liter. Laju penguapan rata- rata didalam ruang desalinasi adalah 169,86 ml/jam pada volume 30 liter dan 161,37 ml/jam pada volume 40 liter. Energi selama penguapan rata- rata harian adalah 430 KJ pada volume 30 liter dan 556 KJ pada volume 40 liter. Hubungan antara intensitas radiasi matahari dengan laju perubahan suhu air laut dan laju penguapan air laut berbanding lurus, semakin besar intensitas radiasi matahari laju perubahan suhu air laut yang dicapai semakin tinggi begitu juga dengan laju penguapan semakin besar.

Page 1 of 1 | Total Record : 5