cover
Contact Name
Muh. Nurjati Hidayat
Contact Email
jurnalpengairan@ub.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
anggara.wws@ub.ac.id
Editorial Address
Jurnal Teknik Pengairan Jurusan Teknik Pengairan Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya Jl. MT. Haryono 167 Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Teknik Pengairan: Journal of Water Resources Engineering
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 20861761     EISSN : 24776068     DOI : 10.21776
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknik Pengairan is a scientific journal published regularly twice per year by Faculty of Engineering, Universitas Brawijaya. The paper submitted in this journal covers the fields of Water Resources Information System, Water Resources Conservation, Water Resources Utilization and Efficiency, Water Structure Engineering Planning and Water Resources Engineering Basic Knowledge. The submitted paper can be a summary of research reports or scientific literature review. The language used in this journal is either English or Indonesian.
Arjuna Subject : -
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 1 (2017)" : 14 Documents clear
Pengaruh Hujan Pada Stabilitas Lereng Di Jalan Tol Gempol – Pandaan Atikah, Dewi; Juwono, Pitojo Tri; Hendrawan, Andre Primantyo
Jurnal Teknik Pengairan: Journal of Water Resources Engineering Vol 8, No 1 (2017)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (782.211 KB) | DOI: 10.21776/ub.jtp.2017.008.01.08

Abstract

Jalan tol Gempol - Pandaan sta 6+275 – 6+375 hasil pengeprasan bukit mengalami kelongsoran pada  tanggal 3 Februari 2015 dengan didahului oleh hujan. Studi ini bertujuan mengetahui pengaruh hujan pada stabilitas lereng di jalan tol Gempol – Pandaan. Intensitas hujan sebagai input Geostudio Seep/W, hasil analisisnya menjadi input Slope/W. Hasilnya angka keamanan saat terjadi longsor adalah 1.10595 (Bishop), 1.060512 (Fellenius), dan 1.100788 (Morgenstern-Price). Berdasarkan data hujan selama 10 tahun, intensitas 0.0077 m/jam, merupakan nilai maksimal karena setelah nilai ini tercapai, angka keamanannya tidak bisa berkurang lagi.  Alternatif perkuatan soil nailing mempunyai angka keamanan 1.555921, lebih tinggi dari bored pile dan anggaran biaya lebih kecil sebesar Rp. 1.938.804.000,00 lebih kecil dari bored pile. Ambang batas hujan yang dapat memicu longsor adalah kombinasi hujan 60 mm dan hujan 100 mm selama 30 hari yang menghasilkan total hujan sebesar 960 mm.Kata kunci: stabilitas lereng, intensitas hujan, Seep/W, Slope/W, ambang batas hujanABSTRACT: Gempol - Pandaan toll road at sta 6 + 275 - 6 + 375 is formed by cutting hill. On February 3th, 2015 this location suffered landslide that was preceded by rainfall. This study aims to determine the effect of rainfall on slope stability in Gempol - Pandaan toll road. Rainfall intensity was apllied as input in Geostudio Seep / W and the results of Seep/W analysis became input in Slope / W. As a result, factor of safety when landslide occured was 1.10595 (Bishop), 1.060512 (Fellenius), and 1.100788 (Morgenstern-Price). Based on rainfall data for 10 years, rainfall intensity 0.0077 m / h was the maximum value. After this value was reached, the factor of safety cannot be reduced again. Factor of safety from soil nailing reinforcement increases up to 1.555921, higher than bored pile application and the cost budget of soil nailing (Rp. 1,938,804,000.00) is cheaper than bored pile. The rainfall threshold value to initiate landslide is a combination of 60 mm rainfall and 100 mm rainfall for 30 days that produce total amount of 960 mm of rain. Keywords: slope stability, rainfall intensity, Seep/W, Slope/W, rain threshold
KONSENTRASI SEDIMEN SUSPENSI RATA-RATA KEDALAMAN PADA SALURAN MENIKUNG muharis, chairul
Jurnal Teknik Pengairan: Journal of Water Resources Engineering Vol 8, No 1 (2017)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (698.408 KB) | DOI: 10.21776/ub.jtp.2017.008.01.14

Abstract

Akibat adanya gaya sentrifugal di tikungan saluran maka kecepatan aliran arah transversal akan meningkat di outer bank. Fenomena ini tentu akan mempengaruhi distribusi konsentrasi sedimen suspensi rata-rata kedalaman. Perubahan distribusi konsentrasi sedimen suspensi.hanya akan dapat diketahui dengan melakukan penelitian secara langsung pada alran menikung di lapangan atau di laboratorium.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui profil distribusi konsentrasi sedmen suspensi dari pengukuran di lapangan, kemudian dibandingkan dengan profil distribusi konsentrasi sedmen suspensi prediksi berdasarkan persamaan Rouse.Penelitian dilakukan di Saluran Irigasi Mataram Yogyakarta. Saluran yang diteliti berpenampang segi empat dengan kedalaman rata-rata 1.50 meter dan lebar 4.22 meter serta sudut tikungan 570. Terbuat dari pasangan batu, sedangkan dasar saluran terdiri dari tanah, pasir dan batuan. Pengukuran konsentrasi sedimen suspensi menggunakan Opcon Probe. Prediksi konsentrasi sedimen suspensi menggunakan persamaan Rouse.Hasil penelitian menunjukkan bahwa akibat perubahan kecepatan aliran di tikungan maka konsentrasi sedimen suspensi rata-rata kedalaman  juga mengalami perubahan. Secara umum konsentrasi sedimen suspensi rata-rata tampang ke arah sisi luar tikungan mengalami pengurangan dan sebaliknya ke arah sisi dalam tikungan semakin meningkat. Konsentrasi sedimen suspensi rata-rata tampang dapat diwakili berdasarkan pengambilan sampelnya pada jarak z =0,46 B atau 0,46 lebar saluran diukur dari inner bank.Persamaan Rouse masih dapat digunakan untuk memprediksi distribusi konsentrasi sedimen suspensi dengan baik. Kecepatan yang rendah di sisi dalam saluran menyebabkan butiran sedimen yang lebih besar mengendap dan berpotensi terjadi pendangkalan. Kata kunci: Distribusi konsentrasi, Sedimen suspensi dan, Arah transversal
Sistem Pengendalian Genangan di Kecamatan Sampang Anis, Mizun Bariroh; Suhardjono, Suhardjono; Andawayanti, Ussy
Jurnal Teknik Pengairan: Journal of Water Resources Engineering Vol 8, No 1 (2017)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (993.468 KB) | DOI: 10.21776/ub.jtp.2017.008.01.04

Abstract

Kecamatan Sampang seringkali dilanda banjir sehingga menggenangi wilayah permukiman dan persawahan yang ada. Tujuan kajian ini yaitu menganalisa kapasitas tampungan saluran drainase dan kolam tampungan eksisiting, pengaruh pasang surut air laut dan upaya penanggulangannya. Hasil kajian ini diperoleh 8 saluran kala ulang 5 tahun dan 13 saluran kala ulang 10 tahun yang tidak mampu menampung debit banjir rencana sehingga dilakukan perubahan dimensi dengan meningkatkan kapasitas saluran. Pengaruh pasang surut air laut terhadap genangan dari sungai Kamoning dari hilir menuju hulu sejauh 537 m adalah 0.6 m. Upaya penanggulangan genangan ada 6 buah kolam tampungan yang direncanakan yaitu di desa Pliyang dengan volume tampungan efektifnya sebesar 52.966 m3, di Jl. Manggis A dengan volume tampungan efektifnya sebesar 6.402 m3, di Jl. Manggis B dengan volume tampungan efektifnya sebesar 6.168 m3, di Jl. Manggis C dengan volume tampungan efektifnya sebesar 8.370 m3, di desa Paseyan dengan volume tampungan efektifnya sebesar 17.188 m3, dan di Jl. Imam Bonjol dengan volume tampungan efektifnya sebesar 56.594 m3. Hasil analisis efektifitas bahwa kolam tampungan mampu mereduksi sebesar 100 %.   Kata-kata kunci: drainase, back water, kolam tampungan, debit banjir, curah hujan ABSTRACT: Subdistrict Sampang often hit by floods that inundated residential areas and paddy fields there. The purpose of this study is to analyze the storage capacity of the drainage channels and ponds eksisiting, the influence of the tide and preventive efforts. The study results were obtained when the 8 channels and 13 channels 5-year return period of 10 years who are not able to accommodate the flood discharge plan so that a dimensional change by changing the height and width dimensions. The influence of the tide against the inundation of the river Kamoning on peg 28 on the downstream toward the upstream channel B12 as far as 537 m is 0.6 m. Prevention efforts have 6 pieces planned pond is in the village Pliyang with the storage effective volume of 52.966 m3, at Manggis street pond with the effective volume of 6.402 m3, at Manggis street B with the storage effective volume of 6.168 m3, at Manggis street C with effective volume of 8.370 m3 effective pond, in the village Paseyan with the storage volume amounting to 17.188 m3 effective, and on Imam Bonjol street with the storage volume amounting to 56.594 m3 effective. The volume of the resulting flood of inflow into the storage pool with a return period of 5 years and 10 years for rain four hours on each pond can reduce of 100%. Key words: drainage, back water, Storage, discharge, rainfall
ANALISA BANJIR PADA D.I SENGKALING KANAN YANG DISEBABKAN ALIH FUNGSI SALURAN IRIGASI MENJADI SALURAN DRAINASE Arfiyanti, Anandini Fatma; Suhardjono, Suhardjono; Limantara, Lily Montarcih
Jurnal Teknik Pengairan: Journal of Water Resources Engineering Vol 8, No 1 (2017)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (861.725 KB) | DOI: 10.21776/ub.jtp.2017.008.01.10

Abstract

ABSTRAK Perubahan secara cepat pada tata guna lahan menuntut adanya usaha penanganan sistem pembawa air yang tepat pada lahan. Sebab dengan adanya perubahan tata guna lahan tersebut, dapat berakibat terjadinya perubahan fungsi saluran irigasi menjadi saluran drainase. Studi ini dipusatkan pada DTA Intake Sengkaling Kanan, karena daerah ini mempunyai banyak titik yang mempunyai permasalahan genangan di saat musim hujan datang setiap tahunnya. Sebagai contoh pada saat musim hujan tinggi tahun 2012 genangan yang terjadi mencapai 1,5 meter. Hal ini menyebabkan terganggunya aktifitas penduduk di lokasi tersebut karena daerah ini merupakan pusat pertokoan, pemukiman, dan pemerintahan/ perkantoran. Dari permasalahan tersebut  direncanakan 2 pelimpah samping 1 diletakkan pada Sub DAS 3 mengalirkan debit sejumlah 5,47 m3/dt dan pelimpah samping 2 diletakkan pada Sub DAS 8 mengalirkan debit sejumlah 5,58 m3/dt. Kata Kunci: Banjir, Drainase, Irigasi, Saluran, Tata Guna Lahan ABSTRACT Rapid changes in land-use business management system requires proper water carrier on the land. Because with the change in the land use, may result in changes in the function of the irrigation channel into the drainage channel. This study focused on DTA Intake Sengkaling Right, because this area has a lot of points that have problems inundation during the rainy season comes every year. For example during the rainy season high inundation occurred in 2012 reached 1.5 meters. This causes disruption of activity of the population in these locations because this area is a shopping center, residential, and government / offices. From the problems of planned 2 1 put on the spillway side subzone 3 drain discharge amount of 5.47 m3 / s and 2 is placed on the side spillway subzone 8 drain discharge amount of 5.58 m3 / sec. Keywords: Flood, Drainage, Irrigation, Channels, Land Use

Page 2 of 2 | Total Record : 14