cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Rekayasa Sipil
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2008)" : 6 Documents clear
Alternatif Perkuatan Tanah Lempung Lunak (Soft Clay), Menggunakan Cerucuk Dengan Variasi Panjang dan Diameter Cerucuk Suroso Suroso; Harimurti Harimurti; Meddy Harsono
Rekayasa Sipil Vol 2, No 1 (2008)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.294 KB)

Abstract

Berbagai metode perbaikan tanah telah banyak dikembangkan. Salah satunya dengan metode perkuatan tanah sebagai alternatif pemecahan masalah terhadap penurunan dan daya dukung tanah yang rendah. Penelitian ini tentang alternatif perkuatan tanah lempung lunak (soft clay) dengan kaolin sebagai media pengganti lempung dengan menggunakan cerucuk. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif perkuatan tanah lempung lunak (soft clay) yang mempunyai daya dukung yang kurang baik dalam mendukung pondasi sebagai landasan konstruksi.Pemakaian cerucuk pada lempung lunak dapat meningkatkan daya dukung lempung lunak. Dari kenaikan daya dukung tersebut terlihat bahwa cerucuk memberikan kontribusi yang cukup besar pada lempung lunak. Dalam penelitian ini diperoleh kontribusi mencapai 2,2 kali daya dukung tanah lempung lunak tanpa dipasangi cerucuk. Semakin besar diameter cerucuk secara keseluruhan memberikan peningkatan daya dukung yang efektif. Tetapi dari diameter 1cm ke diameter 1,5cm pada panjang cerucuk 20cm memberikan peningkatan daya dukung yang paling efektif sebesar 57,5%. Begitu pula pada variasi panjang semakin panjang cerucuk memberikan peningkatan daya dukung yang efektif. Peningkatan paling efektif dari panjang cerucuk 18cm ke panjang 20cm pada diameter 0,5cm dengan peningkatan daya dukung sebesar 62,1%.Dari keseluruhan uji pembebanan dapat diketahui bahwa seiring bertambahnya panjang cerucuk dan semakin besar diameter, maka daya dukung tanah akan terus meningkat. Penambahan pada panjang dan diameter akan memberikan pola peningkatan yang cenderung linear. Oleh karena itu pada penelitian ini belum bisa didapatkan suatu nilai optimum dari penambahan panjang maupun diameter. 
Pengaruh Kandungan Air Hujan Terhadap Nilai Karakteristik Marshall Dan Indeks Kekuatan Sisa (IKS) Campuran Lapisan Aspal Beton (LASTON) Arifin, M. Zainul; Djakfar, Ludfi; Martina, Gina
Rekayasa Sipil Vol 2, No 1 (2008)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (79.752 KB)

Abstract

Dalam proses pelaksanaan konstruksi jalan di lapangan, kemungkinan hujan dapat mengakibatkan campuran beraspal tersiram air. Adakalanya karena hujan yang terjadi hanya dalam intensitas kecil (gerimis) namun pelaksanaan konstruksi tetap dilakukan. Kondisi inilah yang selanjutnya dalam penelitian di laboratorium diidentifikasikan untuk menambahkan air hujan pada campuran beraspal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kandungan air hujan dan untuk mengetahui Indeks Kekuatan Sisa (IKS) pada campuran LASTON.Metode dan desain dalam penelitian ini disesuaikan dengan spesifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI). Ada dua perlakuan yaitu pembuatan campuran aspal dalam kondisi tanpa tersiram air hujan dan kondisi dengan tersiram air hujan. Kondisi tanpa tersiram air dilakukan untuk mencari Kadar Aspal Optimum (KAO). Pada kondisi tersiram air, kadar aspal yang digunakan berdasarkan KAO. Untuk perlakuannya setelah campuran mencapai suhu pencampuran, kemudian campuran dimasukkan ke dalam mold lalu dilakukan penyiraman menggunakan alat suntik skala 0,1 ml pada permukaan campuran dengan jumlah air hujan masing-masing sebanyak 1ml, 2ml, 3ml, 4ml dan 5ml. Setelah mencapai suhu pemadatan kemudian dipadatkan.Secara keseluruhan nilai karakteristik Marshall mengalami penurunan seiring bertambahnya kandungan air hujan. Rata-rata nilai VIM pada 0 ml kandungan air sebesar 3,7787% menurun mencapai nilai 3,1995% pada kandungan air 5 ml. Rata-rata VMA pada 0 ml kandungan air sebesar 16,9590% menurun mencapai nilai 16,4592% pada kandungan air 5 ml. Rata-rata nilai stabilitas pada 0 ml kandungan air sebesar 941,3337kg menurun mencapai nilai 772,3397kg pada kandungan air 5 ml. Rata-rata nilai flow pada 0 ml kandungan air sebesar 2,25mm menurun mencapai nilai 2,1mm pada kandungan air 5 ml. 
Analisis Pushover pada Gedung Tidak Beraturan Dengan Study Kasus pada Gedung Baru FIA Unibraw Wisnumurti Wisnumurti; Indra Cahya; Ashar Anas
Rekayasa Sipil Vol 2, No 1 (2008)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (590.832 KB)

Abstract

Analisis Pushover merupakan sebuah sarana untuk memberikan solusi yang  berdasarkan Performance Based Seismic Design yang pada intinya adalah mencari  kapasitas struktur. Prosedur analisis Pushover dengan memberikan beban statis dalam arah  lateral yang ditingkatkan secara bertahap (increment) hingga mencapai target perubahan  bentuk (displacement) tertentu.Penulisan ini dilakukan untuk mengetahui kondisi dari struktur dari besarnya  daktilitas dan tingkat kinerja pada struktur 3 dimensi dengan bentuk tidak beraturan  (asimetris) yang di pecah-pecah menjadi struktur 2 dimensi yang lebih sederhana. Analisis  dinamik memberikan banyak mode-mode natural dari perilaku struktur. Untuk  mendapatkan gaya yang diberikan pada analisis pushover dilakukan analisis modal.  Masing-masing gaya dari analisis modal dilakukan respon kombinasi dengan CQC  (Complete Quadratic Combination) atau SRSS ( Square Root of the Sum of Square).Hasil analisis pushover didapatkan besarnya deformasi lateral pada portal A dan G  sebesar 11.9 cm dan 10.3 cm. Besarnya drift ratio untuk portal A dan G adalah 0.3 %,  maka tingkat pelayanan struktur berdasar ACMC 2001 tergolong pada kondisi batas layan  (serviceability limit state) sedangkan menurut ATC 40 bangunan pada kondisi operasional  (immediate occupancy). 
Uji Kuat Tekan Campuran Beton dengan Limbah Batuan Pabrik Pengrajin Batu Alam Junrejo, Kota Batu Siti Nurlina; Sri Murni Dewi; Arief Budi Setiawan
Rekayasa Sipil Vol 2, No 1 (2008)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (61.429 KB)

Abstract

Semakin majunya perkembangan teknologi dalam era global dewasa ini menyebabkan semakin meningkatnya laju pembangunan fisik di indonesia, khususnya di bidang konstruksi. Seiring dengan pembangunan tersebut maka dibutuhkan pemenuhan bahan baku yang sesuai dengan yang diperlukan. Hal ini menimbulkan kekhawatiran, karena semakin menipisnya persediaan bahan baku yang ada sehingga sulit untuk memperolehnya maka berakibat mahalnya harga bahan baku tersebut. Penggunaan bahan baku dari limbah merupakan salah satu alternatif yang cukup potensial untuk diteliti. Jenis batu limbah yang dihasilkan pabrik pengrajin batu alam Junrejo bermacam-macam seperti marmer, andesit dan basalt. Dalam hal ini alternatif yang dicoba adalah menggunakan limbah batuan yang berjenis basalt sebagai pengganti butiran kasar.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh dilihat dari nilai kuat tekan campuran beton yang menggunakan limbah batuan pabrik pengrajin batu alam Junrejo, kota Batu sebagai pengganti agregat kasar. Limbah batuan yang digunakan pada campuran beton dalam penelitian ini adalah dengan mengkomposisikan pada variasi campuran agregat kasar dimulai dari penggunaan limbah dari 0 % sampai dengan 100 % agregat kasar limbah batuan tersebut dalam campuran beton.Setelah diketahui pengaruh dari penggunaan limbah batuan tersebut dalam campuran beton, maka diharapkan bisa dijadikan acuan dari hasil penelitian skripsi ini untuk menggunakan limbah batuan pabrik batu alam Junrejo, kota Batu. Tentunya sesuai dengan komposisi yang disarankan dalam penelitian ini. 
Pengaruh Variasi Penambahan Pasir Halus (Finesand) Pada Campuran Spesi Lumpur Lapindo Brantas Terhadap Kekuatan Geser Panel Ferosemen Sri Murni Dewi; Retno Anggraini; Adrianus H. Nureroan
Rekayasa Sipil Vol 2, No 1 (2008)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.324 KB)

Abstract

Panel Ferosemen dari bahan lumpur lapindo adalah suatu konstruksi beton bertulang tipis, yang menggunakan semen hidrolis dan agregat halus (lumpur lapindo dan finesand) yang ditulangi dengan lapisan-lapisan kawat anyam jala yang bergaris tengah kecil dan menerus.Pada penelitian ini dilakukan pengujian geser panel ferosemen dengan bahan lumpur lapindo, diamati dan dianalisis terhadap kekuatan geser maksimum yang terjadi. Panel ferosemen dibuat dengan variasi persentase penambahan finesand 10%, 20% dan 30%. Benda uji dibuat sebanyak 5 buah untuk masing-masing variasi penambahan finesand. Pembebanan dilakukan dengan pemberian beban terpusat pada masing-masing panel.Secara eksperimental, kekuatan geser panel ferosemen semakin besar pada penambahan finesand sampai batas 30%. Hal ini menunjukkan bahwa adanya persentase penambahan finesand yang lebih besar dan penggunaan anyaman kawat sebagai tulangan pada panel ferosemen menjadikan kemampuan untuk menahan gaya geser menjadi lebih besar. tetapi hal ini belum menunjukan tren yang sebenarnya, yaitu batas optimum sesungguhnya beban panel frosemen dengan variasi penambahan finesand tertentu. 
Pengaruh Variasi Panjang Jari-Jari (R) Terhadap Koefisien Debit (Cd) dengan Uji Model Fisik pada Pelimpah Tipe Busur Prastumi Prastumi; Pudyono Pudyono; Fatimatuzahro Fatimatuzahro
Rekayasa Sipil Vol 2, No 1 (2008)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1732.409 KB)

Abstract

Untuk memungkinkan beroperasinya bendungan dengan baik, maka diperlukan  adanya bangunan pelengkap, salah satunya yaitu bangunan pelimpah. Pada suatu daerah  yang memiliki kapasitas debit banjir relatif besar, maka dibutuhkan panjang pelimpah  yang besar pula. Dan salah satu alternatif pemecahan dari permasalahan kebutuhan  panjang pelimpah adalah dengan menggunakan pelimpah tipe busur. Atas dasar pemikiran  tersebut, peneliti mencoba untuk mengkaji pengaruh variasi panjang jari-jari (R) terhadap  koefisien debit (Cd) didaerah hulu pada pelimpah tipe busur, dimana ketinggian muka air  diatas mercu pelimpah tipe busur ini akan lebih kecil bila dibandingkan dengan pelimpah  tipe lurus (dengan debit yang sama), sehingga bahaya banjir yang diakibatkan peninggian  elevasi muka air di hulu pelimpah yang berlebihan dapat dihindari. Penelitian ini bertujuan  untuk menguji secara model fisik pengaruh bangunan pelimpah tipe busur terhadap  besarnya nilai koefisien debit (Cd) yang terjadi dengan memberikan perlakuan variasi  debit (Q), dan variasi panjang jari-jari (R) pelimpah. 

Page 1 of 1 | Total Record : 6


Filter by Year

2008 2008


Filter By Issues
All Issue Vol. 19 No. 3 (2025): Rekayasa Sipil Vol. 19 No. 3 Vol. 19 No. 2 (2025): Rekayasa Sipil Vol. 19 No. 2 Vol. 19 No. 1 (2025): Rekayasa Sipil Vol. 19 No. 1 Vol. 18 No. 3 (2024): Rekayasa Sipil Vol. 18 No. 3 Vol. 18 No. 2 (2024): Rekayasa Sipil Vol. 18 No. 2 Vol. 18 No. 1 (2024): Rekayasa Sipil Vol. 18 No. 1 Vol. 17 No. 3 (2023): Rekayasa Sipil Vol. 17 No. 3 Vol. 17 No. 2 (2023): Rekayasa Sipil Vol. 17 No. 2 Vol. 17 No. 1 (2023): Rekayasa Sipil Vol. 17 No. 1 Vol. 16 No. 3 (2022): Rekayasa Sipil Vol.16. No.3 Vol. 16 No. 2 (2022): Rekayasa Sipil Vol.16. No.2 Vol. 16 No. 1 (2022): Rekayasa Sipil Vol.16. No.1 Vol 15, No 3 (2021) Vol. 15 No. 2 (2021) Vol 15, No 1 (2021) Vol 14, No 3 (2020) Vol 14, No 2 (2020) Vol 14, No 1 (2020) Vol 13, No 3 (2019) Vol 13, No 2 (2019) Vol 13, No 1 (2019) Vol 12, No 2 (2018) Vol 12, No 1 (2018) Vol 12, No 1 (2018) Vol 11, No 3 (2017) Vol 11, No 2 (2017) Vol 11, No 2 (2017) Vol 11, No 1 (2017) Vol 11, No 1 (2017) Vol 10, No 3 (2016) Vol 10, No 2 (2016) Vol 10, No 1 (2016) Vol 10, No 1 (2016) Vol 9, No 3 (2015) Vol 9, No 3 (2015) Vol 9, No 2 (2015) Vol 9, No 1 (2015) Vol. 8 No. 3 (2014) Vol 8, No 2 (2014) Vol 8, No 2 (2014) Vol 8, No 1 (2014) Vol 7, No 3 (2013) Vol 7, No 3 (2013) Vol 7, No 2 (2013) Vol 7, No 1 (2013) Vol 6, No 3 (2012) Vol 6, No 3 (2012) Vol 6, No 2 (2012) Vol 6, No 2 (2012) Vol 6, No 1 (2012) Vol 5, No 3 (2011) Vol 5, No 2 (2011) Vol 5, No 2 (2011) Vol 5, No 1 (2011) Vol 5, No 1 (2011) Vol 4, No 3 (2010) Vol 4, No 2 (2010) Vol 4, No 1 (2010) Vol 4, No 1 (2010) Vol 3, No 3 (2009) Vol 3, No 2 (2009) Vol 3, No 1 (2009) Vol 2, No 3 (2008) Vol 2, No 2 (2008) Vol 2, No 2 (2008) Vol 2, No 1 (2008) Vol 1, No 1 (2007) More Issue