cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Rekayasa Sipil
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 2 (2014)" : 10 Documents clear
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Turnover Intention (Keinginan Berpindah) Karyawan Pada Perusahan Jasa Konstruksi Wahyuni, Ana Sri; Zaika, Yulvi; Anwar, Ruslin
Rekayasa Sipil Vol 8, No 2 (2014)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.419 KB)

Abstract

Turnover merupakan persoalan penting bagi perusahaan dan karyawan. Turnover perlu dijadikan perhatian karena tingginya turnover dapat mengganggu aktifitas dan produktivitas perusahaan. Pada perusahaan jasa konstruksi di Malang telah terjadi turnover yang disebabkan oleh berbagai faktor. Sementara itu, kurangnya perhatian terhadap permasalahan ini mengakibatkan tidak ditemukannya rumusan penyebab terjadinya turnover secara jelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi turnover intention. Lokasi penelitian yaitu karyawan pada perusahaan jasa konstruksi di Malang dan Surabaya. Penelitian ini dilaksanakan secara unproportional random sampling dengan kuisioner dan menggunakan analisis regresi berganda, jumlah sampel 102 responden. Hasil Penelitian menunjukkan faktor internal yang mempengaruhi turnover intention adalah komitmen (0,577) dan hubungan dengan atasan (0,224) sedangkan faktor eksternalnya gaji (0,244) dan insentif (0,240) serta sikap atasan (0,185). 
Perbandingan Sistem Swakelola Oleh Masyarakat Dan Sistem Kontrak Pada Penanganan Pekerjaan Prasarana Bangunan Komunal Pada Permukiman Di Kota Batu Oktovyanti, Nunky
Rekayasa Sipil Vol 8, No 2 (2014)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (383.869 KB)

Abstract

Completion of infrastructure development on the community in Batu done with the system and of self-managed by the community contractual system. Objects arranged in a communal building includes communal WWTP, neighborhood street paving and drainage environment. The purpose of this study was: (1) Knowing the comparison of project implementation stages of construction between self-managed system with the implementation of the contract system of employment that are Communal Settlement Infrastructure (Communal WWTP, Paving Roads and Drainage Environment) in Batu. (2) Knowing the comparison, the pattern of handling residential infrastructure development work on the community (Communal WWTP, neighborhood street paving and drainage environment) between the self-management system and contract system by determining the weights of criteria among a number of alternatives using AHP method. (3) Choosing a treatment pattern based on a quantitative analysis of the implementation of the infrastructure work on the community building with self-management system and contract system in Batu.This research was conducted through a questionnaire survey methodas well as interviews with several stakeholders, field supervisors, facilitatorsElectricfield(TFL), contractors, self-help groups (SHG), andcommunityself-relianceAgency(BKM) in Batu, Java east. Consists of 17 questionnaire swere distributed and research uses the Analytic Hierarchy Process Method (AHP). The criteria used in the comparison of self-management system and contract system is the human resources,funding, quality, time, operation and maintenance.The analysis showed that the funds criteria is the criteria with weight value/highest priority(40.4%), and Human Resource(19.4%), quality o fproject implementation(18.6%),operations and maintenance(10.6%),time of execution of the project(11.1%). Alternative implementation of the project for infrastructure work constraction communal settlement in Batu is the most preferredis self-managed systems with weights(52%), while the total contract system(48%) of the results of the evaluation of each alternative. 
Produktifitas Alat Dan Pekerja Pada Pengecoran Plat Dan Balok Lantai Gedung (Studi Kasus Pembangunan Proyek Gedung FMIPA Universitas Brawijaya) Yenny Yenny; M. Ruslin Anwar; Yulvi Zaika
Rekayasa Sipil Vol 8, No 2 (2014)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.804 KB)

Abstract

This study discusses the tools and labor productivity, on the work of casting plate/beam on the 4 floor (Zone 2), and the 5 th floors. That’s on the 4 th floor of the tools used concrete pump, while on the 5 floor using a tower crane. Therefore it can be identified that the tool and the labor affect the casting productivity of resulting. By the casting productivity, it can be seen how much influence the factors of tools and labor on the productivity, so as to know which factors are the most substantial influence on the increase in productivity. There are two kinds of data are qualitative (by questionnaires) and quantitative (field observation). Where tools (X 1 ) and labors (X 2 ) as independent variables, productivity (Y 1 JURNAL REKAYASA SIPIL / Volume 8, No.2 – 2014 ISSN 1978 - 5658 th ) and the quality of concrete (Y ) as the dependent variables. All data were tested first by test validity, reliability, and coefficient of determination, prior to the hypothesis testing. By the data analysis, we concluded that the variable of tool affect the productivity on the task of casting plate/beam on 4 th floor, while on the 5th floor affected by the variable of labor. On 4 th floor the value of the casting productivity is greater than on the 5 th floor. Thus, it can be indicated that the increase in the height of the floor, so then productivity will decrease. 
Evaluasi Sistem Logistik Di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya Sugeng Adi Prasetyo; Achmad Wicaksono; M. Ruslin Anwar
Rekayasa Sipil Vol 8, No 2 (2014)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (511.814 KB)

Abstract

Sistem logistik yang kurang optimal di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya menyebabkan terhambatnya distribusi barang dan jasa serta tingginya biaya logistik. Untuk itu, perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui persepsi pengguna jasa tentang sistem logistik yang ada saat ini, mengembangkan model sistem logistik dan memberikan rekomendasi perbaikan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Important Performance Analysis dan Supply Chain Management. Hasil penelitian menunjukkan secara umum aspek layanan sisi laut dan sisi darat di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya pada kondisi memuaskan.Variabel sistem logistik yang mendapat prioritas utama perbaikan adalah pemanduan (X ), waktu antrian kapal, armada pengangkut, layanan informasi di pelabuhan, peralatan bongkar muat (X ), tenaga kerja bongkar muat (X 7 ) serta layanan dokumen kapal (X 4 ) dan barang (X ). Diperoleh persamaan regresi model sistem logistik: Y 1 = 34,345 + 1,76X 2 + 1,66X 4 + 1,015X 6 + 0,929X 113 JURNAL REKAYASA SIPIL / Volume 8, No.2 – 2014 ISSN 1978-5658 10 7 + 1,532X = 0,919 (proses storage) dan Y 2 = 27,909 + 1,38X 2 + 1,654X 4 + 1,149X 6 + 0,923X 7 + 1,165X = 0,916 (proses truck losing). Beberapa rekomendasi perbaikan seperti: penambahan jumlah kapal pandu, penambahan peralatan baru, peningkatan fasilitas emplasemen serta pengurusan dokumen secara online. 
Pengaruh Variasi Panjang Lembaran Geotekstil Dan Tebal Lipatan Geotekstil Terhadap Daya Dukung Pondasi Pada Pemodelan Fisik Lereng Pasir Kepadatan 74% Eko Andi Suryo; Suroso Suroso; As’ad Munawir
Rekayasa Sipil Vol 8, No 2 (2014)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.576 KB)

Abstract

Padatnya permukiman di Indonesia mengakibatkan ketersediaan lahan yang datar dan rigid pun semakin berkurang, sehingga banyak orang yang membangun rumah, gedung dan sebagainya di atas suatu lereng yang memiliki sifat tanah yang lunak dan tentunya sangat riskan terhadap bahaya longsor. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh dari geotekstil woven dalam memperbaiki stabilitas suatu lereng apabila terdapat beban dalam bentuk pondasi di atas lereng tersebut. Sehingga muncul faktor keamanan sesuai yang digunakan pada suatu lereng yang diteliti. Dalam penelitian ini, sifat fisik dan mekanis diuji sebelum dilakukan pembebanan pada model tes. Setelah tahapan pembuatan pemodelan lereng selesai dikerjakan, selanjutnya dilakukan pengambilan data dengan jumlah lapisan geotekstil, serta panjang lapisan geotekstil yang bervariasi. Semakin panjang lembar geotekstil maka daya dukung lereng tersebut akan meningkat. Kemudian semakin rapat lipatan geotekstil maka nilai daya dukung yang dihasilkan juga akan semakin meningkat. 
Analisis Produktivitas Pengeboran Pondasi Bor Pile Dengan Menggunakan Mesin Bor Ringan Dhiva, I G.N. Aditya
Rekayasa Sipil Vol 8, No 2 (2014)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.051 KB)

Abstract

Pengeboran pondasi bor pile yang dilakukan dengan mesin bor ringan dengan metode direct wash telah banyak digunakan pada berbagai konstruksi di Kalimantan Timur. Variasi keadaan di lapangan dan berbagai hambatan yang muncul selama proses pengeboran menyebabkan produktivitas pengeboran sangat beragam pada tiap lokasi pengeboran. Penelitian terhadap produktivitas pengeboran pondasi ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas pengeboran dan pengaruhnya terhadap produktivitas pengeboran. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan studi literatur, wawancara dan observasi. Dari pengumpulan data di lapangan diketahui faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas pengeboran. Dengan analisis korelasi faktor-faktor utama yang paling berpengaruh pada produktivitas dapat diketahui yaitu kekerasan tanah (X 1.2 ), daya mesin(X 4.1 JURNAL REKAYASA SIPIL / Volume 8, No.2 – 2014 ISSN 1978 - 5658 ), diameter bor (X ) dan kedalaman pengeboran (X ). Hubungan antara faktor pengaruh dengan produktivitas pengeboran dinyatakan dengan persamaan Y = e 6.2 (2,608 – 0,33 X1.2 - 0,068 X4.1 – 0,024 X6.1 – 0,054 X6.2) 
Pengaruh Posisi Beban Terhadap Tegangan Dan Rotasi Batang Tepi Bawah Jembatan “Boomerang Bridge” Ari Wibowo; Devi Nuralinah; Wisnumurti Wisnumurti; Erwin Widya A.
Rekayasa Sipil Vol 8, No 2 (2014)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.822 KB)

Abstract

Jembatan “Boomerang Bridge” merupakan Jembatan model rangka baja yang memperoleh penghargaan Juara I dalam Kompetisi Jembatan Indonesia ke-9 Tahun 2013. Terdapat perbedaan nilai lendutan antara perencanaan dengan kondisi lapangan, sehingga dilakukan penelitian juga pada variabel lain yaitu tegangan batang dan rotasi batang tepi bawah. Tahap pertama yaitu uji elastisitas baja dengan bahan yang sejenis dengan profil rangka. Nilai elastisitas yang diperoleh sebesar 183.102,5 MPa. Tahap selanjutnya adalah perhitungan teoritis dan hasil pengujian untuk mendapatkan nilai regangan, gaya batang, tegangan, dan rotasi batang. Perbedaan antara perhitungan teoritis dengan pengujian dinyatakan dalam persentase perbandingan. Perbandingan nilai tegangan dari hasil perhitungan teoritis dan pengujian yaitu seperempat bentang dekat tumpuan sendi sebesar 8,922%, di tengah bentang sebesar 5,476%, dan seperempat bentang dekat tumpuan rol sebesar 7,522%. Perbandingan rotasi teoritis dengan pengujian didapatkan nilai persentase sebesar 22,365% dan sama di berbagai posisi pembebanan. 
Pengaruh Penggunaan Limbah Batu Bata Sebagai Semen Merah Terhadap Kuat Tekan Dan Kuat Tarik Mortar Siti Nurlina; Taufik Hidayat; Hendro Suseno; Estetika Matra Kharisma
Rekayasa Sipil Vol 8, No 2 (2014)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.867 KB)

Abstract

Kebutuhan bahan bangunan berbanding lurus dengan pesatnya angka pembangunan. Material atau bahan bangunan yang paling sering digunakan untuk konstruksi adalah semen, sedangkan penggunaan semen dinilai mahal dan menambah dampak negatif bagi lingkungan. Semen merah atau pozolan dipilih sebagai material ramah lingkungan pengganti semen untuk campuran mortar. Semen merah terbuat dari penggilingan limbah batu bata sehingga lebih ramah lingkungan. Oleh karena itu perlu diteliti mengenai mutu atau kekuatan mortar yang menggunakan semen merah yang berasal dari daur ulang limbah batu bata dari segi kuat tarik dan kuat tekan. Pada penelitian ini menggunakan variabel bebas variasi perbandingan semen merah batu bata baru dan semen merah limbah batu bata sebesar 0%-100%, 20%-80%, 40%-60%, 80%-20% dan 100%-0% pada campuran mortar. Kuat tekan mortar semen merah batu bata baru tidak berbeda nyata dengan kuat tekan mortar semen merah limbah batu bata, begitu juga dengan kuat tarik langsung mortar. Kandungan kimia yang tidak berbeda jauh antara semen merah limbah batu bata dengan semen merah baru, sehingga semen merah batu bata dapat digunakan dalam pembuatan mortar. 
Pengaruh Asbuton Terhadap Karakteristik Marshall Perkerasan Daur Ulang Dengan Peremaja Oli Bekas Dan Solar Ludfi Djakfar; Hendi Bowoputro; Achmad Wicaksono; Gagoek Soenar P.
Rekayasa Sipil Vol 8, No 2 (2014)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (591.225 KB)

Abstract

Teknologi perkerasan daur ulang dapat mengembalikan kekuatan perkerasan, mengurangi ketergantungan terhadap material baru, serta mengurangi limbah perkerasan yang dewasa ini kurang optimal pemanfaatannya. Pada metode pencampuran aspal dingin (coldmix), digunakan peremaja untuk melunakkan aspal yang terkandung dalam perkerasan daur ulang. Peremaja yang digunakan yaitu oli bekas dan solar dengan proporsi oli bekas : solar yaitu 0 : 100, 25 : 75, 50 : 50, 75 : 25, dan 100 : 0, dengan kadar peremaja yang dicampurkan 2%, 4%, 6%, 8%, dan 10% terhadap berat benda uji. Selain itu digunakan asbuton sebagai filler untuk mengisi rongga kosong dalam agregat perkerasan daur ulang. Kadar asbuton yang dicampurkan yaitu 3%, 6%, 9% dan 12% terhadap berat benda uji. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode regresi dan metode analisis ragam dengan menggunakan rancangan acak lengkap. Berdasarkan hasil dari metode tersebut, semakin banyak asbuton yang dicampurkan maka nilai stabilitas semakin meningkat. Proporsi paling optimum yaitu 75 : 25 dengan kadar asbuton 12% dan peremaja 2,9%. Dari nilai stabilitas benda uji yang diperoleh, nilai stabilitas benda uji tidak memenuhi standar Laston, namun dapat dijadikan alternatif pengganti Latasir. 
Kajian Arus Jenuh Pada Simpang Bersinyal Di Kota Malang Bagian Selatan Bowoputro, Hendi; Arifin, M. Zainul; Djakfar, Ludfi; Kusumaningrum, Rahayu
Rekayasa Sipil Vol 8, No 2 (2014)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.107 KB)

Abstract

Salah satu masalah transportasi di kota Malang terjadi pada simpang bersinyal. Permasalahan tersebut ditunjukkan dalam hasil penelitian derajat kejenuhan (DS) pada simpang bersinyal di kota Malang yang sebagian besar melampui nilai 1 bahkan mencapai 2, yang mana nilai derajat kejenuhan yang ditetapkan Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI)1997 yaitu 0,75. Di dalam MKJI 1997 nilai arus jenuh dasar per meter (S /m) pada suatu pendekat ditetapkan sebesar 600 smp/m. Penelitian ini mengkaji nilai arus jenuh yang sesuai dengan keadaan sebenarnya di kota Malang bagian selatan. Penelitian arus jenuh di kota Malang bagian meliputi 11 simpang bersinyal yang terdiri 34 kaki simpang menggunakan metode time slice dengan interval 6 detik. Hasil penelitian menunjukkan lebih dari 32,3% kaki simpang pada wilayah peneltian memiki nilai S 0 0 /m yang telah melewati standar yang ditetapkan MKJI 1997. Dari hasil tersebut dihasilkan dua buah usulan desain kriteria alternatif formulasi nilai S 0 /m. Usulan pertama menghasilkan persamaan S /m = 1159,407 – (83,523 x lebar pendekat efektif) + (246,169 x bahu jalan) - (9,938 x lebar keluar). Sedangkan usulan kedua dengan menentukan faktor penyesuaian hambatan samping ideal (FSF ideal). Nilai FSF ideal dikelompokkan menjadi beberapa kategori, yaitu: tingkat rendah dengan nilai 0,728 ; tingkat sedang dengan nilai 1,017, tingkat tinggi dengan nilai 1,520, tingkat sangat tinggi dengan nilai 2,551. 

Page 1 of 1 | Total Record : 10


Filter by Year

2014 2014


Filter By Issues
All Issue Vol. 19 No. 3 (2025): Rekayasa Sipil Vol. 19 No. 3 Vol. 19 No. 2 (2025): Rekayasa Sipil Vol. 19 No. 2 Vol. 19 No. 1 (2025): Rekayasa Sipil Vol. 19 No. 1 Vol. 18 No. 3 (2024): Rekayasa Sipil Vol. 18 No. 3 Vol. 18 No. 2 (2024): Rekayasa Sipil Vol. 18 No. 2 Vol. 18 No. 1 (2024): Rekayasa Sipil Vol. 18 No. 1 Vol. 17 No. 3 (2023): Rekayasa Sipil Vol. 17 No. 3 Vol. 17 No. 2 (2023): Rekayasa Sipil Vol. 17 No. 2 Vol. 17 No. 1 (2023): Rekayasa Sipil Vol. 17 No. 1 Vol. 16 No. 3 (2022): Rekayasa Sipil Vol.16. No.3 Vol. 16 No. 2 (2022): Rekayasa Sipil Vol.16. No.2 Vol. 16 No. 1 (2022): Rekayasa Sipil Vol.16. No.1 Vol 15, No 3 (2021) Vol. 15 No. 2 (2021) Vol 15, No 1 (2021) Vol 14, No 3 (2020) Vol 14, No 2 (2020) Vol 14, No 1 (2020) Vol 13, No 3 (2019) Vol 13, No 2 (2019) Vol 13, No 1 (2019) Vol 12, No 2 (2018) Vol 12, No 1 (2018) Vol 12, No 1 (2018) Vol 11, No 3 (2017) Vol 11, No 2 (2017) Vol 11, No 2 (2017) Vol 11, No 1 (2017) Vol 11, No 1 (2017) Vol 10, No 3 (2016) Vol 10, No 2 (2016) Vol 10, No 1 (2016) Vol 10, No 1 (2016) Vol 9, No 3 (2015) Vol 9, No 3 (2015) Vol 9, No 2 (2015) Vol 9, No 1 (2015) Vol. 8 No. 3 (2014) Vol 8, No 2 (2014) Vol 8, No 2 (2014) Vol 8, No 1 (2014) Vol 7, No 3 (2013) Vol 7, No 3 (2013) Vol 7, No 2 (2013) Vol 7, No 1 (2013) Vol 6, No 3 (2012) Vol 6, No 3 (2012) Vol 6, No 2 (2012) Vol 6, No 2 (2012) Vol 6, No 1 (2012) Vol 5, No 3 (2011) Vol 5, No 2 (2011) Vol 5, No 2 (2011) Vol 5, No 1 (2011) Vol 5, No 1 (2011) Vol 4, No 3 (2010) Vol 4, No 2 (2010) Vol 4, No 1 (2010) Vol 4, No 1 (2010) Vol 3, No 3 (2009) Vol 3, No 2 (2009) Vol 3, No 1 (2009) Vol 2, No 3 (2008) Vol 2, No 2 (2008) Vol 2, No 2 (2008) Vol 2, No 1 (2008) Vol 1, No 1 (2007) More Issue