cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Habitat
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 08535167     EISSN : 23382007     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 27, No 1 (2016)" : 6 Documents clear
Strategi Pengembangan Usaha Kecap Cemara Dengan Metode Blue Ocean Strategy dan Balanced Scorecard Pada UKM Cemara Food, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar Nugraha, Tio Wahyu; Priminingtyas, Dina Novia
HABITAT Vol 27, No 1 (2016)
Publisher : Department of Social Economy, Faculty of Agriculture , University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (487.498 KB) | DOI: 10.21776/ub.habitat.2016.027.1.3

Abstract

Meningkatnya jumlah pesaing menyebabkan UKM Cemara Food seakan terjebak dalam kondisi persaingan yang sangat kompetitif karena kompetisi pasar. Minimnya inovasi dalam hal manajerial produksi dan operasi membuat strategi yang diterapkan perusahaan menjadi tidak relevan lagi dengan kondisi yang ada. Sehingga diperlukan penelitian ini untuk melihat kondisi kinerja perusahaan. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk 1) Menganalisis kinerja UKM Cemara Food. dan 2) Memformulasikan rancangan strategi pengembangan untuk produk kecap Cemara. Metode yang digunakan untuk menganalisis kinerja perusahaan adalah Balanced Scorecard, sedangkan untuk memformulasikan strategi menggunakan pendekatan Blue Ocean Strategy dan Balanced Scorecard. Nilai R/C Ratio sebesar 1,25 dan ROE sebesar 16,4% menunjukan penggunaan modal dan aliran keuangan perusahaan sudah dapat dikatakan baik meski harus ditingkatkan lagi efisiensinya. Nilai CSI sebesar 71% yang berarti bahwa indeks kepuasan keseluruhan konsumen yang dihitung berdasarkan atribut produk berada pada kriteria puas.
Analisis Keunggulan Komparatif Usahatani Tebu (Studi di Desa Wates, Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang) Azh, Arindra Fazlur; Suhartini, Suhartini
HABITAT Vol 27, No 1 (2016)
Publisher : Department of Social Economy, Faculty of Agriculture , University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (480.701 KB) | DOI: 10.21776/ub.habitat.2016.027.1.4

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Menganalisis keuntungan secara finansial dan ekonomi usahatani tebu di Desa Wates, Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang (2) Menganalisis  keunggulan komparatif  pada komoditas tebu di Desa Wates, Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang (3) Menganalisis tingkat sensitivitas keunggulan komparatif komoditas tebu terhadap kenaikan harga input produksi berupa pupuk anorganik, peningkatan produksi, dan perubahan nilai tukar rupiah. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari sampai Maret 2016. Penentuan lokasi pada penelitian ini dilakukan secara purposive, untuk teknik pengambilan sampling menggunakan probability sampling. Sedangkan untuk penentuan samplingnya menggunakan random sampling dan menggunakan rumus slovin sehingga didapatkan 39 responden. Metode analisis data yang digunakan yaitu analisis finansial dan ekonomi, DRC (domestic resource cost), dan analisis sensitivitas. Hasil analisis menunjukkan bahwa (1) Usahatani tebu yang dilaksanakan di Desa Wates memiliki keunggulan secara finansial dan ekonomi, terbukti dari nilai yang diperoleh dari keuntungan finansial sebesar Rp. 12.588.514/hektar/musim tanam dan keuntungan ekonomi sebesar Rp. 352.496/hektar/musim tanam. (2) Usahatani tebu di Desa Wates memilki memiliki keunggulan komparatif yang dibuktikan dari nilai DRCR < 1 yaitu sebesar 0,90, yang artinya bahwa penggunaan sumberdaya domestik dalam usahatani tebu di Desa Wates telah efisien. (3) Pada analisis sensitivitas menunjukkan bahwa tingkat keunggulan komparatif tebu di Desa Wates sensitif terhadap perubahan harga input produksi berupa pupuk anorganik, peningkatan jumlah produksi dan perubahan nilai tukar rupiah.
Pola Kemitraan Petani Cabai Dengan Juragan Luar Desa (Studi Kasus Kemitraan di Desa Kucur, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang) Yulianjaya, Ferry; Hidayat, Kliwon
HABITAT Vol 27, No 1 (2016)
Publisher : Department of Social Economy, Faculty of Agriculture , University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (478.64 KB) | DOI: 10.21776/ub.habitat.2016.027.1.5

Abstract

Permasalahan yang dihadapi petani cabai dengan skala kecil hingga saat ini menyangkut tentang kurangnya permodalan. Petani di Desa Kucur dominan memilih bermitra dengan juragan, khususnya juragan dari luar Desa Kucur dibandingkan mengakses bantuan permodalan perbankan atau lembaga keuangan lainnya. Tujuanpenelitian ini adalah 1) Mendeskripsikan pola kemitraan antara juragan dari luar Desa Kucur dengan petani cabai di Desa Kucur, 2) Memahami cara juragan mempertahankan hubungan baik dengan petani mitra di Desa Kucur,3) Menjelaskan alasan petani cabai di Desa Kucur memilih bermitra dengan juragan dari luar Desa Kucur, dan 4) Menganalisis besar pembagian pendapatan usahatani petani mitra dan juragan dari luar Desa Kucur. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 27 petani dan 1 Orang Informan. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, analisis pendapatan usahatani, dan analisis pendapatan juragan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pola kemitraan antara Ibu RST sebagai juragan dari luar desa dengan petani mitra di Desa Kucur cenderung mengikuti pola kerjasama operasional agribisnis (KOA). Ibu RST mempertahankan hubungan baik dengan petani mitranya di Desa Kucur dengan cara berkomunikasi interaktif dan membangun sistem kerjasama yang baik dengan petani mitranya di Desa Kucur. Alasan petani memilih bermitra dengan Ibu RST karena kebutuhan modal usahatani dipenuhi seluruhnya oleh Ibu RST, proses peminjaman modal lebih mudah dengan adanya Bapak MSN sebagai perantara, dan kesediaan Ibu RST memberikan modal kepada petani mitranya yang sedang dalam masa sulit. Pada musim tanam 2015/ 2016 pendapatan usahatani petani mitra Ibu RST di Desa Kucur mencapai Rp35.100.558/ Ha. Sementara itu, pendapatan Ibu RST mencapai Rp4.912.428/ Ha.
Income Increase of Farmers Through Utilization of Acacia Logging Residues For Wood Chips Wildayana, Elisa
HABITAT Vol 27, No 1 (2016)
Publisher : Department of Social Economy, Faculty of Agriculture , University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.048 KB) | DOI: 10.21776/ub.habitat.2016.027.1.6

Abstract

The research aimed to examine feasibility of acacia logging residues and to increase farmers' income through utilization of acacia logging residues for wood chips. The research was conducted in District of Ogan Komering Ilir (OKI), South Sumatra. This research was a case study and the analysis unit is chips mills development at Village Unit Cooperatives.  Data was collected through questionnaires, in-depth interview, observation and desk study. The research resulted that Scenario 1 is the best priority in terms of its effectiveness in reducing operating costs followed by Scenario 2 and Scenario 3 because Scenario 1 can produce maximum income compared to other Scenarios. Financial feasibility of present conditions is compared to Scenario 2 because chips mills in Scenario 2 utilized also 100 % acacia logs. Present condition means that acacia logs are transported directly to HTI Company of chips mills and fully managed by the HTI Company. This comparison shows that Scenario 2 is less profitable compared with those on the present condition. To gain high income, it is recommended if Scenario 1 is applied which utilize 100 % of acacia logging residues for making chips mills with B/C 35.47, NPV Rp 80,674.50 Mills, IRR 670.29 % and BEP at 4,704.65 tons/year. Another alternative can be applied for Scenario 3 by using raw materials with a combination of acacia logs (50 %) and acacia logging residues (50 %) with B/C 20.45; NPV Rp 45,418.52 Mills and IRR 394.70 % with BEP at 7,989.52 tons/year.
Import Demand Function of Rice in Indonesia Prasetyo, Agung Dwi; Anindita, Ratya
HABITAT Vol 27, No 1 (2016)
Publisher : Department of Social Economy, Faculty of Agriculture , University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (301.55 KB) | DOI: 10.21776/ub.habitat.2016.027.1.1

Abstract

To fulfil the need of rice is to increase the domestic production, which is the one of the government’s policy. However, by increasing the population, the demand of rice will also increase and the effort of increase the domestic productivity cannot supply the need of domestic rice. So, to cover the shortage the government makes decision to import rice from other countries. Gross Domestic Product (GDP) also increased after monetary crisis in 1998. In the fact of the import of rice is occurred when the statistical data showed that the supply of rice in Indonesia is surplus. The aim of this research is necessary to study the factors which influence the import of rice in Indonesia. The analysis method used is multiple linear regression analysis model with Error Correction Model (ECM). Based on the research proven that partially or jointly the gross domestic product, the consumption, the price of rice in world market are influence significantly toward the import of rice in Indonesia.
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pengambilan Keputusan Petani Dalam Menggunakan Benih Hibrida Pada Usahatani Jagung (Studi Kasus di Desa Patokpicis, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang) Apriliana, Myristica Ayu; Mustadjab, Moch. Muslich
HABITAT Vol 27, No 1 (2016)
Publisher : Department of Social Economy, Faculty of Agriculture , University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (500.874 KB) | DOI: 10.21776/ub.habitat.2016.027.1.2

Abstract

Goal dalam penelitian ini adalah memberikan masukan dalam upaya peningkatan pendapatan petani jagung di Desa Patokpicis dengan beralih menggunakan benih hibrida. Penelitian ini penting dilakukan karena terdapat perbedaan pendapatan antar petani jagung yang didasarkan pada keputusan petani dalam mempertimbangkan jenis benih yang digunakan. Keputusan untuk menggunakan benih hibrida dapat meningkatkan produksi dan pendapatan petani di Desa Patokpicis. Kenyataannya tidak semua petani di Desa Patokpicis menggunakan benih hibrida, terdapat beberapa petani yang tetap menggunakan benih lokal. Keputusan petani untuk menggunakan benih hibrida berpeluang meningkatkan pendapatan usahatani dibandingkan keputusan menggunakan benih lokal, sehingga perlu diteliti lebih lanjut. Dengan menggunakan analisis perbandingan pendapatan usahatani, analisis regresi logistik, dan analisis fungsi pendapatan dapat menyimpulkan sejauh mana faktor-faktor yang berpengaruh terhadap keputusan petani dalam menggunakan benih hibrida dapat meningkatkan pendapatan petani.

Page 1 of 1 | Total Record : 6