cover
Contact Name
Dr. rer.nat. Muldarisnur
Contact Email
-
Phone
+6282387463421
Journal Mail Official
jfu@sci.unand.ac.id
Editorial Address
Jurusan Fisika, FMIPA, Universitas Andalas ,Kampus Unand Limau Manis Padang 25163
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Fisika Unand
Published by Universitas Andalas
ISSN : 23028491     EISSN : 26862433     DOI : https://doi.org/10.25077/jfu
Makalah yang dapat dipublikasikan dalam jurnal ini adalah makalah dalam bidang Fisika meliputi Fisika Atmosfir, Fisika Bumi, Fisika Intrumentasi, Fisika Material, Fisika Nuklir, Fisika Radiasi, Fisika Komputasi, Fisika Teori, Biofisika, ataupun bidang lain yang masih ada kaitannya dengan ilmu fisika.
Articles 50 Documents
Search results for , issue "Vol 12 No 3 (2023)" : 50 Documents clear
Evaluasi Kondisi Jembatan Kuranji dengan Metode Horizontal To Vertical Spectral Ratio dan Pergerakan Partikel Nurul Annisa; Ahmad Fauzi Pohan
Jurnal Fisika Unand Vol 12 No 3 (2023)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.12.3.380-386.2023

Abstract

Evaluasi kondisi jembatan diperlukan untuk melihat keadaan jembatan sebagai tindakan pencegahan terjadi kerusakan yang lebih besar pada struktur jembatan. Jembatan Kuranji terbagi menjadi 2 bagian yaitu jembatan lama yang berusia 30 tahun dan jembatan baru yang berusia 9 tahun. Evaluasi dilakukan dengan menggunakan pengukuran mikrotremor. Pengukuran dilakukan di 12 titik dengan durasi perekaman 90 menit. Hasil pengukuran mikrotremor diolah menggunakan metode Horizontal to Vertical Spectral Ratio (HVSR) dan pergerakan partikel (particle motion) menggunakan Software Geopsy. Pada analisis kurva HVSR dihasilkan nilai frekuensi alamiah. Untuk menentukan kondisi jembatan ditentukan nilai rasio frekuensi alamiah yang didapatkan dari pengolahan nilai frekuensi alamiah. Nilai frekuensi alamiah jembatan lama didapatkan sebesar 3,420 Hz dan 2,031 Hz untuk jembatan baru. Nilai rasio frekuensi alamiah jembatan baru sebesar 1,144% dan jembatan lama sebesar 2,611% dan dinyatakan jembatan baru berada dalam keadaan baik secara struktur dan jembatan lama berada dalam keadaan karatan (cacat kecil) yang memerlukan perawatan secara rutin. Pada metode pergerakan partikel didapatkan ketidakselarasan pergerakan struktur atas dan bawah jembatan lama yang dikhawatirkan dapat menyebabkan kerusakan pada struktur jembatan.
Analysis of Madden-Julian Oscillation (MJO) on extreme rainfall event in the west coastal south Sulawesi for mitigation disaster Rekun Matandung; Eko Hadi Sujiono; Subaer Subaer
Jurnal Fisika Unand Vol 12 No 3 (2023)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.12.3.479-486.2023

Abstract

Madden Julian Oscillation (MJO) is one of the global phenomena that affects weather and climate conditions in Indonesia. MJO increases the rainfall rate and causes a plethora of extreme rainfall occurrences in areas along its trajectory. Those extreme rainfall events could trigger hydrometeorological hazards that endanger the surrounding environment. As the first step to analyse this extreme weather event, this research tries to determine the threshold of the extreme rainfall rate. The method used for determining the threshold is the statistical method 98th percentile. The next step is to identify the frequency trend of the extreme rainfall in the period of 1991 to 2020, by measuring the rainfall rate and comparing it with the normal value. If the rainfall rate is above the normal condition in a certain threshold, then it is considered an extreme rainfall event. After that, these extreme rainfall occurrences are compared to the active MJO phase to find out the influence of MJO to the rainfall in the west coast of South Sulawesi. Then, the dynamical atmospheric conditions are to be analysed during those extreme rainfall events. The result shows that the frequency trend of extreme rainfall events are generally negative in 5 (five) regions, which means an insignificant correlation between MJO and rainfall rate. In contrast, 3 (three) other regions show a positive trend. The influence of an active MJO on the extreme rainfall rate is about 34,1%. Meanwhile, the rest for about 65,9% is influenced by other factors. The use of MJO indices for generating early warning hydrometeorological disasters is by utilising the MJO monitoring data, supported with the analysis of dynamical atmospheric condition in the west coast of South Sulawesi.
Sistem Identifikasi Pendataan Masyarakat Penerima Bantuan Covid-19 Menggunakan Teknologi Radio Frequency Identification Husnul Hafifah Rizgita; Rahmat Rasyid
Jurnal Fisika Unand Vol 12 No 3 (2023)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.12.3.416-422.2023

Abstract

Telah dirancang sebuah prototype sistem identifikasi pendataan masyarakat penerima bantuan Covid-19 menggunakan teknologi Radio frequency identification (RFID). Prototype ini mampu melakukan identifikasi data masyarakat serta melakukan pendistribusian bantuan Covid-19 menggunakan prinsip kerja mirip seperti vending machine dengan menggunakan E-KTP sebagai identitas pengguna untuk mengakses alat. RFID digunakan sebagai sensor yang dapat membaca ID pada E-KTP yang sebelumnya telah didaftarkan oleh admin. Sensor ultrasonik HC-SR04 digunakan sebagai pengganti push button, hal ini bertujuan agar tidak terjadinya penyebaran virus Covid-19 akibat sentuhan dari pengguna. Push button digunakan untuk memberikan perintah kepada motor DC untuk bergerak sehingga pintu penghalang otomatis dapat terbuka. Kemampuan RFID membaca ID pada E-KTP pada jarak optimal yaitu ≤ 1 cm, sedangkan sensor ultrasonik HC-SR04 dapat digunakan dengan baik dengan akurasi sebesar 98,95%. Prototype ini menggunakan NodeMCU ESP32 sebagai mikrokontroler yang berfungsi untuk mengontrol dan menyimpan data yang telah terbaca oleh RFID. NodeMCU ESP32 mengirimkan data tersebut ke basis data yang kemudian dapat dilihat melalui halaman website.
Rancang Bangun Prototipe Sistem Kontrol Penutup Ventilasi dan Pembersih Udara Otomatis Berbasis Mikrokontroler Monica Indah Tiara; Nini Firmawati
Jurnal Fisika Unand Vol 12 No 3 (2023)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.12.3.355-361.2023

Abstract

Telah dibuat prototipe sistem kontrol ventilasi dan pembersih udara otomatis berbasis mikrokontroler menggunakan sensor MQ-135 untuk mengukur konsentrasi gas CO2 dan sensor MQ-7 untuk gas CO. Alat ini dikontrol oleh mikrokontroler untuk mengontrol ventilasi dan melakukan pembersihan udara saat konsentrasi gas CO2 dan gas CO dalam ruangan melebihi 1000 ppm dan 9 ppm. Sistem kontrol ventilasi terdiri dari motor servo yang akan menggerakkan penutup ventilasi udara. Sistem pembersih udara terdiri dari kipas DC yang dihidupkan oleh relay yang akan berputar untuk mengeluarkan udara kotor. Alat ini dilengkapi buzzer sebagai alarm, LCD untuk menampilkan konsentrasi masing-masing gas serta LED hijau dan merah yang akan hidup saat kondisi udara bersih dan kotor. Sensor MQ-135 dan sensor MQ-7 yang telah dikarakterisasi dapat mengukur konsentrasi CO2 dan CO dengan persentase kesalahan masing-masing  sebesar 1,48% dan 3,53%. Hasil pengujan menunjukkan bahwa prototipe sistem mampu mengukur kadar CO2 dan CO pada kondisi udara kotor dengan konsentrasi yang terukur paling tinggi adalah 1544 ppm dan 9 ppm, motor servo mampu menutup ventilasi dan kipas DC mengeluarkan udara kotor.
Sistem Kontrol Kualitas Air Pada Akuarium Ikan Hias Air Tawar dan Monitoring Via Telegram Berbasis IoT Fajri Fachrezy Hamid; Harmadi Harmadi
Jurnal Fisika Unand Vol 12 No 3 (2023)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.12.3.451-457.2023

Abstract

Telah dilakukan perancangan sistem kontrol kualitas air pada akuarium ikan hias air tawar dan monitoring via Telegram. Parameter yang digunakan yaitu kekeruhan, suhu dan pH. Nilai ambang batas pada kualitas air yaitu kekeruhan 25 NTU, suhu 28OC dan pH air 6 hingga 8. Sensor yang digunakan pada pengujian ini yaitu sensor turbidity SEN0198, sensor DS18B20 dan pH sensor. Alat pengontrol kualitas air akuarium berupa pompa filter, kipas DC dan pH buffer. Data kualitas air diproses oleh mikrokontroler Arduino Uno dengan menggunakan aplikasi arduino IDE. Tegangan yang didapatkan dari sensor diolah oleh mikrokontroler untuk dikirim melalui ESP8266 sebagai modul WIFI dan ditampilkan dalam notifikasi Telegram. Persentase kesalahan dari sensor turbidity SEN0189 sebesar 4,23%, sensor DS18B20 sebesar 2,76% dan sensor pH sebesar 1,71% . Hasil ini mengindikasikan bahwa ketiga sensor dapat berfungsi dengan baik sebagai sistem kontrol dan monitoring kualitas air pada akuarium. 
Interpretasi Sebaran Anomali Magnetik di Daerah Prospek Panas Bumi Sumani, Sumatera Barat Syafira Aulina Refiani; Ahmad Fauzi Pohan; Ardian Putra
Jurnal Fisika Unand Vol 12 No 3 (2023)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.12.3.387-393.2023

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui sebaran anomali magnetik di daerah panas bumi Jorong Padang Belimbing dengan menggunakan metode geomagnet.  Pengambilan data dilakukan menggunakan magnetometer dengan titik amat di 186 titik pengamatan dengan 14 lintasan dan jarak antar titik adalah 100 m. Data anomali magnetik yang didapatkan dikoreksi dengan koreksi harian dan koreksi IGRF, selanjutnya dilakukan reduksi ke kutub dan kontinuasi ke atas. Setelah dilakukan proses pengolahan data, didapatkan nilai anomali total di daerah penelitian antara -1682,8 nT hingga 6739,9 nT yang memiliki beberapa nilai di bawah IGRF.  Hal ini diduga karena adanya demagnetisasi batuan akibat adanya sumber panas di bawah permukaan.  Pemodelan 2D dilakukan dengan menganalisa anomali medan magnet hasil kontinuasi ke atas dengan ketinggian 100 m. Berdasarkan pemodelan menunjukkan terdapat empat lapisan pada daerah penelitian.  Lapisan pertama diindikasikan sebagai aluvium, lapisan kedua diindikasi sebagai aliran piroklastik, lapisan ketiga diindikasikan sebagai satuan lava dan vulkanik tersier yang merupakan batuan penudung (cap rock) dengan kedalaman rata-rata 225 meter hingga 1465 meter di bawah permukaan dan lapisan terakhir diindikasikan sebagai reservoir yang didominasi oleh satuan meta batu gamping.  Sumber panas di daerah Padang Belimbing diduga berasal dari aktivitas vulkanik bukit Tinjau Laut.
Identifikasi Pencemaran Logam Berat dan Hubungannya dengan Suseptibilitas Magnetik pada Sedimen Sungai Batang Agam Segmen Kota Bukittinggi Mayank Aprianto; Afdal Afdal
Jurnal Fisika Unand Vol 12 No 3 (2023)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.12.3.487-491.2023

Abstract

Kandungan logam berat pada sedimen sungai Batang Agam segmen Kota Bukittinggi telah diidentifikasi. Sampel sedimen diambil pada aliran sungai sepanjang 3 km pada  6 titik sampel. Enam sampel yang diambil kemudian di uji XRF untuk mengetahui kandungan logam beratnya. Hasil uji XRF menunjukan bahwa sampel mengandung logam berat Cr, Mn, Fe, Ni, Zn, Cu, As dan Pb. Konsentrasi rata-rata logam berat pada sedimen Sungai Batang Agam sudah melebihi ambang batas yang di tetapkan, yaitu Cr (206,6 ppm), Mn (3646,6 ppm), Fe (27298 ppm), Ni (83,3 ppm), Zn (4058,3 ppm), Cu (621,6 ppm), As (51,6 ppm) dan Pb (530 ppm). Hal ini mengindikasi bahwa sedimen Sungai Batang Agam segmen Kota Bukittinggi tercemar logam berat. Perbandingan kandungan logam berat antara titik S1 (hulu) dengan S15 (hilir) diketahui sungai sudah tercemar saat memasuki Kota Bukittinggi namun terdapat beberapa kandungan logam yang meningkat setelah melewati Kota Bukittinggi dengan kenaikan sekitar 60-80% dari nilai ambang batasnya.
Analisis Kandungan Radionuklida Alam Pada Fly Ash, Bottom Ash, dan Tanah dari PLTU di Industri Gula dengan Menggunakan Spektrometer Gamma Puspa Tirta Caredek; Muji Wiyono; Wahyudi Wahyudi; Kusdiana Kusdiana; Sri Oktamuliani
Jurnal Fisika Unand Vol 12 No 3 (2023)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.12.3.423-429.2023

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan aktivitas spesifik 226Ra, 232Th dan 40K yang terdapat pada sampel fly ash, bottom ash, dan tanah di sekitar PLTU pada industri gula. Masing – masing tiga sampel fly ash dan bottom ash diambil dari silo, dan Sembilan sampel tanah diambil pada radius (0-4) km dari PLTU. Pencacahan sampel dilakukan menggunakan spektrometer gamma dengan detektor HPGe. Sampel dicacah selama 17 jam, dan diolah menggunakan software Maestro. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas spesifik 226Ra dan 40K pada fly ash dan bottom ash berada di bawah nilai rata-rata dunia, kecuali 232Th pada fly ash dengan nilai rata-rata 88,45 ± 2,48 Bq/kg di atas nilai yang dilaporkan UNSCEAR. Pengukuran aktivitas spesifik 226Ra, 232Th dan 40K pada tanah di sekitar industri gula menunjukkan konsentrasi tertinggi pada tanah yang berada semakin dekat dengan cerobong PLTU. Kesimpulan dari penelitian ini adalah aktifitas spesifik 226Ra, 232Th dan 40K pada sampel fly ash, bottom ash, dan tanah di sekitar industri gula tidak menunjukkan peningkatan yang signifikan.
Perbandingan Nilai Mean Glandular Dose (MGD) dari Penggunaan Filter Molybdenum (Mo) dan Rhodium (Rh) Pada Pesawat Mamografi Zhafirah Putri Fadhilah; Rico Adrial; Fafi Rahmah
Jurnal Fisika Unand Vol 12 No 3 (2023)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.12.3.362-366.2023

Abstract

Pesawat mamografi merupakan alat yang digunakan pada kegiatan skrining payudara, sehingga dosis radiasi yang diterima pada payudara atau Mean Glandular Dose (MGD) perlu diperhatikan. Penelitian ini menggunakan pesawat mamografi dengan anoda berbahan Molybdenum (Mo) dan filter dengan bahan Molybdenum (Mo) dan Rhodium (Rh). Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mendapatkan nilai MGD dari setiap penggunaan tegangan tabung dengan kombinasi anoda filter Mo/Mo dan Mo/Rh serta membandingkannya. Penelitian ini menggunakan pesawat mamografi, fantom Nuclear Associates 18-220 dengan ketebalan 45 mm dan RaySafe X2 MAM. Pengambilan data dilakukan dengan dua mode penyinaran yaitu secara otomatis dan manual. Penyinaran manual menggunakan variasi tegangan dari (23 – 32) kV. Hasil dari penyinaran otomatis didapatkan arus tabung yang sesuai untuk ukuran fantom yang digunakan yaitu 80 mAs. Pada penyinaran manual didapatkan nilai MGD untuk kombinasi anoda filter Mo/Mo berada pada rentang nilai (0,33 – 1,25) mGy dengan persentase error 11% untuk tegangan 32 kV. Nilai MGD kombinasi anoda filter Mo/Rh berada pada rentang (0,44 – 1,91) mGy dengan persentase error 13,4% untuk tegangan 23%. Nilai MGD kombinasi anoda filter Mo/Rh lebih tinggi dibandingkan kombinasi anoda filter Mo/Mo. Hal ini dikarenakan nomor atom Rhodium (Rh) lebih tinggi apabila dibandingkan nomor atom Molybdenum (Mo). Selain nomor atom, energi puncak sinar-X karakteristik dari bahan filter juga mempengaruhi nilai MGD. Secara keseluruhan nilai yang didapatkan masih dalam batas yang ditetapkan oleh Perka BAPETEN No. 2 Tahun 2018 yaitu di bawah 3 mGy.
Karakterisasi Sifat Mekanik dan Biodegradable Komposit Hibrid Polipropilena dengan Pati Singkong Menggunakan Serat Pinang dan Serat Eceng Gondok Yazid Reza Hanovatias; Alimin Mahyudin
Jurnal Fisika Unand Vol 12 No 3 (2023)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.12.3.458-464.2023

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang karakterisasi sifat mekanik dan biodegradable komposit hibrid polipropilena dengan pati singkong menggunakan serat pinang dan serat eceng gondok. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan komposit hibrid yang kuat dan ramah lingkungan  Komposisi serat pinang dan eceng gondok divariasikan dengan rasio perbandingan 1:1. Persen volume serat yang digunakan yaitu 5%, 10%, 15%, 20%,  dengan panjang serat 3 mm. Pembuatan sampel pada penelitian ini menggunakan metode hand lay-up. Metode hand lay-up merupakan proses pelapisan serat dengan matrik yang dilakukan secara manual. Penelitian ini dilakukan pengujian kuat tarik, regangan, modulus elastisitas dan uji biodegradable. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan nilai kuat tarik dan modulus elastisitas tertinggi yaitu 18,37 Mpa dan 3549 Mpa pada fraksi volume serat 5%. Nilai regangan tertinggi yaitu 0,0064 % pada fraksi volume serat 20%. Pada laju degradasi didapatkan hasil sebesar 0,03853% per hari. Maka dari hasil penelitian dapat disimpulkan nilai modulus elastisitas sudah memenuhi standar dashboard mobil.