cover
Contact Name
Dr. rer.nat. Muldarisnur
Contact Email
-
Phone
+6282387463421
Journal Mail Official
jfu@sci.unand.ac.id
Editorial Address
Jurusan Fisika, FMIPA, Universitas Andalas ,Kampus Unand Limau Manis Padang 25163
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Fisika Unand
Published by Universitas Andalas
ISSN : 23028491     EISSN : 26862433     DOI : https://doi.org/10.25077/jfu
Makalah yang dapat dipublikasikan dalam jurnal ini adalah makalah dalam bidang Fisika meliputi Fisika Atmosfir, Fisika Bumi, Fisika Intrumentasi, Fisika Material, Fisika Nuklir, Fisika Radiasi, Fisika Komputasi, Fisika Teori, Biofisika, ataupun bidang lain yang masih ada kaitannya dengan ilmu fisika.
Articles 30 Documents
Search results for , issue "Vol 6 No 4 (2017)" : 30 Documents clear
Pengaruh Persentase Serat Bambu terhadap Sifat Fisik dan Mekanik Papan Beton Ringan Devi Yunita; Alimin Mahyudin
Jurnal Fisika Unand Vol 6 No 4 (2017)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1481.064 KB) | DOI: 10.25077/jfu.6.4.348-354.2017

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pengaruh persentase serat bambu terhadap sifat fisik dan mekanik papan beton ringan. Sifat fisik dan mekanik yang diuji meliputi densitas, daya serap air, porositas, kuat lentur dan kuat tekan. Penelitian ini menggunakan metode two dimensional reinforcement sebagai tata letak dan arah serat dengan variasi serat bambu yang digunakan sebesar 0%; 0,6%; 1,2%; 2,5% dan 5% dari volume cetakan. Ketebalan papan beton ringan yang dibuat sebesar 1 cm. Kuat lentur dan kuat tekan menggunakan Universal Testing Machine (UTM). Hasil menunjukkan bahwa komposisi optimum serat 2,5% menghasilkan nilai kuat lentur sebesar 56,25 kgf/cm2, sedangkan nilai kuat tekan bernilai 91 kgf/cm2. Selanjutnya, untuk nilai densitas diperoleh sebesar 1,43 g/cm3, sedangkan nilai daya serap air, yaitu 16,61% dan nilai porositas sebesar 23,7%. Papan beton ringan yang dihasilkan telah memenuhi standar mutu ISO 8335, JIS A 5417 dan SNI 03-2104 untuk densitas, sedangkan kuat lentur telah sesuai standar mutu SNI 03-2104.Kata kunci: kuat lentur, kuat tekan, papan beton ringan, serat bambu
Pengaruh Persentase Serat Eceng Gondok terhadap Sifat Fisik dan Mekanik Papan Beton Busa Defta Eka Sari; Alimin Mahyudin
Jurnal Fisika Unand Vol 6 No 4 (2017)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (106.861 KB) | DOI: 10.25077/jfu.6.4.381-386.2017

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pengaruh persentase serat eceng gondok terhadap sifat fisik dan mekanik papan beton busa. Persentase serat eceng gondok yang digunakan yaitu 0 %; 2,5 %; 5 %; 7,5 % dan 10 % terhadap volume papan dengan metode penyusunan serat secara two dimensional reinforcement (dua arah). Persentase foam agent yang digunakan tetap yaitu 0,06 % terhadap volume papan. Pengujian yang dilakukan yaitu sifat fisik berupa daya serap air, densitas dan porositas sedangkan sifat mekanik berupa kuat tekan dan kuat lentur dengan perawatan papan selama 28 hari. Alat uji kuat tekan dan kuat lentur menggunakan Universal Testing Machine (UTM). Dari hasil penelitian daya serap air rerata terendah dicapai papan beton busa tanpa serat sebesar 11,10 %, densitas rerata terendah papan beton busa dengan persentase serat 10 % sebesar 1,67 g/cm3, porositas rerata terendah pada papan beton busa tanpa serat sebesar 18,93 %, kuat tekan rerata tertinggi pada papan beton busa tanpa serat sebesar 98,4 kg/cm2 dan kuat lentur rerata tertinggi pada papan beton busa dengan persentase serat 2,5 % sebesar 58,50 kg/cm2.Kata kunci: daya serap air, densitas, foam agent, kuat lentur, kuat tekan, papan beton busa, porositas.
Pengaruh Persentase Serat Sabut Kelapa dan Foam Agent Terhadap Sifat Fisik dan Mekanik Papan Beton Riefli Fatmi; Alimin Mahyudin
Jurnal Fisika Unand Vol 6 No 4 (2017)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (132.965 KB) | DOI: 10.25077/jfu.6.4.324-330.2017

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai pengaruh persentase serat sabut kelapa dan foam agent terhadap sifat fisik dan mekanik papan beton. Variasi persentase serat 0%, 0,3%, 0,6%, 0,9% dan 1,2% menggunakan metode penyusunan serat secara acak. Sifat fisik dan mekanik yang diujikan meliputi densitas, daya serap air, porositas , kuat tekan dan kuat lentur. Penambahan serat sabut kelapa dan foam agent dapat membuat  papan beton menjadi lebih ringan dibandingkan dengan papan GRC yang beredar di pasaran.  Dari hasil pengujian didapatkan nilai densitas yang terendah diperoleh pada persentase serat sabut kelapa 0,9 %. Penambahan 0,9% serat sabut kelapa dan 0,6% foam agent  merupakan persentase optimum dalam pembuatan  papan beton.  Nilai densitas papan beton sudah memenuhi standar SNI 03-2105-2006 dan  nilai kuat tekan serta kuat lentur sudah memenuhi standar SNI 03-3449-2002.Kata kunci:  foam agent, kuat lentur, kuat tekan, serat sabut kelapa
Uji Kesesuaian Pesawat CT – Scan 64 Slice Merek Philips di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Universitas Andalas Padang Menggunakan Detektor Unfors Raysafe X2 Khairunnisak Khairunnisak; Dian Milvita; Kri Yudi Pati Sandy
Jurnal Fisika Unand Vol 6 No 4 (2017)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.955 KB) | DOI: 10.25077/jfu.6.4.355-361.2017

Abstract

Telah dilakukan uji kesesuaian pesawat CT-Scan 64 slice merek Philips menggunakan detektor unfors raysafe X2 di Instalansi Radiologi Rumah Sakit Universitas Andalas.  Jenis pengujian yang dilakukan diantaranya, uji akurasi tegangan, uji liniearitas keluaran radiasi, uji indeks dosis CT (CTDI), uji posisi meja pemeriksaan dan uji kesesuaian laser penanda. Hasil yang didapatkan yaitu akurasi tegangan memiliki rata-rata % error sebesar 0,86%; liniearitas keluaran radiasi memiliki CL (Coefisient of Linearity) sebesar 0,010; indeks dosis CT (CTDI) dengan rata-rata CTDI100 sebesar 15,0536; Δz posisi meja pemeriksaan sebesar 0; uji laser penanda Δlaser  ≤ tebal slice minimum yaitu 0,5 mm. Pesawat        CT–Scan 64 slice merek Philips dalam kondisi andal menurut Paraturan BAPETEN Nomor 9 Tahun 2011.Kata kunci : pesawat CT-Scan, uji kesesuaian, unfors raysafe x2
Pengaruh Persentase Serat Sabut Kelapa dan Resin Polyester Terhadap Sifat Fisik dan Mekanik Papan Beton Ringan Lara Putri Jatmika; Alimin Mahyudin
Jurnal Fisika Unand Vol 6 No 4 (2017)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (496.769 KB) | DOI: 10.25077/jfu.6.4.387-393.2017

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai pengaruh persentase serat sabut kelapa dan resin polyester terhadap sifat fisik dan mekanik papan beton ringan. Persentase serat sabut kelapa yang digunakan adalah 0%, 0,2%, 0,4%, 0,6%, dan 0,8%. Persentase resin polyester pada penelitian ini adalah 0%, 0,25%, 0,5%, 0,75%, dan 1%. Pengujian yang dilakukan pada sampel meliputi uji densitas, daya serap air, porositas, kuat tekan, dan kuat lentur. Penambahan serat sabut kelapa dan resin polyester dapat membuat papan beton lebih ringan dibandingkan dengan papan GRC yang ada di pasaran. Nilai densitas yang terendah diperoleh pada 0,8% serat sabut kelapa yaitu 1,502 g/cm3 dan 0,75% resin polyester yaitu 1,509 g/cm3. Penambahan 0,6% serat sabut kelapa dan 0,75% resin polyester merupakan persentase optimum yang dapat diisikan ke dalam papan beton ringan. Nilai densitas papan beton ringan sudah memenuhi SNI 03-3449-2002 namun kuat tekan beton ringan jenis struktural belum memenuhi SNI 03-3449-2002. Nilai daya serap air beton ringan berbahan serat sabut kelapa dan resin polyester belum memenuhi SNI 03-2105-2006.Kata kunci: densitas, kuat tekan, porositas, resin polyester, serat sabut kelapa
Analisis Sisa Radiofarmaka NaI-131 pada Pasien Pasca Terapi Kanker Tiroid Menggunakan Teknik Whole Body Scan Fauzana, Suci; Milvita, Dian; Nasir, Fadil
Jurnal Fisika Unand Vol 6 No 4 (2017)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.6.4.307-310.2017

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang analisis sisa radiofarmaka NaI-131 pada 15 orang pasien pasca terapi kanker  tiroid menggunakan teknik Whole Body Scan di Instalasi Kedokteran Nuklir Rumah Sakit Pusat Pertamina Jakarta. Terapi kanker tiroid dilakukan dengan cara pemberian radiofarmaka NaI-131 dengan dosis (85-150) mCi secara oral pada pasien, selanjutnya dilakukan scan seluruh tubuh pada pasien selama ± 30"  menit menggunakan instrumentasi kamera gamma dual head skylight ADAC merek Philips dan dicacah menggunakan teknik ROI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada keseluruhan pasien pasca terapi kanker tiroid rerata sisa radiofarmaka pada tubuh yaitu 4,742 mCi atau setara dengan 175,454 MBq. Nilai sisa radiofarmaka di dalam tubuh masih berada di bawah nilai yang ditetapkan oleh PERKA BAPETEN No 17 tahun 2012 yaitu 1100 MBq.Kata kunci: NaI-131, sisa radiofarmaka, Whole Body Scan.
Analisis Intensitas Citra Tetesan Air dengan Metode Laser Speckle Imaging Basri, Feri Helmi; Harmadi, Harmadi; Marzuki, Marzuki
Jurnal Fisika Unand Vol 6 No 4 (2017)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.6.4.311-317.2017

Abstract

Analisis nilai intensitas citra tetesan air dengan metode Laser Speckle Imaging telah dilakukan. Penelitian ini menggunakan sistem perancangan forward-scattering. Sistem terdiri dari tiga unit yaitu transmitter sebagai sumber cahaya menggunakan laser He–Ne, receiver sebagai detektor menggunakan CCD (Charge Couple Device), dan penampil menggunakan PC. Transmitter dan receiver diposisikan sejajar dengan jarak yang telah diatur agar berkas cahaya laser menyinari detektor CCD pada sudut 00 untuk mendapatkan citra spekel. Intensitas citra spekel dikarakterisasi menggunakan 6 manik-manik dengan diameter berbeda (2,15 - 11,91 mm). Nilai intensitas citra spekel tertinggi didapatkan pada diameter manik-manik 2,15 mm yaitu 254,62 a.u dan terendah pada manik-manik 11,91 mm yaitu 224,5 a.u. Hasil karakteriasi menunjukkan bahwa intensitas citra spekel menurun ketika objek yang terdeteksi berukuran lebih besar. Hasil yang sama juga didapatkan menggunakan tetesan air dari tabung yang berlubang dengan diameter 1-7 mm. Citra spekel tetesan air dianalisis menggunakan fungsi autokorelasi untuk mendapatkan ukuran bulir spekel. Ukuran bulir spekel terbesar didapatkan pada diameter lubang tetesan 6 mm yaitu 856,87 µm dan terkecil didapatkan pada diameter lubang tetesan 1 mm yaitu 198,15 µm. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa semakin besar tetesan air, maka nilai intensitas citra spekel menurun dan ukuran bulir spekel membesar.Kata kunci : citra, forward-scattering, gray scale, laser He-Ne, ukuran bulir spekel
Rancang Bangun Alat Ukur Kelajuan dan Arah Angin Menggunakan Sistem Telemetri Nirkabel dengan Transceiver nRF24L01+ Putra, Okky Frananda; Rasyid, Rahmat; Harmadi, Harmadi
Jurnal Fisika Unand Vol 6 No 4 (2017)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.6.4.318-323.2017

Abstract

Telah dirancang bangun sebuah alat ukur kelajuan dan arah angin menggunakan sistem telemetri nirkabel. Sistem terdiri dari dua unit yaitu transmitter dan receiver. Unit transmitter berfungsi sebagai pengukur nilai kelajuan dan arah angin menggunakan sensor optocoupler ITR9608-F yang terdapat pada modul FC-03. Data nilai kelajuan dan arah angin ditransmisikan oleh transceiver nRF24L01+ yang memanfaatkan gelombang elektromagnet pada frekuensi gelombang radio 2,4 GHz. Data akan diterima oleh transceiver nRF24L01+ di unit receiver lalu ditampilkan pada LCD (Liquid Crystal Display). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem telemetri nirkabel mampu mentransmisikan data dengan jangkauan maksimum 1000 m dengan kondisi tanpa penghalang, 650 m dengan kodisi ada penghalang saat cuaca cerah, dan 485 m dengan kondisi ada penghalang saat cuaca hujan 485 m. Persentase kesalahan rata-rata alat ukur kelajuan angin ini dihitung dan dibandingkan dengan beberapa alat acuan, 4,54 % dengan anemometer Lutron AM-4206 dan 7,65 % dengan anemometer mangkuk milik BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II BIM Padang Pariaman. Alat ukur arah angin menampilkan delapan arah mata angin dengan sudut sebesar 45o. Alat ukur arah angin berhasil mendeteksi dan menampilkan arah angin yang sama dengan anemometer mangkuk milik BMKG.Kata kunci: telemetri nirkabel, transceiver nRF24L01+, kelajuan angin, arah angin
Pengaruh Persentase Serat Sabut Kelapa dan Foam Agent Terhadap Sifat Fisik dan Mekanik Papan Beton Fatmi, Riefli; Mahyudin, Alimin
Jurnal Fisika Unand Vol 6 No 4 (2017)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.6.4.324-330.2017

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai pengaruh persentase serat sabut kelapa dan foam agent terhadap sifat fisik dan mekanik papan beton. Variasi persentase serat 0%, 0,3%, 0,6%, 0,9% dan 1,2% menggunakan metode penyusunan serat secara acak. Sifat fisik dan mekanik yang diujikan meliputi densitas, daya serap air, porositas , kuat tekan dan kuat lentur. Penambahan serat sabut kelapa dan foam agent dapat membuat  papan beton menjadi lebih ringan dibandingkan dengan papan GRC yang beredar di pasaran.  Dari hasil pengujian didapatkan nilai densitas yang terendah diperoleh pada persentase serat sabut kelapa 0,9 %. Penambahan 0,9% serat sabut kelapa dan 0,6% foam agent  merupakan persentase optimum dalam pembuatan  papan beton.  Nilai densitas papan beton sudah memenuhi standar SNI 03-2105-2006 dan  nilai kuat tekan serta kuat lentur sudah memenuhi standar SNI 03-3449-2002.Kata kunci:  foam agent, kuat lentur, kuat tekan, serat sabut kelapa
Koefisien Absorbsi Bunyi dan Impedansi Akustik dari Panel Serat Kulit Jeruk dengan Menggunakan Metode Tabung Risandi, Azri; Elvaswer, Elvaswer
Jurnal Fisika Unand Vol 6 No 4 (2017)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.6.4.331-335.2017

Abstract

Penelitian ini menentukan koefisien absorbsi bunyi dan impedansi akustik dari panel serat kulit jeruk menggunakan metode tabung. Sampel panel akustik divariasikan ketebalannya dari 0,2 cm, 0,4 cm, 0,6 cm,0,8 cm dan 1 cm. Pengukuran dilakukan pada frekuensi dari 800 Hz, 1000 Hz, 1500 Hz, 2000 Hz dan 2500 Hz. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa nilai koefisien absorbsi bunyi paling tinggi adalah 0,99 pada frekuensi 1500 Hz untuk ketebalan 1 cm. Nilai impedansi akustik tertinggi 5,03 pada frekuensi 1500 Hz dengan ketebalan 1 cm.Kata kunci : koefisien absorbsi bunyi, impedansi akustik, serat kulit jeruk, metode tabung

Page 2 of 3 | Total Record : 30