cover
Contact Name
Dr. rer.nat. Muldarisnur
Contact Email
-
Phone
+6282387463421
Journal Mail Official
jfu@sci.unand.ac.id
Editorial Address
Jurusan Fisika, FMIPA, Universitas Andalas ,Kampus Unand Limau Manis Padang 25163
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Fisika Unand
Published by Universitas Andalas
ISSN : 23028491     EISSN : 26862433     DOI : https://doi.org/10.25077/jfu
Makalah yang dapat dipublikasikan dalam jurnal ini adalah makalah dalam bidang Fisika meliputi Fisika Atmosfir, Fisika Bumi, Fisika Intrumentasi, Fisika Material, Fisika Nuklir, Fisika Radiasi, Fisika Komputasi, Fisika Teori, Biofisika, ataupun bidang lain yang masih ada kaitannya dengan ilmu fisika.
Articles 30 Documents
Search results for , issue "Vol 7 No 3 (2018)" : 30 Documents clear
Analisis Multi-Atribut dan Jaringan Syaraf Tiruan dengan Optimalisasi Filter untuk Deteksi Patahan Penampang Seismik Lapangan F3 Laut Utara Belanda Melanz Hasan; Elistia Liza Namigo
Jurnal Fisika Unand Vol 7 No 3 (2018)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (772.581 KB) | DOI: 10.25077/jfu.7.3.215-221.2018

Abstract

Identifikasi patahan merupakan salah satu langkah awal dalam interpretasi seismik dan menjadi komponen penting dalam pengembangan strategi eksplorasi. Deteksi patahan dilakukan dengan metode analisis multi-atribut dan jaringan syaraf tiruan (JST). Metode ini diterapkan pada data blok F3 Sektor Laut Utara Belanda. Atribut seismik yang digunakan sebagai data masukan terdiri dari similarity, spectral decomposition, curvature, dip dan semblance. Pickset yang digunakan pada penelitian ini terdiri dari pickset pada patahan besar dan patahan kecil dengan jumlah 400 pick. Data latih yang digunakan pada pelatihan JST adalah penampang seismik pada inline 325. Penampang seismik yang digunakan sebagai data uji adalah inline 256 dan 272. Hasil pelatihan JST dengan kombinasi multi-atribut similarity, spectral decomposition dan semblance menunjukan efektifitas yang paling tinggi untuk deteksi patahan. Pelatihan JST pada patahan besar secara visual menghasilkan kualitas deteksi yang lebih baik dibandingkan dengan patahan kecil. Penerapan fault enhancement filter (FEF) menghasilkan penampang seismik yang lebih tajam sehingga mempermudah proses picking dan menghasilkan pelatihan JST yang lebih baik dengan nilai error lebih kecil. Pickset yang sudah dilatih pada inline 325 dapat diterapkan pada data uji dengan probabilitas patahan yang makin jelas dan tajam dengan nilai misclassification error 2,56%. Kata kunci: deteksi patahan, jaringan syaraf tiruan, analisis atribut
Studi Alterasi Hidrotermal dan Mineralisasi Batuan di Sekitar Mata Air Panas Garara Bukit Kili, Kabupaten Solok, Sumatera Barat Rahmat Ravvi Qodri; Ardian Putra
Jurnal Fisika Unand Vol 7 No 3 (2018)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.659 KB) | DOI: 10.25077/jfu.7.3.246-252.2018

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai studi alterasi hidrotermal dan mineralisasi pada batuan di sekitar mata air panas Garara (Bukit Kili), Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Sampel batuan diambil pada tiga daerah stratigrafi penyusun daerah Bukit Kili, yaitu Lahar Bukit Bakar (Qulh), Lahar Gunung Talang (QTlh), dan Vulkanik Tua (TTI). Penentuan mineral alterasi yang terbentuk dilakukan dengan melakukan karakterisasi menggunakan X-ray Fluorescence (XRF), X-ray Diffractometer (XRD), dan Scanning Electron Microscopy (SEM). Hasil XRF menunjukkan bahwa batuan pada daerah penelitian merupakan batuan yang terbentuk dari aktivitas magma andesit yang berkaitan dengan zona subduksi pada pinggiran benua aktif dan dikontrol oleh aliran gas pada proses pengkayaan magma. Hasil XRD memperlihatkan adanya mineral albit, kristobalit, tridimit dan diopsid, tipe alterasi yang terbentuk pada daerah penelitian adalah tipe propilitik, dan silifikasi. Mikrotekstur pada batuan Lahar Gunung Talang (QTlh) memiliki tekstur bulat, kubus, dan prismatik yang tidak beraturanKata kunci: alterasi, andesit, Garara, propilitik, silifikasi, stratigrafi.
Rancang Bangun Sistem Kontrol Gorden, Lampu, dan Kipas Angin Berbasis Arduino Uno R3 Alisman Alisman; Wildian Wildian
Jurnal Fisika Unand Vol 7 No 3 (2018)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.862 KB) | DOI: 10.25077/jfu.7.3.279-285.2018

Abstract

Telah dilakukan sebuah rancang bangun prototipe sistem kontrol gorden, lampu, dan kipas angin ruangan berbasis Arduino Uno R3. Gorden diruangan terbuka atau tertutup dan lampu hidup atau mati secara otomatis berdasarkan pendeteksian cahaya luar ruangan oleh sensor LDR (Light Dependent Resistor).Gerak buka-tutup gorden tipe vertical blind ini dilakukan melalui mekanisme putaran motor stepper 5V. Suhu dan kelembaban ruangan dideteksi oleh sensor DHT22 untuk pengontrolan kipas angin. Nilai suhu dan kelembaban ditampilkan pada LCD 2x16. Hasil uji ini menunjukkan bahwa sistem otomatis yang dikontrol dengan mikrokontroler ATmega328 dapat bekerja sesuai dengan algoritma yang dirancang. Kata kunci : Sensor, Intensitas cahaya, vertical blind, kelembaban relatif, suhu, motor stepper
Pengaruh Panjang Serat Pinang Terhadap Sifat Fisik dan Mekanik Papan Beton Ringan Shelly Monica; Alimin Mahyudin
Jurnal Fisika Unand Vol 7 No 3 (2018)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.047 KB) | DOI: 10.25077/jfu.7.3.222-227.2018

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai pengaruh panjang serat pinang terhadap sifat fisik dan mekanik papan beton ringan. Variasi panjang serat adalah 3 mm, 6 mm, 9 mm, 12 mm, dan 15 mm. Fraksi volume serat yaitu 2% dengan penambahan aluminium pasta 0,1%. Sifat fisik dan mekanik yang diuji meliputi densitas, kuat tekan dan kuat lentur. Penambahan serat pinang dan aluminium pasta dapat membuat papan beton menjadi lebih ringan dibandingkan dengan papan GRC komersial. Dari hasil pengujian, panjang serat mempengaruhi sifat fisik dan mekanik papan beton ringan. Nilai densitas terendah diperoleh pada panjang serat 12 mm yaitu 1,66 g/cm3. Nilai kuat tekan tertinggi dimiliki sampel dengan panjang serat 9 mm yaitu 49,48 kg/cm2. Kuat tekan berkurang ketika serat semakin panjang dengan nilai kuat tekan terendah pada panjang serat 15 mm yaitu 42,12 kg/cm2. Nilai kuat lentur tertinggi pada variasi panjang serat 6 mm yaitu 46,8 kg/cm2 dan berkurang ketika serat semakin panjang, nilai kuat lentur terendah didapat pada panjang serat 15 mm yaitu 36,90 kg/cm2. Nilai densitas papan beton ringan sudah memenuhi standar GRCA dan GRC komersial namun belum memenuhi kuat tekan dan kuat lentur standar GRCA dan GRC komersial.Kata kunci: aluminium pasta, densitas, kuat lentur, kuat tekan, serat pinang.
Penentuan Zona Caprock di Sekitar Gunung Talang Menggunakan Metode Resistivitas Konfigurasi Wenner Syafitri Syafitri; Ardian Putra
Jurnal Fisika Unand Vol 7 No 3 (2018)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (439.865 KB) | DOI: 10.25077/jfu.7.3.253-259.2018

Abstract

Penentuan zona caprock di daerah Solok telah dilakukan menggunakan metode resistivitas konfigurasi Wenner. Pengukuran dilakukan di 3 titik yang berada di daerah Cupak, Bukit Gadang dan Bukit Sundi. Terdapat tiga lintasan pengukuran dengan panjang lintasan 1050 m. Pengolahan data dilakukan menggunakan software IPI2WIN untuk mendapatkan pemodelan 1D resistivitas batuan terhadap kedalaman. Hasil pengolahan data menunjukkan pada lintasan 1 terdapat 3 lapisan batuan. Lapisan konduktif ditandai dengan nilai resistivitas <20 Ωm yang terdapat pada kedalaman di bawah 109 m. Lapisan ini diinterpretasikan sebagai batuan lempung dan berfungsi sebagai caprock (batuan penudung) Gunung Talang. Lintasan 2 menunjukkan adanya 4 lapisan batuan, dengan tidak ditemukan keberadaan zona caprock, tapi pada hasil pemodelan terdapat penurunan nilai resistivitas mulai dari kedalaman 78,7 m. Pada lintasan 3 menunjukkan 4 lapisan batuan dan pada lintasan ini juga tidak teridentifikasi zona caprock panas bumi.Kata kunci: caprock, gunung talang, konfigurasi wenner, metode resistivitas
Analisis Pengaruh Proses Sintering Terhadap Struktur Bijih Mangan Yang Berasal Dari Nagari Aie Ramo, Kecamatan Kamang Baru, Kabupaten Sijunjung Mustofa, Mustofa; Puryanti, Dwi; Budiman, Arif
Jurnal Fisika Unand Vol 7 No 3 (2018)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.7.3.195-201.2018

Abstract

Penelitian ini untuk menganalisis pengaruh proses sintering terhadap struktur bijih mangan dari Nagari Aie Ramo, Kecamatan Kamang Baru, Kabupaten Sijunjung. Sampel yang digunakan berupa serbuk bijih mangan hasil ayakan 250 mesh. Penelitian ini menggunakan peralatan XRF dan XRD untuk karakterisasi. Hasil XRF menunjukkan bahwa kadar mangan totalnya bernilai ekonomis yaitu sebesar 79,70%. Kadar mangan total mengalami peningkatan dengan meningkatkannya suhu sintering. Mineral bijih mangan tanpa sintering berupa pirolusit, coesit, psilomelan, dan braunit. Kemudian akibat sintering 600°C terbentuk rodonit, bixbit dan braunit. Rodonit terbentuk karena mineral pirolusit berikatan dengan coesit. Mineral bixbit muncul karena pirolusit dipanaskan diatas 400°C. Mineral braunit semakin jelas orientasinya dalam difraktogram. Pada sintering 800°C, terdapat hausmanit, bixbit, rodonit, dan braunit. Pada suhu 1.000°C, ditemukan dua mineral yaitu hausmanit dan braunit. Sintering menyebabkan terjadinya proses oksidasi terhadap mineral mangan. Sehingga terjadi perubahan struktur kristalnya.Kata kunci : bijih mangan sijunjung, sintering, struktur kristal mangan
Analisis Faktor Pelemahan Neutron dari Berbagai Jenis Bahan untuk Aplikasi Moderator/Reflektor dan Batang Kendali Pada Reaktor Termal Prasetya, Mulya; Shafii, Mohammad Ali
Jurnal Fisika Unand Vol 7 No 3 (2018)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.7.3.208-214.2018

Abstract

Salah satu cara untuk menentukan sifat moderator dalam reaktor termal dari berbagai bahan adalah dengan menganalisis faktor pelemahan neutronnya. Analisis faktor pelemahan neutron dilakukan pada beberapa jenis bahan berbentuk slab satu dimensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat bahan yang cocok sebagai moderator dalam reaktor termal. Selain itu diperlihatkan juga bahan yang cocok sebagai batang kendali dan reflektor. Biasanya sifat-sifat bahan tersebut ditentukan berdasarkan data tampang lintang serapan dan hamburannya, namun dalam penelitian ini ditunjukkan bentuk pola pelemahan neutronnya. Penelitian ini dilakukan secara simulasi komputasi yang menampilkan pola faktor pelemahan neutron dengan menggunakan software MATLAB. Ketebalan bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah 20 cm. Terdapat sepuluh bahan yang diteliti, yaitu air ringan (H2O), air berat  (D2O), grafit (C), berrilium (Be), boron (B), hidrogen (H), helium (He), natrium (Na), besi (Fe) dan deuterium (D). Data penampang lintang bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah data penampang lintang total bahan yang merupakan penjumlahan dari nilai penampang lintang serapan dan penampang lintang hamburan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan pola faktor pelemahan neutronya bahan yang cocok sebagai moderator dan juga reflector adalah air ringan (H2O), air berat (D2O), grafit (C) dan berrilium (Be). Selain itu, pada penelitian ini diperoleh bahan yang cocok sebagai batang kendali adalah boron (B).Kata kunci: Faktor pelemahan neutron, moderator, reaktor termal, penampang lintang total
Analisis Multi-Atribut dan Jaringan Syaraf Tiruan dengan Optimalisasi Filter untuk Deteksi Patahan Penampang Seismik Lapangan F3 Laut Utara Belanda Hasan, Melanz; Namigo, Elistia Liza
Jurnal Fisika Unand Vol 7 No 3 (2018)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.7.3.215-221.2018

Abstract

Identifikasi patahan merupakan salah satu langkah awal dalam interpretasi seismik dan menjadi komponen penting dalam pengembangan strategi eksplorasi. Deteksi patahan dilakukan dengan metode analisis multi-atribut dan jaringan syaraf tiruan (JST). Metode ini diterapkan pada data blok F3 Sektor Laut Utara Belanda. Atribut seismik yang digunakan sebagai data masukan terdiri dari similarity, spectral decomposition, curvature, dip dan semblance. Pickset yang digunakan pada penelitian ini terdiri dari pickset pada patahan besar dan patahan kecil dengan jumlah 400 pick. Data latih yang digunakan pada pelatihan JST adalah penampang seismik pada inline 325. Penampang seismik yang digunakan sebagai data uji adalah inline 256 dan 272. Hasil pelatihan JST dengan kombinasi multi-atribut similarity, spectral decomposition dan semblance menunjukan efektifitas yang paling tinggi untuk deteksi patahan. Pelatihan JST pada patahan besar secara visual menghasilkan kualitas deteksi yang lebih baik dibandingkan dengan patahan kecil. Penerapan fault enhancement filter (FEF) menghasilkan penampang seismik yang lebih tajam sehingga mempermudah proses picking dan menghasilkan pelatihan JST yang lebih baik dengan nilai error lebih kecil. Pickset yang sudah dilatih pada inline 325 dapat diterapkan pada data uji dengan probabilitas patahan yang makin jelas dan tajam dengan nilai misclassification error 2,56%. Kata kunci: deteksi patahan, jaringan syaraf tiruan, analisis atribut
Pengaruh Panjang Serat Pinang Terhadap Sifat Fisik dan Mekanik Papan Beton Ringan Monica, Shelly; Mahyudin, Alimin
Jurnal Fisika Unand Vol 7 No 3 (2018)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.7.3.222-227.2018

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai pengaruh panjang serat pinang terhadap sifat fisik dan mekanik papan beton ringan. Variasi panjang serat adalah 3 mm, 6 mm, 9 mm, 12 mm, dan 15 mm. Fraksi volume serat yaitu 2% dengan penambahan aluminium pasta 0,1%. Sifat fisik dan mekanik yang diuji meliputi densitas, kuat tekan dan kuat lentur. Penambahan serat pinang dan aluminium pasta dapat membuat papan beton menjadi lebih ringan dibandingkan dengan papan GRC komersial. Dari hasil pengujian, panjang serat mempengaruhi sifat fisik dan mekanik papan beton ringan. Nilai densitas terendah diperoleh pada panjang serat 12 mm yaitu 1,66 g/cm3. Nilai kuat tekan tertinggi dimiliki sampel dengan panjang serat 9 mm yaitu 49,48 kg/cm2. Kuat tekan berkurang ketika serat semakin panjang dengan nilai kuat tekan terendah pada panjang serat 15 mm yaitu 42,12 kg/cm2. Nilai kuat lentur tertinggi pada variasi panjang serat 6 mm yaitu 46,8 kg/cm2 dan berkurang ketika serat semakin panjang, nilai kuat lentur terendah didapat pada panjang serat 15 mm yaitu 36,90 kg/cm2. Nilai densitas papan beton ringan sudah memenuhi standar GRCA dan GRC komersial namun belum memenuhi kuat tekan dan kuat lentur standar GRCA dan GRC komersial.Kata kunci: aluminium pasta, densitas, kuat lentur, kuat tekan, serat pinang.
Pembuatan Zeolit Sodalit dari Abu Dasar Batubara dengan Variasi Konsentrasi Larutan NaAlO2 menggunakan Metode Peleburan Alkali Hidrotermal Hanifah, Rahmatul; Puryanti, Dwi; Muttaqin, Afdhal
Jurnal Fisika Unand Vol 7 No 3 (2018)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.7.3.228-232.2018

Abstract

Sintesis zeolit dari abu dasar batubara telah dilakukan menggunakan metode peleburan alkali hidrotermal dengan variasi konsentrasi NaAlO2.Variasi konsentrasi NaAlO2 yang digunakan adalah 2,5 M (Z1), 2 M (Z2), 1,5 M (Z3), dan 1 M (Z4). Abu dasar dan NaOH dilebur selama 3 jam pada suhu 750 C. Sampel kemudian dipanaskan melalui proses hidrotermal dengan medium kristalisasi NaAlO2, Kemudian sampel dinetralkan dengan aquades hingga mencapai pH 9-10. Karakterisasi sampel yang dilakukan meliputi karakterisai jenis zeolit menggunakan XRD. Hasil karaterisasi menggunakan XRD menunjukkan bahwa zeolit yang terbentuk pada sampel Z1, Z2, dan Z3 berupa zeolit jenis sodalit dan pada sampel Z4 zeolit jenis sodalit, nosean, dan megakalsilit. Kemurnian sodalit paling tinggi diperoleh pada sampel Z3, yaitu 73 %.Kata kunci : zeolit, abu dasar, alkali hidrotermal, sodalit

Page 2 of 3 | Total Record : 30