cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
EL-HIKMAH
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue " Vol 10, No 2 (2016): Desember" : 8 Documents clear
KECERDASAN EMOSIONAL MENINGKATKAN KREATIVITAS GURU DALAM MENGAJAR Asyari, Akhmad
EL-HIKMAH Vol 10, No 2 (2016): Desember
Publisher : JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses pembelajaran di kelas merupakan suatu interaksi yang melibatkan sikap dan daya kreatifitas antara guru dengan siswa dan suatu komunikasi timbal balik yang berlangsung dalam suasana eduakatif untuk pencapaian tujuan belajar. Faktor yang paling signifikan yang menyebabkan ketidakpuasan di sekolah adalah kegagalan, dan putusnya jalinan komunikasi dua arah yang melibatkan aspek kecerdasan sosial emosional. Guru dalam proses membelajarkan dituntut untuk professional dalam bersikap dan kreatif dalam membentuk pola intraksi yang dapat mendorong siswa untuk belajar, sedangkan pembentukan sikap dan daya kreatifitas membutuhkan kecerdasan emosi yang dapat mempengaruhi pikiran, perasaan, respon, dan memanipulasi informasi dalam menjalin hubungan yang harmonis dengan siswa.
MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA MELALUI PENDEKATAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA PEMBELAJARAN SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM DI MADRASAH ALIYAH NEGERI 2 MATARAM NUSA TENGGARA BARAT Herlina, Lenny
EL-HIKMAH Vol 10, No 2 (2016): Desember
Publisher : JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) merupakan salah satu pelajaran yang diberikan sejak dini dari tingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI) sampai Perguruan Tinggi (PT), khususnya Perguruan Tinggi Agama Islam (PTAI). Pada umumnya SKI dirasakan lebih sulit untuk dipahami daripada ilmu-ilmu lainnya. Salah satu penyebabnya adalah karena sejarah mempelajari sesuatu yang sudah terjadi dan tidak dialami oleh siswa, dan tidak adanya kesesuaian antara kemampuan siswa dengan cara penyajian materi. Nuansa kegiatan pembelajaran SKI yang dilaksanakan saat ini di madrasah lebih tampak guru mengajar dibandingkan siswa belajar. Pembelajaran SKI terkesan hanya bersifat hafalan dan normatif saja. Guru SKI dalam pembelajarannya dianggap membosankan siswa sehingga siswa bersikap tak acuh terhadap pelajaran dan berdampak pada kurang maksimalnya hasil belajar. Pendekatan pembelajaran dapat dikatakan sebagai salah satu faktor penentu keberhasilan, dalam pelaksanaannya metode diharapkan dapat menumbuhkan motivasi dan minat belajar siswa guna mencapai tujuan pembelajaran yang diharapkan. Untuk itu perlu diupayakan strategi dan metode yang dapat memotivasi siswa untuk menuntaskan materi dengan baik. 
PROSES PENJAMINAN MUTU LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM MELALUI MANAJEMEN MUTU TERPADU Sobry, M.
EL-HIKMAH Vol 10, No 2 (2016): Desember
Publisher : JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mengingat pentingnya aspek pendidikan, maka harus diupayakan agar  lembaga pendidikan islam bisa bermutu. Suatu hal yang mendesak untuk diupayakan adalah memperkuat manajemen lembaga pendidikan islam. Dalam hal ini manajemen mutu terpadu perlu diupayakan karena merupakan salah satu strategi manajemen untuk menjawab berbagai tantangan suatu lembaga guna untuk memenuhi kepuasan pelanggan melalui pencegahan serta mengurangi kesalahan dan resiko. Lembaga pendidikan islam harus mampu menjamin agar mutunya bisa dijaga dan ditingkatkan. Salah satu model penjaminan mutu yang bisa diterapkan adalah manajemen model PDCA (Plan, Do, Check, Action). Adapun implementasi PDCA sangat bermanfaat untuk melakukan perbaikan secara terus menerus tanpa berhenti.
EVALUASI PROGRAM KELAS UNGGULAN DI MADRASAH IBTIDAIYAH (MIN) PUNIA MATARAM Maimun, Maimun
EL-HIKMAH Vol 10, No 2 (2016): Desember
Publisher : JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini berupaya mengemukakan hasil evaluasi atas  efektivitas penyelenggaraan pembelajaran Kelas Unggulan di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Punia Mataram. Untuk mengukur efektivitas penyelenggaraan Program tersebut secara konprehensif maka evaluasi menggunakan model CIPP (Contexs, Input, Process, dan Product). Hasil Evaluasi menunjukkan: 1) Latar belakang dilaksanakannya program ini adalah keinginan pihak sekolah agar supaya anak-anak didik yang memiliki prestasi dapat dikumpulkan menjadi satu, sehingga akan mendapatkan output yang maksimal. 2) Pelaksanaan program kelas unggulan di MIN Punia diawali dengan melakukan sosialisasi mengenai akan dilaksanaknnya program kelas unggulan dilakukan terbatas hanya di internal guru. Setelah kesepakatan dengan guru dibuat, langkah selanjutnya adalah pihak sekolah mengundang orang tua murid dalam rangka sosialisasi pembentukan kelas unggulan. Pelaksanaan pembelajaran di kelas unggulan tidak jauh berbeda dengan kelas regular, hanya saja kelas unggulan mendapatkan jam belajar tambahan pada sore hari di mana pada jam tersebut siswa kelas regular sudah pulang. 3) Terdapat perbedaan hasil belajar siswa sebelum dan setelah berlangsungnya kelas unggulan. Keberadaan kelas unggulan juga dapat menjadikan siswa  lebih giat dalam berkompetisi dengan temannya.
PERBANDINGAN RELIABILITAS BUTIR SOAL BAHASA ARAB ANTARA PILIHAN GANDA DENGAN MENJODOHKAN PADA TES BUATAN GURU hajaroh, siti
EL-HIKMAH Vol 10, No 2 (2016): Desember
Publisher : JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PERBANDINGAN RELIABILITAS BUTIR SOAL BAHASA ARAB ANTARA PILIHAN GANDA DENGAN MENJODOHKAN PADA TES BUATAN GURU  Siti Hajaroh*  Abstrak: Artikel ini mengemukakan perbedaan reliabilitas butir tes pilihan ganda dengan menjodohkan pada tes buatan guru Bahasa Arab. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain Quasi eksperimen. Sampel penelitian 200 santri yang diambil dengan teknik acak sederhana dari populasi 223 santri kelas I di Pondok Pesantren Walisongo Ngabar Ponorogo Jawa Timur tahun akademik 2009/2010. Teknik analisis data meliputi: pengujian persyaratan normalitas dengan Uji Liliefors, homogenitas varian dengan Uji fisher, serta pengujian hipotesis menggunakan uji-t. Hasil pengujian hipotesisi diperoleh untuk α 0,05, dk 10 - 1 = 9 adalah 2,262 sedangkan nilai thitung = 1,368. Kriteria pengujian dua pihak apabila –ta/2<thitung<ta/2 maka H0 diterima dan H1 ditolak, sehingga -2,262 <thitung < 2,262, artinya H0 diterima dan menegaskan bahwa tidak terdapat perbedaan koefisien reliabilitas butir antara tes bentuk pilihan ganda dengan tes menjodohkan (matching test) pada mata pelajaran Bahasa Arab santri kelas I di Pondok Pesantren Walisongo Ngabar Ponorogo. Kata kunci: perbandingan, reliabilities, pilihan ganda, menjodohkan (matching test).*Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) IAIN Mataram. Artikel ini mengemukakan perbedaan reliabilitas butir tes pilihan ganda dengan menjodohkan pada tes buatan guru Bahasa Arab. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain Quasi eksperimen. Sampel penelitian 200 santri yang diambil dengan teknik acak sederhana dari populasi 223 santri kelas I di Pondok Pesantren Walisongo Ngabar Ponorogo Jawa Timur tahun akademik 2009/2010. Teknik analisis data meliputi: pengujian persyaratan normalitas dengan Uji Liliefors, homogenitas varian dengan Uji fisher, serta pengujian hipotesis menggunakan uji-t. Hasil pengujian hipotesisi diperoleh untuk α 0,05, dk 10 - 1 = 9 adalah 2,262 sedangkan nilai thitung = 1,368. Kriteria pengujian dua pihak apabila –ta/2<thitung<ta/2 maka H0 diterima dan H1 ditolak, sehingga -2,262 <thitung < 2,262, artinya H0 diterima dan menegaskan bahwa tidak terdapat perbedaan koefisien reliabilitas butir antara tes bentuk pilihan ganda dengan tes menjodohkan (matching test) pada mata pelajaran Bahasa Arab santri kelas I di Pondok Pesantren Walisongo Ngabar Ponorogo.
KONSTRIBUSI DAN IMPLIKASI PENGEMBANGAN PENDIDIKAN TINGGI PADA PONDOK PESANTREN MENGHADAPI PERSAINGAN GLOBAL al Idrus, S. Ali Jadid
EL-HIKMAH Vol 10, No 2 (2016): Desember
Publisher : JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Secara umum dapat dikatakan teori timbul dengan berpijak pada pandangan bahwa keberadaan manusia itu harus ditafsirkan dalam kaitan dengan kebudayaan, dan mempunyai tugas untuk mempertahankan dan mengembangkannya. pendidikan yang berorientasi pada dasar pandangan tersebutlah yang dipandang tepat. Pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan, dakwah dan lembaga sosial harus tetap mempertahankan ideologi, idintitas serta paradigma pendidikannya, namun tetap juga melakukan adaptasi serta relevansi perkembangan global dengan menerima perkembangan ilmu pengetahuan serta menjadi lembaga yang dibutuhkan masyarakat dalam pemecahan permasalahan-permasalahan ummat. Kerjasama yang efektif dengan masyarakat dilakukan komponen yang ada di pesantren secara langsung maupun tidak langsung selalu dihadapkan dengan permasalahan yang berkaitan dengan masyarakat. Secara fungsional semua komponen yang ada di pesantren ikut bertanggung jawab pada proses hubungan dengan masyarakat, namun dalam pelaksanaannya setiap komponen harus berperan sesuai dengan fungsi masing-masing. Pengembangan kerjasama baik dalam maupun luar negeri, merupakan salah satu program pengembangan institusi dalam menjalin hubungan dengan pihak lain secara sistematis dan terbuka. Kerjasama yang efektif dengan masyarakat dimaksudkan mengarah pada upaya perbaikan akademik dan non akademik. Pendidikan tinggi pesantren tidak saja sebagai organisasi sosial, namun juga organisasi dakwah, pengembang sumber daya manusia serta pusat pengembangan ilmu pengetahuan berbasis Islam dan global. secara fungsional memiliki berbagai peran memberikan pelayanan pendidikan dan pengajaran, juga sebagai agen perubahan atau pembaharuan dalam masyarakat. Sistem yang terbuka terhadap lingkungannya dan terintegral dari sistem sosial yang lebih besar, yaitu masyarakat, pengaruh masyarakat terhadap pesantren sangat kuat, demikian pula pengaruh pesantren terhadap masyarakat, kepada individu-individu yang ada dalam lingkungan karena keberadaan pesantren berada ditengah-tengah kehidupan dan menjadi bagian dari masyarakat. Secara operasional, kerjasama yang dilakukan pesantren  dibina dengan baik  untuk mendapatkan simpati dari masyarakat, pesantren terus melakukan inovasi, dengan meningkatkan layanan kepada masyarakat dengan cara menampilkan produk-produk unggulan yang dapat memenuhi kebutuhan masyarakat itu sendiri.
PROBLEMATIKA PENDISTRIBUSIAN ZAKAT DALAM PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT (Studi Kasus di Desa Bunut Baok Kecamatan Praya) Taisir, M.
EL-HIKMAH Vol 10, No 2 (2016): Desember
Publisher : JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan pemahaman masyarakat Desa Bunut Baok tentang pemanfaatan zakat, mekanisme dan problematika pendistribusian zakat di Desa Bunut Baok. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil temuan penelitian ini menguraikan bahwa, pertama, masyarakat tentang pemanfaatan zakat antara lain: (a) belum memahami jenis-jenis zakat mal; (b) belum ada upaya merubah bentuk zakat ke bentuk lainnya; (c) pemanfaatan zakat bersifat tradisional, lebih cenderung bersifat konsumtif. Kedua, mekanisme pendistribusian zakat di desa Bunut Baok bersifat tradisional dan individual. Ketiga, problematika pendistribusian zakat di desa Bunut Baok antara lain: (1) zakat disalurkan hanya untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari atau konsumtif; (2) tidak ada lembaga yang mengelola dan mendistribusikan zakat kepada masyarakat; (3) muzakkimenyalurkan zakat secara individual; (4) belum ada upaya penyaluran zakat dalam bentuk lain, misalnya beasiswa atau modal usaha dan; (5) belum ada upaya mengumpulkan dan menyalurkan zakat. 
DESIGN STRATEGY FOR STATE ISLAMIC UNIVERSITIES (PTKIN) TOWARDS SCIENCE AND TECHNOLOGY DEVELOPMENT IN INDONESIA Fattah, Abdul
EL-HIKMAH Vol 10, No 2 (2016): Desember
Publisher : JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

One of the issues most discussed in the arena of contemporary Muslim thought in the last few decades is about Islam and science. Muslim intellectuals provide diverse responses to these issues, particularly associated with the character of modern science and technology. Some people regard science and technology as something neutral and universal. While others assess the science and technology is not neutral, depending on its creator. Therefore, Muslims must be careful with science and technology from the West. Noteworthy together is a contemporary Muslim scholar realized that the only way to drink in the glory (golden age) of Muslims is through the mastery of science and technology. In terms of locality Indonesia, the expectations of many lay on the State Islamic Universities (UIN, IAIN, and STAIN), especially in the framework of the integration between Islam and science and to eliminate the dichotomy of science that has made Muslims excluded from the global science and technology arena.

Page 1 of 1 | Total Record : 8