cover
Contact Name
Akbar Gunawan
Contact Email
a68ar@untirta.ac.id
Phone
+6287771183000
Journal Mail Official
admin.snis@untirta.ac.id
Editorial Address
Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Alamat : Jl. Jend Sudirman km. 3 cilegon banten, kode pos : 42435 no telp (0254(376712)
Location
Kab. serang,
Banten
INDONESIA
Journal Industrial Servicess
ISSN : 24610623     EISSN : 24610631     DOI : -
Jurnal Industrial Servicess merupakan wadah bagi peneliti untuk publikasi jurnal hasil penelitian yang ruang lingkupnya melingkupi: Logistics & Supply Chain Management Operations Research Quality, Reliability, and Maintenance Management Data Mining & Artificial Intelligence Production Planning & Inventory Control Ergonomics & Human Factors Information Systems & Technology Service Management Sustainability Human Resources Economic
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1c (2017): Oktober 2017" : 20 Documents clear
KARAKTERISASI BAHAN SAMPAH, BIOGAS DAN LINDI PADA PENGELOLAAN TERINTEGRASI SAMPAH KOTA DALAM BIOREAKTOR Damsir Damsir; Ansyori Ansyori
Journal Industrial Servicess Vol 3, No 1c (2017): Oktober 2017
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (397.323 KB) | DOI: 10.36055/jiss.v3i1c.2113

Abstract

Penelitian bertujuan untuk menganalisis karakteristik sampah kota dan produk-produk yang dihasilkan berupa biogas dan lindi. Eksperimen difokuskan pada kajian pra-perlakuan fisik terhadap bahan. Pengambilan sampel sampah dilakukan dengan cara grab sampling. Sampah organik hasil pemilahan dipotong-potong menggunakan mesin pemotong, kemudian diayak sesuai ukuran perlakuan dan selanjutnya dimasukkan dalam tabung bioreaktor. Bahan sampah terdiri dari lima ukuran: Slury (A), 1-3 cm (B), 4-5 cm (C), 6-7 cm (D), dan bentuk asli (E). Pengujian dilakukan terhadap beberapa parameter uji yaitu: Volume biogas diukur setiap hari dengan cara mengamati akumulasi peningkatan nilai volume pada gas holder yang dipasang pada bioreaktor selama proses bio-konversi; Produksi lindi ditampung dalam ember kemudian diukur volumenya dengan gelas ukur selama proses bio-konversi; Bulk Density dihitung menggunakan rumus bobot sampah organik dibagi volume sampah dalam tabung bioreaktor. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif menggunakan tabel dan grafik. Hasil penelitian menunjukkan proses bio-konversi berbagai ukuran sampah kota dalam bioreaktor berbeda-beda pada masing-masing perlakuan. Perlakuan A (slury) mengandung kadar air terendah yaitu sebesar 72,47% sedangkan perlakuan E (ukuran asli) mengandung kadar air tertinggi 86,6%. Produk konversi yang dihasilkan berupa akumulasi volume biogas semakin tinggi apabila ukuran bahan sampah semakin kecil. Semakin besar ukuran bahan sampah menghasilkan produksi lindi semakin tinggi. 
PERANCANGAN MODEL EKONOMI INDUSTRI KREATIF (MEI-KRAF) MENGGUNAKAN ALGORITMA GENETIKA Hermawan Prasetya; Yeti Widyawati
Journal Industrial Servicess Vol 3, No 1c (2017): Oktober 2017
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (607.2 KB) | DOI: 10.36055/jiss.v3i1c.2102

Abstract

Creative industries has been targeted to contribute more significant in 2025. In supporting this target, a prediction model should be developed. Genetic Algorithm (GA) was employed to enhanced previous simulation model of creative industries. By employing GA, the model could seek optimum investment combination for six sub sectors of creative industries. 
IDENTIFIKASI LINGKUNGAN FISIK DAN PENILAIAN KELELAHAN PADA OPERATOR PULPIT VIII DAN IX DI PT KRAKATAU WAJATAMA Ani Umyati; Savira Aimee Andara
Journal Industrial Servicess Vol 3, No 1c (2017): Oktober 2017
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (158.813 KB) | DOI: 10.36055/jiss.v3i1c.2109

Abstract

Kenyamanan kerja karyawan merupakan salah satu faktor penunjang dalam proses pencapaian tujuan perusahaan. Kenyamanan seseorang akan sangat berkaitan dengan tingkat kelelahan yang dialami orang tersebut. Salah satu hal yang dapat mempengaruhi kenyamanan karyawan dalam melakukan pekerjaannya adalah kondisi lingkungan fisik yang terdapat di lingkungan kerja tersebut. Penyediaan lingkungan kerja beserta fasilitas yang sesuai merupakan faktor utama dalam meminimalkan risiko yang berkaitan dengan kelelahan di sektor industri. Lingkungan kerja fisik seperti intensitas pencahayaan, kebisingan, vibrasi, ventilasi, tekanan udara, suhu udara, kelembaban udara, kecepatan rambat udara, suhu, radiasi dan lain-lain juga mempengaruhi beban kerja yang dialami karyawan. Semakin besar beban kerja yang dialami oleh karyawan maka tingkat kelelahan akan semakin tinggi. Lingkungan fisik menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi kelelahan seorang karyawan. Oleh karena itu dalam penelitian ini akan mengidentifikasi kondisi lingkungan fisik yang terdapat di lingkungan kerja pada Pulpit VIII dan IX bagian Finishing di PT. Krakatau Wajatama. Kondisi lingkungan fisik yang diidentifikasi terdiri dari pengukuran tingkat kebisingan, pencahayaan, temperatur serta kelembaban. Selain melakukan pengukuran terkait lingkungan fisik, pada penelitian ini dilakukan pengukuran tingkat kelelahan yang dialami oleh operator bagian Finishing. Metode pengukuran kelelahan yang digunakan adalah Subjective Self Rating Test, responden dalam pengisian kuesioner kelelahan tersebut adalah karyawan pulpit VIII dan IX grup A, B, C, dan D. Hasil pengukuran lingkungan fisik menunjukkan bahwa tingkat kebisingan, pencahayaan, temperatur, dan kelembaban di Pulpit VIII dan IX masih berada diatas nilai ambang batas yang ditentukan Pemerintah sehingga pekerja akan merasa kurang nyaman ketika berada di area tersebut. Sedangkan hasil pengisian kuesioner kelelahan menunjukkan bahwa operator dengan tingkat kelelahan paling tinggi adalah operator Pulpit IX. 
MODEL GRAVITY DAN ALGORITMA SAVINGS DALAM PENENTUAN LOKASI DAN JARINGAN DISTRIBUSI Adrian Firdaus; Hendy Suryana
Journal Industrial Servicess Vol 3, No 1c (2017): Oktober 2017
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (563.226 KB) | DOI: 10.36055/jiss.v3i1c.2094

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan bagian terpenting dari sistem perekonomian di Indonesia, khususnya Melia Cakes merupakan UMKM yang bergerak di bidang kuliner, yaitu pembuatan macam-macam kue basah dan kering. Untuk memasarkan produknya, UMKM bekerja sama dengan para retailer dalam menjual dan memasarkan produknya. Supply Chain Management (SCM) merupakan suatu konsep pendekatan atau seni yang terintegrasi untuk meningkatkan produktivitas suatu sistem perusahaan yang berorientasi untuk memberikan kepastian tentang ketersediaan barang atau jasa yang dibutuhkan oleh konsumen dengan kualitas dan kuantitas yang tepat. Salah satu bagian penting dari SCM adalah lokasi pabrik yang optimal berdasarkan jarak, biaya dan faktor lainnya. Untuk mengetahui lokasi pabrik dan jaringan distribusi yang optimal diperlukan penelitian yang bertujuan mengurangi biaya transportasi. Salah satu model untuk menentukan lokasi adalah Model gravity, dimana factor- faktor diantaranya: biaya, jarak, dan beban yang diangkut berpengaruh terhadap hasil yang didapatkan. Adapun Algoritma savings merupakan metode heuristik untuk memecahkan suatu model jaringan distribusi dengan mengurangi biaya dan jarak tempuh secara optimal. Pada penelitian ini menghasilkan lokasi yang baru pada titik koordinat -6.8893 garis lintang dan 107.1948 garis bujur serta penurunan biaya transportasi sebesar Rp. 264.716 dan biaya savings sebesar Rp. 26.215. 
IDENTIFIKASI PERMASALAHAN KONDISI KERJA DENGAN PENDEKATAN 8 ASPEK ERGONOMI (Studi Kasus di Industri manufaktur Logam) Susihono, Wahyu; Adiatmika, I Putu Gede; Parwata, I Made Yoga; Sudiarsa, I Wayan
Journal Industrial Servicess Vol 3, No 1c (2017): Oktober 2017
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (20.123 KB) | DOI: 10.36055/jiss.v3i1c.2130

Abstract

Terdapat berbagai rancangan produk yang baru mempertimbangkan optimalisasi fungsinya, sehingga banyak mesin atau alat ketika dioperasikan justru memperburuk kondisi fisiologis pekerja, seperti adanya bising diatas ambang batas, saat pengoperasian alat menggunakan otot berlebih sehingga menjadikan beban tambahan pengguna, terjadi sikap paksa tubuh atau gerakan tidak alamiah saat pemindahan bahan dan alat, adanya alat baru yang tidak mempertimbangkan nilai budaya lokal sehingga setiap tidak ada pengawasan akan beralih pada pola kerja lama, kurangnya perhatian dalam interaksi manusia-mesin. Perlu adanya analisis menggunakan pertimbangan 8 aspek ergonomi sebelum melakukan perbaikan kerja, sehingga permasalahan dapat dilihat secara holistik. Manusia mempunyai kemampuan, kebolehan dan keterbatasan, sehingga kajian partisipatori menjadi sangat perlu untuk memperoleh berbagai keinginan pengguna. Penelitian ini menggunakan metode observasional deskriptif melalui partisipatori ergonomi dengan mengambil subjek penelitian pada 6 industri manufaktur logam. Kesimpulan pada penelitian ini adalah diperlukan asupan gizi atau nutrisi untuk memulihkan tenaga, diperlukannya desain fasilitas berupa alat bantu untuk mengurangi penggunaan otot berlebih, perlu memasukkan sistem nilai budaya dalam adopsi perancangan alat bantu kerJa. Perlu perbaikan pada tata letak fasilitas kerja agar lebih nyaman, seperti pengurangan intensitas cahaya agar tidak terlalu tinggi diterima oleh pekerja yang sedang beraktivitas, diperlukan mengatur suhu lingkungan agar dapat diterima oleh tubuh sesuai dengan kondisi fisiologis pekerja dan diperlukan rancangan jalur atau lalu lintas pekerja secara aman. Diperlukan alat atau mesin yang dapat difungsikan untuk mengurangi debu terhirup ole pekerja secara langsung dan terbang di udara secara bebas. Pendekatan deapan aspek ergonomi mampu mengidentifikasi permasalahan secara holistik sehingga dapat menemu kenali permasalahan secara sistematis untuk dicarikan solusinya mealui sumbang saran dari pekerja secara langsung.
HUMAN RESOURCES SCORECARD PADA PT. ABC Nuraida Wahyuni; Chyntia Nurdia Wati
Journal Industrial Servicess Vol 3, No 1c (2017): Oktober 2017
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jiss.v3i1c.2103

Abstract

PT. ABC merupakan unit penunjang kegiatan operasional Perusahaan DEF (Persero) dalam bidang penyediaan air bersih. Sistem pengukuran kinerja yang dilakukan PT. ABC merupakan pengukuran kinerja perusahaan berdasarkan Balanced Scorecard dari BUMN. Untuk meningkatkan kinerja perusahan pada penelitian ini akan mengembangkan pengukuran kinerja Balanced Scorecard yang berfokus kepada sumber daya manusia, yaitu merancang sistem pengukuran kinerja sumber daya manusia dengan pendekatan Human Resources Scorecard yang terdiri dari 4 perspektif, yaitu perspektif finansial, perspektif pelanggan, perspektif proses bisnis internal dan perspektif pembelajaran dan tumbuh. Dengan menggunakan Analytic Hierarchy Process (AHP), dari empat perspektif dalam tersebut kemudian diurutkan untuk menentukan nilai bobot dan didapatkan peringkat prioritas perspektif berdasarkan bobot berturut-turut adalah perspektif pembelajaran dan pertumbuhan dengan bobot 0,28, perspektif keuangan dengan bobot 0,258, perspektif karyawan dengan bobot 0,244 dan perspektif proses bisnis internal dengan bobot 0,218.
ANALISIS KELAYAKAN PENGEMBANGAN USAHA RUBY HIJAB Yuni Sri Wahyuni; Bramantiyo Eko Putro
Journal Industrial Servicess Vol 3, No 1c (2017): Oktober 2017
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jiss.v3i1c.2110

Abstract

Ruby Hijab merupakan suatu perusahaan yang bergerak di dalam industri pembuatan kerudung, produk yang di hasilkan beraneka ragam sesuai dengan permintaan konsumen. Kerudung yang di hasilkan sudah tersebar di wilayah Indonesia namun perusahaan ini hanya membuat kerudung sesuai dengan pesanan saja atau make to order tanpa membuat stok karena setiap pesanan yang berbeda-beda. Keunggulan kompetitif Ruby Hijab adalah dalam proses produksinya mempunyai jaitan, neci dan bahan sesuai dengan apa yang diinginkan oleh konsumen dibanding dengan yang lain. Studi kelayakan pabrik adalah penelitian tentang dapat tidaknya suatu bisnis dilaksanakan dengan berhasil dengan pertimbangan mendapatkan manfaat finansial. Atau dengan pengertian yang lain, studi kelayakan bisnis adalah penelitian tentang berhasil tidaknya proyek investasi yang dilaksanakan. Studi kelayakan pabrik sangat diperlukan oleh banyak kalangan, terutama bagi investor selaku pemerakarsa bisnis. Hal ini juga yang harus diperhatikan pemilik perusahaan sekaligus investor, dalam usahanya diperlukan pertimbangan-pertimbangan tertentu karena di dalam studi kelayakan terdapat aspek yang harus di kaji yaitu aspek finansial dan aspek non finansial. Dari hasil perhitungan yang dilakukan nilain NPV (Net Present Value) sebesar Rp. 810.388.806,16. Hasil perhitungan menunjukan bahwa nilai IRR (Internal Rate of Return) yang diperoleh sebesar 57%, Kriteria investasi ini memiliki nilai yang lebih besar dari cost of capital yang telah ditentukan sebesar 19,25% (IRR>DR), dan nilai yang didapat menunjukan bahwa seluruh investasi dapat dikembalikan dalam jangka waktu 1 bulan 16 hari, jangka waktu yang didapat lebih cepat dibandingkan dengan umur usaha. Dengan demikian pengembangan usaha kerudung layak untuk dilanjutkan. 
STRUKTUR KREASI PENGETAHUAN UNTUK PROSES INOVASI (KPUPI) PADA IKM SUKU CADANG BERBASIS KARET Tarwa Tarwa
Journal Industrial Servicess Vol 3, No 1c (2017): Oktober 2017
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jiss.v3i1c.2095

Abstract

Penelitian tentang kreasi pengetahuan untuk proses inovasi (KPUPI), utamanya pada industri kecil dan menengah (IKM), adalah masih relatif terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis praktek- praktek kreasi pengetahuan, inovasi, dan mendapatkan model struktural KPUPI pada IKM suku cadang berbasis karet. Data penelitian diperoleh melalui wawancara mendalam, pengamatan partisipatif, angket dan focus group discussions (FGD), dan pengembangan struktur model KPUPI dengan teknik interpretive structural modeling (ISM). Hasil penelitian menunjukan bahwa type dan pola-pola inovasi pada kasus IKM suku cadang lebih dominan inovasi proses, sedangkan proses kreasi pengetahuan yang dominan adalah kombinasi pengetahuan, hasil analisis model struktural proses KPUPI memiliki empat elemen aktivitas dengan masing-masing sub-elemen aktivitas kuncinya yaitu sosialisasi, eksternalisasi, kombinasi dan internalisasi pengetahuan. 
STRATEGI PENINGKATAN DAYA SAING USAHA KECIL MENENGAH BERBASIS OLAHAN IKAN DI INDONESIA : SUATU TINJAUAN Shanti Kirana Anggraeni; Mohamad Syamsul Maarif; Sukardi Sukardi; Sapta Raharja
Journal Industrial Servicess Vol 3, No 1c (2017): Oktober 2017
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jiss.v3i1c.2106

Abstract

Dalam menghadapi persaingan global, dibutuhkan perencanaan yang baik agar Indonesia yang memiliki ukuran pasar yang paling tinggi serta didukung dengan pasar tenaga kerja yang cukup tinggi tidak hanya menjadi target pasar, tapi juga dapat berperan sebagai pelaku. Meskipun dalam pencapaian jumlah produk olahan perikanan Unit Pengolahan Ikan (UPI) mengalami peningkatan setiap tahunnya, tetapi dalam pelaksanaannya ditemui berbagai permasalahan, antara lain ketersediaan bahan baku yang tidak dapat diperkirakan (bahan baku tersebut dipengaruhi oleh cuaca, musim, sumber daya ikan dan impor bahan baku ikan), penerapan jaminan mutu yang masih belum optimal, serta sarana dan prasarana pengolahan masih terbatas, khususnya di UPI skala UKM. Review ini bertujuan untuk mengetahui berbagai strategi pengembangan UKM agar menghasilkan UKM UPI yang mempunyai keunggulan kompetitif. Dari hasil review bebrapa penelitian, diketahui berapa strategi, riset dan analisis yang memungkinkan untuk di kaji, yaitu pengembangan dengan mengintegrasikan teori RBV dan MBV, pengembangan berdasarkan pendekatan sistem, pengembangan strategi teknologi dan inovasi, serta pengembangan berdasarkan prospektif bidang usaha tersebut di masa depan. 
ANALISA MANFAAT BIAYA PROYEK PEMBAHARUAN UNIT PENGOLAHAN SAMPAH KOTA GRESIK DENGAN TEKNOLOGI HYDROTHERMAL Kuntum Khoiro Ummatin; Dewi Annisa Yakin; Qurrotin Ayunina MOA
Journal Industrial Servicess Vol 3, No 1c (2017): Oktober 2017
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jiss.v3i1c.2091

Abstract

Proyek pembaharuan unit pengolahan sampah kota Gresik perlu dilakukan untuk menjaga keberlanjutan pengolahan sampah kota menjadi bahan bakar alternatif pengganti semen, Refused Derived Fuels (RDF). Beberapa permasalahan yang ditemukan dalam sistem pengolahan sampah saat ini, diantaranya produksi RDF hanya mencapai 1% dari target, kadar air melebihi standar, dan kalori yang kurang dari standar. Terdapat alternatif pembaharuan yakni dengan teknologi hydrothermal. Dalam penelitian ini dilakukan analisa manfaat dan biaya yang timbul akibat adanya proyek pembaharuan tersebut, sehingga dapat diketahui kelayakan investasinya. Metode yang digunakan adalah metode perbandingan manfaat dan biaya, Benefit Cost Ratio (BCR). Metode ini digunakan untuk menaksir kemanfaatan proyek, dan membandingkan dengan biaya yang timbul selama masa investasi proyek., yaitu selama 20 tahun umur mesin pengolah sampah hydrothermal dan tingkat suku bunga 12%. Dari hasil analisa diperoleh nilai manfaat total senilai Rp. 4. 968.800.000 per tahun. Sedangkan biaya yang muncul adalah biaya investasi awal senilai Rp. 13.245.898.932 dan biaya operasional & maintenance senilai Rp. 3.068.117.397. Nilai BCR yang dihasilkan dari perbandingan manfaat dengan biaya adalah 1,07. Nilai BCR yang lebih dari 1 menunjukkan proyek dapat dilaksanakan dan layak. Analisa sensitivitas menunjukkan nilai tersebut masih layak hingga tingkat suku bunga kurang dari 14%. 

Page 1 of 2 | Total Record : 20