cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. serang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Teknik Industri Untirta
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal ini adalah wadah untuk publikasi yang berkaitan dengan keilmuan dan penerapan Teknik Industri.
Arjuna Subject : -
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 3 November 2015" : 15 Documents clear
Analisis Pengaruh Budaya Organisasi Dan Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Dengan Komitmen Organisasi Sebagai Variabel Intervening (Studi Kasus: PT. Krakatau Industrial Estate Cilegon) Debora Jublianty Anniversary; Putiri Bhuana Katili; Shanti Kirana Anggraeni
Jurnal Teknik Industri Untirta Vol. 3 No. 3 November 2015
Publisher : Jurnal Teknik Industri Untirta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1060.876 KB)

Abstract

Karyawan merupakan salah satu aset   penting   yang   dibutuhkan   oleh   organisasi untuk melakukan proses produksi. Persoalan yang kemudian muncul adalah bagaimana menghasilkan karyawan yang memiliki kinerja yang optimal. Karyawan memiliki peranan yang sangat penting apalagi pada PT. KIEC yang bergerak dalam bidang jasa, karyawan bisa menjadi sebuah asset yang memegang peranan penting dalam menjalankan tugas dan mempengaruhi sukses atau tidaknya visi dan misi dari PT. KIEC. Karyawan yang baik akan menghasilkan kinerja yang baik pula. Kinerja   karyawan   secara umum dipengaruhi oleh dua faktor, yaitu faktor internal   dan   eksternal. Faktor internal merupakan faktor yang berasal dari dalam diri karyawan yang meliputi kepuasan  karyawan dan komitmen organisasi. Sedangkan faktor eksternal merupakan faktor yang berasal dari luar diri karyawan yaitu budaya organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis apa yang menjadi penyebab utama kinerja karyawan di PT. KIEC cenderung menurun. berdasarkan data Sasaran Kinerja Karyawan (SKK) tahun 2012-2013 dari 20 divisi didapatkan 15 divisi mengalami kinerja yang cenderung menurun. Oleh karena itu dibutuhkan analisa mengenai pengaruh antara budaya organisasi dan kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan dengan komitmen organisasi sebagai variabel intervening. Adapun penelitian ini menggunakan software Lisrel dengan metode SEM (Structural Equation Modelling). Hasil yang didapat semua menunjukkan adanya pengaruh positif. Setelah dilakukan modifikasi,  maka didapatkan kesimpulan bahwa kepuasan kerja memiliki pengaruh yang paling kuat terhadap komitmen organisasi dengan nilai muatan faktor 0,89. komitmen organisasi memiliki pengaruh yang paling kuat terhadap kinerja karyawan dengan nilai muatan faktor 0,76 jika dibandingkan dengan variabel lainnya, sementara budaya organisasi memiliki pengaruh paling lemah dengan nilai muatan faktor 0,01.
Pengukuran Efektivitas Mesin Electric Arc Furnace 9 dengan Metode OEE dan Perbaikan Menggunakan Metode FMECA di PT. XYZ Ahmad Ilyas; Faula Arina; Putro Ferro Ferdinant
Jurnal Teknik Industri Untirta Vol. 3 No. 3 November 2015
Publisher : Jurnal Teknik Industri Untirta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (603.019 KB)

Abstract

PT. XYZ mempunyai plant yang memproduksi slab baja yaitu SSP 1 dan SSP 2. Pada SSP 2 mesin Electric Arc Furnace (EAF) 9 sering mengalami mati mendadak yang mengakibatkan terjadinya berhentinya proses produksi. Berdasarkan data historis, delay yang paling tinggi pada mesin EAF 9 selama satu tahun 9877 menit. Sehingga mengakibatkan breakdown yang dapat menyebabkan kerusakan komponen. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung nilai efektivitas mesin, mengetahui faktor penyebab rendahnya efektivitas mesin, mengetahui penyebab masalah yang terjadi pada komponen kritis dan mencari solusi untuk perbaikan. Metode yang digunakan untuk mengetahui nilai efektivitas mesin yaitu metode Overall Equipment Effectiveness (OEE), untuk mencari faktor penyebab masalah rendahnya efektivitas mesin menggunakan Six Big Losses, sedangkan untuk mencari penyebab masalah pada komponen kritis dan mencari solusi perbaikan menggunakan metode Failure Mode And Effects Criticality Analysis (FMECA). Nilai OEE yang didapat sebesar 50,26%. Nilai tersebut didapat dari perkalian Availability, Performance Efficiency, Rate Of Quality Product. Faktor yang menyebabkan rendahnya efektivitas yaitu Idling & Minor Stoppages hal ini dikarenakan mempunyai nilai terbesar yaitu 19,19%. Penyebab masalah pada mesin EAF 9 yaitu komponen Hydrolic Cradle dan Roof Supporting Column Cradle karena kedua komponen tersebut masuk dalam kategori Unacceptable berdasarkan Risk or Hazard. Maka usulan perbaikan untuk kedua komponen kritis tersebut perlu dilakukan pengecekan pada Limit Switch dan Seal Cylinder. Jika limit switch tidak dapat berfungsi maka lakukan penggantian. Untuk Seal lakukan pengecekan jika ada kebocoran oli maka Seal harus diganti.
Usulan Peningkatan Efisiensi Dan Produktivitas Mesin Boiler Dengan Metode Data Envelopment Analysis Dan Malmquist Productivity Index Di PT. X Andhita Dianponti Putri Kurnia; Achmad Bahauddin; Ratna Ekawati
Jurnal Teknik Industri Untirta Vol. 3 No. 3 November 2015
Publisher : Jurnal Teknik Industri Untirta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5638.409 KB)

Abstract

PT. X merupakan perusahaan yang bergerak di bidang produksi pembuatan gula rafinasi. Proses produksi perusahaan ini tidak lepas dari sistem Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) yang diterapkan, dengan pembangkit utamanya adalah mesin Boiler. Permasalahan yang terjadi adalah dalam penggunaan input material yang cukup besar sehingga output yang dihasilkan oleh mesin Boiler Wuxi 1 dan 2 tergolong tetap dan terkadang menurun. Oleh sebab itu diperlukan suatu pengukuran efisiensi dan produktivitas untuk  perbaikan permasalahan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan tingkat efisiensi dan produktivitas mesin Boiler Wuxi 1 dan 2 dengan menggunakan metode Data Envelopment Analysis (DEA) dan Malmquist Productivity Index (MPI), mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan terjadi penurunan efisiensi dan produktivitas, dan usulan rancangan perbaikan untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas. Penelitian ini dimulai dari mengidentifikasi DMU yang akan diteliti, lalu mengidentifikasi input dan output yang mempengaruhi efisiensi dan produktivitas, kemudian menentukan model DEA yang sesuai, lalu menghitung nilai efisiensi dan produktivitas dengan software Win4DEAP, lalu menentukan faktor penyebab penurunan efisiensi dan produktivitas, merancang usulan perbaikan dan membuat usulan nilai perbaikan. Penelitian ini menghasilkan tingkat efisiensi mesin Boiler Wuxi 1 dan 2 pada tahun 2013 adalah sebesar 66,67%. Sedangkan tingkat produktivitas mesin Boiler Wuxi 1 dan 2 pada tahun 2013 mengalami peningkatan. Faktor-faktor yang menyebabkan penurunan efisiensi terkait masalah terhadap manusia, metode, material, mesin dan lingkungan, sedangkan faktor yang menyebabkan penurunan produktivitas adalah faktor perubahan teknologi. Usulan perbaikan untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas adalah meningkatkan kualitas dari bahan baku mesin, melakukan pengawasan, melakukan pembersihan area mesin, membuat SOP, melakukan maintenance, sedangkan usulan perbaikan terhadap produktivitas adalah dengan melakukan pembaharuan dari segi teknologi mesin Boiler.
Perancangan Tas Gendong Buruh Tengtengan Di Pelabuhan Penyebrangan Merak Banten Menggunakan Metode Antropometri Agus Trisardi; Yayan Harry Yadi; Ade Sri Mariawati
Jurnal Teknik Industri Untirta Vol. 3 No. 3 November 2015
Publisher : Jurnal Teknik Industri Untirta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402.513 KB)

Abstract

Buruh tengtengan yang berada di pelabuhan penyebrangan Merak dalam kegiatan pekerjaannya dapat membawa beban paling ringan 10 kg, yang paling berat mencapai 50 kg dan rata-rata barang mencapai 30 kg. Pengangkatan barang tersebut memiliki resiko potensi cidera Musculoskeletal disorders (MSDs). Tujuan penelitian ini adalah merancang alat bantu tas gendong dengan memanfaatkan informasi Antropometri untuk meminimalisir potensi MSDs pada buruh tengtengan di pelabuhan penyebrangan Merak. Metode yang digunakan yaitu metode Quick Exposure Checklist (QEC). Berdasarkan pengolahan data dihasilkan nilai presentase exposure 71 % - 100 %. Potensi bahaya yang bisa terjadi yaitu iritasi pada urat/sendi , sakit pada siku, tekanan syaraf pergelangan tangan, peradangan pada jari-jari tangan, tekanan pada sistem syaraf , tekanan pada leher. Hasil perancangan tas gendong dengan memanfaatkan informasi data antropometri sebagai berikut : Gendongan belakang terdiri dari : lebar tas 42 cm, tinggi tas 43 cm, panjang penyangga alas bawah 30 cm, lebar penyangga alas bawah 42 cm, dan panjang tali 84 cm . Gendongan depan terdiri dari : panjang tali utama 65 cm, panjang penyangga depan 22 cm, lebar penyangga depan 42 cm, panjang tali penyangga 30 cm, celah leher 16 cm, panjang tali pinggang 80 cm, dan panjang jinjingan 7 cm.
Usulan Perencanaan Agregat Produksi Pipa Baja Spiral Dan Longitudinal Di PT.XYZ Arif Saptiyadi; Evi Febianti; Bobby Kurniawan
Jurnal Teknik Industri Untirta Vol. 3 No. 3 November 2015
Publisher : Jurnal Teknik Industri Untirta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2102.652 KB)

Abstract

PT.XYZ adalah perusahaan bergerak dalam bidang manufaktur yang memproduksi berbagai macam pipa baja yaitu pipa baja spiral dan longitudinal. Rencana produksi di perusahaan PT.XYZ selama ini hanya berdasarkan jumlah pesanan yang ada tanpa memperhitungkan optimalisasi faktor produksi yang digunakan diantaranya persediaan barang jadi, penggunaan jam kerja regular dan lembur.Tidak memiliki perencanaan persediaan barang jadi yang cukup baik dapat menimbulkan ongkos biaya simpan semakin besar, penyempitan gudang penyimpanan, dan dapat menimbulkan kerusakan barang jadi. Serta penggunaan jam kerja yang kurang optimal dapat menimbulkan ongkos penggunaan jam kerja semakin besar. Penelitian ini bertujuan untuk meramalkan permintaan pipa baja serta membuat rencana agregat produksi secara keseluruhan, baik persedian barang jadi dan penggunaan jam kerja regular dan lembur yang optimal sehingga dapat memenuhi permintaan dengan memaksimalkan sumber daya yang ada dengan biaya total minimum. Metode yang digunakan adalah perencanaan agregat menggunakan model linear programming. Berdasarkan hasil peramalan didapat jumlah permintaan peramalan pipa baja spiral dan longitudinal sebesar 3747,47 ton dan 2015,72 ton setiap periodenya. Dengan total permintaan sebesar 69158,28 ton selama 12 periode.Dan hasil perencanaan agregat didapatkan jumlah persediaan barang jadi pipa baja spiral dan longitudinal yang optimal 1969,18 jam dan 709,26 jam, jam kerja reguler 18492,76 jam dan 5598,16 jam, jam kerja lembur 551,88 jam dan 743,29 jam. Biaya total yang optimal untuk memenuhi jumlah permintaan pipa baja spiral dan longitudinal sebesar Rp. 270.243.700,78 dan Rp. 97.616.711,20. Dengan biaya keseluruhan sebesar Rp. 367.860.411,98.

Page 2 of 2 | Total Record : 15