cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. serang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Teknik Industri Untirta
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal ini adalah wadah untuk publikasi yang berkaitan dengan keilmuan dan penerapan Teknik Industri.
Arjuna Subject : -
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 NO. 2 JULI 2017" : 15 Documents clear
Pengukuran Kinerja Subdirektorat Cold Rolling Mill Menggunakan Model Objective Matrix Damar Dwiyadi P; Putiri Katili; Putro Ferro Ferdinant
Jurnal Teknik Industri Untirta Vol. 5 NO. 2 JULI 2017
Publisher : Jurnal Teknik Industri Untirta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (643.848 KB)

Abstract

ASEAN Economic Community pada tahun 2015 merupakan tantangan yang harus dihadapi perusahaan nasional. Salah satu hal yang harus diperhatikan perusahaan nasional agar dapat bersaing dengan baik adalah produktivitas. Penelitian ini dilakukan di Subdirektorat Cold Rolling Mill PT. XYZ. Produktivitas yang diukur berdasarkan Key Performance Indicator berupa volume finish product, non-conforming product rata-rata, inovasi produk dan proses, dan klaim produk yang diubah kedalam bentuk rasio. Model yang digunakan adalah Objective Matrix dengan terlebih dahulu melakukan pembobotan menggunakan Analytical Network Process dengan perangkat lunak Super Decisions. Dari hasil pembobotan diperoleh prioritas berturut-turut rasio 1 sebesar 0,31181; rasio 3 sebesar 0,26507; rasio 4 sebesar 0,21438; dan rasio 2 sebesar 0,20875. Indikator kinerja tahun 2013 menunjukan nilai 5,312 dengan predikat level kinerja di atas standar dari rentang 4 hingga 10 pada pengukuran OMAX. Indeks produktivitas terhadap kinerja sebelumnya pada tahun 2013 dari bulan Februari sampai Desember dengan bulan Januari sebagai periode dasar adalah -1,716%, -8,338%, 94,34%, -8,384%, -5,698%, -14,830%, -15,122%, 4,307%, 21,264%, -35,409%, 66,538%. Perbaikan dilakukan pada rasio 1 berupa volume finish product dengan jumlah jam kerja tersedia dengan metode Fault Tree Analysis dan metode 5W+1H sebagai upaya untuk meningkatkan produktivitas.
Pengaruh Motivasi Dan Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja (Studi Kasus: Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Banten) Sinta Ramadhita; Hadi Setiawan; Nurul Ummi
Jurnal Teknik Industri Untirta Vol. 5 NO. 2 JULI 2017
Publisher : Jurnal Teknik Industri Untirta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (501.108 KB)

Abstract

Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Banten sebagai salah satu organisasi perangkat daerah, dibentuk berdasarkan Peraturan Daerah Provinsi Banten Nomor 3 Tahun 2012 Tentang Pembentukan Organisasi Perangkat Daerah. Dinas sebagai intansi pemerintahan dituntut untuk memiliki pegawai yang optimal dalam bekerja, namun demikian belum setiap pegawai pada Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Banten mampu menunjukan motivasi dan kepuasan kerja yang optimal. Untuk mengetahui seberapa besar tingkat motivasi kerja, pegawai Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Banten. Untuk mengetahui faktor motivasi kerja apa yang paling berpengaruh terhadap kinerja, untuk mengetahui seberapa besar tingkat kepuasan kerja, pegawai, untuk mengetahui faktor kepuasan kerja apa yang paling berpengaruh terhadap kinerja, dan untuk mengetahui pengaruh motivasi dan kepuasan kerja terhadap kinerja, pegawai Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Banten digunakan metode JDS sebagai alat ukur untuk motivasi kerja sedangkan metode MSQ untuk alat ukur kepuasan kerja. Dengan penyebaran kuisioner lalu data diolah menggunakan rgeresi linier berganda untuk mengetahui faktor motivasi dan faktor kepuasan kerja apa yang berpengaruh terhadap kinerja.
Perencanaan Ulang dan Pengendalian Produk Heat Exchanger Menggunakan Metode Critical Path Method dan Penunjang Microsoft Project Di PT. Marvin Mas Teknik Kesuma Adi Jaya; Nurul Ummi; Evi Febianti
Jurnal Teknik Industri Untirta Vol. 5 NO. 2 JULI 2017
Publisher : Jurnal Teknik Industri Untirta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (924.614 KB)

Abstract

Setiap perusahaan baik perusahaan persero maupun perseorangan tentunya mempunyai tujuan untuk mendapatkan laba seoptimum mungkin dari usaha yang bersangkutan dan menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal yang telah ditentukan. unsur yang tidak kalah penting dari berhasilnya suatu pengiriman bahan baku, dan yang lebih utama adalah menciptakan rasa puas bagi pemesan baik kulitas, biaya atau waktunya. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui aktivitas-aktivitas apa saja yang merupakan aktivitas kritis pada proses pengerjaan proyek Heat Exchanger pesanan PT. XYZ dan berapa biaya yang ditimbulkan pada pengerjaan proyek Heat Exchanger dengan durasi pengerjaan awal dan percepatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode CPM dan peneliti menggunakan aplikasi software Microsoft Project sebagai penunjangnya. CPM adalah merupakan analisa jaringan kerja yang berusaha mengoptimalkan biaya total proyek melalui pengurangan waktu penyelesaian total proyek yang bersangkutan. Microsoft Proyek dirancang untuk membantu manajer proyek dalam mengembangkan rencana, menetapkan sumber daya untuk tugas-tugas, pelacakan kemajuan, mengelola anggaran dan menganalisis beban kerja. Aktivitas kritis dengan menggunakan metode CPM dan Software Ms. Project 2007 adalah 17 aktivitas dalam waktu 65 hari. Biaya yang ditimbulkan pada pengerjaan proyek Heat Exchanger untuk kondisi awal yaitu sebesar Rp 108.623.550, sedangkan untuk kondisi percepatan ditambah dengan biaya lembur tenaga kerja yaitu sebesar Rp 130.851.210.
Pengaruh Quality Of Work Life (QWL) Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan Menggunakan Structural Equation Modelling (SEM) (Studi Kasus: PT. Krakatau Tirta Industri) Frediyan Satya Muda; Nurul Ummi; Nuraida Wahyuni
Jurnal Teknik Industri Untirta Vol. 5 NO. 2 JULI 2017
Publisher : Jurnal Teknik Industri Untirta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (455.543 KB)

Abstract

PT Krakatau Tirta Industri sebagai perusahaan yang bergerak di bidang penyaluran air bersih ke kawasan industri cilegondan sebagian untuk kebutuhan penduduk kota cilegon.Permasalahan yang dihadapi PT Krakatau Tirta Industri adalah akhir – akhir ini ini motivasi kerja karyawan menurun, dilihat dari tingkat kedisiplinan mengenai kehadiran karyawan dari seluruh karyawan yang ada sebanyak 15% karyawan yang tidak masuk kerja pada bulan Januari sampai Juli 2014, tidak ada sangsi tegas dari atasan terdapat karyawan yang tidak masuk kerja, 10% karyawan yang bekerja hanya seadanya dan perusahaan 1 kali memberi program pelatihan. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui pengaruh Quality of Work Life (QWL) terhadap produktivitas kerja karyawan dengan menggunakan metode Structural Equation Modelling (SEM). Berdasarkan hasil pengolahan data, didapatkan hasil yaitu employee participation berpengaruh negatif terhadap produktivtas kerja karyawan sebesar -0.18, career development berpengaruh positif terhadap produktivitas kerja karyawan sebesar 0.07, conflict resolution berpengaruh positif terhadap produktivitas kerja karyawan sebesar 0.08, communication berpengaruh positif terhadap produktivitas kerja karyawan sebesar 0.32, wellness berpengaruh positif terhadap produktivitas kerja karyawan sebesar 0.44, job security & a safe environment berpengruh negatif terhadap produktivitas kerja karyawan sebesar -0.01, dan equitable compensation & pride berpengaruh negatif terhadap produktivitas kerja karyawan sebesar -0.18. Untuk mencapai produktivitas yang baik maka Quality of Work Life (QWL) harus mempunyai carerr development, conflict resolution, communication, dan wellness yang baik.
USULAN IMPLEMENTASI PILAR FOCUS IMPROVEMENT UNTUK MENGURANGI LOSS POTENTIAL VALUE PYGAS PRODUCT DENGAN PENERAPAN SIKLUS PDCA Anjar Hermawan; Ratna Ekawati; Putro Ferro Ferdinant
Jurnal Teknik Industri Untirta Vol. 5 NO. 2 JULI 2017
Publisher : Jurnal Teknik Industri Untirta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (562.249 KB)

Abstract

PDCA Cycle merupakan sebuah proses pemecahan masalah dengan empat langkah mulai dari Plan, Do, Check, Action yang secara terus menerus dilakukan untuk mengendalikan dan meningkatkan kualitas. Untuk menghasilkan suatu produk yang baik dalam arti sesuai spesifikasi dan keinginan konsumen, peru diterapkan pengendalian kualitas pada proses produksi dengan cara melakukan pengawasan sistem mutu, melakukan pembenahan dan perbaikan sehingga nantinya dapat menghasilkan produk yang memiliki keunggulan dan kompetitif. Proses pemecahan masalah tersebut sangat cocok diterapkan pada produk industri olefin yang menyediakan standar produk tinggi yang ditujukan kepada kepuasan konsumen. Salah satu produk pada penelitian ini berupa pygas yang mempunyai loss potential value sebesar 93,842%. Metode yang digunakan untuk mengurangi loss tersebut berupa seven tools, yaitu stratifikasi data, histogram dan pareto diagram, peta kontrol berupa Cussum-Ewma, fishbone diagram, tabel CFMEA, FMEA dan NGT, scatter diagram. Hasil pengolahan data tersebut akan menghasilkan solusi pemecahan masalah yang dibuat dengan tabel FMEA action, tetapi pada penelitian ini hanya membuat usulan solusi untuk mengurangi loss petential value pada produk pygas. Dari metode inilah diharapkan diketahui tindakan yang akan dilakukan untuk menanggulangi loss yang terjadi. Diharapkan pula data yang diolah akan memberikan informasi yang berguna meningkatkan kenerja / pengendalian kualitas bagi perusahaan dan memberikan kepuasaan bagi konsumen.

Page 2 of 2 | Total Record : 15