cover
Contact Name
Saiful Anwar
Contact Email
saifulanwar@unida.gontor.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
attadib@unida.gontor.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. ponorogo,
Jawa timur
INDONESIA
AT TA´DIB
ISSN : 02169142     EISSN : 25033514     DOI : -
At-Ta'dib adalah media ilmiah bidang kependidikan Islam, baik berupa studi kepustakaan, hasil penelitian maupun karya ilmiah terkait. Terbit dua kali dalam setahun, sebagai sarana pengembangan tradisi keilmuan insan tarbiyah dan pendidikan pada umumnya. Jurnal kependidikan Islam ini diterbitkan oleh Fakultas Tarbiyah Universitas Darussalam Gontor.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 1 (2013): Tantangan Pendidikan Islam" : 10 Documents clear
Pengaplikasian Ruangan Tawarikh Di Dalam Subjek Sejarah Sebelum Kemerdekaan Malaysia: Tumpuan Terhadap Majalah Guru Mohd Roslan Mohd Nor dkk
At-Ta'dib Vol 8, No 1 (2013): Tantangan Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Tarbiyah, Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/at-tadib.v8i1.519

Abstract

Artikel ini membincangkan mengenai aplikasi ruangan Tawarikh yangterdapat di dalam Majalah Guru sebagai medium bagi rujukan pelajar, guru danjuga masyarakat amnya. Penulisan artikel ini menggunakan metod pengumpulandata iaitu penyelidikan perpustakaan, metode dokumentasi dan akhir sekaliapabila semua data yang diperlukan sudah dikumpul maka olahan danpenganalisaan data dilakukan. Kesimpulan yang dapat dibuat dari penulisanartikel ini ialah, kemunculan persekutuan guru-guru Melayu pada dekad 20-antelah menjadikan Majalah Guru sebagai sumber rujukan selain buku teks yangdisediakan pada ketika itu bagi mata pelajaran sejarah. Ini menunjukkan bahawamajalah juga dijadikan sebagai sumber sejarah sepertimana yang telah disebutkanoleh Khoo Kay kim (1979).
Understanding A.M. Iqbal’s Vision on Perfect Man Imam Bahroni
At-Ta'dib Vol 8, No 1 (2013): Tantangan Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Tarbiyah, Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/at-tadib.v8i1.515

Abstract

This article tries to elucidate A.M Iqbal’s vision on the concept of perfectman. Its significance is at the point that Man can transform both his being andhis surroundings according to his own desires and aspirations. He actually makesimprovements upon what is created by God. God created night, he inventedthe lamp; God created clay, and from it he made the cup; God created deserts,mountains, forests, orchards, gardens, and groves. He makes glass out of stoneand turns poison into an antidote. God created the world, but he made it morebeautiful.Iqbal’s reasoning amply justifies belief in the ascendancy of man overthe universe and his predicted perfection. The perfect man is the ultimate endof the revolutionary process, and he is developed out of the present man, justas the full moon is developed from the crescent.
ﻹﻣﺎﻡ ﳏﻤﺪ ﺃﺑﻮ ﺯﻫﺓﺮ ﻭﻣﻌﺎﱂ ﻓﻜﺮﻩ ﺍﻟﺘﺮﺑﻮﻯ Muhammad Badrun Syahir
At-Ta'dib Vol 8, No 1 (2013): Tantangan Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Tarbiyah, Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/at-tadib.v8i1.520

Abstract

Imam Muhammad Abu Zahrah (1898 – 1974) adalah salah seorangtokoh yang cukup fenomenal di Mesir pada awal abad ke 20. Keberanian danketegasannya dalam bersikap pada saat berhadapan dengan lawan bicara danlawan politiknya menjadikannya seorang tokoh sangat disegani baik olehkawan maupun lawan. Pada awalnya (tampak) ia tertarik untuk menjadi qadhi(lawyer). Hal itu terbukti dari kelanjutan studinya setelah menyelesaikantingkat menengah, dimana dia kemudian melanjutkan ke Sekolah KehakimanSyariah (Madrasatu al Qadha al Syar’i). Namun karena kecenderungan danketertarikannya kepada dunia pendidikan dan pengajaran akhirnya (setamatdari sekolah tersebut) ia justru lebih memilih profesi guru dari pada pengacara(lawyer). Dari pengalamannya menjadi tenaga pengajar (guru dan dosen)selama kurang lebih 37 tahun (1927-1964) dan dari sejumlah buku yang telahditulisnya (tidak kurang dari 56 judul buku) dapat ditemukan betapa bahwaImam Abu Zahrah ternyata memiliki teori-teori dan konsep-konseppendidikan yang sangat menarik.Dengan menganalisa data yang terkumpul dari sejumlah karya ImamAbu Zahrah secara induktif dan komparatif penulis berupaya menemukangagasan, konsep dan pemikiran-pemikiran edukatifnya.Dari upaya tersebut penulis mendapati bahwa Imam Abu Zahrahbenar-benar memiliki perhatian yang sangat tinggi terhadap dunia pendidikan.Hal itu terbukti dari sejumlah pemikiran dan pandangan edukatifnya. MenurutAbu Zahrah pendidikan adalah proses pembelajaran berkelanjutan danberkesinambungan dalam mengeksploarasi seluruh aspek kemanusiaanmanusia. Ada tiga unsur penting dalam proses tersebut, yaitu mu’allim (guru,pendidik), muta’allim (murid, anak didik) dan silabi (materi) pendidikan danpembelajaran serta metode yang tepat. Terkait unsur silabi, Abu Zahrahmenekankan pentingnya pengetahuan tentang sejarah, pengetahuan bahasaArab, dan penguasaan terhadap al Qur’an; bacaan, pemahaman danpenafsirannya. Adapun dalam hal metode pembelajaran Abu Zahrah secarategas menekankan pentingnya konsistensi dalam implementasi metode Targhibwa Tarhib; Reward and Punishment.Sebagai sosok pribadi yang unik dan menarik Imam Muhammad AbuZahrah memang layak untuk dikenali secara lebih serius dan mendalam.Semoga penelitian ini dapat menjadi awal yang baik, sekalipun bukan yangpertama, untuk penelitian lebih lanjut tentang tokoh-tokoh dalam dunia Islam.
Membangun Karakter Bangsa Heru Saiful Anwar
At-Ta'dib Vol 8, No 1 (2013): Tantangan Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Tarbiyah, Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/at-tadib.v8i1.511

Abstract

Cara pandang kita kepada pendidikan dan peserta didik sangatmenentukan sikap dan perilaku kita pada mereka, oleh karena itu dalam jangkapendek kedua hal tersebut harus diperbaruhi sebagai dasar dalammemperbaharui tugas-tugasnya sebagai pelaku tenaga kependidikan. Pendidikanharus dikembalikan pada watak aslinya, yaitu mengantarkan peserta didik menjadianak bangsa meraih derajad unggul baik dari aspek intelektual, sepiritual, jiwadan raga serta akhlaqnya.Pendidikan karakter bukan hanya terletak pada tanggung jawab guruagama atau guru budi pekerti, melainkah merupakan tanggung jawab semuapihak yang terlibat dalam proses pendidikan. Selain itu, dalam pendidikankarakter, semua mata pelajaran seperti biologi, kimia, fisika, matematika,sosiologi, psikologi, sejarah dan lain-lain, muaranya adalah untuk meningkatkankesadaran akan eksistensi akan dirinya, Tuhannya dan makna atau arti hidupsecara keseluruhan. Dengan begitu diharapkan akan tumbuh keimanan yangselanjutnya membuahkan amal saleh dan akhlaqul karimah atau karakter yangunggul.
Konsep Al-Qiyas Ibn Jinny Luthfi Muhyiddin
At-Ta'dib Vol 8, No 1 (2013): Tantangan Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Tarbiyah, Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/at-tadib.v8i1.516

Abstract

Perkembangan bahasa terus terjadi seiring berjalannya waktu yang tentusaja menjadi pemicu berkembangnya kajian mengenai bahasa, begitu juga dalambahasa Arab, dimana kajian mengenai bahasa Arab baik dari sisi gramatikanyamaupun dari sisi asal mula kaidahnya (ushul lughah) nya ikut berkembang pesat.Dimulai dari masa Abu-l-Aswad Ad-Duwwaly yang dikenal sebagai bapaklinguistik Arab yang membuat pondasi awal kajian bahasa Arab.Konsep Qiyasyang merupakan salah satu fokus kajian ushul lughah juga ikut berkembangmengikuti arus perkembangan bahasa serta pemikiran para ahlinya, dimana padaawal mulanya konsep qiyas ini dipakai pada kajian fiqh yang kemudian diterapkanpada kajian bahasa dikarenakan konsep tersebut sebenarnya sudah dilakukandalam kajian bahasa namun tidak dengan istilah qiyas.Perubahan dalam konsepqiyas ini terjadi bahkan pada tataran definisi dan penerapannya serta beberapaunsur penting didalamnya.Perubahan tersebut digagas oleh Ibn Jinni pada Abadketiga hijriyah dimana muncul perbedaan yang sangat mendasar mengenai konsepqiyas ini pada masa sebelumnya.Oleh karena itu, penting kiranya untuk mengetahuipemikiran Ibn Jinni yang inovatif dalam kajian bahasa Arab terutama padakonsep qiyas tersebut.
Shibli Nu’mani’s Contribution to Revitalization of ‘Ilm al-Kala > m Fejri Gasman
At-Ta'dib Vol 8, No 1 (2013): Tantangan Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Tarbiyah, Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/at-tadib.v8i1.512

Abstract

The present research is an attempt to explicate Shibli> Nu’ma>ni>’scontribution of ‘ilm al-Kala > m which to Muslim is a pivotal matter in terms ofboth its doctrine and practice. This study attempts at examining Shibli> Nu’ma>ni>’sviews in dealing with religious problems in his community, and how hepropagated his ideas in revitalization of ‘ilm al-Kala > m. It seeks to discover severalaspects of Shibli> Nu’ma>ni>’s thoughts of ‘ilm al-Kala > m, such as the coherentrelationship of religion and science, Islamic culture, Islamic legal system, Islamiceducational system, Islamic political science, reason and revelation, prophecy,and tawh } i > d. This study concludes that Shibli> Nu’ma>ni>’s understanding of ‘ilm-al-Kala > m is in line with the teaching of ahl al-sunnah wa al-jama > ’ah, and he was verymuch influenced by Ima>m al-Ghaza>li>’s and Jala>l al-Din Ru>mi>’s thoughts. Healso succeeded in harmonizing traditional and modern system of thoughts aswell as synthesizing the theologian’s approach with the s } u > fi > tradition
Kata Serapan Bahasa Asing Dalam Al-Qur’an Dalam Pemikiran At-thobari Ismail Ubaidillah
At-Ta'dib Vol 8, No 1 (2013): Tantangan Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Tarbiyah, Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/at-tadib.v8i1.517

Abstract

Sejak lahirnya sampai sekarang ini, bahasa Arab banyak mengalamiperubahan dari segi gaya bahasa dalam perolehan kosa-kata yang baru karenaproses pengambilan bahasa dengan penyerapan kata-kata asing. Proses inimerupakan suatu hal yang biasa dan bersifat lahiriah. Begitu juga bahasa Arab,secara alami banyak mempengaruhi dan dipengaruhi oleh bahasa-bahasa lain karenahubungannya dengan negara-negara tetangganya seperti: Persia, Habasyah, Syiriadan lain-lain. Berangkat dari hal tersebut maka munculah perbedaan pendapatdan terjadi perdebatan panjang tentang ada-tidaknya kata serapan dalam al-Qur’an,karena banyaknya bahasa Arab yang berasal dari bahasa serapan dan ayat-ayat al-Qur’an tertulis dengan bahasa Arab. Untuk itu makalah ini akan membahas adanyakata serapan menurut salah satu tokoh yang mengiyakan keberadaan kata serapandalam Al-Qur’an. Tokoh tersebut adalah Ibn Jarir at-Thobari yang memilikikedalaman ilmu tentang ilmu hadist, ilmu bahasa dan tafsir.
Pembentukan Kata Dalam Bahasa Arab (Sebuah Analisis Morfologis “K-T-B”) Hanif Fathoni
At-Ta'dib Vol 8, No 1 (2013): Tantangan Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Tarbiyah, Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/at-tadib.v8i1.513

Abstract

Bahasa merupakan sistem, tentu saja bahasa bersifat sistemis ataumempunyai atauran-aturan yang khas. Lebih jelasnya, bahasa merupakanfenomena yang memadukan bagian makna dan bagian bunyi mempunyai 3subsistem, yaitu subsistem fonologis, subsistem gramatikal, dan subsistem leksikal.Morfologi atau tata bentuk adalah bidang linguistik yang mempelajari susunanbagian-bagian kata secara gramatikal. Sedangkan proses morfologis adalah suatuproses yang mengubah leksem atau satuan leksikal menjadi kata.Dalam proses pembentukan kata ada tiga komponen yang sangat eratberkaitan, yaitu leksem (input), morfem dan kata (output). Dengan kata lainproses pembentukan kata itu bisa terjadi pula proses pembentukan morfematau satuan terkecil kata. Seluk-beluk struktur kata serta pengaruh perubahan-perubahan struktur kata terhadap golongan dan arti atau makna kata itulahyang dipelajari oleh bidang morfologi. Begitu pula dalam bahasa Arab yangbertipe fleksi; bahasa yang tidak bisa terlepas dari seluk-beluk perubahan-perubahan struktur kata. Oleh karena itu, merupakan hal yang menarik apabilapembentukan kata dalam kajian bahasa Arab dapat ditelaah dan dikaji secaramendalam dalam sebuah analisis morfologis. Sehingga diharapkan akanmenghasilkan paradigma baru dalam memahami bahasa Arab.
Pengembangan Alternatif Kebijakan Pendidikan Islam Syarifah Syarifah
At-Ta'dib Vol 8, No 1 (2013): Tantangan Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Tarbiyah, Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/at-tadib.v8i1.518

Abstract

Analisis kebijakan adalah sebagai suatu metode menggunakan argumentasirasional dan fakta-fakta untuk menjelaskan, menilai, dan membuahkan pemikirandalam rangka upaya memecahkan masalah public. Atau suatu prosedurmenggunakan metode inquiri dan argumentasi berganda untuk menghasilkandan mendayagunakan informasi kebijakan yang sesuai dalam suatu prosespengambilan keputusan yang bersifat politis dalam rangka memecahkan masalahkebijakan. Penguasaan isu-isu yang relevan secara internal ataupun sektoralmerupakan tuntutan para analisis kebijakan di samping penguasaan teknik-teknikpenelitian dan pengembangan. Makalah ini mencoba membahas analisiskebijakan, pendekatannya, paradigm metodologis dan prosedurnya.
Efisiensi Metode dan Media Pembelajaran dalam Membangun Karakter Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Agus Budiman
At-Ta'dib Vol 8, No 1 (2013): Tantangan Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Tarbiyah, Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/at-tadib.v8i1.514

Abstract

Pembelajaran berkarakter adalah salah satu upaya untuk mencapaipembelajaran yang efisien tidak terkecuali pembelajaran pendidikan agama islam(PAI). Peran guru sebagai motor pembelajaran benar-benar menjadi simpulutama. Ada tiga unsur yang dapat menunjang tercapainya pembelajaran PAIyang berkarakter; kompetensi guru, ketepatan memilih metode dan mediapembelajaran, serta kemampuanya memotivasi siswa.Guru yang memiliki kompetensi, apabila mampu memilih metode danmedia yang tepat pada pembelajaran PAI yang memang memiliki kekhasantersendiri, akan dapat menghadirkan sebuah pembelajaran dalam racikanya yangmantap. Pembelajaran akan terasa menyenangkan bagi siswa sehingga dapatmenginternalisasikan nilai-nilai religius yang terkandung dalam materipembelajaran PAI, dan itu secara tidak langsung juga dapat memotivasi siswauntuk mengembangkan dirinya dan menemukan mutiara-mutiara indah dalammateri pendidikan agama islam sehingga mampu membentuk watak danakhlaknya.

Page 1 of 1 | Total Record : 10


Filter by Year

2013 2013


Filter By Issues
All Issue Vol. 20 No. 1 (2025): At-Ta'dib Journal of Pesantren Education Vol. 19 No. 2 (2024): The Transformation of Pesantren Education in the Disruption Era Vol. 19 No. 1 (2024): Islamic Educational Institutions and Their Dynamics in Facing the Times. Vol. 18 No. 2 (2023): At-Ta'dib Journal of Pesantren Education Vol. 18 No. 1 (2023): At-Ta'dib Journal of Pesantren Education Vol. 17 No. 2 (2022): Islamic Education and Its Methods Vol 17, No 2 (2022): Islamic Education and Its Methods Vol 17, No 1 (2022): Approaches, Strategies, Methods and Islamic Education Vol 16, No 2 (2021): Learning Strategies During The Pandemic Vol 16, No 1 (2021): Mental, Character and Moral education Vol 15, No 2 (2020): Pembelajaran Model Islami dan Efektifitasnya Vol 15, No 1 (2020): Pembelajaran Islam dalam Konteks Pesantren Masa Kini Vol 14, No 2 (2019): Pendidikan Islam Perkembangan dan Tantangannya Vol 14, No 1 (2019): Mental Education in Pesantren Vol 13, No 2 (2018): Pesantren as a Center for Developing Arabic & English Teaching Vol 13, No 1 (2018): Education System and Education Method in Pesantren Vol 12, No 2 (2017): the values of education in pesantren Vol 12, No 1 (2017): Islamic Character Education Vol 11, No 2 (2016): Standarisasi Pendidikan Islam Vol 11, No 1 (2016): Manajemen Penddiikan Islam Vol 10, No 2 (2015): Integrasi Pendidikan Vol 10, No 1 (2015): Pendidikan Akhlak Vol 9, No 2 (2014): Islamisasi Ilmu Pendidikan Vol 9, No 1 (2014): Ilmu Pendidikan Vol 8, No 2 (2013): Urgensi Pendidikan Pesantren Vol 8, No 1 (2013): Tantangan Pendidikan Islam Vol 7, No 2 (2012): Ilmu Pendidikan Vol 7, No 2 (2012): Ilmu Pendidikan Vol 7, No 1 (2012): Teori Pendidikan Vol 6, No 2 (2011): Pendidikan Karakter Vol 6, No 1 (2011): Teknologi Pendidikan Vol 5, No 1 (2010): Prinsip Pendidikan Islam Vol 4, No 2 (2009): Pendidikan Anak Vol 4, No 1 (2009): Kurikulum Pendidikan Islam Vol 3, No 2 (2008): Filsafat Pendidikan Vol 3, No 1 (2008): Dikotomi ilmu pendidikan More Issue