cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Fakultas Ekonomi
ISSN : 25276026     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Economy,
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Jurusan Akuntansi dan Manajemen Fakultas Ekonomi, Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang.
Arjuna Subject : -
Articles 72 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2 (2017)" : 72 Documents clear
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN PADA PERUM PENGADAIAN KOTA MALANG Natalia Tanaem, Theresia
JURNAL AGREGAT Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6.199 KB)

Abstract

Perum pegadaian sebagai lembaga sewa modal yang memiliki tujuan khusus yaitu penyaluran uang pinjaman atas dasar hukum gadai yang ditujukan untuk mencegah praktek ijon, pegadaian gelap, riba, serta pinjaman tidak wajar lainnya. Salah satu fungsi Perum Pegadaian adalah untuk meningkatkan peranannya dalam penyaluran pinjaman bagi masyarakat.Nasabah Perum Pegadaian terdiri dari masyarakat golongan ekonomi lemah yang kurang mendapat pelayanan dari lembaga keuangan atau perbankan, sehingga masyarakat yang menengah kebawah memerlukan pinjaman secara mudah dan cepat. Variabel yang diteliti adalah variabel (X) yaitu meliputi Pendapatan sewa modal , Jumlah Nasabah, Tingkat Inflasi dan variabel (Y) yaitu Pendapatan. Untuk memenuhi tujuan penelitian, hipotesis diuji dengan analisis Regresi Linier Berganda . Kesimpulan pada penelitian ini adalah Secara parsial Pendapatan sewa modal tidak berpengaruh secara signifikan terhadap Pendapatan pada Perum pengadaian Malang. Secara parsial Jumlah Nasabah berpengaruh secara signifikan terhadap Pendapatan pada Perum Pengadaian Malang. Kemudian secara parsial Tingkat Inflasi tidak berpengaruh secara signifikan terhadap Pendapatan pada Perum pengadaian Malang. Dan Pendapatan sewa modal , Jumlah Nasabah dan Tingkat Inflasi secara bersama-sama berpengaruh terhadap pendapatan pada Perum Pengadaian Malang.
STRATEGI PELAYANAN PEMBIAYAAN ANGGOTA PADA KOPERASI UNIT DESA SUMBER MAKMUR NGANTAN KABUPATEN MALANG Suryani, Margareta
JURNAL AGREGAT Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (120.706 KB)

Abstract

Saat ini pemerataan ekonomi belum sepenuhnya merata sampai pelosok Desa, sudah sewajarnya bila pembangunan pedesaan harus menjadi prioritas utama Pemerintah dalam kebijakan pembangunan di Indonesia pada saat ini. Jika tidak maka kesenjangan ekonomi antara kota dan desa akan semakin tinggi terutama dalam hal perekonomian. Salah satu unit usaha yang di harapkan mampu menggerakkan roda ekonomi bangsa pada saat ini, khususnya ekonomi pedesaan adalah Koperasi Unit Desa (KUD). Sebagian masyarakat terutama di Pedesaan masih banyak yang belum mengerti mengenai perbankan dan menurut masyarakat system pelayanan perbankan relatife rumit dan kurang efisien. Oleh karena itu Koperasi Unit Desa (KUD) menjadi harapan bagi masyarakat, khususnya di daerah Pedesaan untuk mendapatkan Pembiayaan dimana proses pelayanan tidak rumit dan efisien. Koperasi Unit Desa Sumber Makmur di dirikan untuk membantu Anggota dan masyarakat sekitar guna mengembangkan usaha ternak dan membantu dalam pengelolaan hasil ternak, serta bertujuan meningkatkan taraf hidup Anggota dan masyarakat yang berada di Ngantang Kabupaten Malang JawaTimur. Strategi Pelayan Pembiayaan Aanggota yang di gunakan oleh Koperasi Unit Desa Sumber Makmur Ngantang dalam Pelayanan Pembiayaan yaitu dengan sistem pemupukan modal. Modal yang telah dimiliki oleh Koperasi Unit Desa Sumber Makmur kemudian diberikan kepada Anggota yang membutuhkan untuk modal mengembangkan usaha Anggota. Calon anggota diamati kurang lebih, paling lama 1 tahun dan paling cepat 6 bulan, di lihat layak atau tidak menjadi anggota Koperasi Unit Desa Sumber Makmur, hal ini di ambil karena sebelumnya banyak anggota yang kurang atau tidak aktif dalam keanggotan Koperasi Unit Desa Sumber Makmur. Anggota harus memiliki perternakan sapi, karena Koperasi Unit Desa Sumber Makmur lebih terkhususkan pada peternakan sapi perah yang merupakan produk utama Koperasi Unit Desa Sumber Makmur. Anggota memiliki jaminan, seperti sertifikat tanah yang dikeluarkan oleh BPN, rumah, kendaraan bermotor, barang-barang elektronik dan barang berharga lainnya, yang bisa dijadikan jaminan. Manfaat besar yang dirasakan oleh Anggota, sangat terbantu dengan adanya Pembiayaan yang telah diberikan oleh Koperasi Unit Desa Sumber Makmur. Modal yang telah diberikan Koperasi Unit Desa Sumber Makmur dipergunakan untuk penambahan modal usaha Anggot. Dengan semakin berkembangnya Usaha Anggota otomatis semakin dibutuhkan penyerapan tenaga kerja yang banyak, secara tidak lansung ini juga membantu program pemerintah untuk pemerdayaan usaha masyarakat.
STRATEGI PEMILIK KOS DALAM MEMINIMALKAN PEMBAYARAN PAJAK KOS-KOSAN DI KOTA MALANG JAWA TIMUR Panji Utomo, Agung
JURNAL AGREGAT Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7.969 KB)

Abstract

Penelitian ini betujuan untuk Untuk menganalisis srategi apa yang akan diterapkan oleh wajib pajak dalam meminimalkan pembayaran pajak kos-kosan dan Untuk mengetahui faktor apa saja yang dapat di lakukan pemilik kos-kosan dalam meminimalkan pembayaran pajak. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kuantitatif. Metode pengumpulan data yang di gunakan adalah metode wawancara dan dokumentasi. Teknis analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dari pendapatan dari menyewakan kos pemilik kos selama setahun berjumlah kamar kos-kosannya pertahun adalah sebesar Rp 48.000.000,- ( Rp 4.000.000,- x 12 kamar). Jadi untuk beban pajak kos-kosan yang harus dibayar oleh pemilik kos adalah sebesar Rp 2.400.000 per tahun ( Rp 48.000.000 x 5% )atau sebesar Rp 200.000,- per bulan.pemilik kos-kosan sudah menerapkan strategi seperti tidak menaikan harga kos, menaikan biaya oprsional dan melaporkan jumlah minimal yang harus di laporkan.
ANALISIS E FEKTIVITAS PENERAPAN PAJAK PENGHASILAN (PPH) FINAL PP NO 46 TENTANG USAHA DENGAN PEREDARAN BRUTO TERTENTU:STUDI KASUS PADA KOPERASI SIMPAN PINJAM IQTISHOD KOTA MALANG Sa?dat, Sa?dat
JURNAL AGREGAT Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (119.952 KB)

Abstract

Dalam menumbuhkan iklim usaha dan pertumbuhan ekonomi yang berkeadilan, karena semua perusahaan yang berdiri di Indonesia mempuyai kewajiaban yang sama yaitu membayar pajak kepada negara sebagai kewajiban dan sumbagsih terhadap negara, maka demi mengatur hal itu dan agar semua terlibat dalam pembayaran pajak khususnya UMKM, pada juli 2013 pemerintah mengeluarkan peraturan mengenai penganaan pajak pada UMKM PP No 46 tahun 2013 tentang usaha dengan peredaran bruto tertentu dikenai pajak 1% dari peredaran bruto setiap bulan, dengan peraturan tersebut diharapkan semua pelaku usaha mampu menerapkan PP No 46 tahun 2013 dan patuh dalam membayar pajak, pada dasarnya peraturan tersebut diperuntukan UMKM, karena selain administrasinya sederhana dan presentase pengenaan pajak yang relatif sedikit, sehingga tidak ada alasan bagi wajib pajak untuk tidak menerapkan peraturan tersebut mengingat juga peraturan ini adalah PPh final yang penyetoranya dilakukan setiap bulan dan wajib pajak tidak perlu menghitung kembali diakhir tahun terkait hutang pajak perusahaan, karana sudah dibayar setiap bulan sebasar 1% dan bersifat final.
PENGARUH KUALITAS PRODUK DAN TINGKAT KETERSEDIAAN BAHAN BAKU TERHADAP PERSAINGAN USAHA Yeni Putri, Paulina
JURNAL AGREGAT Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (21.689 KB)

Abstract

Hasil dari penelitian ini menunjuk bahwa kualitas produk dan tingkat ketersediaan bahan baku sangat berpengaruh terhadap persaingan usaha. Secara garis besar kualitas produk dan tingkat ketersediaan bahan baku dalam menghadapi persaingan usaha sama-sama berpengaruh. Karena dimana kita ketahui bahwa pengaruh kualitas produk variabel nya sangat berpengaruh bagi variabel persaingan usaha. Dalam penelitian ini saya menggunakan metode penelitian kuantitaf dimana metode ini menghitung pengaruh antara masing-masing variabel. Dalam suatu perusahan tentu membutuhkan yang namanya kualitas karena kualitas merupakan bagian dari semua fungsi usaha yang lain, seperti pemasaran, sumber daya manusia, dan keuangan yang sangat dibutuh oleh setiap perusaha untuk meningkatkan kualitas produk tidak lepas dari ketersediaan bahan bakunya agar perusahaan mampu bersaingan dengan perusahaan lain begitu juga jika perusahaan ingin bersaing dengan perusahaan lain harus bisa memciptakan produk yang berkualitas dan ketersediaan bahan bakunya harus dijaga agar tidak kehabisan sehingga kapan saja pemesanan perusahaan mempunya stock bahan baku agar perusahaan tetap mampu untuk bersaing.
RUH PUNGUTAN RETRIBUSI PASAR TERHADAP PENDAPATAN PEDAGANG DI PASAR TERPADU DINOYO KOTA MALANG Iyesni, Martina
JURNAL AGREGAT Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.958 KB)

Abstract

Retribusi pasar merupakan salahsatu sumber pendapatan daerah, oleh sebab itu harus dikelola dengan baik oleh pemerintah daerah maupun oleh pihak kantor pengelola pasar sehinga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat maupun oleh pedagang yang berada di dalam pasar tersebut.Penetapan tarif mempunyai pengaruh terhadap efektivitas penerimaanretribusi daerah.Tujuan penelitian ini adalah menganalisis dan membahas lebih lanjut tentang pengaruh pungutan retribusi pasar terhadap pendapatan pedagang di pasar terpadu Dinoyo di Kota Malang. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuantitatif deskriptif.Sumber data yaitu data primer dan data sekunder. Populasi yang digunakan adalah seluruh pedagang di Pasar Terpadu Dinoyo yang mempuyaikios/meja sendiri dan lebih dari 1 (satu) yaitu sebanyak 144 pedagang.Teknik pengambilan sampel yaitu mengunakan purposive sampling, dari 144 pedagang sampel yang digunakan adalah sebanyak 90 responden. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linear sederhana dan uji t. Hasil dari analisis menunjukkan bahwa pungutan retribusi pasar berpengaruh signifikan terhadap pendapatan pedagangsebesar 67,7% dan pelaksaan pemungutan sudah sesuai dengan peratura pemeritah kota Malang.
AN MANAJEMEN LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN GUNA PERENCANAAN PAJAK PADA PT. SARANA MEDITAMA METROPOLITAN TBK Lestari, Tri Budi
JURNAL AGREGAT Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (8.321 KB)

Abstract

Pajak adalah sesuatu yang wajib di bayar oleh Perusahaan sesuai dengan penghasilan yang diperoleh pada periode atau masa tertentu. Melalui manajemen laba yang benar Wajib Pajak bisa melakukan efisiensi pembayaran pajak tanpa melanggar Prinsip Akuntansi Berterima Umum (PABU). Penelitian ini akan membahas bagaimana perusahaan bisa melakukan praktik manajemen laba motivasi perpajakan (perencanaan pajak) dengan teknik penggeseran periode pendapatan dan biaya: menunda pendapatan dilaporkan pada periode berikutnya, pemanfaatan pengembangan dan pendidikan SDM, diadakan pos khusus untuk tunjangan pensiun, biaya pembelian telepon seluler dan pengisian pulsa terkait dengan jabatan pekerjaan, dan biaya promosi. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui penerapan pelaksanaan manajemen laba guna perencanaan pajak sebelum pajak penghasilan pada PT. Sarana Meditama Metropolitan Tbk. Jenis penelitian yang akan peneliti bahas dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dan kuantitatif. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kualitatif yaitu peneliti melakukan pengumpulan data, mengelola data, menganalisis data, dan kemudian mengambil kesimpulan. Efisiensi terhadap Pajak Penghasilan Badan yang terutang dapat dilakukan dengan perencanaan pajak melalui manajemen laba teknik penggeseran periode pendapatan dan biaya. Dengan manajemen laba guna perencanaan pajak laba sebelum membayar pajak penghasilan PT. Sarana Meditama Metropolitan Tbk sebesar 28.572.963.917 turun menjadi 22.572.959.917. Hal ini karena ada angka-angka yang direncanakan dengan teknik manajemen laba dilakukan dengan menunda pendapatan dan mempercepat beban.
PERSEPSI PARA PELAKU USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH TERHADAP PENERAPAN AKUNTANSI Jelihut, Fransiska
JURNAL AGREGAT Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13.5 KB)

Abstract

Usaha Mikro Kecil dan Menengah merupakan salah satu industri keluarga/rumahan yang dijadikan sebagai penggerak perekonomian rakyat yang unggul.Oleh karena itu, Usaha Mikro Kecil dan Menengah juga masih dihadapkan pada masalah yang terletak pada penerapan akuntansi yaitu mengenai pengelolaan keuangan dalam usahanya tersebut serta informasi akuntansi yang berupa laporan keuangan dapat bermanfaat dalam mengetahui kinerja perusahaan, Informasi akuntansi mempunyai peranan penting untuk mencapai keberhasilan usaha, termasuk bagi usaha mikro kecil dan menengah. Penelitian dilaksanakan dengan teknik analisis deskriptif kualitatif yang diolah. Penelitian ini dilakukan menggunakan data primer yang diperoleh dari jawaban responsen ( UMKM ). Variabel yang di teliti adalah variabel (X) yakni persepsi pelaku usaha dan variabel (Y) yakni penerapan akuntansi. Untuk memenuhi tujuan penelitian, pengujian hipotesis dalam penelitian ini yakni dengan mengetahui rata-rata keseluruhan jawaban responden. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi para pelaku usaha mikro kecil dan menengah dominan setuju terhadap penerapan akuntansi dalam usahanya sebanyak 85% responden, dan pelaku usaha yang menerapkan akuntansi pada usaha mikro kecil dan menengah miliknya atau membuat laporan keuangan pada usahanya sebesar 84% dengan itu menunjukkan bahwa persepsi pelaku usaha terhadap penerapan akuntansi dalam usaha mikro kecil dan menengah sangat baik dalam mengambil keputusan serta menjalankan usaha yang berdaya saing.
ANALISIS TINGKAT EFEKTIVITAS RETRIBUSI PARKIR DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DAERAH KOTA MALANG (STUDI KASUS DI DINAS PERHUBUNGAN DAN BADAN PENGELOLA KEUANGAN DAN ASET DAERAH KOTA MALANG) Hildegardis Manehat, Maria
JURNAL AGREGAT Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (9.942 KB)

Abstract

Peranan pendapatan asli daerah didalam penerimaan pemerintah daerah tingkat I relatif sangat kecil untuk dapat membiayai pembangun daerah. Salah satu tolak ukur untuk melihat kesiapan daerah dalam pelaksanaan otonomi daerah yaitu dengan mengukur kemampuan keuangan suatu daerah untuk penyelenggaraan otonomi daerah. Pendapatan asli daerah terbesar didapatkan dari sektor retribusi daerah. Pemerintah daerah harus menggali semaksimal mungkin sumber retribusi daerah yang salah satu sumbernya adalah retribusi parkir. Untuk meningkatkan retribusi parkir perlu dilakukan upaya efektifitas penerimaan retribusi parkir. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui Tingkat Efektivitas Retribusi Parkir Dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Kota Malang. Penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif yang dilakukan dengan cara wawancara, observasi dan dokumentasi. Sedangkan analisa data yang digunakan yaitu analisis laporan penerimaan retribusi parkir tersebut. Hasil dari analisis diketahui bahwa penerimaan Retribusi Parkir dari tahun 2014-2017 selalu mengalami peningkatan setiap tahunnya yang dimana rata-rata untuk empat tahun tersebut adalah 102%. Jadi tingkat efektivitas retribusi parkir selama empat tahun terakhir yaitu tahun 2014-2017 dapat meningkatkan pendapatan asli daerah Kota Malang.
ANALISIS PERUBAHAN RASIO KEUANGAN UNTUK MEMPREDIKSI PERTUMBUHAN LABA PERUSAHAAN (STUDI KASUS DI PT MUSTIKA RATU TBK YANG TERDAFTAR DI BEI MALANG) Saputri, Hetty
JURNAL AGREGAT Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.566 KB)

Abstract

Pertumbuhan laba perusahaan di dukung oleh adanya kegiatan manajemen perusahaan untuk menghitung perubahan rasio keuangan sebagai alat menentukan strategi kerja sehingga perusahaan bisa mengambil keputusan yang tepat dalam menjalankan operasional. Perhitungan rasio keuangan terdiri dari rasio likuiditas, rasio solvabilitas, rasio rentabilitas dan rasio aktivitas. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis perubahan rasio keuangan ditinjau dari rasio likuiditas, rasio solvabilitas, rasio rentabilitas dan rasio aktivitas untuk memprediksi pertumbuhan laba perusahaan manufaktur di PT Mustika Ratu Tbk. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian dengan mengunakan metode deskriptif kualitatif. Data penelitian menggunakan laporan keuangan PT Mustika Ratu Tbk yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada periode 2012-2016. Teknik pengumpulan data yang digunakan oleh peneliti adalah dokumentasi. Metode analisa data yang di gunakan adalah deskriptif dan rasio keuangan. Hasil penelitian membuktikan perubahan rasio keuangan yang tidak stabil melalui rasio likuiditas, rasio solvabilitas dan rasio aktivitas berdampak terhadap menurunnya pertumbuhan laba PT Mustika Ratu Tbk. Nilai likuiditas perusahaan dalam keadaan sehat namun tidak stabil, solvabilitas perusahaan masih rendah, aktivitas perusahaan dinyatakan baik namun tidak mengalami peningkatan sehingga berdampak terhadap prediksi penurunan laba untuk tahun selanjutnya. Cara menumbuhkan laba dengan meningkatkan aktivitas yang bertujuan mengoptimalkan pertumbuhan laba, meningkatkan kemampuan pembayaran hutang (likuiditas dan solvabilitas), sehingga perusahaan tidak rentan terhadap kerugian.