cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
JFA (Jurnal Fisika dan Aplikasinya)
ISSN : 1858036X     EISSN : 24604682     DOI : -
Core Subject : Science,
JFA (Jurnal Fisika dan Aplikasinya, Abbreviation: J.Fis. dan Apl.) hanya menerbitkan artikel penelitian asli serta mengulas artikel tentang topik seputar bidang fisika (fisika teori, material, optik, instrumentasi, geofisika) dan aplikasinya. Naskah yang dikirimkan ke JFA belum pernah diterbitkan ditempat lain serta tidak dalam proses pertimbangan untuk diterbitkan ditempat lain, dalam bahasa apapun. Studi teoritis, eksperimental, dan praktis sama-sama didorong, seperti juga artikel interdisipliner dan yang timbul dari penelitian dan kolaborasi industri.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "vol 14, no 3 (2018)" : 6 Documents clear
Karakterisasi Pengaruh Temperatur Kalsinasi pada Intensitas emisi Material Luminisensi ZnO:Zn Diky Anggoro; Raidah Syarifah; Hasto Sunarno; F Faridawati; Bachtera Indarto
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 14, No 3 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (446.117 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v14i3.4165

Abstract

Karakterisasi pengaruh temperatur terhadap intensitas emisi material luminisensi ZnO:Zn telah dilakukan. Penelitian ini di lakukan  untuk mengetahui sifat optik dari ZnO:Zn sebagai material luminisensi dan akan dianalisis pengaruh temperatur terhadap intensitas emisi material luminisensi ZnO:Zn pada konsentrasi dopan 5%. Sintesis ZnO dilakukan dengan metode solution phase dan dalam mendapatkan material luminisen ZnO:Zn digunakan metode milling. Spektrum absorbansi terbaik dihasilkan oleh ZnO:Zn dengan suhu tertinggi kalsinasi yaitu 4000C. Berdasarkan dari karakterisasi spektrum photoluminniscence diketahui bahwa material luminisensi ZnO:Zn dengan variasi temperatur mampu mengemisikan  cahaya hijau dengan rentang panjang gelombang 523nm. Variasi temperatur yang diberikan akan berpengaruh pada tingginya intensitas emisi ZnO:Zn yang dihasilkan seiring meningkatnya temperatur yang diberikan
Pengaruh Konsentrasi Nikel dalam Klorofil pada Sifat Optik dan Konduktivitas Dye untuk Aplikasi Dye-Sensitized Solar Cell (DSSC) Dinasti Dwi Pratiwi; K Kusumandari; Fahru Nurosyid
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 14, No 3 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (153.507 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v14i3.3761

Abstract

This study aims to investigate the effect of nickel doping into chlorophyll dye on the optical properties and conductivity for DSSC application. The nickel doping is focused the effect of nickel concentration into chlorophyll dye as photosensitizer. Analysis of optical properties (absorbance) of dye solutions and TiO2 used the UV-Visible spectrophotometer. The conductivity of dye solutions were calculated using I-V meter. The characterization results of absorbance and conductivity of dye solutions were direcly proportional to increasing the Ni concentration. The FTIR characterization resulted the optimum absorption at a concentration of 0,1 M with the frequency peak of (Ni-Cl) at 679 cm-1. The absorbance of TiO2/dye also showed that the optimum doping concentration of 0,1 M.
Polarisasi Cahaya dan Penentuan Nilai Indeks Bias dengan Metode Brewster Angle istiqomah nugraheny; Wahyu Nurfauzi; Devara Ega Fausta; S Supurwoko; Rengga Ngesthi Pambuka
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 14, No 3 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.606 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v14i3.3204

Abstract

An experiment for determine brewster angle and study polarization from reflected light has been done. Equipment which requested for this experiment are a spectrophotometry table as the place the sample and read the reflected angle, photodetector as recording instrument to determine value of intensity from reflected light, resin as tested sample, He-Ne Laser as main light resource, and a polarizer used as light polarizator. The result from this experiment shown there are 2 mode from polarized light, TE mode and TM mode. Mode which used to determine the brewster angle is TM Mode. The value of  brewster angle from resin sample on this experiment is 52,5o. The value from refractive index is (1,303 ± 0,055) compared by the literature which has been used is (1,46±0,01).
Analisis Efek Tapak Lokal pada Lokasi Stasiun Seismik di Pulau Jawa Sriyanto, Sesar Prabu Dwi; Ifantyana, Indri
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 14, No 3 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1859.23 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v14i3.3745

Abstract

Salah satu syarat penempatan stasiun seismik yang baik yaitu sensor seismik harus diletakkan di atas batuan dasar dengan tujuan untuk meminimalisir faktor amplifikasi gelombang yang berpengaruh pada penentuan magnitudo gempabumi. Pada penelitian ini dilakukan analisis karakteristik tanah lokasi sensor seismik pada 22 stasiun seismik yang tersebar di Pulau Jawa. Data sinyal seismogram getaran natural dari masing-masing stasiun dianalisis menggunakan metode HVSR untuk mendapatkan nilai faktor amplifikasi (Ao) dan periode dominan (Tdom) tanah. Untuk penentuan jenis tanah di lokasi stasiun seismik, digunakan nilai periode dominan (Tdom) tanah. Dari 22 stasiun seismik, sejumlah 36.4 % berlokasi pada tanah lunak, 13,6 % pada tanah medium, 22.7 % pada tanah keras, dan 27.27 % terletak pada batuan. Sejumlah 10 stasiun seismik memiliki faktor amplifikasi lebih dari 2 kali lipat, dengan nilai tertinggi 7.73 kali pada stasiun CNJI (Cianjur, Jawa Barat) dan nilai terendah 0.89 pada stasiun TNGI (Tangerang, Banten). Tidak hanya efek tapak lokal namun perlakuan terhadap sensor juga mempengaruhi nilai amplifikasi gelombang di stasiun.
Eksplorasi Potensi Pasir Besi di Pesisir Barat Kecamatan Nusawungu Kabupaten Cilacap Berdasarkan Data Resistivitas Batuan Bawah Permukaan Sukmaji Anom Raharjo; Muhammad Sehah
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 14, No 3 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1046.813 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v14i3.3613

Abstract

Eksplorasi geofisika untuk mengestimasi potensi pasir besi di pesisir barat Kecamatan Nusawungu Kabupaten Cilacap telah dilakukan pada bulan Mei – Juli 2017 menggunakan metode geolistrik resistivitas. Pengukuran data resistivitas dilakukan di 6 titik lokasi yang diperkirakan prospek mengandung bijih besi berdasarkan peta anomali magnetik lokal daerah penelitian yang membentang pada posisi geografis 109,3143° – 109,3445°BT dan 7,6908° – 7,7091°LS. Survei geolistrik resistivitas bertujuan untuk memperkirakan kedalaman dan ketebalan endapan pasir besi serta potensinya. Berdasarkan hasil pemodelan dan interpretasi data resistivitas diperoleh endapan pasir besi yang berselingan dengan lanau dan lempung dari formasi alluvium di seluruh titik lokasi. Endapan pasir besi ini memiliki nilai resistivitas 12,24 – 46,96 Ωm dan kedalaman berkisar 2,39 – 27,81 meter. Berdasarkan hasil eksplorasi menggunakan metode geolistrik resistivitas, potensi pasir besi di kawasan pesisir barat Kecamatan Nusawungu Kabupaten Cilacap diperkirakan cukup besar
Fabrikasi Kanal Mikro pada Substrat Akrilik menggunakan Laser Cutting CO2 S Sudarsono; Gatut Yudoyono; F Faridawati; Hasto Sunarno; Nurrisma Puspitasari; Yono Hadi Pramono
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 14, No 3 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4077.209 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v14i3.3867

Abstract

Mesin pemotong CO2 Laser adalah alat yang digunakan dalam mengerjakan Cutting (Pemotongan) dan Engraving (Grafir) beberapa bahan seperti polimer, kaca, kertas, kain dan beberapa bahan non-logam. Laser mesin pemotong CO2 banyak digunakan untuk membuat dekorasi Interior dan eksterior di pabrik, rumah, gedung, toko, kantor, Showroom, outlet dan bangunan umum lainnya. Dalam penelitian ini akan dipelajari tentang pengaruh kecepatan pemotongan laser CO2 terhadap bentuk, lebar, dan kedalaman dalam pembuatan microchannel pandu gelombang opik pada PMMA. Hasil pabrikasi diamati menggunakan mikroskop optik serta perhitungan lebar dan kedalaman menggunakan mikrometer bergeser. Dari hasil observasi dan analisis fabrikasi, hasilnya menunjukkan bahwa semakin tinggi kecepatan laser CO2 semakin dangkal kedalaman yang dihasilkan. Dalam penelitian ini daya yang digunakan adalah 2.4W dan menghasilkan microchannel dengan kedalaman terkecil 190,91 μm dengan kecepatan laser 100 mm/s dan terbesar 604.17 μm dengan kecepatan laser 50 mm/s.

Page 1 of 1 | Total Record : 6


Filter by Year

2018 2018


Filter By Issues
All Issue Vol 21 No 3 (2025): Okt 2025 Edition Vol 21 No 2 (2025): June 2025 Edition Vol 21 No 1 (2025): January 2025 Edition Vol 21, No 3 (2025) Vol 21, No 2 (2025) Vol 21, No 1 (2025) Vol 20 No 3 (2024): October 2024 Edition Vol 20 No 2 (2024): June 2024 Edition Vol 20 No 1 (2024): January 2024 Edition Vol 20, No 3 (2024) Vol 20, No 2 (2024) Vol 20, No 1 (2024) Vol 19 No 3 (2023): October 2023 Edition Vol 19 No 2 (2023): June 2023 Edition Vol 19 No 1 (2023): January 2023 Edition Vol 19, No 3 (2023) Vol 19, No 2 (2023) Vol 19, No 1 (2023) Vol 18 No 3 (2022): October 2022 Edition Vol 18 No 2 (2022): Juni 2022 Edition Vol 18 No 1 (2022): January 2022 Edition Vol 18, No 3 (2022) Vol 18, No 2 (2022) Vol 18, No 1 (2022) Vol 17 No 3 (2021): October 2021 Edition Vol 17 No 2 (2021): June 2021 Edition Vol 17 No 1 (2021): January 2021 Edition Vol 17, No 3 (2021) Vol 17, No 2 (2021) Vol 17, No 1 (2021) Vol 16 No 3 (2020): October 2020 Edition Vol 16 No 2 (2020): June 2020 Edition Vol 16 No 1 (2020): January 2020 Edition Vol 16, No 3 (2020) Vol 16, No 2 (2020) Vol 16, No 1 (2020) Vol 15 No 3 (2019): October 2019 Edition Vol 15 No 2 (2019): June 2019 Edition Vol 15 No 1 (2019): January 2019 Edition Vol 15, No 3 (2019) Vol 15, No 2 (2019) Vol 15, No 1 (2019) Vol 15, No 1 (2019) Vol 14 No 3 (2018): October 2018 Edition Vol 14 No 2 (2018): June 2018 Edition Vol 14 No 1 (2018): January 2018 Edition Vol 14, No 3 (2018) Vol 14, No 2 (2018) Vol 14, No 1 (2018) Vol 13 No 3 (2017): October 2017 Edition Vol 13 No 2 (2017): June 2017 Edition Vol 13 No 1 (2017): January 2017 Edition Vol 13, No 3 (2017) Vol 13, No 2 (2017) Vol 13, No 1 (2017) Vol 12, No 3 (2016) Vol 12, No 2 (2016) Vol 12, No 1 (2016) Vol 11, No 3 (2015) Vol 11, No 2 (2015) Vol 11, No 1 (2015) Vol 10, No 3 (2014) Vol 10, No 2 (2014) Vol 10, No 1 (2014) Vol 9, No 3 (2013) Vol 9, No 2 (2013) Vol 9, No 1 (2013) Vol 9, No 1 (2013) Vol 8, No 2 (2012) Vol 8, No 1 (2012) Vol 7, No 2 (2011) Vol 7, No 1 (2011) Vol 6, No 2 (2010) Vol 6, No 1 (2010) Vol 5, No 2 (2009) Vol 5, No 1 (2009) Vol 4, No 2 (2008) Vol 4, No 1 (2008) Vol 3, No 2 (2007) Vol 3, No 1 (2007) Vol 2, No 2 (2006) Vol 2, No 2 (2006) Vol 2, No 1 (2006) Vol 1, No 2 (2005) Vol 1, No 1 (2005) More Issue