cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
JFA (Jurnal Fisika dan Aplikasinya)
ISSN : 1858036X     EISSN : 24604682     DOI : -
Core Subject : Science,
JFA (Jurnal Fisika dan Aplikasinya, Abbreviation: J.Fis. dan Apl.) hanya menerbitkan artikel penelitian asli serta mengulas artikel tentang topik seputar bidang fisika (fisika teori, material, optik, instrumentasi, geofisika) dan aplikasinya. Naskah yang dikirimkan ke JFA belum pernah diterbitkan ditempat lain serta tidak dalam proses pertimbangan untuk diterbitkan ditempat lain, dalam bahasa apapun. Studi teoritis, eksperimental, dan praktis sama-sama didorong, seperti juga artikel interdisipliner dan yang timbul dari penelitian dan kolaborasi industri.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1 (2008)" : 8 Documents clear
Pemanfaatan Sensor CCD dan Interferometer Michelson untuk Menentukan Koefisien Difusi Larutan Transparan Retna Apsari; Trisnaningsih Trisnaningsih; Umi Salamah
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 4, No 1 (2008)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (117.865 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v4i1.945

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk menentukan nilai koefisien difusi larutan transparan ammonium dihidrogen phosphate (NH4)H2PO4 menggunakan interferometer Michelson. Perubahan rumbai pada waktu-waktu tertentu diakibatkan oleh perbedaan beda lintasan optis karena perbedaan konsentrasi larutan yang diamati dengan sensor CCD (kamera digital). Perbedaan lintasan optis dihitung dengan mengukur jarak dua pusat rumbai pada waktu yang berbeda. Nilai koefisien difusi yang dihasilkan untuk konsentrasi 0,4981; 0,7469; 0,9959;1,5471; 1,9907 gmol/ℓ masing-masing sebesar (8,66 ± 0,03).10−6; (8,09 ± 0,07).10−6; (7,28 ± 0,10).10−6; (6,70 ± 0,06).10−6; (5,57 ± 0,01).10−6 cm2/s. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sensor CCD kamera dapat digunakan untuk mengamati perubahan rumbai yang menunjukkan perbedaan beda lintasan optis. Interferometer Michelson dapat digunakan untuk menentukan nilai koefisien difusi larutan transparan dan hasilnya sesuai literatur.
Implementasi Algoritma Genetika untuk Menentukan Karakter Green house dengan Teknik Identifikasi Melania Suweni Muntini; Yul Yanazwin Nazaruddin
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 4, No 1 (2008)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.438 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v4i1.950

Abstract

Salah satu cara untuk pengkondisian temperatur di dalam suatu green house adalah dengan mengenali perilaku dan karakter perubahan temperaturnya. Pengenalan karakter dapat dilakukan dengan mencari model perubahan temperatur di dalam green house tersebut. Ada berbagai cara untuk melakukan pemodelan, yang diantaranya adalah dengan teknik identifikasi berdasarkan hasil pengukuran masukan-keluarannya. Pada makalah ini disajikan hasil penelitian yaitu pengembangan teknik identifikasi sistem dengan menggunakan algoritma genetik. Algoritma genetik yang dikembangkan dalam penelitian ini menggunakan fungsi fitness yang didasarkan pada residu antara keluaran sistem dan keluaran model. Pengukuran masukan-keluaran dalam penelitian ini dilakukan pada suatu miniatur green house. Dengan memadukan teknik identifikasi dan algoritma genetik, karakter perubahan temperatur dalam green house dapat didekati menggunakan model Auto Regressive Moving Averagewith Exogenous Input (ARMAX). Hasil yang diperoleh untuk proses pemanasan dan pendinginan dalam green house adalah model dengan struktur ARMAX orde 3. Model tersebut diperoleh dengan nilai fitness terbaik 0,89 untuk proses pemanasan dan 0,98 untuk proses pendinginan.
Pengaruh Dopan pada Sifat Optik Poli(heksil tiofen) Fitrilawati Fitrilawati; Wildan Abdussalam; Yusi S. Syamsiar; Tuti Susilawati; Rahmat Hidayat
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 4, No 1 (2008)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (101.308 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v4i1.946

Abstract

Poli(heksil tiofen) adalah polimer terkonjugasi yang memiliki gugus rantai samping heksil. Polimer tersebut memiliki keunikan yang khusus dibandingkan polimer terkonjugasi lainnya, khususnya pada sifat optik, sifat listrik dan stabilitas optiknya. Sifat optik dan sifat listrik perlu dipahami untuk mengetahui struktur elektronik bahan. Makalah ini membahas sifat optik, yaitu indeks bias dan koefisien absorbsi, poli(heksil tiofen) dengan yang didoping FeCl3 dengan variasi konsentrasi yang berbeda. Film tipis polimer dibuat dengan teknik solutioncasting dari poli(heksil tiofen) yang dilarutkan dalam toluen. Spektrum UV-Vis diukur diukur secara insitu yaitu saat doping film poli(heksil tiofen) dengan FeCl3 berlangsung. Indeks bias dan koefisien absorbsi dihitung dari data spektrum absorbsi dengan menggunakan perumusan Kramers Kronig. Hasil yang didapat menunjukkan adanya pengaruh dopan terhadap indeks bias dan koefisien absorbsi poli(heksil tiofen).
Studi Pengaruh Arus Polimerisasi terhadap Konduktivitas Listrik Polianilin yang Disintesis dengan Metode Galvanostatik Diah Hari Kusumawati; Woro Setyarsih; Nugrahany Primary Putri
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 4, No 1 (2008)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (765.343 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v4i1.951

Abstract

Sintesis polianilin dapat dilakukan secara elektrokimia dengan metode galvanostatik menggunakan rangkaian elektropolimerisasi galvanostatik yang terdiri dari sumber arus, tegangan, elektroda karbon sebagai elektroda kerja dan nikel sebagai elektroda mitra. Polianilin disintesis dalam sel elektrokimia yang terdiri dari larutan HCl dan anilin. Dengan menggunakan parameter arus yang optimum diperoleh hasil polianilin dengan konduktivitas listrik yang optimum (25 Scm−1) pada sumber arus 3 mA dengan konsentrasi HCl 3 M dan konsentrasi anilin 1 M.
Desain dan Pengembangan Fluxgate Magnetometer dan Beberapa Aplikasinya Suyatno, Suyatno; Djamal, Mitra; Yulkifli, Yulkifli; Setiadi, Rahmondia N.
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 4, No 1 (2008)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (127.322 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v4i1.947

Abstract

Telah dilakukan pembuatan dan pengembangan sensor magnetic fluxgate yang terdiri dari dua buah probe, berupa kumparan eksitasi, kumparan sekunder (pick-up) dan inti terbuat dari bahan vitrovac. Dengan menggunakan metode harmonisa kedua, penggunaan sensor ini adalah untuk mengukur besarnya medan magnetik, pengukuran arus pada penghantar dan pengukuran jarak. Pada pengukuran medan magnet didapatkan nilai pengukuran B hingga 20 nT dengan sensitifitas 533,94 mV/μT, dengan kesalahan absolut 200 mV dan kesalahan relatif 2,76%, sedang untuk pengukuran jarak, sensor ini mampu melakukan pengukuran jarak sampai pada jarak 13,8 mm dengan resolusi sampai pada 10 μm dan kesalahan absolut 0,16 mm serta kesalahan relatif sebesar 3,4%.
Perancangan Alat Ukur Tegangan Permukaan dengan Induksi Elektromagnetik Indarniati Indarniati; Frida Ulfah Ermawati
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 4, No 1 (2008)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (488.294 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v4i1.948

Abstract

Tegangan permukaan merupakan sifat permukaan suatu zat cair akibat pengaruh tegangan. Guna mengetahui seberapa besar nilainya dilakukan pengukuran dengan menggunakan susunan alat hasil rancangan yang menggunakan sensor induksi elektromagnetik, menggantikan Newtonmeter yang selama ini dipergunakan. Perancangan tersebut dimaksudkan untuk mengetahui apakah sensor induksi elektromagnetik dapat dipergunakan sebagai pengganti Newtonmeter dalam pengukuran tegangan permukaan zat cair, dan dapat menunjukkan proses fisika yang terjadi selama pengukuran tegangan permukaan berlangsung karena mengetahui perubahan tiap gaya tarik yang terjadi selama pengukuran, nilai gaya tarik tersebut, serta nilai tegangan permukaan zat cair dapat diketahui secara langsung. Hal ini dimungkinkan karena data ditampilkan dalam bentuk grafik. Penelitian mencakup persiapan, perencanaan, dan perakitan alat sampai dengan pengujian (studi kelayakan) hasil rancangandengan menggunakan oli SAE 20W-50, oli SAE 30, dan bensin sebagai sampel uji.
Efek Jenis Pelarut pada Sifat Optik, Morfologi Permukaan dan Koefisien Waveguide Loss dari Pandu Gelombang Planar Polimer Terkonjugasi MEH-PPV Ayi Bahtiar; Yeni Kurniawati; Fitrilawati Fitrilawati; Yayah Yuliah; I Made Joni
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 4, No 1 (2008)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.31 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v4i1.944

Abstract

Dalam tulisan ini dilaporkan studi efek jenis pelarut pada sifat optik, morfologi permukaan dan koefisien waveguide loss gw dari pandu gelombang planar polimer MEH-PPV. Pandu gelombang planar dibuat dengan teknik spin-coating dari larutan polimer dengan pelarut toluen, kloroform dan THF. Hasil studi menunjukkan bahwa sifat optik dan morfologi permukaan film MEH-PPV dipengaruhi oleh jenis pelarut yang digunakan.Film dengan pelarut toluen dan kloroform mempunyai morfologi permukaan yang homogen, akibatnya nilai gw lebih kecil dari 1 dB/cm. Sedangkan pelarut THF membentuk tekstur di permukaan film MEH-PPV karena agregasi rantai polimer, sehingga nilai gw menjadi besar.
Struktur Bumi di bawah Australis melalui Analisis dan Pencocokan Seismogram Gempa Intra Plate C081097A pada Stasiun Observasi TAU, CTAO and NWAO Bagus Jaya Santosa
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 4, No 1 (2008)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (405.725 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v4i1.949

Abstract

Dalam penelitian ini struktur bumi di bawah Australia diinvestigasi melalui analisis seismogram observasiakibat gempa C081097A, Western Australia, dan seismogram sintetik milik stasiun observasi TAU, CTAO dan NWAO, dalam domain waktu dan ketiga komponen Kartesian secara simultan. Seismogram sintetik dihitung dengan program GEMINI, dimana input awalnya adalah model bumi IASPEI91 dan PREMAN. Selain itu pada kedua seismogram dikenakan low-pass filter dengan frekuensi corner pada 20 mHz. Hasil analisis menunjukkan penyimpangan yang sangat kuat tentang tidak sistimastisnya waktu tiba, jumlah osilasi dan tinggi amplitudo, pada gelombang P, S dan gelombang permukaan Rayleigh dan Love. Dengan metoda ini terlihat bagaimana pekanya waveform terhadap struktur perlapisan bumi.Untuk menyelesaikan diskrepansi yang dijumpai diperlukan koreksi atas struktur bumi meliputi ketebalan kulit bumi, gradient kecepatan h dan besar koefisien-koefisien untuk h dan v di Upper Mantle, dan sedikit perubahan pada kecepatan P dan S struktur pada lapisan-lapisan bumi hingga CMB. Pencocokan (fitting) seismogram diperoleh dengan baik pada waveformfase gelombang, baik waktu tempuh osilasi utama dan jumlah osilasi. Walaupun panjang gelombang adalah sekitar 150 km, tomografi waveform pada gelombang body dan gelombang permukaan dalam domain waktu menunjukkan kepekaan terhadap perubahan ketebalan kulit bumi dan struktur kecepatan.

Page 1 of 1 | Total Record : 8