cover
Contact Name
Teguh Triyono
Contact Email
teknik@unwiku.ac.id
Phone
+6281804888643
Journal Mail Official
teknik@unwiku.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Beji KarangsalamPurwokerto 53152, Banyumas, Jawa Tengah
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Teodolita: Media Komunikasi Ilmiah di Bidang teknik
ISSN : 14111586     EISSN : 27226204     DOI : -
Teodolita adalah jurnal imiah Fakultas Teknik Universitas Wijayakusuma Purwokerto yang merupakan wadah informasi berupa hasil penelitian, studi literatur maupun karya ilmiah terkait. Jurnal Teodolita terbit 2 kali setahun pada bulan Juni dan Desember. Memuat materi yang membahas tentang ilmu-ilmu teknik seperti sipil, arsitektur, elektro dan informatika. Pembahasan yang diberikan diharapkan dapat menambah wawasan bagi siapa saja yang membacanya. Kontribusi makalah dari berbagai pihak baik di dalam lingkungan kampus maupun di luar lingkungan kampus sangat redaksi harapkan agar dapat memberikan pengetahuan tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang ada
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 12, No 2 (2011)" : 7 Documents clear
KONSEP PERANCANGAN GEREJA WANGON KABUPATEN BANYUMAS C. Dwi Istiningsih
Teodolita ( Media Komunikasi Ilmiah di Bidang Teknik ) Vol 12, No 2 (2011)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.353 KB) | DOI: 10.53810/jt.v12i2.77

Abstract

Abstraksi Umat Katolik Kecamatan Wangon Kabupaten Banyumas adalah komunitas manusia dinamis yang sedang tumbuh dan berkembang dalam Kristus. Maka dibutuhkan tempat ibadah dalam hal ini adalah gereja sebagai wadah untuk dapat beraktivitas, tumbuh dan berkembang dalam iman kepada Kristus. Gereja sebagai bangunan yang mewadahi aktivitas dan perkembangan umat harus pula mampu tumbuh dan berkembang sesuai kebutuhan umat. Kata kunci: Perencangan, Gereja Wangon, Joglo.
OPERASI PINTU AIR BENDUNG GERAK SERAYU DALAM USAHA PENGENDALIAN BANJIR DAN IRIGASI Imam Suhardjo
Teodolita ( Media Komunikasi Ilmiah di Bidang Teknik ) Vol 12, No 2 (2011)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.073 KB) | DOI: 10.53810/jt.v12i2.73

Abstract

AbstraksiAgar terjamin pasokan aliran air irigasi teknis dan menyediakan air baku  untuk domestik dan industri, maka dibangun Bendung Gerak Serayu (Serayu Barrage)  guna menggantikan pengambilan air bebas maupun dengan pompa. Untuk mengevaluasi kinerja operasi pintu air perlu mengetahui system operasi  pintu pada barrage spillway dalam kondisi muka air normal maupun emergency (banjir dan kemarau panjang). Berdasarkan data survei sejak bendung gerak dioperasikan tahun 1997 sampai dengan 2010 dalam berbagai kondisi muka air, kinerja operasi berjalan sesuai dengan rencana yang artinya muka air upstream dapat dikendalikan dengan baik.   Kata Kunci: Bendung Gerak. Kontrol, Muka Air Sungai Serayu
ANALISIS DEFORMASI FLOATING PILES SEBAGAI PERKUATAN TANAH LUNAK DI BAWAH GEOGRID-REINFORCED EMBANKMENT Adhe Noor Patria
Teodolita ( Media Komunikasi Ilmiah di Bidang Teknik ) Vol 12, No 2 (2011)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.73 KB) | DOI: 10.53810/jt.v12i2.78

Abstract

Oleh: A. Adhe Noor PSH#1e-mail : adhe_noorpatria@yahoo.co.idStaf Pengajar pada Jurusan Teknik, Fakultas Sains dan Teknik, Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto AbstraksiTanah lunak merupakan jenis tanah yang mendominasi sebagian besar wilayah di Indonesia. Jenis tanah ini memiliki perilaku yang khas sehingga sebagian besar kosntruksi yang berdiri pada tanah ini akan menemui beberapa kendala seperti penurunan tanah yang tinggi besar dan laju konsolidasi yang tinggi. Salah satu alternatif untuk menyelesaikan masalah ini adalah dengan penggunaan geogrid pada dasar kosntruksi atau penggunaan kombinasi geogrid dan floating piles di dasar konstruksi seperti contoh pada konstruksi embankment.Perilaku kosntruksi perkuatan yang berupa kombinasi geogrid – floating piles di dasar embankment dipelajari lanjut dengna menggunakan simulasi numeris berbasis Plaxis Versi 7.2. Pada simulasi ini, konstruksi timbunan dan perkuatan (geogrid dan floating piles) dimodelkan sebagai plane strain. Pelaksanaan konstruksi dilakukan secara bertahap (staged construction) dan laju konsolidasi tanah dasar diamati.Berdasar hasil simulasi, kita dapat mengetahui deformasi floating piles pada area utama seperti pada kaki (toe) dan Pusat (center) embankment). Pada daerah kaki timbunan (toe of embankment), perpindahan horisontal floating piles hanya ditahan oleh kondisi penjepitan (fixed) geogrid di salah satu sisinya saja sehingga dimungkinkan terjadinya penyaluran beban embankment dalam bentuk perpindahan horisontal yang lebih besar dari pada di area center line of embankment. Pada area center line of embankment sedangkan pada area di tengah embankment, floating piles berada di antara dua buah kondisi penjepitan geogrid, kondisi ini menyebabkan beban yang diterima oleh floating piles berasal dari geogrid dan tanah timbunan. Beban yang berasal dari geogrid; yang merupakan gaya tarik terhadap pile caps; cenderung menyebabkan perpindahan horisontal sedangkan beban tanah timbunan di atas pile caps cenderung menyebabkan perpindahan vertikal. Nilai perpindahan vertikal floating piles cenderung lebih besar dari pada perpindahan horisontal karena perpindahan horisontal floating piles ditahan oleh perkuatan geogrid. Kata Kunci : floating piles, goegrid, pile caps, perpindahan horisontal
KEUNTUNGAN DAN KERUGIAN FLEXIBLE PAVEMENT DAN RIGID PAVEMENT Dwi Sri Wiyanti
Teodolita ( Media Komunikasi Ilmiah di Bidang Teknik ) Vol 12, No 2 (2011)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53810/jt.v12i2.74

Abstract

Abstract            Pavement is a hard structure that is placed on the subgrade and functionate to hold the traffic weight that passes through. Based on its binding material, pavement construction can be distinguished into flexible pavement and rigid pavement. Flexible pavement consist of surface course, base course, subbase course, and subgrade. Rigid pavement consist of concrete slab and base course (can be not exist) on the subgrade. The main differentiations of those two kind of pavement can be seen from their type of binding, repetition of the load, depression of the subgrade, and depression of the pavement. From its main differentiations each kind of pavement has its own profits and losses. In choosing which kind of pavement that will be used, it is recomended to compare flexible pavement and rigid pavement based on their profits and losses.  Key word : Profits, Losses, Flexible Pavement, Rigid Pavement
EVALUASI METODE KERJA PEKERJAAN PEMASANGAN KERAMIK DENGAN MENGGUNAKAN METODE TIME AND MOTION STUDY (STUDI KASUS TUKANG BATU PADA PEKERJAAN PEMASANGAN KERAMIK DI WILAYAH BANYUMAS DAN SEKITARNYA) Dwi Sri Wiyanti
Teodolita ( Media Komunikasi Ilmiah di Bidang Teknik ) Vol 12, No 2 (2011)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53810/jt.v12i2.79

Abstract

Abstrack To deal with the competition among the construction entrepreneurs and stay exist in construction business improvements are needed. One improvement that can be done is in the ability to increase the productivity of labor that work on the construction projects. Increasing labor productivity that work on a construction project can be done through improvement of work methods used by those workers.One of work methods improvement that can be done is  by evaluating the working methods of a job in construction projects. In the present study the job is the work of ceramics tile installation.This study used Nonparticipant observation data collection technique and Time and Motion Study methods. After recording the activities of  masons when installing tiles with a video camera, the recording are observed so that we know the variety of methods that to used by the mason and the required time to complete activities based on a variety of working methods. Then do the calculation of productivity and observe the effects of work methods on productivity.After analyzing process  it is expected that we can discover various methods of work and its  productivity so that we know which one is the most effective method that generates high productivity. Working methods that generate the highest productivity is expected to be applied to improve the productivity of masons at ceramic works.Keyword : Working Methods, Ceramics installation, Time and Motion Study, Banyumas
PERBAIKAN TANAH DENGAN MENGGUNAKAN GEOTEKSTIL Taufik Dwi Laksono
Teodolita ( Media Komunikasi Ilmiah di Bidang Teknik ) Vol 12, No 2 (2011)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53810/jt.v12i2.75

Abstract

AbstraksiKondisi tanah yang bermacam-macam dapat menyebabkan tanah tersebut perlu dilakukan suatu perbaikan sebelum dipergunakan. Terjadinya kerusakan suatu badan jalan karena penurunan, longsornya tebing dan lainnya menjadi contoh bahwa perlu adanya perbaikan yang dilakukan terhadap tanah yang akan digunakan. Terdapat beberapa cara untuk melakukan perbaikan terhadap kondisi tanah, salah satunya adalah dengan menggunakan geotekstil. Geotekstil menjadi salah satu cara yang dipilih karena disamping memiliki kekuatan yang relatif lama juga sudah mudah dijumpai di pasaran.
KAJIAN KUAT TEKAN BETON UMUR 90 HARI MENGGUNAKAN SEMEN PORTLAND DAN SEMEN PORTLAND POZOLAND F. Eddy Poerwodihardjo
Teodolita ( Media Komunikasi Ilmiah di Bidang Teknik ) Vol 12, No 2 (2011)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53810/jt.v12i2.76

Abstract

Abstraksi            Bahan beton yang terdiri dari semen Portland, pasir, kerikil/batu pecah dan air banyak digunakan pada bidang konstruksi bangunan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui  sifat-sifat pasir sungai Serayu dan batu pecah sungai Logawa, juga untuk mengetahui perbandingan campuran yang tepat dalam pembuatan beton normal yang memiliki  kuat tekan cukup tinggi.            Penelitian ini menggunakan semen Portland jenis I merk Gresik 50 kg/zak dan semen  Portland Pozoland merk Gresik 40 kg/zak, pasir sungai Serayu, batu pecah sungai Logawa dengan ukuran maksimal 40 mm, dengan Fas   0,45 , 0,50 , 0,55 , 0,60 dan nilai slump antara 5 – 15 cm.            Dari hasil pemeriksaan sifat-sifat pasir sungai Serayu diperoleh berat jenis 2,4937 gr/m3, kandungan lumpur 2,182%, daya serap air 5,5798%, modulus halus butir 3,224, menurut SK SNI T-15-1990-03 pasir masuk daerah II (pasir agak kasar) dan dapat dipakai sebagai bahan susun beton. Dari hasil pemeriksaan sifat-sifat batu pecah asal sungai Logawa diperoleh berat jenis 2,61198 gr/m3, daya serap air 3,5184%, modulus halus butir 7,176 , ketahanan aus 25,8%, menurut SII 0052-80 batu pecah tersebut dapat untuk pembuatan beton dengan kuat tekan di atas 20 MPa.Hasil Penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi faktor air semen, maka kuat tekan beton semakin rendah. Beton umur 28 hari dengan semen Portland I (normal) memiliki kuat tekan yang lebih tinggi daripada kuat tekan beton dengan semen Portland Pozoland. Hasil  uji kuat tekan beton antara 26,79 MPa – 49,54 MPa. Namun setelah umur 90 hari kuat tekan beton semen Portland pozoland melampaui kuat tekan beton semen Portland I antara 28,10 MPa – 49,90 MPa Kata Kunci: Sifat Agregat, Kuat Tekan 90 hari, Semen Pozoland

Page 1 of 1 | Total Record : 7