cover
Contact Name
Wakhidah Kurniawati
Contact Email
ruang@live.undip.ac.id
Phone
+6224-7460054
Journal Mail Official
ruang@live.undip.ac.id
Editorial Address
Gedung A lantai 3, Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota Universitas Diponegoro, Jl. Prof Soedarto, Tembalang, Kota Semarang, 50275
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Ruang
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : 18583881     EISSN : 23560088     DOI : 10.14710/ruang
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 2 (2015): Ruang" : 4 Documents clear
Perencanaan Desa Wisata Dengan Pendekatan Konsep Community Based Tourism (CBT) Di Desa Bedono, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak Muhammad Syafi’i; Djoko Suwandono
Ruang Vol 1, No 2 (2015): Ruang
Publisher : Department of Urban and Regional Planning, Faculty of Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/ruang.1.2.61-70

Abstract

Desa Bedono merupakan salah satu desa di wilayah pesisir kabupaten Demak yang memiliki potensi wisata mangrove dan wisata religi, dengan adanya komunitas mangrove bahari dan komunitas nelayan Morosari yang sangat potensial dalam pengembangan berbasis masyarakat. Community Based Tourism merupakan konsep pengembangan desa wisata dengan melibatkan dan menempatkan masyarakat lokal yang memiliki kewenangan untuk mengelola dan mengembangkan daerahnya sendiri untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat lokal dan keberlanjutan kebudayaan lokal dan sumber daya alam. Penelitian ini  bertujuan  untuk memberikan rekomendasi strategi pengembangan dan pengelolaan desa wisata di kawasan pesisir Desa Bedono, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak dengan pendekatan konsep Community Based Tourism (CBT). Pada penelitian ini digunakan metode analisis deskriptif kualitatif dan dibagi dalam tiga kegiatan yang dilakukan secara bersamaan, yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian kemudian dijadikan sebagai masukan untuk pengembangan dan pengelolaan kawasan wisata di Desa Bedono yaitu sebuah strategi pengembangan dan pengelolaan desa wisata Bedono yang berasal dari potensi masalah yang ada di desa Bedono dan didukung oleh kebijakan serta organisasi yang ada. 
Perencanaan Konsep Pengelolaan dan Pembiayaan Pembangunan Kawasan Wisata Hutan Mangrove Desa Bedono, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak Arif Su'udi; Djoko Suwandono
Ruang Vol 1, No 2 (2015): Ruang
Publisher : Department of Urban and Regional Planning, Faculty of Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/ruang.1.2.51-60

Abstract

Pengembangan kawasan wisata pesisir di Kabupaten Demak dilatarbelakangi oleh Peraturan Daerah Nomor 6 tahun 2011 tentang Rencana Tata Ruang dan Wilayah Kabupaten Demak Tahun 2011 - 2031 Pasal 71 dan Pasal 95 disebutkan bahwa Kecamatan Sayung termasuk kedalam kawasan strategis daerah dengan peruntukkan sebagai kawasan industri, perdagangan dan jasa, pemasaran komoditas, permukiman perkotaan, dan kegiatan wisata bahari. Desa Bedono merupakan salah satu desa di wilayah pesisir kabupaten Demak yang memiliki potensi wisata mangrove dan religi. Desa Bedono belum dikembangkan secara optimal terutama dalam segi pengelolaan. Agar perencanaan pengelolaan dan pembiayaan pembangunan tersebut tidak salah sasaran, perlu dilakukan penelitian terlebih dahulu untuk mengidentifikasi kelayakan kawasan yang akan dijadikan sebagai obyek perencanaan. Pada penelitian ini digunakan metode analisis deskriptif kualitatif. Analisis yang dilakukan yaitu terkait dengan proyeksi jumlah wisatawan dan rencana kebutuhan ruang. Hasil dari penelitian kemudian dijadikan sebagai masukan untuk merumuskan konsep pengelolaan dan pembiayaan pembangunan kawasan wisata di Desa Bedono. Konsepsi tersebut dilakukan dengan menganalisis kebutuhan ruang, konsepsi pengelolaan, perhitungan pembiayaan pembangunan baik secara ekonomi dan finansial, dan kelayakan proyek pembangunan kemudian dari hasil analisis tersebut dirumuskan suatu konsep pengelolaan dan skenario pembangunan desa wisata. 
Karakteristik Aktivitas Pedagang Kaki Lima di Pecinan, Semarang Retno Widjajanti
Ruang Vol 1, No 2 (2015): Ruang
Publisher : Department of Urban and Regional Planning, Faculty of Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/ruang.1.2.81-90

Abstract

Akhir-akhir ini, pertumbuhan PKL semakin tinggi terutama di daerah fungsional Kota Semarang. PKL masih dipandang sebagai hambatan lalu lintas dan penyebab degradasi kota. Kebijakan pemerintah terhadap PKL ditemukan tampaknya sama dari satu kota ke kota lain. Hal ini jauh dari reaksi pragmatis terhadap masalah PKL. Sebenarnya, esensi masalah tersebut adalah karena tidak ada referensi yang tepat dan rinci terhadap lokasi PKL. Penentukan lokasi PKL belum benar-benar mempertimbangkan karakteristik PKL di setiap area fungsional, khususnya di kawasan Pecinan.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji karakteristik aktivitas PKL di kawasan Pecinan. Ruang aktivitas PKL sebagai penyebab dan akibat dari adanya memilih lokasi untuk berjualan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kuantitatif dari sudut pandang PKL dan persepsi pengunjung.Pada akhirnya, artikel ini yang juga mewakili hasil penelitian ini. PKL di kawasan Pecinan berada di dekat tempat tinggal, pertokoaan dan perkantoran. Hal tersebut membuat lokasi ini tinggi untuk dikunjungi.
Pengembangan Ekonomi Adaptive Reuse di Kawasan Kampung Sekayu, Semarang Diah Intan Kusumo Dewi
Ruang Vol 1, No 2 (2015): Ruang
Publisher : Department of Urban and Regional Planning, Faculty of Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/ruang.1.2.41-50

Abstract

Kawasan Kampung Sekayu merupakan salah satu kawasan bersejarah di Kota Semarang karena dulunya merupakan kampung asli masyarakat Semarang. Namun, setelah dibangunnya kawasan komersial Paragon, terjadi berbagai perubahan yang ada di kawasan Kampung Sekayu baik perubahan fungsi ruang maupun aktivitas masyarakat yang ada di kawasan tersebut. Apabila dinilai dari segi ekonomi, maka perubahan fungsi ruang tersebut menguntungkan namun kurang sesuai dengan fungsi kawasan yang sebenarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasikan pengembangan ekonomi adaptive reuse sehingga mampu meningkatkan taraf kesejahteraan masyarakat Kampung Sekayu. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis statistik deskriptif.

Page 1 of 1 | Total Record : 4