cover
Contact Name
Wakhidah Kurniawati
Contact Email
ruang@live.undip.ac.id
Phone
+6224-7460054
Journal Mail Official
ruang@live.undip.ac.id
Editorial Address
Gedung A lantai 3, Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota Universitas Diponegoro, Jl. Prof Soedarto, Tembalang, Kota Semarang, 50275
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Ruang
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : 18583881     EISSN : 23560088     DOI : 10.14710/ruang
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 4 (2015): Ruang" : 15 Documents clear
Perencanaan Fasilitas Rekreasi Pada Kolam Retensi di Kelurahan Muktiharjo Kidul, Kota Semarang (Dalam Aspek Perancangan Fisik) Muhammad Iqbal; Djoko Suwandono
Ruang Vol 1, No 4 (2015): Ruang
Publisher : Department of Urban and Regional Planning, Faculty of Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/ruang.1.4.231-240

Abstract

Kolam retensi merupakan salah satu cara untuk mengatasi permaslaahn banjir yang sering terjadi. Kolam retensi tersebut dapat ditingkatkan menjadi sebuah ruang aktivitas agar lahan dari kawasan kolam retensi tersebut dapat berkembang. Penelitian dan perencanaan ini bertujuan untuk meningkatkan fungsi dari kolam retensi yang hanya bersifat fungsional untuk pengendali banjir yang mengakibatkan fungsi lahan kolam retensi tidak produktif sehingga diperlukan sebuah aktivitas untuk meningkatkan fungsi tersebut. Isu permasalahan berupa lokasi dari koalm retensi yang perlu dilakukan kajian ulang dan juga diperlukan sebuah rencana untuk menyatukan kolam retnnsi dan fasilitas rekreasi dengan upaya pemenuhan kebutuhan masyarakat berupa fasilitas rekreasi. Metode yang digunakan yaitu metode kuantitatif dan kualitatif dengan teknik analisis statistic deskriptif yang kemudian diketahui hasil dari penelitian yang didapat. Hasil dari penelitian yaitu masih banyaknya masyarakat yang belum terpenuhi akan fasilitas rekreasi. Selain itu, aktivitas rekreasi pada kolam retensi perlu dibangun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat permukiman yang terdapat di sekitar kolam retensi tersebut. Konsep yang digunakan yaitu, Public Recreation Space, yang mendukung elemen society dan nature sehingga ruang public dapat menjadi wadah bagi masyarakat serta menjadi salah satu paru – paru kota Semarang.
Perubahan Fungsi Bangunan Di Koridor Jalan Sirajudin-Banjarsari Akibat Keberadaan Kawasan Pendidikan Di Kelurahan Tembalang Semarang Jawa Tengah Fransinata Giovani Sinurat
Ruang Vol 1, No 4 (2015): Ruang
Publisher : Department of Urban and Regional Planning, Faculty of Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/ruang.1.4.281-290

Abstract

Kawasan Tembalang diperuntukkan untuk kawasan pendidikan sebagai fungsi kawasan primer. Kawasan yang termasuk dalam wilayah studi merupakan kawasan permukiman yang berada dekat dengan beberapa fasilitas pendidikan di Tembalang seperti Universitas Pandanaran, Universitas Diponegoro, POLINES, STIE Cendikia Karya dan STIKKES. Hal ini mengakibatkan kawasan pendidikan menjadi satu daya tarik bagi masyarakat yang ingin menuntut ilmu untuk tinggal di kawasan Tembalang. Koridor jalan Sirajudin-Banjarsari merupakan salah satu bagian dari kawasan pendidikan Tembalang. Aktivitas mahasiswa yang terjadi di koridor jalan Sirajudin-Banjarsari mengakibatkan banyaknya perubahan fungsi bangunan rumah. Pada umumnya perubahan fungsi bangunan rumah yang terjadi adalah banyaknya bangunan rumah yang berubah fungsi menjadi rumah kontrakan ataupun kost-kostan. Selain itu, juga terdapat perubahan bangunan rumah menjadi elemen-elemen pembentuk ruang lainnya seperti sarana perdagangan dan jasa yang didominasi oleh pertokoan dan PKL. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan fungsi bangunan di koridor jalan Sirajudin-Banjarsari akibat keberadaan kawasan pendidikan di Kelurahan Tembalang. Metode penelitian yang digunakan yakni metode kuantitatif. Berdasarkan hasil penyebaran kuesioner terhadap 87 orang di sepanjang koridor jalan Sirajudin-Banjarsari, terdapat 71 bangunan dari 77 bangunan yang mengalami perubahan fungsi selama 10 tahun terakhir yang diakibatkan karena adanya pengaruh dari kawasan pendidikan melalui aktivitas mahasiswa.Kawasan Tembalang diperuntukkan untuk kawasan pendidikan sebagai fungsi kawasan primer. Kawasan yang termasuk dalam wilayah studi merupakan kawasan permukiman yang berada dekat dengan beberapa fasilitas pendidikan di Tembalang seperti Universitas Pandanaran, Universitas Diponegoro, POLINES, STIE Cendikia Karya dan STIKKES. Hal ini mengakibatkan kawasan pendidikan menjadi satu daya tarik bagi masyarakat yang ingin menuntut ilmu untuk tinggal di kawasan Tembalang. Koridor jalan Sirajudin-Banjarsari merupakan salah satu bagian dari kawasan pendidikan Tembalang. Aktivitas mahasiswa yang terjadi di koridor jalan Sirajudin-Banjarsari mengakibatkan banyaknya perubahan fungsi bangunan rumah. Pada umumnya perubahan fungsi bangunan rumah yang terjadi adalah banyaknya bangunan rumah yang berubah fungsi menjadi rumah kontrakan ataupun kost-kostan. Selain itu, juga terdapat perubahan bangunan rumah menjadi elemen-elemen pembentuk ruang lainnya seperti sarana perdagangan dan jasa yang didominasi oleh pertokoan dan PKL. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan fungsi bangunan di koridor jalan Sirajudin-Banjarsari akibat keberadaan kawasan pendidikan di Kelurahan Tembalang. Metode penelitian yang digunakan yakni metode kuantitatif. Berdasarkan hasil penyebaran kuesioner terhadap 87 orang di sepanjang koridor jalan Sirajudin-Banjarsari, terdapat 71 bangunan dari 77 bangunan yang mengalami perubahan fungsi selama 10 tahun terakhir yang diakibatkan karena adanya pengaruh dari kawasan pendidikan melalui aktivitas mahasiswa.
Perencanaan Fasilitas Rekreasi Pada Kolam Retensi Di Kelurahan Muktiharjo Kidul, Semarang (Dalam Desain Detail Perancangan Ruang Publik) Kirana Prameswari Miolo; Djoko Suwandono
Ruang Vol 1, No 4 (2015): Ruang
Publisher : Department of Urban and Regional Planning, Faculty of Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/ruang.1.4.191-200

Abstract

Penelitian dari perencanaan ini bertujuan untuk meningkatkan fungsi dari kolam retensi yang hanya bersifat fungsional yaitu untuk pengendali banjir. Peningkatan fungsi tersebut akan direncanakan dengan mengembangkan kolam retensi sebagai ruang publik serta fasilitas rekreasi yang dapat meningkatkan daya tarik bagi masyarakat serta wisatawan lokal. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dan kualitatif karena bertujuan untuk mencari pola yang tepat dalam perencanaan fasilitas rekreasi pada kolam retensi. Pendekatan yang digunakan yaitu menggunakan pendekatan kualitatif karena pendekatan tersebut dilakukan dengan observasi secara naturalistik. Hasil akhir yang ingin dicapai berupa kajian penentuan lokasi kolam retensi. Selain itu pembangunan fasilitas rekreasi pada kolam retensi bertujuan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang berada di sekitar kolam retensi akan kegiatan rekreasi. Konsep yang digunakan untuk pengembangan fasilitas rekreasi pada kolam retensi adalah Waterfront As A Public Space and Recreation. Konsep ini didukung dengan teori Waterfront Development dan juga Child Friendly Space.
Kajian Morfologi Kawasan Permukiman di Sepanjang Kali Beringin Diah Intan Kusumo Dewi
Ruang Vol 1, No 4 (2015): Ruang
Publisher : Department of Urban and Regional Planning, Faculty of Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/ruang.1.4.291-300

Abstract

...
Perilaku Pengguna Ruang Terbuka Publik Terkait Ketersediaan Akses Internet Pada Taman Lansia Kota Bandung Yanuar Akbar Anindita; Djoko Suwandono
Ruang Vol 1, No 4 (2015): Ruang
Publisher : Department of Urban and Regional Planning, Faculty of Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (557.639 KB) | DOI: 10.14710/ruang.1.4.301-310

Abstract

Fasilitas internet nirkabel/ wireless Internet telah menjadikan internet sebagai sesuatu yang mudah dijangkau dimanapun dan tidak lagi memerlukan sambungan kabel seperti di rumah ataupun kantor-kantor. Penggunaan internet kini menjadi kegiatan sehari-hari orang-orang ketika berada di taman, plaza, mall dan ruang publik lainnya. Kota Bandung merupakan kota yang telah melengkapi ruang-ruang publiknya dengan akses wireless internet. Taman Lansia Kota Bandung merupakan salah satu taman yang telah dilengkapi akses internet sehingga penggunanya dapat mengakses internet. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penataan taman dan ketersediaan akses internet menentukan perilaku/ aktivitas manusia serta bagaimana penggunaan internet saat ia berada di ruang terbuka publik ini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode campuran dengan melakukan teknik analisis distribusi frekuensi. Berdasarkan kuesioner yang dihimpun, 88% responden tergolong kedalam pengguna berat internet dan porsi penggunaan internet pada Taman Lansia dalam sekali berkunjung bisa selama 1-3 jam. Dari hasil identifikasi karakteristik penggunaan internet juga menunjukkan 3 Klaster yang terbagi berdasarkan motif/tujuan penggunaan internet dimana 2 klaster terbesar sebesar 36% dan 53% merupakan kaum muda yang suka menggunakan internet pada Taman Lansia. Sementara itu hasil pemetaan perilaku memperlihatkan bahwa penataan taman seperti bangku-bangku taman, vocal point, dan pedagang kaki lima berperan sangat besar dalam pembentukan perilaku pasif pada Taman Lansia ditambah lagi dengan kehadiran internet terlihat zona-zona “nyaman” bagi para pengguna internet di taman yang juga ternyata memberikan pengaruh positif bagi fungsi ekonomi Taman Lansia. 

Page 2 of 2 | Total Record : 15