cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
JIEM
ISSN : 977244287     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Ilmiah Edukasi Matematika (JIEM) adalah jurnal ilmiah online Prodi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Katolik Widya Mandala Madiun yang berdiri sejak 23 Februari 2015. Jurnal ini merupakan terbitan berkala 6 bulan, dengan jadwal terbit bulan April dan Oktober di setiap tahunnya. Artikel pada jurnal ini ditujukan untuk mewadahi publikasi artikel yang bersumber dari mahasiswa, guru, dosen, dan pemerhati bidang pendidikan matematika maupun matematika sain. Artikel yang dimuat di jurnal ini adalah artikel hasil penelitian atau hasil kajian dengan format penulisan mengikuti kaidah ilmiah.
Arjuna Subject : -
Articles 16 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2015)" : 16 Documents clear
UPAYA MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA DENGAN MENGGUNAKAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TWO STAY TWO STRAY (TSTS) Susi Widowati
JIEM | JURNAL ILMIAH EDUKASI MATEMATIKA Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya Kampus Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan dan prestasi belajar matematika siswa dengan menggunakan pembelajaran kooperatif tipe TSTS. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas sebagai upaya untuk meningkatkan keaktifan prestasi belajar matematika siswa. Penelitian ini dilaksanakan  pada Tahun Ajaran 2011/2012  semester II kelas VII SMP Negeri 14 Madiun dengan  subyek  penelitian  siswa  kelas  VIIE.  Dari penelitian yang telah dilaksanakan diperoleh hasil sebagai berikut: Hasil pengamatan keaktifan siswa pada siklus I mempunyai persentase siswa yang aktif sebesar 70, 10%, siklus II mempunyai persentase siswa yang aktif sebesar  64, 97%,  siklus  III  mempunyai  persentase  siswa  yang  aktif  sebesar 70, 20%.Hasil tes prestasi belajar matematika siswa pada siklus I mempunyai nilai rata- rata  tes  sebesar   49,23   dengan  persentase   ketuntasan   33,33%,   siklus  II mempunyai   nilai  rata-rata   tes  sebesar   51  dengan  persentase   ketuntasan 23,08%,  dan siklus  III mempunyai  nilai rata-rata  tes sebesar  46,67 dengan persentase ketuntasan 53,33%.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MATEMATIKA REALISTIK PADA POKOK BAHASAN PERBANDINGAN DI KELAS VII SEKOLAH MENENGAH PERTAMA (SMP) Khosmas Aditya; Rudi Santoso Yohanes
JIEM | JURNAL ILMIAH EDUKASI MATEMATIKA Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya Kampus Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui proses dan hasil pengembangan perangkat pembelajaran matematika realistik pada pokok bahasan Perbandingan di kelas VII Sekolah Menengah Pertama (SMP). Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Pengembangan perangkat dalam penelitian ini menggunakan model pengembangan Plomp. Langkah-langkah dari model pengembangan Plomp adalah 1) investigasi awal, 2) perancangan produk, 3) realisasi, 4) tes, evaluasi dan revisi. Perangkat pembelajaran yang terealisasikan adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), Buku Siswa (BS), Buku Petunjuk Guru (BPG), Lembar Kerja Siswa (LKS). Penelitian ini dilaksanakan di SMPN 2 Widodaren Ngawi pada minggu ketiga dalam bulan November tahun 2014 dengan dua kali pertemuan di kelas VIIB. Sebelum diujicobakan ke lapangan, perangkat pembelajaran terlebih dahulu diuji berdasarkan kriteria kualitas perangkat pembelajaran menurut Nieveen. Kriteria tersebut diantaranya kevalidan perangkat pembelajaran, kepratisan perangkat pembelajaran dan keefektifan perangkat pembelajaran. Dari penelitian ini diperoleh beberapa hasil temuan yaitu perangkat pembelajaran mempunyai tingkat kevalidan pada kategori valid, aktivitas siswa dan guru selama kegiatan belajar mengajar aktif, guru mampu mengelola pembelajaran matematika realistik dengan baik, dan tercapainya ketuntasan belajar siswa lebih dari 80%. Dengan demikian perangkat pembelajaran yang dikembangkan telah memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif.
PENGEMBANGAN KOMIK MATEMATIKA SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS PENDIDIKAN KARAKTER PADA MATERI PERKALIAN BILANGAN BULAT SEKOLAH DASAR Devy Yuliastri Kurnia Putri; Gregoria Ariyanti
JIEM | JURNAL ILMIAH EDUKASI MATEMATIKA Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya Kampus Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komik matematika merupakan cerita bergambar  yang berisi materi pelajaran matematika yang disajikan secara naratif dan deskriptif yang berfungsi membantu siswa dalam memahami konsep yang rumit serta mampu mengoptimalkan otak untuk mengingat materi pelajaran matematika Pengembangan media pembelajaran adalah pendesainan dan pembuatan produk berupa media pembelajaran dengan menggunakan metode penelitian dan pengembangan yang  memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif. Hasil pengembangan ini berupa komik matematika yang berjudul ”Devy dan Panglima Bilangan Bulat di Negeri Perkalian”. Komik matematika berukuran A5 dengan 44 halaman full colour ini bertemakan petualangan yang mengajarkan strategi perhitungan bilangan bulat dan penyisipan pesan pendidikan karakter berupa kejujuran. Selain itu, juga dihasilkan BPG (Buku Petunjuk Guru ) dan RPP (Rencana Pelaksanaan Pembalajaran). Pembelajaran dengan komik ini didesain dengan meminimalkan peran guru karena siswa diajak menemukan dan memahami materi sendiri dalam komik.  Hasil validasi kualitas komik dan kualitas materi dalam komik telah memenuhi kriteria valid. Berdasarkan hasil uji coba yang dilakukan di SD Negeri 03 Madiun Lor diperoleh data bahwa komik matematika yang dikembangkan telah memenuhi kriteria praktis. Artinya media pembelajaran yang dikembangkan mudah digunakan pengajar dan meminimalkan peran pengajar dalam proses pembelajaran. Berdasarkan angket tanggapan siswa, dan hasil pretes komik matematika telah memenuhi kriteria efektif, yaitu menarik, mudah diapahami dan terjadi peningkatan klasikal. Secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa komik matematika yang dikembangakan sebagai media pembelajaran telah memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif.
PENGARUH PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA DITINJAU DARI KECERDASAN LINGKUNGAN Aryulandia Sanditama; Vigih Hery Kristanto
JIEM | JURNAL ILMIAH EDUKASI MATEMATIKA Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya Kampus Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan: (1) Manakah prestasi belajar matematika siswa yang lebih baik antara siswa dalam pembelajaran berbasis masalah dengan siswa dalam pembelajaran langsung. (2) Manakah prestasi belajar matematika yang lebih baik antara siswa dengan kecerdasan lingkungan tingkat tinggi, sedang dan rendah. (3) Manakah prestasi belajar matematika siswa yang lebih baik antara siswa dalam pembelajaran berbasis masalah dengan siswa dalam pembelajaran langsung untuk masing-masing tingkat kecerdasan siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif eksperimen semu. Penelitian ini dilaksanakan semester ganjil tahun pelajaran 2013/2014 di SMPN 3 Madiun dengan populasi kelas IX. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas IX F sebagai kelas eksperimen menggunakan pembelajaran berbasis masalah dan kelas IX E sebagai kelas kontrol menggunakan pembelajaran langsung. Instrumen yang digunakan tes prestasi belajar, angket dan skala  kecerdasan lingkungan. Sebelum digunakan instrumen di uji cobakan untuk mengetahui validitas dan reliabilitas instrumen. Tes prestasi belajar dan angket mempunyai reabilitas 0,6 yaitu 0,8, sehingga tes prestasi dan angket kecerdasan lingkungan dapat digunakan. Hasil penelitian: (1) Prestasi belajar siswa pembelajaran berbasis masalah tidak lebih baik dari prestasi belajar siswa pembelajaran langsung. (2) Prestasi belajar siswa dengan masing-masing tingkat kecerdasan siswa dalam pembelajaran berbasis masalah dan pembelajaran langsung tidak terdapat perbedaan. (3) Siswa tingkat kecerdasan tinggi, prestasi belajar siswa pembelajaran berbasis masalah siswa tingkat kecerdasan tinggi tidak lebih baik dari prestasi belajar siswa pembelajaran langsung. Siswa tingkat kecerdasan sedang, prestasi belajar siswa pembelajaran berbasis masalah tidak lebih baik daripada prestasi belajar siswa pembelajaran langsung. Siswa tingkat kecerdasan rendah, prestasi belajar siswa pembelajaran berbasis masalah tidak lebih baik daripada prestasi belajar matematika siswa pembelajaran langsung.
EFEKTIFITAS PENDEKATAN CREATIVE PROBLEM SOLVING TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA PADA SISWA SMA Purwati Purwati
JIEM | JURNAL ILMIAH EDUKASI MATEMATIKA Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya Kampus Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kemampuan pemecahan masalah matematika siswa SMA dengan pendekatan Creative Problem Solving (CPS) lebih baik dari pada kemampuan pemecahan masalah matematika siswa SMA dengan pembelajaran konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif eksperimen semu. Penelitian ini dilaksanakan pada siswa kelas XI IPS semester genap pada Tahun Ajaran 2012/2013 di SMAK Bonaventura Madiun dengan populasi kelas XI IPS. Sedangkan sampel dalam penelitian ini adalah kelas XI IPS 1 sebagai kelas eksperimen menggunakan pendekatan CPS dan kelas XI IPS 4 sebagai kelas kontrol dengan pembelajaran konvensional. Teknik pengumpulan data menggunakan metode tes, yaitu tes kemampuan pemecahan masalah yang digunakan untuk mengetahui kemampuan pemecahan masalah matematika siswa. Sebelum instrumen tes kemampuan pemecahan masalah digunakan terlebih dahulu divalidasi dengan meminta pertimbangan pada validator ahli (dosen) dan validasi praktisi (guru bidang studi Matematika) untuk mengetahui validitasnya dan kemudian diujicobakan untuk mengetahui reliabilitasnya. Dari pelaksanaan uji coba diperoleh reliabilitas soal tes hasil belajar sebesar 0,70651. Berdasarkan hasil reliabilitas tersebut tes kemampuan pemecahan masalah dikatakan reliabel. Pengujian hipotesis menggunakan uji t' dengan taraf nyata 0,05 dan diperoleh nilai t'(= 4,73555)DK = {t | t' t'tabel } ={t | t' 1,72368} maka H0 ditolak. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematika siswa dengan Pendekatan Creative Problem Solving (CPS) lebih baik daripada kemampuan pemecahan masalah matematika siswa dengan pembelajaran konvensional.
PENGARUH KECERDASAN VISUAL-SPASIAL TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA DALAM PROBLEM BASED LEARNING PADA SISWA SMA KELAS X Margareta Maya Sulistyarini; F. Gatot Iman Santoso
JIEM | JURNAL ILMIAH EDUKASI MATEMATIKA Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya Kampus Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research is to know whether or not there was some  influence of visual-spatial intelligence on learning outcomes of Mathematics in Problem Based Learning of the Class X Students of Senior High School. This research is a Pre-Eksperiment Design quantitative research. The experiment was implemented to the second semester students of the academic year 2013/2014 of Senior High School 1 Widodaren, Ngawi with the class X as population. While, the sample of this research was the students of the class X of Natural Science 2, the class X of Natural Science 3, and the class X of Natural Science 4 with Problem Based Learning. The techniques of data collection used were test and non test (questionnaire). To obtain the sample, this research applied cluster random sampling technique. The instrument used in the test was a Mathematics outcomes test, whereas in the non test, visual-spatial intelligence questionnaires was applied. Mathematics outcomes test was used to determine the students’  ability in solving mathematic problems, whereas visual-spatial intelligence questionnaire was used to determine the level of the students’ visual-spatial intelligence. Both of research instruments were validated before trial. The result of the research showed that many students with high visual-spatial intelligence (n1) = 20 had average Mathematics learning outcomes () = 9.95 with a standard deviation of 15.0489. While, many students with low visual-spatial intelligence (n2) = 64, had average Mathematics learning outcomes () = 17.07 with a standard deviation of 20.6647. With t-test statistical analysis proved that there was no influence of visual-spatial intelligence on learning outcomes of Mathematics in Problem Based Learning (PBL) of the class X students of Senior High School.

Page 2 of 2 | Total Record : 16