cover
Contact Name
Maya Fitria
Contact Email
mayafitria@unsyiah.ac.id
Phone
+628116834035
Journal Mail Official
kitektro@unsyiah.ac.id
Editorial Address
Jalan Teungku Syech Abdur Rauf No. 7 Kota Pelajar Mahasiswa (Kopelma) Darussalam Kecamatan Syiah Kuala
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Kitektro
ISSN : -     EISSN : 22527036     DOI : -
KITEKTRO is an online journal (electronic) for Scientific Work of Computer Engineering/Science, Information Technology, and Electrical Engineering field. KITEKTRO has been published as dissemination media of research to public domain. KITEKTRO has been publishing articles since 2012 with e-ISSN: 2252-7036. Since 2015, KITEKTRO has been an open access journal access involving peer reviewers. The journal is published four times a year, on March, June, September, and December. The article that will be published in KITEKTRO has to be an original article, has not been published before, and has contributions from the fields of: Computer Engineering Computer Science Informatics Information Technology Electrical Engineering KITEKTRO accepts theoretical contributions (including new techniques, models, concepts, and analysis) and practical contributions (trials, prototypes, simulations, and new applications). The article should not include commercial reference in the form of brand names, company names, universities, commercial acronyms, or component numbers. The article that has been sent to KITEKTRO will be not returned.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2016)" : 7 Documents clear
Perancangan Prototype Generator Magnet Permanen 1 Fasa Jenis Fluks Aksial pada Putaran Rendah Leo Noprizal; Mahdi Syukri; Syahrizal Syahrizal
Jurnal Komputer, Informasi Teknologi, dan Elektro Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— Generator magnet permanen jenis fluks aksial 1 fasa merupakan sebuah mesin penghasil listrik sederhana dengan putaran pada kecepatan rendah. Generaor ini terdiri dari dua bagian yaitu, stator (diam) dengan 12 buah kumparan setiap masing-masing kumparan memiliki 300 lilitan, dan bagian rotor (berputar) yang terdiri dari 24 buah (kutup) magnet jenis Neodymium (NdFeB) dengan nilai kemagnetan yang tinggi sehingga dapat digunakan dalam proses pembangkitan energi listrik  tanpa memerlukan sistem eksitasi daya listrik dari sumber lain untuk membangkitkan tegangan pada mesin ini. Generator ini dirancang dengan tipe coreless stator dengan diameter 30 cm. Generator jenis fluks aksial dapat digunakan pada pemanfaatan energi potensial baik angin maupun air. Perancangan generator jenis ini diperlukan untuk meminimalkan biaya, memperbesar torsi, dan dapat bergerak dengan kecepatan yang bervariasi. Hasil pengujian diperoleh tegangan RMS sebesar 48.90 Vac dengan frekuensi 48.78 Hz pada pengujian tanpa beban dan  20.74 Vac dengan frekuensi 48.58 Hz pada pengujian berbeban dengan putaran 250 rpm. Beban yang digunakan yaitu 2 buah lampu pijar 24 volt 25 watt yang terhubung secara paralel. Dari hasil pengujian tegangan output generator yang dihubungkan dengan rangkaian penyearah gelombang penuh satu fasa didapat output tegangan 12.12 Vdc pada putaran 250 rpm. Kata Kunci— Energi terbarukan, magnet permanen, generator fluks aksial, perancangan generator.
IMPLEMENTASI REPLACEMENT STRATEGY STEADY STATE DAN GENERATIONAL DALAM ALGORITMA BEREVOLUSI UNTUK PENYELESAIAN TSP Munawir Munawir; Taufiq A. Gani; Yuwaldi Away
Jurnal Komputer, Informasi Teknologi, dan Elektro Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Travelling salesman problem is the traveling salesman optimization problems in visiting the city and every town just skipped right one. TSP problem can be applied to various cases that are to optimize, in the completion of TSP there are several methods that can be used, including the algorithms evolve. To improve the quality of the solution, the method used is the strategy of steady state and generational turnover. This research analyzes the methods of steady state strategy and generational turnover for the completion of TSP. Test data used is the data tsplib as much as 10 datasets with the number of cities between 51 to 100 cities, resulting from this testing is the average distance from each dataset. Keywords -- Algorithm Evolved, TSP, Replacement Strategy, Steady State, generational
Analisi Kinerja Jaringan Kooperatif Multi-hop Relay Berbasis Protokol Amplify-Quantize and Forward (AQF) Alfian Alfian; Nasaruddin Nasaruddin; Rusdha Muharar
Jurnal Komputer, Informasi Teknologi, dan Elektro Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dokumen Kinerja jaringan komunikasi nirkabel dapat menurun akibat adanya gangguan sinyal informasi yang disebabkan oleh fading dan noise. Fading ini dapat dikurangi dengan menerapkan sistem jaringan relay kooperatif. Jaringan relay kooperatif yang digunakan pada penelitian ini adalah jaringan kooperatif multi-hop relay dengan protokol AmplifyQuantize-and-Forward (AQF). Protokol AQF bekerja berdasarkan penguatan dan kuantisasi sinyal-sinyal yang lemah akibat gangguan fading dan noise pada relay sebelum diterima pada tujuan. Pada penelitian ini dilakukan; (1) analisis kinerja jaringan kooperatif multi-hop relay menggunakan protokol AQF; (2) analisis Bit Error Rate dan throughput terhadap pengaruh banyaknya jumlah hop relay; (3) perbandingan kinerja antara jaringan kooperatif multi-hop relay dengan protokol AQF dan jaringan kooperatif dengan protokol AF dan QF. Dalam analisis penelitian, faktor jarak antara sumber, relay dan tujuan tidak diperhitungkan. Hasil analisis menunjukkan sistem jaringan kooperatif multi-hop dengan dua hop menggunakan protokol AQF memiliki kinerja lebih baik dibandingkan dengan sistem jaringan kooperatif multi-hop dengan 3 hop dan 4 hop dengan protokol yang sama, dimana nilai Bit Error Rate tinggi dan throughput yang dihasilkan rendah. Begitu juga untuk sistem jaringan kooperatif multi-hop relay dengan 3 hop menggunakan protokol AF, AQF dan QF, disini nilai Bit Error Rate dan throughput pada sistem jaringan mengunakan protokol AF lebih baik dari protokol AQF dan QF, sedangkan protokol AQF lebih baik dibandingkan menggunakan protokol QF.  Kata Kunci —  Jaringan kooperatif, multi-hop relay, AQF, bit error rate dan throughput
Rancang Bangun Purwarupa Pengidentifikasi Kendaraan Bermotor Pelanggar Lalu Lintas dengan RFID Berbasis Arduino UNO Adityo Sumantri; Ernita Dewi Meutia; Sayed Muchallil
Jurnal Komputer, Informasi Teknologi, dan Elektro Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menerobos lampu lalu lintas merupakan pelanggaran aturan lalu lintas yang ikut menyumbang terjadinya kemacetan dan kecelakaan di jalan raya. Salah satu cara untuk mengatasinya adalah dengan sebuah sistem yang dapat mengidentifikasi secara otomatis kendaraan bermotor yang melakukan pelanggaran tersebut. Dalam penelitian ini dibangun sebuah purwarupa yang memanfaatkan teknologi Radio Frequency Identification (RFID) untuk mengidentifikasi kendaraan bermotor pelanggar rambu lalu lintas secara otomatis tanpa kontak langsung. Purwarupa ini terdiri dari RFID reader dan RFID tag untuk mengidentifikasi kendaraan serta rangkaian LED sebagai simulasi lampu lalu lintas yang dikendalikan oleh Arduino Uno. Frekuensi kerja RFID yang digunakan yaitu 125 kHz. RFID reader dipasang di area lampu lalu lintas dan RFID tag dipasang pada tiap-tiap kendaraan. Apabila terdapat kendaraan yang menerobos, maka RFID tag mengirim data atau identitas pelanggar ke RFID reader kemudian meneruskan data tersebut ke komputer untuk ditampilkan pada Serial Monitor. Purwarupa yang dibangun berjalan baik, RFID reader memiliki jangkauan sudut pembacaan yang cukup luas dan dapat mengidentifikasi kendaraan yang melanggar. Jarak optimal yang mampu dijangkau oleh RFID reader 6 cm dan purwarupa ini bekerja baik untuk mendeteksi satu kendaraan yang menerobos lampu lintas.  Kata Kunci— Pelanggaran lampu lalu lintas, RFID tag, RFID reader, Arduino Uno
Analisis Performansi VoIP mengunakan Session Initiation Protocol (SIP) dengan Codec G.711, G.729A Dan G.723 pada IP Multimedia Subsystem Yuswardi Yuswardi; Khairul Munadi; Ramzi Adriman
Jurnal Komputer, Informasi Teknologi, dan Elektro Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi IP Multimedia Subsystem (IMS) merupakan teknologi masa depan yang mendukung beberapa layanan yang terintegrasi seperti voice, data dan multimedia. Kinerja IP Multimedia Subsystem adalah dengan melakukan pemisahan elemen server sehingga beban server menjadi lebih ringan. Session initiation protocol (SIP) merupakan model kinerja proses pangilan dalam sistem. Untuk peningkatan kualitas layanan IP multimedia subsystem di perlukan pengaturan protocol signaling SIP agar pengiriman data terhadap layanan VoIP berdasarkan pemilihan kombinasi codec yang lebih baik. Metode Pengambilan data QoS pada VoIP diambil berdasarkan kondisi jaringan secara global dengan scenario penerapan protocol SIP dan tanpa protocol SIP. Hasil sangat berpengaruh yang signifikan tehadap End-to-end delay, Jitter, dan throughput pada layanan VoIP dengan pemilihan codec, besarnya coding rate, serta penggunaan SIP turut berperan dalam mempengaruhi kualitas layanan. VoIP yang dilakukan pada jaringan SIP untuk kualitas suara masih sangat baik dibandingkan standar yang diterapkan ITU-T, tetapi untuk  End to-end Delay codec G.729A lebih baik dari pada codec G.711 dan G.723 sementara untuk jitter lebih baik mengunakan codec G.723 dari pada G.711 dan G.729A  yang digunakan dalam skenario yang sama
Hibridisasi Simulated Annealing dengan Algorithm Evolutionary dalam Penyelesaian Travelling Salesman problem (TSP) Erdiwansyah Erdiwansyah; Taufiq A. Gani; Yuwaldi Away
Jurnal Komputer, Informasi Teknologi, dan Elektro Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The process of traveling salesman from one city to the others is a form of costs optimization, time consuming so the process can minimize the cost and time of travel. Travelling Salesman Problem (TSP) is an optimization problem to determine the shortest distance in a travel route in each city can which only be passed exactly once in one trip and then return to the city where sales was begin their journey. In this study, hybridization of simulated annealing with evolution algorithm was proposed to minimize the individual convegency in a population of each generation before reaching optimum point. This research proposes algorithm Hybridization SA with the SA and AE AE itself, namely the computational time and optimization of results. Keywords- Algorithm Evolutinary, Simulated Annealing, Hybrid SA and AE.
Pengaruh Teknik Modulasi Terhadap Kinerja Layanan Voice dan Video Pada Jaringan WiMAX Menggunakan Opnet Modeler Muhammad Akmal; Nasaruddin Nasaruddin; Ramzi Adriman
Jurnal Komputer, Informasi Teknologi, dan Elektro Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dengan berkembang dan meluasnya berbagai teknologi jaringan nirkabel seperti worldwide interoperability for microwave access (WiMAX), jumlah pengguna perangkat bergerak internet terus bertambah. Untuk kestabilan jaringan WiMAX sangat tergantung pada kemampuan quality of service (QoS), pada saat koneksi dengan internet memerlukan bandwith yang memadai terutama pada layanan voice dan video. Quality of service untuk layanan voice dan video merupakan suatu permasalahan dalam komunikasi internet secara keseluruhan. Salah satu cara untuk menjaga kestabilan kualitas layanan yaitu menggunakan teknik modulasi, dimana teknik modulasi memungkinkan pengaturan pola sinyal modulasi yang tergantung pada kondisi signal to noise ratio (SNR). Pada penelitian ini membandingkan tipe modulasi yaitu QPSK, 16QAM dan 64QAM. Hasil pengujian didapatkan perbandingan nilai delay, throughput, Block error rate (BLER), signal to noise ratio (SNR) pada masing-masing modulasi tersebut.

Page 1 of 1 | Total Record : 7