cover
Contact Name
Gema
Contact Email
gemarullyana@upi.edu
Phone
-
Journal Mail Official
jurnaledulib@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Edulib
ISSN : 20896549     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Edulib, practitioners in the field of LIS focuses on the main problems in the development of the information science, documentation science, library science, archieve, librarianship, and ICT in Library. It covers the theoretical and general aspects of Institutional management of information, information and libraries, libraries and communities in the 3.0 Era, libraries in all areas of education (formal, informal, informal), entrepreneurship information services, social librarianship, child and youth librarianship, curriculum and learning libraries, information literacy in all aspects of life, information society, and digital archives.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 1 (2016)" : 8 Documents clear
Alive Library Sebagai Brand Positioning di Perpustakaan Sekolah Bina Persada Sugara, Septian; Rusmono, Doddy; Agustina, Susanti
Edulib Vol 6, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/edulib.v6i1.5005

Abstract

Abstract. This research is motivated by the phenomenon of brand positioning implementation as a superiority at Perpustakaan Sekolah Bina Persada, which effectively increase the sense of belonging and users interest. Approach used in this research was case study qualitative. The data were collected by observation, interview and study of documentation. The findings of the research are : (1) alive library as brand positioning at Perpustakaan Sekolah Bina Persada is motivated by librarian’s concern of students’ visit restriction. (2) implementation of brand positioning at Perpustakaan Sekolah Bina Persada is generally successful, although the implementation hasn’t fitted the theory. (3) pattern of alive library brand positioning implementation, which has a possibility to be a model of implementation at another (school) library.Keyword : alive library, brand positioning, school library, librarian.        Abstrak . Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena implementasi brand positioning sebagai suatu keunggulan di Perpustakaan Sekolah Bina Persada yang mampu meningkatkan sense of  belonging dan minat kunjung pemustaka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawanara dan studi dokumentasi. Temuan hasil penelitian mencakup: (1) alive library sebagai brand positioning di Perpustakaan Sekolah Bina Persada dilandasi oleh keprihatinan Pustakawan terhadap pembatasan waktu kunjungan siswa ke perpustakaan. (2) implementasi brand positioning di Perpustakaan Sekolah Bina Persada dapat dikatakan berhasil, meskipun pada penerapannya belum sesuai dengan teori. (3) pola implementasi brand positioning alive library yang dapat menjadi model untuk diimplementasikan di perpustakaan (sekolah) lainnya.Kata kunci : alive library, brand positioning, Perpustakaan Sekolah, Pustakawan.
Sajian Informasi Pelatihan Usaha Dalam Membentuk Sikap Peserta pada Program Melati Ashari, Muhammad Syahwal; Hafiar, Hanny; Subekti, Priyo
Edulib Vol 6, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/edulib.v6i1.5000

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara sajian informasi pelatihan usaha dengan sikap peserta pada Program Melati. Dinas Koperasi dan UMKN Kota Bandung melalukan berbagai upaya untuk mecapai target yang sudah ditentukan oleh pemerintah disamping mencari solusi untuk mengurangi ketergantungan pengusaha kecil terhadap rentenir sebagai sumber modal usaha, salah satunya adalah melakukan pelatihan – pelatihan terhadap calon – calon pengusaha yang berada di Kota Bandung. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif jenis penelitian korelasional. Teori yang digunakan adalah Teori Integrasi Informasi dari Martin Fishbein. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis inferensial dengan menggunakan rumus rank spearman. Sampel dari penelitian ini 95 orang dari 126 peserta kegiatan yang terambil dengan cara teknik sampling acak sederhana. Hasil dari penelitian ini menunjukan hubungan yang cukup berarti antara pelatihan usaha Dinas KUMKM dengan sikap peserta terhadap Program Melati. Valensi dan bobot informasi Pelatihan Usaha Dinas KUMKM Kota Bandung memiliki hubungan yang cukup berarti dengan sikap peserta terhadap Program Melati. Dinas KUMKM Kota Bandung seharusnya lebih memperhatikan penentuan alur informasi yang menyentuh keyakinan peserta terhadap kredit melati, dengan cara dapat mengikutsertakan pihak Bank yang menjadi rekanan pemerintah sebagai narasumber pelatihan.Kata Kunci: Informasi, Integrasi Informasi, Pelatihan Usaha, Sikap.Abstract.This study aims to determine the relationship between the grain business training information with the attitude of the participants of the Programme Budget. This study uses a quantitative type of correlational research. The theory used is the Information Integration Theory of Martin Fishbein. The analysis technique used is descriptive analysis and inferential analysis using Spearman rank formula. Samples from this study 95 of the 126 participants in the drawn by means of simple random sampling technique. The results of this study showed a significant relationship between the Office business training participants KUMKM attitude towards Program Budget. Valance and weight information KUMKM Business Training Department Bandung has a significant relationship with the attitude of the participants of the Programme Budget. KUMKM Office of Bandung should pay more attention to the determination of the flow of information that touches the confidence of participants to credit jasmine, by the way can engage the Bank who are the partners of the government as a training resource.Keywords: Information, Information Integration, Business Training, Attitude
Implementasi Program Edu-tourism di Perpustakaan Museum Asia Afrika Fauzi, Luqman; Dewi, Laksmi; Hadiapurwa, Angga
Edulib Vol 6, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/edulib.v6i1.5006

Abstract

Abstrak. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan pemustaka akan informasi. Permasalahan umum yang dikaji dalam penelitian ini adalah bagaimana implementasi program edu-tourism di perpustakaan Museum konperensi Asia Afrika. Edu-tourism merupakan program yang di terapkan di perpustakaan Museum Konperensi Asia Afrika (MKAA) sebagai salah satu upaya perpustakaan untuk memenuhi kebutuhan informasi pemustaka. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah pemustaka yang berkunjung di perpustakaan Museum Konferensi Asia Afrika yang berjumlah 815 orang pada tahun 2015 dengan jumlah sampel 73 pemustaka yang mengunjungi Perpustakaan Museum Konperensi Asia Afrika. Hasil penelitian menunjukan program edu-tourism mampu memberikan kontribusi yang positif dalam pemenuhan kebutuhan informasi pemustaka.Kata Kunci : Edu-tourism, Kebutuhan informasi, implementasi Abstract. This research was based on the information needs of the library users. Issues being the topic of discussion is how implementation of edu-tourism programs in museum of the Asian African Conference library. Edu-tourism is a program implemented in museum library Asia African Conference as part of efforts to meet te information needs of the users library. The method used in this research is descriptive method with quantitative approach. The results of the study show that edu-tourism program is able to provide a positive contribution in meeting the information needs users. Keywords: Edu-tourism, information requirements, implementation
Step by Step Strategi Penerapan Knowledge Sharing untuk Perpustakaan di Indonesia Anna, Nove E. Variant
Edulib Vol 6, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/edulib.v6i1.5001

Abstract

Abstrak. Knowledge sharing banyak diyakini sebagai kegiatan yang mampu mendorong kreativitas dan terciptanya inovasi bagi sebuah organisasi. Banyak organisasi yang memiliki inisiatif menerapkan knowledge sharing demi terciptanya inovasi. Paper ini ingin memberikan wacana bagi perpustakaan yang ingin mengimplementasikan knowledge sharing di perpustakaan. Paper ini terdiri dari pemaparan dan analisis kondisi perpustakaan dan implementasi knowledge sharig di perpustakaan, teknologi yang mendukung knowledge sharing. Langkah-langkah yang bisa diimplementasikan dalam knowledge sharing antara lain dengan menciptakan leader dan champion, menciptakan budaya sharing dan trust antar pegawai, menciptakan office layout yang mendorong terjadinya kolaborasi, dan memberikan motivasi bagi para pegawai agar mau berpartisipasi dalam knowledge sharing. Metode yang digunakan pada paper ini adalah studi pustaka dengan menelusur sumber informasi baik dari jurnal, artikel, berita, studi kasus, dan standar terkait knowledge sharing. Kata kunci: knowledge sharing, knowledge sharing di perpustakaan, perpustakaan, strategi knowledge sharing Abstract. Knowledge sharing is believed to be an activity that is able to encourage creativity and create innovation in an organization. Many organizations have the initiative to implement knowledge sharing in order to create innovations. This paper proposes a discourse for libraries that want to implement knowledge sharing. This paper explains and analyzes the condition of the library and the implementation of knowledge sharing in the library and the technology that supports knowledge sharing. The steps that can be implemented in knowledge sharing include creating leaders and champions, creating sharing culture and trust among employees, creating office layout which encourage collaboration and motivating the employees to participate in knowledge sharing. This paper used literature study to search sources of information from journals, articles, news, case studies and standards related to knowledge sharing. Keywords: knowledge sharing, library, knowledge sharing strategies
Perilaku Pencarian Informasi Mahasiswa Pendidikan Bahasa Asing di Universitas Pendidikan Indonesia Solehat, Desviana Siti; Rusmono, Doddy; Rullyana, Gema
Edulib Vol 6, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/edulib.v6i1.5002

Abstract

Abstrak: Sulitnya mencari literatur bahasa asing di perpustakaan menjadi masalah bagi mahasiswa departemen bahasa asing dalam memenuhi kebutuhan informasi akademiknya. Tujuan dilakukannya penelitian ini secara umum adalah untuk mengetahui perilaku pencarian informasi mahasiswa Departemen Pendidikan Bahasa Asing Universitas Pendidikan Indonesia dalam memenuhi kebutuhan informasinya. Tujuan khusus penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui informasi apa yang diperlukan mahasiswa DPBA, (2) untuk mengetahui asal sumber informasi mahasiswa DPBA, (3) untuk mengetahui perilaku pencarian informasi mahasiswa DPBA, dan (4) untuk mengetahui hambatan yang timbul dalam melakukan pencarian informasi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan model studi kasus. Penentuan subjek penelitian dilakukan dengan teknik purposive sampling.  Informan dalam penelitian ini adalah 12 mahasiswa dari enam departemen bahasa asing yang berbeda yakni Departemen Pendidikan Bahasa Arab, Departemen Pendidikan Bahasa Jepang, Departemen Pendidikan Bahasa Jerman, Departemen Pendidikan Bahasa Perancis, Departemen Pendidikan Bahasa Korea, dan Departemen Pendidikan Bahasa Inggris. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan studi dokumentasi. Berdasarkan hasil wawancara dan analisis data yang telah dilakukan peneliti, maka hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mahasiswa membutuhkan informasi berupa buku penunjang seperti buku teks, modul, video dan rekaman, literatur mengenai kebudayaan, kesusastraan, dan tata bahasa. Sumber informasi yang digunakan mahasiswa adalah ruang baca, buku, internet, dan sumber manusia. Kemudian, perilaku pencarian informasi mahasiswa adalah dengan starting, chaining, browsing, differentiating, extracting, verifying, dan ending, serta hambatan internal dan eksternal yang dialami mahasiswa. Kata Kunci : Kebutuhan Informasi, Perilaku Pencarian Informasi, Sumber Informasi Abstract. Based on the result of observation, the students of foreign language departements find the dificulty for finding foreign languages literature. It becomes a main problem for them to fulfill their information needs, especially for supporting their academic needs. Generally, this research aims to determine the information seeking behavior of foreign language departement' students. Meanwhile, the specific purposes of this research are 1) determining types of information those are needed by the students of DFLE, 2) finding the sources of information those are needed by them, 3) knowing the information seeking behavior of DFLE students, and 4) determining the obstacles when seking information. This research is done by using descriptive qualitative and case sudy model.. Purposive sampling is used for selecting informants. There are twelve informants from six different foreign language departements, those are departement of arabic language education, departement of japanese language education, departemen of germanic language education, departement of french language education, departement of korean language education, and departement of english language education. Interview and document study are chosen as techniques of collecting data. The result shows that text books, module, video and record, literature about cultures and grammar are kind of library collection those are needed by them. Reading room, books, and internet, and human explanation are the sources they used to get information. The information seeking behavior of students are starting, chaining, browsing, differentiating, extracting, verifying, and ending. Barrier of seeking information come from internal and external.Keywords : Information Needs, Information Seeking Behavior, Information Sources  
Penilaian Pengguna terhadap Kualitas Layanan (Libqual) di Perpustakaan Perguruan Tinggi Negeri Surabaya Harisanty, Dessy; Khodijah, Siti
Edulib Vol 6, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/edulib.v6i1.4998

Abstract

Abstrak. Pelayanan yang dilakukan oleh perpustakaan secara langsung ataupun tidak akan menimbulkan citra perpustakaan baik citra positif maupun negatif. Citra tersebut menimbulkan persepsi pengguna dan akhirnya membuat penilaian pengguna terhadap perpustakaan. Dalam penelitian ini penulis ingin mengetahui mengenai tingkat persepsi pengguna atas kualitas layanan perpustakaan perguruan tinggi negeri yang meliputi dimensi affect of service, information control, library as place. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yang sifatnya deskriptif dan teknik pengumpulan data kuisioner dengan teknik sampling nonrandom sampling dengan kriteria purposive sampling di Perpustakaan Institut Teknologi Sepuluh November (ITS), Universitas Airlangga (UNAIR) dan Perpustakaan Universitas Negeri Surabaya (UNESA). Teknik pengolahan data yakni dengan membuat nilai rata-rata di setiap indikator kualitas layanan. Konsep kualitas layanan yang digunakan adalah LibQual+™ yang terdiri dari affect of service, information control, dan library as place. Hasilnya bahwa nilai rata-rata penilaian pengguna pada kinerja ketiga perpustakaan di atas adalah baik. Untuk perpustakaan UNESA dan ITS, urutan penilaian dari yang terbaik oleh pengguna adalah library as place, information control dan affect of service. Urutan penilaian pengguna atas dimensi yang terbaik pada perpustakaan Unair secara berturut-turut adalah library as place, affect of service, dan information control. Kata kunci: libqual, persepsi pengguna, perpustakaan perguruan tinggi Abstract. Services carried out by the library directly and will cause the image library of both positive and negative images. These images create the perception of users and ultimately make an assessment of the library users. In this study the authors wanted to know about the level of user perception on the quality of library services such as affect of service, information control, and library as place. This study uses a quantitative approach that are descriptive and questionnaire data collection techniques with nonrandom sampling with purposive sampling criteria in the library of Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Airlangga (Unair) and the library of the State University of Surabaya (UNESA). Data processing techniques to make the average value in every indicator of service quality. The concept of service quality used is LibQual + ™ consisting of affect of service, information control, and library as place. The result is that the average value assessment on the performance of the three library users above is good. For UNESA and ITS libraries, order an assessment of the best by the user is a library as place, information control and affect of service. In Unair library, user ratings on the dimensions of the order of the best in a row is a library as place, affect of service, and information control. Keywords: libqual, user perception, university libraries
Pendidikan Literasi Media Sebagai Upaya Peningkatan Peran Perempuan Perdesaan Dalam Pembangunan Gemiharto, Ilham
Edulib Vol 6, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/edulib.v6i1.5004

Abstract

Abstrak. Proses pembangunan perdesaan membutuhkan peran seluruh kelompok masyarakat, termasuk peran kaum perempuan perdesaan. Upaya peningkatan peran perempuan perdesaan dalam pembangunan dapat dilakukan melalui berbagai cara. Salah satunya adalah melalui pendidikan literasi media yang akan menghasilkan kelompok perempuan yang mampu menjadi agen-agen perubahan di perdesaan dengan keterampilan mereka dalam memantau dan mengkritisi konten media khususnya tayangan televisi. Selama ini perempuan perdesaan cenderung tidak berdaya menghadapi kepungan media elektronik televisi. Salah satu faktor yang melatarbelakanginya adalah ketidakmelekan kaum perempuan perdesaan terhadap hak mereka mengkritisi dan memantau tayangan televisi. Di luar permasalahan tersebut, kaum perempuan perdesaan memiliki potensi besar dalam memperbaiki kualitas tayangan televisi karena mereka adalah yang penonton terbanyak tayangan televisi. Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana pendidikan literasi media sebagai upaya peningkatan peran perempuan perdesaan dalam pembanguan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam dan focus group discussion (FGD) serta teknik analisis data deskriptif dengan informan penelitian adalah kaum perempuan perdesaan di Kabupaten Majalengka, fasilitator literasi media, anggota Komisi Penyiaran Indonesia, dan para pejabat terkait.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan literasi media memiliki peran signifikan dalam upaya pemenuhan kebutuhan informasi yang bermanfaat bagi kaum perempuan perdesaan, dan memberikan kesadaran akan hak mereka mengkritisi dan memantau tayangan televisi. Penelitian ini merekomendasikan untuk merancang suatu model pendidikan literasi media bagi kaum perempuan perdesaan yang dapat diimplementasikan di daerah lain di Indonesia. Kata Kunci : Literasi Media, Perempuan Perdesaan, Peningkatan Peran, Tayangan Televisi, Kabupaten Majalengka. Abstract. The process of rural development requires the role of all groups in a society, including the role of rural women. Efforts to increase the role of rural women in development can be conducted through various ways, one of which is through media literacy education that will produce a group of women who will be able to become agents of change in rural areas with their skills in monitoring and critiquing the content of media especially television. All this time, rural women tend to be helpless in facing the siege of television electronic media. One of the factors underlying it is their illiteracy of their rights to criticize and monitor television broadcasts. On the other hand, rural women have great potential in improving the quality of television broadcasts because they form the most television viewers. This research aims to find out how media literacy education can increase the role of rural women in development. This research used qualitative method and the respondents consisted of a group of rural women from Majalengka regency, media literacy facilitators, members of Indonesia Broadcasting Commission (KPI) and the relevant government officials. The data was collected through interview and focus group discussion (FGD) and analyzed descriptively. The results found that media literacy education had significant role in addressing the needs of useful information for rural women and made them aware of their rights to criticize and monitor television broadcast. This research also recommends a model of media literacy education for rural women that can be implemented in other rural areas in Indonesia. Keywords: media literacy, rural women, increased role, television broadcast
Pengaruh Iklim Organisasi Terhadap Produktivitas Kerja Tenaga Perpustakaan Pada CISRAL Universitas Padjadjaran Hastuti, Dewi Nurma; Dewi, Laksmi; Suhardini, Dini
Edulib Vol 6, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/edulib.v6i1.4999

Abstract

Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Pengaruh iklim organisasi terhadap produktivitas kerja tenaga perpustakaan pada CISRAL Universitas Padjadjaran, (2) Pengaruh struktur terhadap produktivitas kerja tenaga perpustakaan pada CISRAL Universitas Padjadjaran, (3) Pengaruh standar-standar terhadap produktivitas kerja tenaga perpustakaan pada CISRAL Universitas Padjadjaran (4) Pengaruh tanggung jawab terhadap produktivitas kerja tenaga perpustakaan pada CISRAL Universitas Padjadjaran. Penelitian ini dilakukan pada 25 orang tenaga perpustakaan CISRAL Universitas Padjadjaran. Metode penelitian ini menggunakan statistik deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Iklim organisasi memiliki pengaruh signifikan terhadap produktivitas kerja tenaga perpustakaan pada CISRAL Universitas Padjadjaran, (2) Struktur memiliki pengaruh signifikan terhadap produktivitas kerja tenaga perpustakaan pada CISRAL Universitas Padjadjaran, (3) Standar memiliki pengaruh signifikan terhadap produktivitas kerja tenaga perpustakaan pada CISRAL Universitas Padjadjaran, dan (4) Tanggung jawab memiliki pengaruh signifikan terhadap produktivitas kerja tenaga perpustakaan pada CISRAL Universitas Padjadjaran. Iklim organisasi pada CISRAL Universitas Padjadjaran dikategorikan kondusif, namun sebaiknya perpustakaan dapat menciptakan iklim organisasi yang lebih kondusif dan nyaman agar produktivitas kerja tenaga perpustakaan semakin meningkat. Kata Kunci : Iklim Organisasi, Tenaga Perpustakaan, Produktivitas Kerja Abstract: This study aims to find out (1) The influence of organizational climate on work productivity of librarian at Padjadjaran University, CISRAL (2) The Influences of structure on work productivity of librarian at CISRAL Padjadjaran University (3) The influence of standards on work productivity of librarian at CISRAL University of Padjadjaran (4) The influence of responsibility on work productivity librarian at CISRAL Padjadjaran University. This research was conducted on 25 people CISRAL Padjadjaran University Librarian. This research method using descriptive statistics. Based on the research results show that (1) The climate of the Organization had a significant influence on work productivity of librarian at CISRAL Padjadjaran University (2) Structures have a significant influence on work productivity of librarian at CISRAL Padjadjaran University (3) Standards have a significant influence on work productivity of librarian at CISRAL Padjadjaran University and (4) The responsibility of having a significant influence on  work productivity of librarian at CISRAL Padjadjaran University. Organizational climate at CISRAL Padjadjaran University categorized conducive, but we suggest that library can create organizational climates more conducive and comfortable for work productivity increasing librarian. Keywords: Organizational Climate, Librarian, Work Productivity 

Page 1 of 1 | Total Record : 8