cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF)
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 46 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 5 (2008): Information System And Application" : 46 Documents clear
SISTEM PENDUKUNG PENGAMBILAN KEPUTUSAN PENENTUAN BIAYA PEMBANGUNAN RUMAH Nur Heri Cahyana; Toni Dwi Susanto; I Gusti Ngurah ACP
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 5 (2008): Information System And Application
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengambilan keputusan pembangunan rumah adalah masalah yang komplek bukan masalah yang ringan, banyak orang yang merasa kesulitan dalam tahap perencanaan pembangunan rumah, baik itu dari segi pemilihan model, pemilihan bahan bangunan yang digunakan, dan penentuan anggaran atau biaya yang dibutuhkan. Sering kali terjadi biaya yang dikeluarkan tidak sesuai dengan anggaran pada rencana awal.Aplikasi Penentuan Biaya Pembangunan Rumah merupakan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) yang dikembangkan dengan tahapan PADI, implementasi dengan bahasa pemrograman Delphi 7.Fasilitas yang diberikan dalam aplikasi Penentuan Biaya Pembangunan Rumah ini antara lain membantu para pengambil keputusan untuk mendapatkan informasi harga bahan bangunan, mendapatkan informasi volume pekerjaan, serta dapat mengambil keputusan yang tepat dalam pengeluaran biaya pembangunan rumah berdasarkan kriteria kelas bahan.
E-GOVERNMENT DALAM PERSPEKTIF BUDAYA TEKNO (TECHNOCULTURE) Ruly Darmawan
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 5 (2008): Information System And Application
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah banyak memberikan perubahan dalam tata atur kehidupan manusia.  Dari sini kemudian lahir bentukan budaya tekno atau technoculture yang muncul sebagai konsekuensi dari bergesernya beberapa persepsi, pengalaman, dan kesadaran masyarakat, termasuk segenap harapan dalam kehidupannya.  Proses yang serba elektronik pun marak dikembangkan dalam rangka menjawab harapan manusia yang berbudaya tekno ini.  E-government pada dasarnya merupakan upaya untuk membuka kemungkinan penyelenggaraan pemerintahan melalui media elektronik, yang salah satunya ditujukan untuk memberikan efisiensi dan efektifitas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.  Namun demikian, dalam upaya mengimplementasikan e-government tersebut, perlu dicermati beberapa persoalan yang menyangkut perilaku sosial budaya masyarakat, terutama dalam kaitannya dengan bentukan budaya tekno ini, sehingga pada gilirannya nanti program e-government ini dapat berkembang sesuai dengan dinamika sosial budaya masyarakat.Makalah ini akan membahas dengan ringkas mengenai seluk beluk budaya tekno dan kaitannya dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi.  Pembahasan kemudian dilanjutkan dengan penelusuran relevansi dinamika budaya tekno dengan upaya pengembangan dan implementasi e-government.
SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS PEMETAAN FASILITAS KESEHATAN DI KOTA MAGELANG BERBASIS WEB Kaswidjanti, Wilis; Santosa, Budi; Wicaksono, Rifky Satya
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 5 (2008): Information System And Application
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan fasilitas pelayanan kesehatan di Kota Magelang yang begitu cepat harus diimbangi dengan penyampaian informasi dengan cepat dan tepat dalam hal ini dinas terkait yaitu Dinas Kesehatan Kota Magelang perlu menginventarisasi dan memberikan informasi fasilitas kesehatan di Kota Magelang kepada masyarakat umum Pemetaan fasilitas kesehatan berbasis web diperlukan untuk memudahkan Dinas Kesehatan menginventarisasi dan memantau jumlah fasilitas kesehatan yang ada dan juga masyarakat umum dapat memperoleh informasi dari fasilitas kesehatan di Kota Magelang secara on-line.Metodologi yang digunakan dalam membangun sistem ini adalah metode waterfall., Tools yang digunakan dalam membangun sistem ini adalah ArcView GIS 3.3 untuk membuat peta, MapServer untuk menampilkan peta digital ke halaman web, PHP sebagai bahasa pemrograman web, Macromedia Fireworks MX dan Macromedia Dreamweaver MX untuk membuat desain dan isi halaman web, serta MySQL untuk membuat  basis data.Hasil penelitian ini berupa sistem informasi geografis pemetaan lokasi fasilitas kesehatan di Kota Magelang berbasis web yang dapat menampilkan secara online peta Kota Magelang dan lokasi fasilitas kesehatan serta informasi dari fasilitas kesehatan tersebut. Sistem yang dibuat juga memberikan informasi sekilas tentang kota Magelang, profil Dinas Kesehatan Kota Magelang, dan halaman buku tamu untuk pengunjung situs.
TOOLS SIMULASI INVENTORI PADA SUPERMARKET Benny Santoso; Liliana Liliana; Imelda Yapitro
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 5 (2008): Information System And Application
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Inventori pada supermarket cenderung sulit untuk diprediksi karena dipengaruhi oleh banyak faktor. Oleh karena itu, penyelesaian permasalahan pada inventori harus melibatkan banyak variabel pembentuk karakteristik dari setiap faktor. Masalah yang seperti ini paling sesuai diselesaikan dengan metode simulasi, yang merupakan teknik pemodelan sistem guna menggambarkan hubungan sebab akibat untuk menghasilkan sebuah perilaku sistem yang hampir sama dengan perilaku sistem sebenarnya.Paper ini membahas pembuatan tools untuk menyelesaikan masalah inventori pada supermarket. Dengan adanya tools ini diharapkan para manager (atau pembuat keputusan) di supermarket bisa mengambil keputusan dengan lebih mudah.
WEBLOG FOR TEACHERS AND STUDENTS Adhi Susilo
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 5 (2008): Information System And Application
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Educators are always looking for interesting and innovative ways in which to improve the communications skills of their students and in communicating with their students. This is even more important when the students are studying online. Weblogs, originally a simple web browser based system for updating websites, have developed into powerful web based content management systems, capable of acting as a platform for learning that can accelerate the development of expertise learner behaviour. There is a trend to utilize the benefits of the e-learning as a mechanism to improve learning performance of campus-based students. Whilst traditional methods, such as face-to-face lectures, tutorials, and mentoring, remain dominant in the educational sector, universities are investing heavily in learning technologies, to facilitate improvements with respect to the quality of learning. This study explores into the role of weblogs in supporting teachers during their teaching practice and the key factors determining their engagement with weblogs. Underlying our study is an integrative approach that puts weblogs alongside with other popular media in use. An online community was intentionally built with weblogs to facilitate reflection and social interaction among dispersed teachers. In parallel, multiple channels of communication were employed for peer interaction of students. Weblogs were perceived as valuable in relieving isolation, documenting their experience, and expressing their personal feelings. This study sustains our conviction that the integrative approach is vital to have a comprehensive picture of interaction among a community. Our study deepens the insights into the distinct benefit of weblogs as educational media and informs the future development of an online community with weblogs. Weblogs provide a chance for students to experience writing in a public space where their work can have real value both for their classmates and for a wider community. This prepares students for a networked world where communication is essential and often social and where writing can have consequences.
PERANCANGAN USER INTERFACE E-LEARNING BERBASIS WEB Bernard Renaldy Suteja; Agus Harjoko
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 5 (2008): Information System And Application
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

e-Learning steadily growing and the ongoing struggle to convince the skeptics of the potential of e-Learning and online virtual classrooms, quality design is the foundation for a successful distance learning program. The design of the instruction and the design of the user interface are critical elements in providing quality education with a virtual, e-Learning model. This White Paper will focus on the design of the e-Learning user interface (UI). This paper provides examples of user interface design from e-Learning prototype.
APLIKASI PENGECEKAN PASSING GRADE BERBASIS SMS PADA SEKOLAH MENENGAH ATAS MERUPAKAN ALTERNATIF YANG SEDERHANA DAN MENARIK DALAM MENINGKATKAN KEUNGGULAN BERSAING DENGAN ALOKASI DANA YANG RENDAH Ema Utami; Cecep Yedi Permana
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 5 (2008): Information System And Application
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Passing grade adalah nilai terendah dari calon siswa yang mendaftar pada setiap SMA Hal ini diperoleh dengan cara mengurutkan peringkat nilai NEM para calon siswa yang daftar mulai dari yang tertinggi sampai terendah sesuai dengan daya tampung sekolah yang  bersangkutan.Nilai dari para calon siswa  yang diterima (lolos) pada urutan terakhir, itulah nilai minimum untuk SMA yang dimaksud. Dengan demikian, nilai minimum tersebut akan berubah setiap tahunnya.Kenapa memilih media SMS, karena SMS merupakan sebuah layanan yang banyak digunakan oleh masyarakat dalam penyampaian informasi berupa teks, disamping itu biaya yang dikeluarkan relatif murah dan proses penyampaian informasinya cepat.Layanan SMS merupakan sebuah layanan yang bersifat nonreal time dimana sebuah short Message dapat di submit ke suatu tujuan, tidak peduli apakah tujuan tersebut aktif atau tidak. Bila dideteksi bahwa tujuan tidak aktif, maka sistem akan menunda pengiriman ke tujuan hingga tujuan aktif kembali. Pada dasarnya sistem SMS akan menjamin pengiriman short message ke tujuan. Kegagalan pengiriman akan bersifat sementara seperti tujuan tidak aktif akan selalu teridentifikasi sehingga pengiriman ulang short message yang telah melampaui batas waktu tertentu akan  dihapus dan dinyatakan gagal terkirim.
PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI PENDEBETAN BIAYA TOKEN Indrajani Indrajani
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 5 (2008): Information System And Application
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis sistem yang sedang berjalan dan merancang pengembangan sistem informasi pendebetan biaya token. Metode penelitian yang digunakan terdiri dari studi pustaka, wawancara, survei, metode analisis, dan metode perancangan yang dilakukan dengan pendekatan berorientasi objek. Dari penelitian ini dihasilkan pengembangan sistem informasi pendebetan biaya token. Simpulan yang didapat dari pengembangan  sistem informasi biaya token  ini antara lain adalah tersedianya laporan pendebetan biaya token yang terdistribusi ke seluruh cabang
PERANAN E-GOVERNMENT DALAM RANGKA MEWUJUDKAN GOOD GOVERNANCE BAGI MASYARAKAT Nurcahyani Dewi Retnowati; Daru Retnowati
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 5 (2008): Information System And Application
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Era globalisasi sekarang ini sangat diperlukan adanya teknologi informasi untuk mengimbangi adanya perkembangan informasi. Salah satunya dengan membuat e-government yang dapat dijadikan tempat berkomunikasi antara pemerintah dengan masyarakat maupun dengan pihak-pihak lain, misalnya dengan investor.Dalam implementasinya, sebuah web korporat akan mengalami kendala-kendala antara lain kultur berbagi belum ada, kultur mendokumentasi belum lazim, masih kurangnya SDM yang ahli, infrastruktur yang belum memadai, dan tempat akses yang terbatas. Kendala-kendala tersebut bisa menimbulkan kegagalan implementasi e-government sehingga web korporat yang telah di upload ke internet bisa jadi tidak di update lagi. Padahal informasi yang ada semakin hari akan semakin bertambah dan hubungan komunikasi antara pemerintah dengan masyarakat dan pihak-pihak lain bisa terganggu sehingga tidak akan tercipta good governance.Oleh karena itu dibutuhkan pula suatu manajerial e-government, pelatihan SDM dan dukungan infrastruktur yang baik serta strategi pemasaran. Strategi pemasaran e-government tidak hanya melalui tampilan web yang menarik tapi dibutuhkan juga suatu forum diskusi online, penyuluhan dan pelatihan ke masyarakat perdesaan yang notabene belum mengetahui adanya internet dan belum mengenal e-government. Dengan demikian masyarakat akan terbiasa menggunakan teknologi infomasi yang bisa jadi mendatangkan keuntungan.
MANAJEMEN STRATEGIK TEKNOLOGI INFORMASI DALAM RANGKA MENGEMBANGKAN E-GOVERNMENT Slamet Slamet; Abdul Razak Bin Hamdan; Aziz Deraman
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 5 (2008): Information System And Application
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada era informasi ini, penyebaran dan akses informasi secara cepat, tepat dan akurat merupakan hal yang mutlak diperlukan. Pada era ini pula, informasi merupakan salah satu sumber daya organisasi yang harus dimanaj secara baik, sebagaimana sumber daya organisasi yang lain. Untuk menjembatani penyebaran dan akses informasi yang diharapkan, TI/ICT mempunyai peran dominan dalam hal proses, penyimpanan, pengambilan kembali, dan penyebaran informasi. Keterlibatan TI/ICT yang terintegrasi pada instansi pemerintah dengan tujuan memberikan kemudahan proses pelayanan kepada warga negaranya disebut dengan istilah e-government. E-government mempunyai manfaat dan signifikansi yang sangat besar bagi semua warga negaranya. Namun, untuk mewujudkan target e-government memerlukan investasi yang cukup besar, di sisi lain, implementasi TI/ICT masih sering terjadi kegagalan. Oleh sebab itu, untuk menghindari kegagalan implementasi TI/ICT demi terwujudnya target e-government dan memperhatikan besarnya investasi atau budget, maka dipandang penting dalam mengurus departemen TI/ICT sebagai pengelola e-government menggunakan manajemen strategik sebagai satu pendekatan. Di sinilah KPDE memainkan peran sebagaimana Chief Information Officer (CIO), yang mempunyai tugas perencanaan, implementer, koordinator, pengendalian dan pengawas terhadap terlaksananya e-government. 

Filter by Year

2008 2008


Filter By Issues
All Issue Vol 1, No 1 (2021): Inovasi Teknologi dan Pengolahan Informasi untuk Mendukung Transformasi Digital Vol 1, No 1 (2020): Peran Digital Society dalam Pemulihan Pasca Pandemi Vol 1, No 1 (2018): Landscape Industri Internet Dampak Perilaku Marketing Indonesia Vol 1, No 1 (2018): Landscape Industri Internet Dampak Perilaku Marketing Indonesia Vol 1, No 1 (2017): “e-Defense : Menjaga keamanan data menghadapi cyber warfare untuk memperkokoh ke Vol 1, No 2 (2016): Semnasif 2016 Vol 1, No 2 (2016): Semnasif 2016 Vol 1, No 1 (2015): Informatika Dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam Vol 1, No 1 (2015): Informatika Dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam Vol 1, No 1 (2014): Business Intelligence Vol 1, No 5 (2013): Network And Security Vol 1, No 4 (2013): Intelligent System dan Application Vol 1, No 3 (2013): Computation And Instrumentation Vol 1, No 3 (2013): Computation And Instrumentation Vol 1, No 2 (2013): Cloud Computing Technology Vol 1, No 1 (2013): Information System and Application Vol 1, No 1 (2013): Information System and Application Vol 1, No 5 (2012): Geoinformatic And GIS Vol 1, No 5 (2012): Geoinformatic And GIS Vol 1, No 4 (2012): Information System and Application Vol 1, No 4 (2012): Information System and Application Vol 1, No 3 (2012): Intelligent System dan Application Vol 1, No 3 (2012): Intelligent System dan Application Vol 1, No 2 (2012): Network And Security Vol 1, No 1 (2012): Computation And Instrumentation Vol 1, No 5 (2011): Information System and Application Vol 1, No 5 (2011): Information System and Application Vol 1, No 4 (2011): Intelligent System dan Application Vol 1, No 3 (2011): Network And Security Vol 1, No 2 (2011): Instrumentational And Robotic Vol 1, No 2 (2011): Instrumentational And Robotic Vol 1, No 1 (2011): Computatinal Vol 1, No 5 (2010): Information System And Application Vol 1, No 5 (2010): Information System And Application Vol 1, No 4 (2010): Intelligent System dan Application Vol 1, No 3 (2010): Network And Security Vol 1, No 3 (2010): Network And Security Vol 1, No 2 (2010): Instrumentational And Robotic Vol 1, No 1 (2010): Computatinal Vol 1, No 1 (2010): Computatinal Vol 1, No 6 (2009): E-Democracy Vol 1, No 6 (2009): E-Democracy Vol 1, No 5 (2009): Information System And Application Vol 1, No 5 (2009): Information System And Application Vol 1, No 4 (2009): Intelligent System dan Application Vol 1, No 3 (2009): Network And Security Vol 1, No 2 (2009): Instrumentational And Robotic Vol 1, No 1 (2009): Computatinal Vol 1, No 1 (2009): Computatinal Vol 1, No 5 (2008): Information System And Application Vol 1, No 5 (2008): Information System And Application Vol 1, No 4 (2008): Network And Security Vol 1, No 3 (2008): Intelligent System dan Application Vol 1, No 3 (2008): Intelligent System dan Application Vol 1, No 2 (2008): Instrumentational And Robotic Vol 1, No 1 (2008): Computational More Issue