Articles
30 Documents
Search results for
, issue
"Vol 1, No 5 (2009): Information System And Application"
:
30 Documents
clear
PENDEKATAN ATURAN ASOSIASI UNTUK ANALISIS PERGERAKAN SAHAM
Azhari Azhari;
Anshori Anshori
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 5 (2009): Information System And Application
Publisher : Jurusan Teknik Informatika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Financial analysis of listed companies is essential in stock investment management for maximizing investment return with controlled risk. Usually the analysis involves large amount of data and the underlying patterns not easy to identify. With the increasing power of computer, data mining becomes possible in the domain of stock investment. The focus of this research is to extract association rules for stock ratio against certain variables. A data mining application for association rules on Jakarta Stock Exchange stock movement archives has been built and to be accessed through the WEB. Preprocessing has been done to convert the data on financial report to financial ratios to allow for direct comparison. Apriori, an algorithm for association rules mining is implemented for efficiency comparison. Apriori algorithm used support and confidence in searching the rules. Support is the amount of transactions which contain an itemset. Confidence is used in order to measure how often an itemset in Y appear in transactions that contain an itemset X. The prototype has been tested for same data stock exchanges. And the results showed that the prototype can construct same association patterns and display it in a bar chart.
INTEGRASI BASIS DATA SYARAT MUTLAK PEMBANGUNAN SISTEM INFORMASI E-GOVERNMENT
Wimmie Handiwidjojo;
Budi Suteja Dharma Oetomo
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 5 (2009): Information System And Application
Publisher : Jurusan Teknik Informatika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Starting from the case of the final voter list in the Indonesia parliamentary election 2009, which made many Indonesian voters could not give his choice, the government should know that the implementation of e- Government based on the Information Technology has not been managed well yet. The managing of e- Government has been far away from the goal. Developing of e-Government does not mean building the government web site, which provide information in a static webpage, but it depends on some aspects such as information system design that used to manage data, database design and the computer network infrastructure that has been used. The method of developing information system for e-Government in Indonesia has been done step by step and partially, where every department developed its own IT system.. The developing of IT system in each department was not base on the integrated IT blue print of the Indonesia Government. It has not been planned well. The results of this caused the integration of the database is being difficult. The blue print is very important for making a standard of data format, coding, type of DBMS, protocol, etc. When the Indonesia e-Government was built on a good information system design and based on an integrated database standard, hopefully the problem of the final voter list would not occur in this Indonesia parliamentary election 2009.
IMPLEMENTASI SISTEM PENJADWALAN TRUCKING DAN HEAVY EQUIPMENT RENTAL DENGAN MENGGUNAKAN ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP)
Alexander Setiawan;
Herry Christian Palit;
Livia Kirana Utomo
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 5 (2009): Information System And Application
Publisher : Jurusan Teknik Informatika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kemajuan teknologi informasi yang semakin canggih di era globalisasi saat ini, diperlukan sebuah sistem yang mendukung sistem penjadwalan trucking dan proses pengiriman barang sehingga dapat mempermudah pekerjaan para staf penjadwalan. Pada makalah ini dibuatkan sebuah website sistem penjadwalan trucking dan heavy equipment untuk perusahaan yang dapat memberikan informasi penting untuk konsumen dengan sistem pencarian data barang yang mudah diakses dan dilengkapi informasi lengkap mengenai perusahaan beserta proses pengiriman barang. Dalam sistem penjadwalan yang dibuat, terdapat satu fitur tambahan yang berguna untuk menyamaratakan beban kendaraan, sehingga kondisi setiap kendaraan dapat terkontrol. Fitur ini menggunakan Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk menghitung besar bobot kriteria pemilihan, serta digunakan scoring untuk mengetahui kendaraan mana yang akan digunakan untuk proses pengiriman tertentu. Sistem penjadwalan trucking dan heavy equiment berbasis web ini dirancang menggunakan teknologi PHP versi 5.1.2, Macromedia Dreamweaver 8, dan MySQL versi 5.0.11-beta Dari hasil implementasi dan pengujian sistem serta kuesioner dapat disimpulkan bahwa fitur-fitur yang telah disediakan pada website sistem penjadwalan, mampu menjawab permasalahan yang dihadapi oleh perusahaan dimana sistem dapat melakukan penjadwalan trucking dan alat berat dengan memperhatikan faktor kemudahan dan memberi informasi detail dari setiap data yang akan dicari, selain itu juga memberikan hasil AHP yang signifikan, sehingga dapat menunjang kinerja perusahaan agar lebih efisien dan meningkatkan kepercayaan serta memberikan kepuasan tersendiri bagi para pelanggan.
APLIKASI PENENTUAN STATUS GUNUNG BERAPI MENGGUNAKAN TELEMETRI SUHU
Frans Richard Kodong
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 5 (2009): Information System And Application
Publisher : Jurusan Teknik Informatika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Sistem Modern Peringatan Dini (early warning system) Gunung Berapi sudah sejak 1999 diterapkan pada beberapa gunung berapi di Indonesia. Teknologi yang digunakan dalam pemantauan gunung berapi menerapkan teknologi satelit dan disebarkan keseluruh dunia termasuk Direktorat Vulkanologi & Mitigasi Bencana Geologi yang terletak di Bandung. Peningkatan aktivitas gunung berapi dapat di lihat dari frekuensi gempa, naiknya kadar belerang, membesarnya perut gunung, perubahan kemiringan lereng, salah satu parameter yang terpenting adalah suhu kawah gunung berapi. Telemetri suhu digunakan untuk memberikan informasi suhu kawah pada gunung berapi, dari pemantauan suhu tersebut dapat tentukan status dari aktivitas gunung berapi, apakah dalam status Normal, Wasapada, Siaga ataukah Awas. Dengan diketahuinya secara real time status gunung berapi maka penanganan bencana akan dapat dilakukan sedini mungkin, agar masyarakat mendapatkan perlindungan lebih maksimal dari bencana gunung berapi. Aplikasi ini diharapkan juga dapat memberikan kontribusi pada sistem peringatan dini gunung berapi yang sudah ada.
PEMBUATAN MODEL TEKNOLOGI INFORMASI PAKET WISATA UKM DALAM RANGKA PENINGKATAN EKONOMI KERAKYATAN
Handayaningsih, Sri;
Pujiyono, Wahyu
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 5 (2009): Information System And Application
Publisher : Jurusan Teknik Informatika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Usaha kecil dan menengah (UKM) merupakan sarana masyarakat dalam meningkatkan perekonomian, namun demikian masih banyak yang UKM yang belum dapat perhatian baik dari pemerintah maupun dari masyarakat. Kurangnya perhatian pemerintah pada UKM yaitu pada proses pengembangan UKM, sedangkan kurangnya perhatian masyarakat yaitu pada ketidaktahuan informasi produk yang dihasilkan oleh UKM. Permasalahan ini yang menjadi kendala dalam meningkatkan pendapatan, sehingga diperlukan sebuah sarana yang dapat dijadikan sebagai alat informasi bagi masyarakat tentang produk yang dihasilkan UKM dan informasi bagi UKM terkait kebutuhan masyaraka yang dibutuhkan. Pembuatan model paket wisata ini sebagai sebuah langkah untuk mengenalkan produk UKM pada masyarakat, harapannya akan terjadi komunikasi yang efektif dengan adanya teknologi antara UKM dengan masyrakat.
ANALISIS STATEGIS SISTEM TEKNOLOGI INFORMASI DENGAN PENDEKATAN ANALISIS SWOT (Studi Kasus: Divisi IT Rumah Sakit Mata Cicendo Bandung)
Sri Nurhayati
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 5 (2009): Information System And Application
Publisher : Jurusan Teknik Informatika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pada masa ini, setiap organisasi mencoba untuk menerapkan sistem atau teknologi informasi agar dapat meningkatkan efesiensi dan efektifitas dalam proses bisnisnya, juga agar mampu memberikan nila tambah yaitu berupa competiteve advantage dalam persaingan bisnis. Penerapan sistem teknologi informasi akan bermanfaat jika penerapannya sesuai dengan tujuan, visi dan misi organisasi dengan menetapkan strategi bisnis dan strategi sistem teknologi informasi. Sehingga dibutuhkan suatu analisa berbagai faktor yang mempengaruhi terbentuknya suatu perencanaan strategi sistem atau teknologi informasi yang adaptable dan selaras dengan strategi bisnis. Salah satu teknik dalam menganalisa strategi adalah dengan menggunakan analisis SWOT, dimana analisis ini berfokus kepada analisis terhadap kekuatan (Strength), kelemahan (Weakness), peluang (Opportunity), dan ancaman (Threat).
ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI REGISTRASI DAN KEANGGOTAAN KLUB
Henny Hendarti;
Karim Haryanto
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 5 (2009): Information System And Application
Publisher : Jurusan Teknik Informatika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis sistem registrasi dan kemudian merancang sistem registrasi dan keanggotaan pada Klub sehingga mempermudah pengelolaan data dan memperoleh informasi secara cepat yang pada akhirnya akan meningkatkan kualitas pelayanan dan fasilitas pada Klub. Metodologi yang akan digunakan dalam penulisan ini adalah metode analisis dan metode perancangan. Metode analisis terdiri dari studi kepustakaan yang merupakan penelitian yang dilakukan dengan mengumpulkan data secara teoritis yang berhubungan dengan masalah yang menjadi objek penelitian dan diperoleh dari literatur-literatur serta buku-buku dari perpustakaan yang digunakan sebagai landasan teori, survey atas sistem yang sedang berjalan merupakan penelitian langsung pada Klub, dan studi lapangan yang dilakukan dengan 2 cara yaitu pengamatan dan wawancara. Metode perancangan yaitu menggunakan pendekatan Object Oriented Analysis System (OOAD) dengan menggunakan notasi United Modeling Language (UML). Hasil yang dicapai dari penelitian ini adalah menghasilkan sistem informasi yang dapat membantu perusahaan dalam proses registrasi dan penyimpanan data keanggotaan. Simpulan yang diperoleh dengan adanya sistem informasi registrasi dan keanggotaan ini adalah dapat meningkatkan dan memberikan pelayanan dengan cepat kepada pelanggan dan mengurangi kesalahan yang akan terjadi, dan membantu perusahaan dalam mengambil keputusan.
PORTAL-PORTAL E-GOVERNMENT TERBAIK DI DUNIA
Ashari Sutrisno;
Jazi Eko Istiyanto
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 5 (2009): Information System And Application
Publisher : Jurusan Teknik Informatika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sejak tahun 2002 telah mengadakan survei dan kajian tentang pelaksanaan Electronic Government (e-government) di negara-negara anggota PBB, dengan nama The United Nations e-Government Survey. Sampai tahun 2008, sudah dilakukan empat edisi United Nations e-Government Survey. Survei ini menghadirkan kajian komparatif dari 192 negara anggota PBB, mengenai kualitas pelayanan dan produk pemerintah. Survei mengevaluasi aplikasi teknologi informasi dan komunikasi (ICT) oleh pemerintah, termasuk akses dan penyampaian layanan ke penduduk, interaksi dengan penduduk, serta pemberdayaan penduduk lewat akses informasi. Survei terakhir, menempatkan penilaian tentang ‘take-up’ menjadi isu utama. Take-up dapat didefinisikan sebagai seberapa besar penduduk dapat mengakses layanan online (online service). Online service dapat melalui teknologi wireless dan/atau penyediaan portal yang dapat merespon kebutuhan penduduk yang begitu cepat, ataupun menyediakan satu pusat layanan (one-stop centre) yang mana penduduk dapat menerima asistensi untuk mengakses layanan online tanpa harus menguasai pengetahuan tentang ICT yang rumit. Hal ini membutuhkan ketersediaan portal yang terintegrasi yang memiliki operasi back office yang handal dan saling terhubung. Untuk memperoleh web measure index, survei mengkaji portal-portal atau situssitus resmi milik pemerintah di 192 negara anggota PBB. Makalah ini menyajikan tahapan-tahapan penilain portal e-government, dan menampilkan portal-portal dari negara yang memiliki portal e-government terbaik, serta aspek-aspek apa saja yang menyebabkan portal-portal tersebut menjadi portal e-government terbaik dan dapat dijadikan sebagai percontohan portal e-government bagi negara-negara lain.
MODEL ENTERPRISE ARCHITECTURE UNTUK PERGURUAN TINGGI DI INDONESIA
Roni Yunis;
Kridanto Surendro
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 5 (2009): Information System And Application
Publisher : Jurusan Teknik Informatika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Model arsitektur enterprise merupakan suatu acuan standar yang nantinya bisa digunakan oleh perguruan tinggi untuk mengembangkan arsitektur enteprise. Salah satu tujuan dari penerapan arsitektur enterprise adalah menciptakan keselarasan antara bisnis dan teknologi informasi bagi kebutuhan organisasi, penerapan arsitektur enterprise tidak terlepas dari bagaimana sebuah perguruan tinggi merencanakan dan merancang arsitektur enterprise tersebut. Untuk melakukan pengembangan arsitektur enterpise diperlukan suatu metodologi yang lengkap serta mudah digunakan. TOGAF ADM merupakan metodologi yang cukup lengkap, sedangkan RUP merupakan metode pengembangan sistem yang dapat dipercaya untuk menghilangkan kesenjangan selama melakukan pengembangan sistem. Perpaduan antara TOGAF ADM dan RUP ini akan menjadi salah satu solusi untuk mengatasi kompleksitas pengembangan arsitektur enterprise tersebut. Tahapan dalam model arsitektur enterprise sangatlah penting, karena akan berlanjut pada tahapan berikutnya yaitu rancangan arsitektur atau lebih dikenal dengan blue print. Blue print sistem informasi merupakan luaran dari model arsitektur enteprise yang sudah dihasilkan.
PERANCANGAN PROTOTYPE APLIKASI MOBILE UNTUK PENGAKSESAN WEB SERVICE
Theophilus Wellem
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 5 (2009): Information System And Application
Publisher : Jurusan Teknik Informatika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tulisan ini membahas perancangan prototype aplikasi mobile menggunakan Java Micro Edition (Java ME) untuk mengakses Web service. Untuk memungkinkan pengaksesan Web service oleh aplikasi Java ME, digunakan Web Service Application Programming Interface (WSA) untuk Java ME, yang menyediakan fungsi untuk melakukan parsing XML dan Remote Procedure Call. Sebagai contoh, Web service yang diakses oleh aplikasi yang dirancang adalah Web service pada suatu Sistem Infromasi Akademik. Web service ini mengembalikan Indeks Prestasi Semester, Indeks Prestasi Kumulatif, dan Nilai suatu Matakuliah berdasarkan parameter yang diberikan kepada Web Service tersebut oleh aplikasi. Hasil pengujian terhadap prototype aplikasi menunjukkan bahwa aplikasi bekerja sesuai dengan yang diharapkan. Adanya WSA membuat pemrograman Web Service client pada mobile device berbasis Java ME tidak perlu lagi melakukan hal-hal yang bersifat low-level, seperti manipulasi SOAP, HTTP, dan pemetaan tipe data antara tipe data WSDL dan tipe data pada Java, karena semuanya telah ditangani oleh WSA.