cover
Contact Name
Imam Syafa'at
Contact Email
-
Phone
+6224-8505680
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Menoreh Tengah X/22 Sampangan Semarang » Tel / fax : 0248505680 / 0248505680
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Majalah Ilmiah MOMENTUM
ISSN : 24069329     EISSN : 24069329     DOI : -
Core Subject : Education,
"MOMENTUM" adalah sebuah Jurnal Ilmiah yang dikelola oleh Fakultas Teknik Universitas Wahid Hasyim dengan ISSN cetak 0216-7395. Terbit setahun dua kali yaitu tiap bulan April dan Oktober. Lingkup bidang yang dapat dipublikasikan di jurnal ini adalah teknik mesin, teknik kimia dan teknik informatika
Arjuna Subject : -
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 18, No 1 (2022)" : 15 Documents clear
Analisis Keausan Pin Besi Cor FCD Type Point Contact Berpelumas SAE 140 Menggunakan Variasi Pembebanan Imam Syafa'at; Mucamad Restu Anwar
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 18, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v18i1.6438

Abstract

Pelumasan merupakan aktivitas pemberian minyak lumas pada mesin yang berfungsi untuk meminimalisasi tingkat keausan pada mesin. Minyak lumas memiliki tingkat kekentalan dengan standar kekentalan dari badan internasional Sociaty of Automotive Enginers (SAE) dengan kode awalan SAE didepan indeks kekentalan, yang mana harus disesuaikan dengan tipe dan kebutuhan mesin. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pelumas SAE 140 terhadap keausan besi cor FCD yang bergesekan dengan material AISI 52100 dengan pengujian Tribotester Pin-On-Disc. Penilitian ini dilakukan pada dua material besi cor grafit bulat dengan tingkat kekerasan FCD 50 dan FCD 60, variasi beban 10 N dan 20 N, variasi jarak sliding 100 m, 200 m, 300 m, 400 m, 500 m, 600 m, dan minyak pelumas dengan kode SAE 140. Nilai tinggi keausan terbesar didapatkan pada material pin FCD 50 dengan beban 20 N yaitu 0,02396067 mm. Nilai volume keausan terbesar didapatkan pada material pin FCD 50 dengan beban 20 N yaitu 0,008519766 mm³. Nilai koefisien keausan terbesar didapat pada material pin FCD 50 dengan beban 20 N yaitu 1,47381E-10 mm³/N.mm. Nilai lebar keausan, tinggi keausan, volume keausan, dan koefisien keausan pada material pin FCD 50 lebih besar daripada nilai lebar keausan, tinggi keausan, volume keausan, koefisien keausan material pin FCD 60.
Studi Kasus Perbaikan Daun Baling-Baling Kapal Tug Boat Akibat Patah dan Fouling Santhi Wilastari; Budi Santoso
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 18, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v18i1.6436

Abstract

Kerusakan pada daun propeller  sangat berpengaruh terhadap performa dari kapal. Daya yang dipindahkan dari mesin tidak dapat dipakai secara maksimal. Selama berlayar di wilayah laut atau sungai, baling-baling kapal sering berbenturan dengan benda asing yang mengambang sehingga menyebabkan kerusakan pada baling-baling. Kerusakan ini bisa berupa  melengkung, retak atau rusak pada daun baling-baling. Paper ini membahas tentang studi kasus perbaikan propeller  kapal akibat patah dan fouling. Proses perbaikan baling-baling diantaranya adalah dengan pemotongan bagian yang patah untuk kemudian disambung dengan pelat baru dengan cara pengelasan. Perbaikan karena fouling  atau penempelan kerang laut dilakukan dengan cara dihilangkan secara kimiawi dan secara mekanis lewat gerinda. Setelah perbaikan proses selanjutnya adalah balancing. Hasil balancing menunjukkan bahwa daun baling-baling sudah memenuhi standar untuk digunakan berlayar.
Pengaruh Variasi Bentuk Core pada Aluminium Komposit Sandwich Panel Structure Terhadap Kekuatan Mekanik Viktor Naubnome; Ardha Febri Silatama
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 18, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v18i1.5809

Abstract

Penggunaan material yang kuat tetapi ringan sangat penting pada struktur pesawat terbang, salah satu material yang digunakan pada pesawat terbang adalah komposit honeycomb sandwich panel. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui karakteristik dengan membandingkan kekuatan tekan dan tekuk pada komposit honeycomb sandwich panel apabila struktur core divariasikan ke bentuk  yang berbeda dari bentuk  asalnya, seperti  struktur yang terinspirasi dari alam  dan beberapa peneliti sudah menggunakannya pada berbagai bidang konstruksi seperti serat batang pohon pisang (banana tree trunks) yang sudah banyak dikembangkan menjadi campuran material komposit, maupun struktur jaring laba-laba (cobwebs) yang banyak diaplikasikan pada konstruksi pondasi gedung, apakah memiliki karakteristik yang sama dengan struktur honeycomb sandwich atau lebih baik dari struktur sebelumnya. Pembuatan core menggunakan bahan dasar plat aluminium 1100 dan dilakukan dengan metode press dengan dimensi core 6 cm. Pengujian tekuk mengacu pada standar ASTM C393/C393M-16 dan pengujian tekan mengacu pada standar ASTM C365/C365M-16. Hasil pengujian menunjukkan bahwa variasi struktur core banana tree trunks sandwich panel memiliki nilai kuat tekan sebesar 9,68 N/mm² dan nilai kuat lentur sebesar 1,5162 N/mm, yang merupakan lebih baik dari variasi core berbentuk honeycomb sandwich panel maupun cobwebs. Hasil pengujian ini dapat dipengaruhi oleh proses pembuatan spesimen komposit sandwich structure dan kerapatan antar bagian cell.
Pengaruh Tekanan Compression Moulding Terhadap Kekerasan dan Densitas Daur Ulang High-Density Polyethylene (HDPE) Sebagai Kandidat Bahan Baku Ubin Taufik NurHidayat
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 18, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v18i1.6445

Abstract

Pengolahan sampah plastik salah satunya dengan menjadikan sebagai kandidat bahan baku ubin, sehingga dapat mengurangi sampah plastik dan meningkatkan nilai jual. Dengan menggunakan mesin compression moulding, sampah plastik akan dibuat menjadi produk ubin. Pada penelititan ini telah dilakukan pembuatan sampel ubin dengan bahan High Density Polyethlene (HDPE) daur ulang ukuran 22 x 22 cm pada variasi tekanan 5 kg/cm2, 7 kg/cm2, dan 10 kg/cm2 pada suhu kompresi 200ºC. Spesimen dilakukan pengujian kekerasan dan pengujian densitas. Pengujian kekerasan dilakukan menggunakan alat durometer dengan metode Hardess Shore D. Dalam pengujian kekerasan dapat dibaca hasil kekerasan 1 detik dan 15 detik. Waktu 1 detik nilai kekerasan tertinggi pada tekanan 10 kg/cm2 mencapai 61,8 Shore D dan waktu 15 detik nilai kekerasan tertinggi pada tekanan 10 kg/cm2 mencapai 56,3 Shore D namun pada tekanan 7 kg/cm2 waktu 15 detik nilai kekerasan menurun menjadi 54,7 Shore D. Menurut pengamatan yang dilakukan pada tekanan 7 kg/cm2 waktu 15 detik terdapat cacat porositas sehingga pada pengujian kekerasan waktu 15 detik nilai kekerasan mengalami penurunan. Nilai densitas terkecil terjadi pada variasi tekan 5 kg/cm2 yaitu 0,90 g/cm3, dan nilai tertinggi pengujian densitas pada variasi tekan 10 kg/cm2 yaitu 0,98 g/cm3. Hasil tersebut didapatkan bahwa semakin tinggi tekanan yang diberikan maka semakin tinggi pula nilai kekerasannya dan semakin tinggi tekanan akan meningkatkan nilai densitas plastik daur ulang jenis HDPE.
Analisis Kekuatan Fisik Komposit Karbon Sandwich Honeycomb Chasis Mobil Hemat Energi Tipe Prototype Muhammad Dzulfikar; Ryando Lumban Raja
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 18, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v18i1.6536

Abstract

Bahan konstruksi seperti untuk sasis dibutuhkan bahan yang ringan setara dengan aluminium atau lebih ringan daripada aluminium tetapi tetap kuat dan kaku seperti komposit.Sifat bahan demikian diperoleh dengan struktur sandwich.Konstruksi ini diterapkan ketika diharapkan kekauan bending yang memadai dengan berat yang relatif ringan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui densitas, nilai tegangan tarik, nilai tegangan bending, patahan makro untuk diterapkan pada sasis mobil KMHE tipe prototype dengan beban tekan 0,005 N/. Metode penelitian dengan menggunakan tiga jenis spesimen dengan perbedaan jumlah lapisan karbon, densitas dan variasi ketebalan, dimana spesimen 1, 2, 3 berturut-turut mempunya 1 lapisan; densitas 0,26 g/; tebal 0,9 cm, 2 lapisan; densitas 0,27 g/; tebal 1,1 cm, 3 lapisan; densitas 0,25 g/; teba1 1,3 cm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa spesimen 1 dan 3 memiliki densitas yang sama namun nilai tegangan tarik dan bendingnya berbeda. Hasil pengujian tarik menunjukkan nilai tegangan tarik spesimen 1, 2, 3 berturut-turut adalah 359 kg/; 620 kg/; 634 kg/. Hasil penguijan bending spesimen 1, 2, 3 berturut-turut adalah 71 kg/; 120 kg/; 159 kg/. Hasil pengambilan foto makro menunjukkan bahwa patahan yang terjadi adalah patahan getas. Dari pengujian tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa spesimen yang paling sesuai untuk dijadikan sasis adalah spesimen 3 dikarenakan tingakat densitasnya yang rendah namun dapat menopang beban lebih besar daripada specimen 1 dan spesimen 2.

Page 2 of 2 | Total Record : 15