cover
Contact Name
Yohannes Bagus Wismanto
Contact Email
bagusw@unika.ac.id
Phone
+628122893412
Journal Mail Official
psikodimensia@unika.ac.id
Editorial Address
Fakultas Psikologi Universitas Katolik Soegijapranata Jl. Pawiyatan Luhur IV /1 Bendan Dhuwur Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Psikodimensia: Kajian Ilmiah Psikologi
ISSN : 14116073     EISSN : 25796321     DOI : https://doi.org/10.24167/psidim
Core Subject : Science,
PSIKODIMENSIA is a scientific study that contains the results of research, thought and dissemination that aims to improve research, reviews and applications in the field of psychology. As a forum, communication media, and scientific development, the editorial received a contribution to the article that leads to improvement and development of psychology.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 16, No 1 (2017)" : 10 Documents clear
Merasa Dicintai Saat Dibantu: Penelitian Survey Deskriptif “Five Love Languages” Edwin Adrianta Surijah; Suzanna Komang Ayu Ratih; I Made Feby Anggara
PSIKODIMENSIA Vol 16, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/psiko.v16i1.946

Abstract

Abstrak. Penelitian ini menggunakan desain survey deskriptif kuantitatif yang bertujuan menggambarkan kategori bahasa cinta pada sampel berusia 16-19 tahun. Teknik quota sampling menjaring sampel (n = 500) hingga memenuhi batas kuorum dan mengisi angket yang disiapkan peneliti. Angket terdiri dari data demografis (usia, jenis kelamin, status hubungan), skala bahasa cinta, dan skala self-efficacy. Hasil secara umum menunjukkan kategori Acts of Service dominan ditemui pada sampel penelitian. Bahasan mengenai tingkat usia dan kemungkinan dampaknya pada luaran penelitian ini didiskusikan lebih lanjut. Kata kunci: survey deskriptif, studi kuantitatif, bahasa cinta, acts of service
Perilaku Sehat Pelaku Olahraga Tai Chi Jeffri Yulianto; Margaretha Sih Setija Utami
PSIKODIMENSIA Vol 16, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/psiko.v16i1.914

Abstract

Penelitiam ini bertujuan untuk mendeskripsikan perilaku sehat yang dimiliki oleh pelaku olahraga Tai Chi, sehingga mendapatkan gambaran mengenai dinamika seseorang mulai dari latar belakang melakukan olahraga Tai Chi hingga memunculkan perilaku sehat pada orang yang melakukan Tai Chi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif, sedangkan pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan observasi. Subjek dalam penelitian ini berjumlah tiga orang yaitu orang yang sudah melakukan olahraga Tai Chi minimal selama tiga tahun secara rutin dan berdomisili di kota Semarang. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh peneliti, pelaku olahraga Tai Chi memiliki perilaku sehat yang beraneka ragam. Perilaku sehat yang dimunculkan oleh subjek penelitian meliputi pola makan, pola istirahat, olahraga, manajemen stress, ketaatan terhadap peraturan lalu lintas, serta tidak mengkonsumsi rokok, minuman beralkohol dan obat-obatan terlarang.
Psychological Contract Sebagai Alternatif dalam Meninjau Pemenuhan Harapan Akademik di Perguruan Tinggi rezki ashriyana sulistiobudi
PSIKODIMENSIA Vol 16, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/psiko.v16i1.947

Abstract

Abstract Higher education, as an institution that generates the nation's next future leader, is no longer burdened with merely providing knowledge alone. Human resource competitiveness was being one of higher education responsibility to complete, to achieve a great quality of their graduates. Hope that emerged from the students on the fulfillment of obligations towards their university becomes something that can not be separated from the quality of the graduates. Psychological contract as a concept that can explain it, has not been widely studied in a higher education setting especially in Indonesia. The number of measuring instruments has its version on some theoretical models raises curiosity as to what is actually appropriate. Through the method of literature review, it was carried out a critical discussion of the components in the measurement of psychological contract at higher education institutions. The exposure in understanding the dynamics of inter-dimensional and determine the appropriate model based on the characteristics of each academic institution. At least, measurement of psychological contract used in higher education setting should be both of promissory (transactional) and non-promissory (relational) dimension. Surely, it always needs to adjust to the conditions and situations relevantly in each institution. Therefore, it would be possible to bring various indicators in each of dimension.
Hubungan Dukungan Orangtua dan Harga diri dengan Harapan sebagai Variabel Mediator Denise Permatasari
PSIKODIMENSIA Vol 16, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/psiko.v16i1.918

Abstract

Harga diri dirasa memiliki peranan yang penting pada perkembangan remaja, remaja yang memiliki harga diri akan memiliki keyakinan diri sehingga merasa dihargai dalam lingkungan sosialnya. Orangtua memiliki tanggung jawab yang besar dalam memenuhi kebutuhan harga diri anak, tidak hanya dukungan orangtua tetapi harapan juga dianggap mampu membentuk harga diri remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan orangtua dan harga diri dengan harapan sebagai variabel mediator. Subjek penelitian adalah remaja berkisar 12-15 tahun di SMP Kartika IV-8 Kota Malang sebanyak 50 subjek. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan Rosenberg Self Esteem Scale untuk mengukur harga diri, Parents as Social Context Questionnaire (PASCQ) Child Report untuk mengukur dukungan orangtua, dan Hope Scale for Children untuk mengukur harapan pada anak. Metode analisis menggunakan analisis regresi berganda dengan uji sobel untuk menguji hasil mediasi. Hasil dari analisis menunjukkan bahwa terdapat pengaruh langsung antara dukungan orangtua dan harga diri pada remaja dengan signifikan B=0,693; p
Hubungan antara Kepuasan Pernikahan dengan Kecemasan terhadap Menopause pada Individu yang Berada dalam Tahap Usia Menjelang Menopause Puti Amalina; Melok Roro Kinanthi
PSIKODIMENSIA Vol 16, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/psiko.v16i1.935

Abstract

Meski menopause merupakan siklus alami, namun ternyata tidak semua perempuan dapat menerima hal ini dengan baik. Terdapat perempuan yang merasa cemas terhadap menopause. Intensitas kecemasan yang sedang, bahkan tinggi dapat menyebabkan depresi dan mengurangi kualitas hidup perempuan. Kecemasan, termasuk kecemasan terhadap menopause, jika tidak diatasi dan tidak dikendalikan dapat menimbulkan gangguan psikosomatis hingga depresi berat yang dapat menurunkan kualitas hidup perempuan. Untuk mengantisipasi terjadi hal tersebut, perlu dilakukan upaya pengembangan intervensi yang dapat memimalisir, mengantisipasi, dan menghilangkan kecemasan. Salah satu caranya adalah dengan mengidentifikasikan faktor-faktor apa saja yang berkorelasi dengan kecemasan terhadap menopause. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara kepuasan pernikahan dengan kecemasan terhadap menopause pada individu yang berada dalam tahap usia menjelang menopause. Penelitian ini melibatkan 100 orang perempuan yang masih menikah dan memilikisuami, serta berada dalam tahap usia menjelang menopause (40 – 48 tahun). Pemilihan partisipan dilakukan dengan teknik sampling yakni accidental sampling. Instrumen penelitian yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah ENRICH Marital Satisfaction (Fowers & Olson, 1993) dan alat ukur kecemasan terhadap menopause yang dikembangkan sendiri peneliti. Uji korelasi Pearson Product Moments pada variable kepuasan pernikahan dengan kecemasan terhadap menopause menghasilkan hubungan negatif yang signifikan diantara keduanya (r = -0,774; p < 0,05). Hal ini memiliki arti semakin tinggi kepuasan pernikahan, maka semakin rendah tingkat kecemasan terhadap menopause yang dirasakan partisipan. Sebaliknya, semakin rendah kepuasan pernikahan, maka semakin tinggi tingkat kecemasan terhadap menopause. Dengan demikian, kecemasan terhadap menopause dapat dikendalikan melalui pernikahan atau interaksi antara suami dan istri yang memuaskan. Peningkatan kualitas pernikahan menjadi sesuatu yang penting bagi pasutri pada usia paruh baya.
Karakteristik Pemaafan Berbasis Budaya Jawa Martinus Suharsono; DP BUDI SUSETYO
PSIKODIMENSIA Vol 16, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/psiko.v16i1.953

Abstract

Penelitian ini bertujuan melakukan kajian eksplorasi tentang karakteristik pemaafan berbasis budaya Jawa. Metode penelitian dengan pendekatan analisis prototipe, metode pengambilan data dengan kuesioner terbuka. Subjek penelitian 100 mahasiswa Fakultas Psikologi Unika Soegijapranata beretnis Jawa. Hasil penelitian, ditemukan 15 karakteristik pemaafan berbasis budaya Jawa. Kemudian dari ke 15 karakteristik tersebut dapat disimpulkan inti pemaafan dalam budaya Jawa mencakup tiga dimensi utama yaitu dimensi relasional, dimensi perilaku positif dan dimensi afeksional.
Hubungan Antara Dukungan Sosial dan Kualitas Hidup pada Remaja Berkebutuhan Khusus Diah Ayu Novita; Resnia Novitasari
PSIKODIMENSIA Vol 16, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/psiko.v16i1.937

Abstract

The aim of the study is to understand the relationship between social support and quality of life in adolescent with special needs. The hypothesis in this study that there was a relationship between social support and quality of life in adolescent with special needs. The study sample involves 63 subject from special needs school Sleman and special needs school Bantul in Yogyakarta which consist 37 males and 26 females within age range 11 – 18 years old. The measuring tool of this study are adopted Multidimensional Scale of Perceived Social Support from Zimet, Dahlem, Zimet & Farley (1988) and translastion from Youth Quality Of Life Instrument – Short Form (YQOL-SF) Version 2.0 from Edwards, Huebner, Connel and Patrick (2002). The data analisys of this study was using Product Moment Pearson. Based on the result, it shows that there is a significant relationship between social support and quality of life in adolescent with special needs. (r = 0,264 and p = 0,018, p
Hubungan Sense of Self dengan Kecenderungan Perilaku Bullying pada Siswa SMA di Jakarta Isabela Rosari Irel
PSIKODIMENSIA Vol 16, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/psiko.v16i1.977

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan sense of self (SoS) dengan kecenderungan perilaku bullying pada siswa SMA di Jakarta. Flurry & Ickes menyatakan bahwa sense of self adalah persepsi seseorang mengenai dirinya sendiri, seperti sejauh mana orang tersebut mengenal dirinya sendiri dan sejauh mana seseorang membatasi pengaruh lingkungan terhadap dirinya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan menggunakan kuesioner sebagai instrumen pengumpulan data. Peneliti menggunakan kuesioner terjemahan dari Adolescent Peer Relation Inventory (APRI) section A yang dibuat oleh Praha untuk melihat kecenderungan perilaku bullying pada siswa SMA dan kuesioner terjemahan dari Sense of Self Scale yang dibuat oleh Flurry & Ickes dan direvisi dalam Culwell untuk melihat sense of self pelaku bullying. Penelitian ini dilakukan dengan mengambil data 122 siswa SMA di Jakarta. Siswa tersebut terdiri dari 79 (65%) siswa perempuan dan 43 (35%) siswa laki-laki dengan 23% subjek masih berada pada jenjang 1 SMA, 44% siswa 2 SMA dan 33% 3 SMA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara sense of self dengan kecenderungan perilaku bullying pada siswa SMA. Hal tersebut dapat disebabkan karena masih banyak faktor pada diri remaja yang dapat mempengaruhi perilaku dan penilaian remaja akan sense of self dirinya sendiri, seperti perkembangan otaknya dan ketidakstabilan emosi, persepsi remaja, serta kecenderungan melakukan konformitas. Kemungkinan lainnya adalah adanya socially desirable response yang dilakukan subjek penelitian dalam mengisi kuesioner.
Gambaran Pendapatan Orang Tua dan Kekerasan pada Anak dalam Keluarga di Gampong Geulanggang Teungoh Kecamatan Kota Juang Kabupaten Bireuen Siti Maryam
PSIKODIMENSIA Vol 16, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/psiko.v16i1.902

Abstract

Munculnya kekerasan pada anak dalam rumah tangga sering terjadi yang melibatkan pihak ayah, ibu, dan saudara yang lainnya. Selain itu, kekerasan juga timbul karena tekanan ekonomi. Pendidikan dan pendapatan orang tua yang rendah merupakan salah satu faktor yang dapat memicu terjadi tingkat kekerasan yang dialami anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pendapatan keluarga dan kekerasan pada anak yang terjadi dalam keluarga di Gampong Geulanggang Teungoh, Kecamatan kota Juang, Kabupaten Bireuen. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan keluarga sebagian besar (60%) berada di atas UMR Provinsi Aceh. Selain itu, hasil penelitian juga menunjukkan bahwa hampir semua jenis kekerasan pernah dilakukan orang tua pada anak kecuali kekerasan seksual. Kata Kunci: pendapatan, kekerasan pada anak
Perbedaan Regulasi Emosi dan Jenis Kelamin pada Mahasiswa yang Bersuku Batak dan Jawa Widiean Gabriele Yolanda; Y. Bagus Wismanto
PSIKODIMENSIA Vol 16, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/psiko.v16i1.948

Abstract

This study aims to determine differences of emotion regulation and sex in the Batak ethnic students and Javanese ethnic students. Sampling was conducted using accidental quota sampling. Total subjects in this study were 120 people comprising 60 Batak ethnic students and 60 Javanese ethnic students. Data collection is done by using the scale of emotional regulation in validity test and valid. Data were analyzed using Independent Sample Test. The results show that the difference between the emotion regulation and the Batak ethnic student of Javanese ethnic is significant with results to = -2.355 and p

Page 1 of 1 | Total Record : 10